Uncategorized

Tatacara dan Makna Tahallul Dalam Umroh dan Haji

Tatacara dan Makna Tahallul Dalam Umroh dan Haji. Menurut bahasa Tahallul berarti ‘menjadi boleh’ atau ‘dihalalkan’. Dengan demikian Tahallul  ialah diperbolehkan, halal, keluar atau membebaskan diri dari seluruh  larangan atau pantangan selama Ihram. Prakteknya adalah dengan mencukur sebagian atau seluruh rambut di kepala atau menggunting sekurang-kurangnya tiga helai rambut, khususnya bagi wanita.

Allah SWT berfiman: “Sesungguhnya kamu tetap memasuki Masjidil Haram (pada masa ditentukan) dalam keadaan aman (menyempurnakan ibadah kamu) dengan mencukur kepala kamu dan kalau (tidak pun) menggunting sedikit rambutnya… .” (Surah Al-Fath, ayat 27)

Bergunting atau bercukur hanya sekali saja untuk ibadah haji dan sekali saja bagi satu ibadah umroh. Larangan yang dikenakan sebelum itu yaitu ketika ihram dimansuhkan dan perkara yang diharamkan dalam waktu tertentu kini sudah halal untuk dilakukan. Hal ini juga berarti menamatkan amalan haji atau umrah untuk keluar dari larangan ihram.

Tatacara dan Makna Tahallul Dalam Umroh

Pelaksanaan Tahallul bagi jamaah umroh adalah setelah jamaah umroh selesai melakukan Sai setelah Thawaf. Jadi begitu selesai Sai atau berjalan tujuh kali dari bukit Shofa ke bukit Marwah, maka jamaah Umroh langsung melakukan Tahallul.

Pelaksanaan Tahallul jamaah Umroh tentu saja selalu dilakukan di bukit Marwah. Untuk jamaah umroh wanita, cukup dengan mengunting atau memaotong tiga helai rambutnya. Sementara bagi jamaah laki-laki disunnahkah untuk menggundulnya secara plontos. Jamaah wanita tentu saja dipotong oleh jamaah wanita lain yang sudah bertahallul, atau oleh sumainya. Haram dipotong oleh laki-laki lain yang bukan muhrimnya. Dan harus tetap menjaga auratnya selama pelaksanaan tahallul jangan sampai terlihat oleh orang lain yang bukan muhrim. Jadi bagi jamaah umroh wanita saat melakukan tahhalul memang perlu hari-hati.

Pelaksanaan cukup gundul bagi jamaah laki-laki tentu saja tidak dilakukan di bukit Marwah. Namun di luar Masjidil Haram. Biasanya setelah kita keluar dari pintu Masjidil Haram yang dekat dengan bukit Marwah banyak tukang cukur disana. Jamaah laki-laki bisa minta dicukur gundul dengan biaya sekitar 10-20 Real.

Khusus bagi jamaah laki-laki yang sudah memiliki niat untuk badal umroh, baik untuk orang tua dan keluarga yang sudah tiada, atau sudah tua atau sedang jatuh sakit dan tidak memungkinkan berangkat ke Baitullah maka pada saat tahallul pada umroh pertama ini tentu jangan dicukur gundul. Nanti setlah pelaksanaan badal umroh selesai maka silakan tahallul dengan cukur gundul.

Mengapa cukur gundul? Karena Rasulullah Muhammad SAW mendoakan 1 kali bagi jamaah umroh dan haji yang tahallul dengan tidak mencukur gundul. Sedang bagi jamaah umroh dan haji yang bertahallul dengan cukur gundul Rasulullah Muhammad SAW mendoakan sebanyak 3 kali.

Ada 2 Jenis Tatacara dan Makna Tahallul Dalam Haji

A.  Tahallul Awal    

Tahallul awal dalam rangkaian ibadah haji adalah melepaskan diri dari larangan Ihram, setelah melakukan dua di antara tiga perbuatan berikut :

  • 1. Melontar Jamratul Aqabah dan bercukur.
  • 2. Melontar Jamratul Aqabah dan Tawaf Ifadah,
  • 3. Tawaf Ifadah, Sai dan bercukur.

Tatacaranya yaitu dengan bercukur atau menggunting rambut yang dilakukan lebih awal ketika sudah sampai di Mina setelah mabit dari Muzdalifah pada 10 Zulhijjah, yang dilanjutkan dengan melontar Jumratul Aqabah. Begitu jamaah haji sudah melakukan tahallul awal maka ia sudah boleh melepas ikhomnya dan dihalalkan bagi jemaah haji melakukan segala larangan ihram, kecuali hubungan suami isteri dan melakukan akad nikah. Untuk jamaah haji Indonesia kebanyakan melaksanakan Tahallul awal ini dengan cara ini.

Namun ada juga sebagian jamaah haji Indonesia yang melakukan dengan cara kedua dan ketiga. Cara ini memang lebih berat karena jamaah haji harus berangkat ke Mekkah. Sementara kendaraan dari Mina ke Mekkah agak sulit, macet total. Kesulitan kedua, setelah selesai Tahallul di Masjidil Haram, jamaah juga harus segera kembali ke Mina lagi untuk melakukan mabit atau menginap dan melontah jumroh tanggal 11, 12 dan 13 Dzuhijjah. Jamaah haji harus sudah sampai di Mina sebelum matahari tenggelam. Sebab apabila sampai di Mina setelah matahari tenggelam maka wajib membayar dam. Jadi dalam sehari tersebut jamaah harus bolak – balik Mina – Mekkah – Mina. Kelebihan yang diperoleh adalah jamaah haji bisa melaksanakan sholat Ied Adha di Masjidil Haram.

 B.  Tahallul Thani / Qubra

Tahallul thani atau qubro atau tahallul akhir dalam rangkaian ibadah haji adalah melepaskan diri dari keadaan Ihram setelah melakukan secara lengkap ketiga-tiga ibadah berikut:

  • 1. Melontar Jamratul Aqabah.
  • 2. Bercukur dan Tawaf Ifadah,
  • 3. Sai

Tahallul Thani ini dilakukan para jemaah haji setelah melakukan thawaf dan sai haji, sekembalinya ke Makkah setelah selesai wukuf di Arofah. Yaitu setelah melakukan semua rukun haji termasuk satu wajib haji yaitu melontar Jamratul Aqabah, walaupun belum melontar tiga jamrah dan bermalam di Mina, maka halal semua larangan ihram.

Tatacara dan Makna Tahallul Dalam Umroh dan Haji sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Tahallul atau bercukur adalah salah satu ritual umroh dan haji yang sangat penting dan tidak boleh ditinggalkan, terutama dalam Madzhab Syafi’i. Meski bercukur atau memotong sebagian rambut ini terkesan remeh, namun jika ditinggalkan akan membuat ibadah umroh dan haji tidak sah. Jika demikian, itu artinya diwajibkan untuk mengulang kembali ibadah tersebut pada waktu yang lain atau tahun berikutnya.

Mengapa perbuatan yang tampak begitu remeh dapat membatalkan ibadah umroh dan haji yang jauh lebih besar? Waallohu ‘alam. Itulah yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW dan tatacara umroh dan haji. Rasulullah SAW menekankan, agar kita mengikuti tatacara umroh dan haji yang dicontohkannya.

Dengan diwajibkannya bercukur dalam rangkaian ibadah umroh dan haji, Allah SWT sebenarnya sedang mengajarkan bahwa manusia tetaplah manusia. Ia harus sadar bahwa selamanya dirinya adalah hamba Allah SWT. Manusia harus bersikap khusyuk, tawadhu’ (rendah hati), dan khudhu’. Tiga sikap itu akan mengantarkan mereka menjadi makhluk yang dicintai oleh Allah SWT.

Melakukan tahallul yaitu mencukur rambut adalah simbol dari meletakkan mahkota seseorang. Artinya, orang tersebut menanggalkan kesombongan yang menjadi seseorang tinggi hati dari orang lain.

Semoga dengan rontoknya ribuan rambut di kepala para jamaah umroh dan haji ketika ia bertahallul, maka rontok juga segala ribuan keangkuhan dan kesombongannya yang akan menjadikannya haji yang tawadlu’ dan rendah diri.

“…Dan jangan kamu cukur gundul kepalamu sampai binatang sembelihanmu tiba ke tempat…” (Q.S. Al-Baqarah [2]: 196)

Al-Quran secara terperinci mengatur ritual haji, termasuk waktu bercukur yang termasuk rukun tahallul. Saat terbaik (untuk bercukur) adalah setelah melontar jumroh aqobah pada tanggal 10 Zulhijjah. Mencukur habis rambut kepala dalam ibadah haji adalah syi’ar agama Islam.

Rasulullah Saw. berdoa untuk memintakan ampun bagi mereka yang mencukur gundul rambutnya sampai tiga kali. Pada kali keempat, barulah beliau mendoakan orang yang hanya menggunting sebagian rambutnya. Pada upacara aqiqah, Rasulullah pun menyuruh umatnya uuntuk cukur habis rambut bayi berumur tujuh hari. Selain sebagai ekspresi taat kepada Rasulullah Saw., mungkin ada hikmah lain dari perintah mencukur rambut ini.

Setelah lengkap melaksanakan ibadah Tahallul, jangan lupa ya memanjatkan doa sesuai yang diinginkan.

Umroh Murah Desember, Umroh Murah Januari Februari Maret April , Umroh Ramadhan, Umroh 2016, umroh dan haji, tatacara tahallul, makna tahallul, tatacata umroh

Umroh Murah Desember,  Umroh Murah Januari – Februari – Maret 2016

Sumber:

Fikih Sunnah 5 hal.197-211, Sayyid Sabiq, Penerbit: PT.Al-Ma’arif, Bandung.

bbg-alilmu com

arminarekasurabaya wordpress.com/2012/06/10/syarat-sah-thawaf/

***

[1]. [HR. Ath Thabarani, Syaikh Al Bani mengatakan hadits ini mauquf].

[2]. H.R. Ibnu Majah.

[3]. (QS. Al Baqarah: 201). Juga berdasar hadits: “Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata di antara dua rukun: Robbanaa aatina fid dunya hasanah wa fil aakhirooti hasanah, wa qinaa ‘adzaban naar (Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami kebaikan di dunia dan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari adzab neraka).” (HR. Abu Daud no. 1892. Juga diriwayatkan oleh Syafi’i, Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

[4]. (QS. Al Baqarah: 125).

[5]. Riwayat Sa’id bin Manshur dan Hakim.

[6]. Diriwayatkan oleh Abu Daud, juga oleh Turmudzi yang menyatakan hasan lagi shahih.

[7]. H.R. Abu Daud dan Tirmidzi.

[8]. [Q.S. Al-Baqarah: 158]

 

Tautan:

sai dan tahalul, makna dari tahalul, pelaksanaan tahalul, tata cara tahalul, tahallul bagi wanita, sejarah tahalul, tahalul bagi orang botak, hukum tahallul,bolehkah ta hallul sendiri, waktu pelaksanaan tahallul, hukum tahallul, tahallul bagi wanita, sejarah tahallul, tahallul jika potong rambut sendiri bagaimana, doa tahallul awal, makna tahallul, tatacara tahallul umroh, tatacara tahallul haji, tatacara melakukan tahallul,tatacara pelaksanaan tahallul

About

22 Comments

  • Nur September 19, 2015 at 2:59 am Reply

    Alhamdulillah,jelas peneranganya itu,Terutama tentang bertahallul jemaah haji bagi wanita

  • Norliza bte Mohd Babu December 24, 2016 at 2:29 am Reply

    Assalammualaikum,saya ingin bertanya,apa kah hukum selepas mengerja kan umrah dan sesi pada hari ke 2, kalau mandi sebelum tahlul. Tapi pada hari pertama mengerja kan umrah dan saei selesai terus tahlul dgn cukur semua rambut.

    • Perjalanan Umroh Murah January 11, 2017 at 12:27 pm Reply

      Yth Ibu Bapak Norliza
      Assalamu’alaikum wr wb

      Alhamdulillah seamoga sehat bersama keluarga dalam limpahan rahmat Allah SWT aamiin
      Sebelumnya mohon maaf..
      Saya kurang bisa menangkap pertanyaannya.
      Biasanya kalau rangkaian umroh adalah ditutup dengan tahalul, terus cukur gundul lebih abdol. Tidak ada hubungannya dengan mandi.
      semoga membantu
      Wassalam

      • almawardi August 1, 2017 at 1:46 pm Reply

        yang dimaksud itu barangkali : orang kalo mandi kan melepas semua pakaian tuh, termasuk ketika pakai ihrom, apa boleh kita mandi dengan melepaskan pakaian ihrom, walaupun setelah mandi dipakai lagi

        • UmrohMurah August 10, 2017 at 9:05 am Reply

          Yth Bapak Almawardi
          Assalamu’alaikum wr wb
          Alhamdulillah semoga sehat bersama keluarga dalam limpahan rahmat Allah SWT aamiin

          Iya Pak, yang saya pahami. boleh Pak melepas kain ihrom di kamar mandi untuk mandi. Namun tidak boleh pakai sabun wangi, pasta gigi wangi, dan pakai handuk, juga ganti baju atau sarung.
          Jadi setelah mandi kain ihrom dipakai lagi.

          Wallahu a’lam bishawab

          Wassalam
          Sudjono AF

  • Agen Sabung Ayam June 28, 2017 at 7:05 am Reply

    Saya mencukurnya sampai habis, dan rasanya lebih nyaman dan bersih

    • UmrohMurah July 4, 2017 at 8:17 am Reply

      Alhamdulillah…

      • Jabar Jamin August 12, 2017 at 3:20 pm Reply

        Assalamu’alaikum wr wb. apakah hukumnya kalau jemaah haji laki-laki TIDAK MENCUKUR RAMBUTNYA HABIS (Gunduk), tetapi hanya memotong rambutnya saja sewaktu tahallul? Apakah Ibadah Haji kita syah? Apakah Tahallul Wajib Haji atau Rukun Haji.

        Wassalam

        Jabar Jamin

        • UmrohMurah August 15, 2017 at 2:57 am Reply

          Waalamu’alaikum wr wb
          Alhamdulillah semoga sehat bersama keluarga dalam limpahan rahmat Allah SWT aamiin
          In syaa Allah umroh dan hajinya sah sesuai syariat.
          Namun dengan menggundul rambutnya Rasulullah mendoakan sebanyak 3 kali
          Semoga dimudahkan aamiiono AF
          081388097656

  • Erwin September 7, 2017 at 1:14 pm Reply

    Pada tahalul tsani apakah perlu bercukur lagi? Krn pada tahalul awal sudah bercukur

    • UmrohMurah September 8, 2017 at 3:43 am Reply

      Yth Bapat Erwin Effedi
      Waalaikumuslam wr wb
      Semoga sehat bersama keluarga dalam limpahan rahmat Allah SWT aamiin
      mhn maaf sebelumnya karena web kena gangguan sehingga baru bisa jawab
      Untuk Tahalul tsani tidak melakukan cukur lagi
      Terima kasih
      Wassalam
      Sudjono AF
      081388097656

