Air ZamZam Sejarahnya Dulu Hingga Kini

Air Zamzam, Dulu dan Sekarang. Setiap khalifah di masa pemerintahan Islam selalu memperhatikan perawatan dan perbaikan Ka’bah. Sumur zamzam pun tak luput dari perhatian mereka. Hal ini bisa dimaklumi karena air zamzam diyakini oleh setiap peziarah Makkah dan para penduduknya mengandung banyak manfaat dan berkah.

Pada masa Raja Abd al-Aziz al-Saud (1346 H) dibuat dua tampungan air zamzam. Tampungan pertama di sebelah timur di dekat pintu kubah zamzam, sementara tampungan kedua di samping ruangan al-Aghwat di sebelah selatan sumur zamzam. Proyek ini dikerjakan oleh Syeikh Abdullah al-Dahlawi. Pada masing-masing tampungan tertera tulisan.

(Tampungan ini dibangun oleh penguasa Abd al-Azizibn Abdurrahman al-Saud)

Kedua tampungan ini dibuat dengan dilapisi emas dan menghabiskan biaya sekitar 300 pounds emas. Dengan kedua tampungan ini, kebutuhan minum para jamaah haji dan umrah menjadi terpenuhi.

Pada tahun 1355 H, raja Abd al-Aziz mengambil kebijakan untuk memperluas komplek Masjidil Haram. Ini dilakukan untuk menampung jumlah jamaah haji yang setiap tahun terus bertambah. Proyek perluasan yang memakan waktu selama 20 tahun ini tentunya juga mengikutsertakan perbaikan sumur zamzam.

Untuk itu, bangunan yang berada di sekitar sumur zamzam dibongkar, sementara bibir sumur direndahkan dan diletakkan dibawah mathaf (tempat khusus untuk tawaf) di dekat garis luar lingkaran tawaf.

 

Kandungan Kimiawi Air Zamzam

No.Kandungan KimiawiKadar mg//liter
1.AmoniaTidak ditemukan
2.NitritTidak ditemukan
3.Nitrat160 – 180
4.Kalsium130 – 160
5.Magnesium35 – 45
6.Chlorine250 – 290
7.Sulfat500 -510
8.Klorida1900 – 2000
9.Hidrogen8

 

Keutamaan Minum Air Zamzam

Air zamzam adalah air terbaik yang ada di bumi, pemuas dahaga, obat segala penyakit, cocok di perut, berkhasiat sesuai dengan apa yang diinginkan, penenang pikiran, penguat hati, minuman orang-orang mulia  dan juga para jamaah haji dan umrah.

Keutamaan air zamzam telah disebutkan di banyak hadis, antara lain:

  1. Rasulullah saw bersabda, “Sebaik-baik air di muka bumi ini ialah air zamzam.”
  2. Beliau bersabda, “Siapa yang mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali (tawaf), shalat di belakang Maqam Ibrahim, dan meminum air zamzam niscaya akan diampuni semua dosanya.”
  3. Beliau bersabda, “Air zamzam itu berkhasiat sesuai dengan apa yang diniatkan.”
  4. Beliau bersabda, “Air zamzam itu berkhasiat sesuai dengan apa yang diniatkan. Jika engkau meminumnya dengan niat meminta kesembuhan maka Allah akan menyembuhkanmu, dan jika engkau meminumnya dengan niat agar dahagamu hilang maka Allah akan menghilangkan dahagamu. Ia adalah galian Jibril dan siraman Allah kepada Ismail.”
  5. Beliau bersabda, “Meminum air zamzam sampai puas bisa menghilangkan kemunafikan.”
  6. Beliau bersabda, “Yang membedakan kita dengan orang-orang munafik ialah bahwa mereka tidak meminum dan merasakan air zamzam sampai puas.”
  7. Rasulullah bertanya kepada Abu Dzarr al-Ghifari, “Sejak kapan engkau disini?” Abu Dzarr menjawab, “Aku disini semenjak 30 hari yang lalu?” Beliau bertanya, “Lalu, siapa yang memberimu makan?” Abu Dzarr menjawab, “Aku tidak memakan apa-apa selain air zamzam.” Beliau lalu bersabda, “Ia mengandung banyak berkah dan bisa menghilangkan rasa lapar.”
  8. Beliau bersabda, “Melihat air zamzam adalah ibadah, ia bisa menghapus berbagai dosa dan kesalahan, dan salah satu keutamaannya ialah bahwa barangsiapa yang memercikkannya ke kepala tiga kali maka dia tidak akan terkena penyakit.”

