Badal Haji Untuk Orang Tua Yang Sudah Meninggal

Badal Haji adalah “Amanah Haji” yaitu menghajikan orang lain dengan ketentuan bahwa harus sudah terlebih dahulu bergelar artinya sudah pernah melaksanakan ibadah haji secara sempurna. Badal banyak dilakukan berdasarkan beberapa dalil dan rujukan riwayat sebagai berikut:

Menghajikan orang yang meninggal dan masih memikul kewajiban haji atau belum menunaikan haji yang telah diikrarkannya. Dengan demikian wajib bagi walinya untuk menyiapkan orang (badal) yang akan melakukan haji atas namanya dengan biaya dan hartanya, sebagaimana wali itu wajib membayar hutang-hutangnya.

Badal Haji Untuk Orang Tua

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Ibnu Abbas dikatakan bahwa seorang wanita dari Banu Juhainah datang kepada Rasulullah dan bertanya:

“Ibuku telah bernazar akan Haji, tetapi ia meninggal sebelum menunaikannya, apakah saya akan menggantikan atas namanya?”

Rasulullah menjawab:

“Ya, berhajilah menggantikannya! Bagaimana pendapatmu jika berhutang, apakah kamu akan membayarkannya?? Nah, bayarlah olehmu utang kepada Allah, karena hutang kepada Allah lebih patut buat dibayar!”

HUKUM MENGHAJIKAN ORANG HIDUP

Orang lemah karena sakit atau lanjut usia tetapi telah mempunyai kesanggupan secara materi untuk pergi haji maka wajib baginya mencari pengganti yang akan mengerjakan haji atas namanya.

Hal ini dilakukan karena tak mungkin lagi ia melakukannya sendiri karena fisiknya yang lemah. Tetapi apabila setelah dihajikan, yang bersangkutan sembuh dan sakitnya maka ia masih diwajibkan menunaikan ibadah haji tersebut. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Tarmizi Fadal bin Abbas disebutkan bahwa seorang wanita dari Kan’am bertanya:

“Ya Rasulullah, kewajiban haji yang difardhukan Allah atas hamba-hamba-Nya kebetulan datangnya dengan keadaan bapakku yang telah tua bangka hingga tak sanggup lagi buat berkendaraan, apakah boleh saya haji atas namanya?”

Rasulullah SAW menjawab:

“Boleh!”

Dalam pelaksaaan Badal Haji ada ketentuannya, yaitu orang yang menggantikan terlebih dahulu harus menunaikan ibadah haji untuk dirinya sendiri. Hal ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibnu Majah dari Ibnu Abbas.

Badal Haji Untuk Orang Tua Yang Sudah Meninggal

Similar Posts:

By |2017-07-28T09:42:28+00:00February 7th, 2017|Uncategorized|

Leave A Comment