      • nur hadi November 26, 2017 at 6:58 am Reply

        tanya mas..pada waktu tahalul karna tidk paham bahsa mereka .contoh menunjuk badan kita ada tas tenteng.id card dlln.sehingga baju ihrom terlepas tanpa d khndaki si ihrom tadi…pertnyaanya…apkh sah seblm d cukur bju ihtom kelepas…2…stelh sampai d cukur terlmbt beljm d paksinya..mksih

        • UmrohMurah November 28, 2017 at 1:47 pm Reply

          Yth Bapak Nur Hadi
          Assalamu’alaikum wr wb
          Alhamdulillah semoga sehat bersama keluarga aamiin

          Mohon maaf mengikuti penuturan Bapak, setahu saya adalah kena dam, dan menurut saya lebih aman kita membayar dam, sehingga tidak bergulat dalam keragu-raguan.
          Kita sudah mengeluarkan dana cukup besar berangkat ke Tanah Suci untuk Ibadah Umroh, selayaknya tidak mengorbankan dana dan tenaga yg telah kita keluarkan hanya karena sayang untuk mengeluarkan dam dengan berbagai syak dan bantahan.
          Demikian
          Wallahu alam bi showaf

          Wassalam
          Sudjono AF

  • Erwin September 7, 2017 at 1:21 pm Reply

    Pada tahalul tsani apakah perlu bercukur lagi? Krn pada tahalul awal sudah bercukur…

    • UmrohMurah September 8, 2017 at 3:42 am Reply

      Yth Bapat Erwin
      Waalaikumuslam wr wb
      mhn maaf sebelumnya karena web kena gangguan sehingga baru bisa jawab
      Untuk Tahalul tsani tidak melakukan cukur lagi
      Terima kasih
      Wassalam
      Sudjono AF
      081388097656

  • m zacky November 13, 2017 at 4:24 am Reply

    mau tanya ust tahalul untuk wanita apakah dipotong diuj7ng rambut atau didasar rambut dket kepala?

    • UmrohMurah November 15, 2017 at 5:31 am Reply

      Yth M Zacky
      Assalamu’alaikum wr wb
      Alhamdulillah semoga sehat bersama keluarga aamiin

      Untuk tahalul wanita dalam ibadah umroh cukup ujung rambut saja yang dipotong minimal 3 helai

      semoga sehat dan dimudahkan ibadah umrohnya aamiin
      Wassalam
      Sudjono AF
      081388097656

  • indra January 19, 2018 at 8:36 pm Reply

    Assalamu alaikum wr. wb…
    Apa hukumnya jika melakukan onani tetapi sudah tahallul pertama saat melakukan umroh

    • UmrohMurah January 20, 2018 at 6:33 am Reply

      Yth Bpk Indra
      Waalaikumusalam wr wb
      Alhamdulillah semoga sehat bersam akeluarga dalam limpahan hidayah Allah SWT aamiin
      Mhn maaf hal onani Sebaiknya tidak dilakukan.

      Wassalam

  • Andi hafizul January 24, 2018 at 8:30 am Reply

    ASSLM ALAIKUM WR WB,
    ustdz, jika tahallul dgn potong 2-3 lbar rambut sdh dilakukan sehari sebelumnya, kemudian besoknya dilanjutkan dengan menggundul tanpa menggunakan ihram/ pakaian baiasa bs dilakukan?

    • UmrohMurah January 24, 2018 at 12:42 pm Reply

      Yth Bapak Andi Hafizul
      Assalamu’alaikum wr wb
      Alhamdulillah semoga sehat bersama keluarga dalam limpahan rahmat Allah SWT aamiin

      Memang sebaiknya begitu selesai tahalul, dan ibadah lain,lalu keluar Masjidil Haram, terus mencari barbershop terus cukur gundul. Pilih babershop yg langsung ada tokonya jgn mau tawaran yg dijalanan.
      Namun bila karena suatu sebab ya diperbolehkan
      Waallahu ‘alam
      Wassalam
      Sudjono AF – 081388097656 WA

Leave a Comment