Madinah Kota Suci Dengan Bermacam Keistimewaan

Madinah adalah kota suci yang menyimpan keistimewaan makna dan nilai. Madinah adalah kota tempat turunnya wahyu Al Quran dan hadis-hadisnya. Dari kota inilah seluruh sumber primer Islam disebarkan ke seantero dunia. Di kota ini pula, Al Quran untuk pertama kalinya dikodifikasikan ke dalam mushaf yang dibaca oleh seluruh umat Islam, yang kemudian dikenal dengan Mushaf Utsman.

========================================================

Informasi Biaya Umroh Murah November Desember 2018 2019 2020

Hubungi : H. SUDJONO AF – 081388097656

=======================================================

Untuk menjelaskan keistimewaan kota Nabi tersebut, aku mengetengahkan sepuluh pembahasan yang memadukan antara aspek pengalaman spiritual dengan dimensi historis-sosiologis. Perpaduan keduanya diharapkan dapat melahirkan sebuah peradaban yang pernah dicetuskan Nabi selama di Madinah, yaitu kehidupan yang dibangun oleh prinsip saling pengertian, pengakuan terhadap hak hidup orang lain, dan membangun spiritualitas yang dapat mengukuhkan ketauhidan.

Pada bagian pertama, aku mulai dari pengenalan terhadap literature tentang Madinah. Sebagaimana pengenalan tentang Mekkah dimulai dari sebuah mimpi, maka keingintahuan tentang Madinah juga berasal dari sebuah mimpi yang dibungkus dengan pengenalan melalui buku-buku yang tersedia di Mesir. Keingintahuan tentang Madinah semakin besar tatkala membaca buku Muqaddimah, karya Ibnu Khaldun (1332-1406).

Buku ini menjadi salah satu rujukan penting dalam kajian sejarah dan sosiologi. Ibnu Khaldun adalah seorang ulama Muslim terkemuka yang membentangkan pemikiran pentingnya melihat dimensi social. Madinah merupakan salah satu laboratorium social yang sangat penting untuk melihat sejauh mana relevansi ajaran dengan konteks social. Di madinah, islam tidak hanya menjadi panduan teologis, tetapi juga menjadi panduan peradaban, terutama dalam membentuk sebuah masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kesetaraan.

Madinah adalah kota mimpi yang disulap oleh Nabi menjadi kota peradaban, yang mana spiritualitas dan moralitas mempunyai tempat yang sangat terhormat. Jika di mekkah ajaran Islam yang mengedepankan kemaslahatan dan kebijakan cenderung di tantang oleh orang-orang pagan Quraysh, tetapi di Madinah ajaran Islam justru diterima dengan lapang dada dan gegap-gempita.

Kedua, perjalanan menuju Madinah. Seperti mayoritas Jemaah haji asal Indonesia, perjalanan dari mekkah ke Madinah dengan menggunakan Bus. Sebuah perjalanan dalam rangka mengenal perjalanan hijrah Nabi di masa lalu. Yang menarik pada bagian ini adalah pembahasan mengenai perbandingan antara Makkah dan Madinah. Perbandingan yang berbasis pada keutamaan pada dua kota tersebut, sebagaimana diungkapkan oleh nabi dan disampaikan para ulama dam tesmoni mereka.

Perjalanan ke Madinah merupakan perjalanan spiritual yang berawal dari mimpi. Meskipun harus menghabiskan beberapa jam menyusuri padang pasir , tetapi setelah tiba di Madinah semua rasa penat dan capai hilang seketika. Madinah mempunyai magnet yang sangat kuat, karena setiap muslim yang dating ke kota ini merasakan ketenangan batin tersendiri. Perjalanan yang lumayan melelahkan terobati oleh aura kota Madinah.

Ketiga, keistimewaan Madinah. Sebagai sebuah kota, Madinah mempunyai keistimewaan yang tidak dimiliki oleh kota-kota Arab lainnya. Dalam kurun waktu yang sangat lama, kota ini bernama Yatsrib, terutama dari awal sejarahnya hingga setelah kedatangan Muhammad SAW. Setelah itu, kota ini dikenal dengan nama Madinah. Perubahan nama tersebut menyimpan keistimewaan tersendiri, karena membuktikan kelahiran sebuah fajar baru untuk sebuah kota yang menjunjung tinggi moralitas kebersamaan dan keadilan diantara mereka. Dan untuk mengenang kebajikan kota ini, ada puluhan nama yang dikalungkan kepada Madinah sebagai bentuk penghargaan atas keutamaan yang dimiliki kota ini.

Puncak keistimewaan Madinah, karena kota ini identik dengan Nabi. Madinah adalah satu-satunya kota yang dilekatkan pada Nabi. Beliau berdoa kepada Tuhan agar dianugerahi cinta yang lebih pada Madinah. Rupanya, Tuhan mengabulkan doa tersebut, sehingga Madinah menjadi tempat peristirahatan terakhir Nabi. Setelah membebaskan kota Mekkah, Nabi memilih untuk kembali Madinah sebagai bukti kecintaannya yang sangat mendalam terhadap kota yang hijau ini. Madinah adalah kota Nabi, dan karenanya beliau mengundang seluruh umarnya untuk datang ke kota ini, terutama mereka yang berkesempatan untuk melaksanakan umrah dan haji.

 

Mengenal ABDULLAH BIN ABDUL AZIZ

Abdullah bin Abdul Aziz akhirnya naik tahta menggantikan Raja Fahd bin Abdul Aziz yang wafat, Abdullah sudah menjadi raja sejak tahun 1995 setelah Fahd terkena serangan stroke dan tidak bisa menjalankan pemerintahan. Abdullah dikenal sebagai pemimpin Arab yang nasional dan tradisional. “Negara ini berproses dengan bantuan Tuhan dan bertahap mempelajari reformasi”, katanya.

Kebijakan luar negerinya dikenal lebih pro-Arab ketimbang barat dan berhasil sebagai mediator perundingan konflik Suriah-Yordania. Ia juga meningkatkan kembali hubungan bilateral dengan Mesir, Suriah, dan Iran. Abdullah bin Abdul Aziz menjadi raja ke-6 Arab Saudi dan merupakan anak ke-13 dari 37 putra Raja Abdul Aziz bin Abdurrahman Al-Saud, pendiri kerajaan Arab Saudi modern pada tahun 1932. Abdullah lahir dari rahim Fahada binti Asi Al-Syuraim, istri kedelapan Abdul Aziz dari keluarga Rasyd Abdullah. Ia dikenal sebagai pangeran yang alim dan sederhana.

 

Similar Posts:

By |2018-02-07T14:39:20+00:00February 7th, 2017|Uncategorized|

Leave A Comment