 

Air Zamzam Mengandung Berkah

Dalam Akhbar Makkah disebutkan sebuah riwayat cukup panjang dari seorang laki-laki berkulit hitam dari Ibnu Khaytsam. Ibnu Khaytsam berkata, “Wahh ibn Munabbih mendatangi kami dan mengeluh sakit. Kami kemudian datang menjenguknya dan melihatnya sedang meminum air zamzam. Kami lalu berkata kepadanya, ‘seandainya saja air itu engkau peroleh masih dalam keadaan segar, air itu pasti mengandung berkah.’ Dia kemudian berkata, ‘Aku tidak akan meminum air lain selain air zamzam sampai aku sembuh. Demi Dzat yang menggenggam nyawa Wahh, kitab Allah menyebut air ini sebagai zamzam yang tidak pantas dicela, minuman orang-orang mulia, air yang sangat diinginkan, penghilang rasa lapar, dan obat  segala penyakit. Tidak ada orang yang meminumnya sampai puas dengan niat meminta kesembuhan kecuali akan dihilangkan penyakitnya dan diberikan kesehatan kepadanya.”

Diriwayatkan bahwa Ibnu Abbas pernah berkata, “Shalatlah di tempat shalat orang-orang pilihan dan minumlah minuman orang-orang mulia.” Seorang laki-laki lalu bertanya, “Di mana tempat shalat orang-orang pilihan?” Dia menjawab, “Dibawah saluran air zamzam.” Laki-laki itu bertanya lagi, “Apa minuman orang-orang mulia?” Dia menjawab, “Air zamzam.” Air zamzam adalah air yang digunakan untuk mencuci dada (hati) Rasulullah. Dari sini, menurut Siraj al-Din al-Balqini, air zamzam lebih mulia ketimbang telaga Kautsar karena dada (hati) Rasulullah tidak akan dicuci kecuali dengan air terbaik dan termulia.

Al-Hafizh al-Iraqi menyatakan bahwa tujuan dibasuhnya dada Nabi dengan air zamzam ialah agar beliau bisa kuat saat melihat malaikat, surga, dan neraka dengan mata telanjang. Demikian karena diantara keutamaan air zamzam adalah bisa menguatkan hati dan menenangkan pikiran.

Badr al-Din ibn al-Shahib al-Mishri menegaskan, “Aku telah membandingkan air zamzam dengan air lain yang ada di Makkah. Hasilnya, mata air zamzam seperempat lebih banyak. Aku kemudian mengujinya lagi secara medis. Hasilnya, air zamzam melebihi semua air yang ada di muka bumi ini.”

Al-Batnuni berkata, “Pada hakikatnya, air zamzam adalah air alkali yang banyak mengandung soda, chlorine, kapur, asam belerang, bicarbonats, dan potassium-yang semua ini telah menjadikanya seperti air mineral yang menyehatkan.” Inilah yang sebenarnya maksud dari sabda Nabi saw, bahwa air zamzam itu adalah syifa saqam (obat segala penyakit).

Khasiat air zamzam tergantung pada niat orang yang meminumnya. Dikisahkan bahwa al-Syafi’i pernah meminum air zamzam dengan niat agar memiliki ilmu keagamaan yang mendalam. Terbukti, al-Syafi’i menjadi salah satu ulama yang mendalam ilmunya. Al-Syafi’i juga pernah meminum air zamzam dengan niat agar pandai memanah dan terbukti. Dia mengenal 9 dari 10 sasaran saat memanah.

Dikisahkan juga bahwa Abu Hanifah pernah meminum air zamzam dengan niat agar diberi kedalaman ilmu. Ternyata, kedalaman ilmunya menkjubkan.

Ibnu al-Qayyim menegaskan dalamZad al-Ma’ad, “Air zamzam adalah air yang paling mulia, yang paling dicintai setiap orang, yang paling mahal harganya, dan yang paling berharga bagi manusia.”

Saya juga pernah mengalami kejadian yang sungguh menakjubkan. Saat itu, saya akan menyampaikan kuliah umum di Universitas Ummu al-Qura di Makkah al-Mukarramah. Tapi, kami disulitkan dengan suara yang tiba-tiba menghilang, padahal waktu ceramah sebentar lagi. Kami pun mengambil segelas air zamzam dan kemudian meminumnya sambil menghadap K’bah dan berharap agar suar kami kembali normal seperti semula. Sesaat kemudian, tiba-tiba suara kami kembali normal dan bahkan lebih keras dan lantang daripada sebelumnya.

Keimanan yang benar kepada Allah Swt dan kepada setiap ajaran yang diberitakan Nabi saw akan melahirkan beberapa hal menakjubkan yang hakikatnya tidak akan diketahui  oleh orang yang diri dan jiwanya terhalang dari cahaya-cahaya keimanan.

air zamzam, sumur zamzam, keistimewaan air zamzam, sejarah air zamzam, kandungan gizi air zam zam

=================

Untuk Informasi Paket Umroh Murah Rp18,5 Juta, Hubungi H Sudjono AF – 081388097656 WA

Similar Posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat