Bentrok dengan Iran

Bentrok dengan iran

Haji. Di zaman modern, insiden paling sering adalah bentrok aparat keamanan arab Saudi dengan para demonstran asal iran. Kehadiran para demonstran merupakan perintah  dari pemerintah iran agar para jemaah iran menyampaikan protes terhadap kerajaan Saudi. Kerusuhan terparah terajadi pada 31 juli 1987 yangb menewaskan 401 orang. Di antaranyaq adalah 275 warga irana, 85 warga arab Saudi, dan 42 jemaah haji asal Negara lain. Sebanyak 643 orang terluka, kebanyakan adalha jemaah haji iran.

Perseteruan antara arab Saudi dengan iran sudah berlangsung relative lama. Dimulai saat Muhammad bin abdul wahab, ulama salaf kenamaan arab Saudi, memerintahkan penghancuran beberapa makam yang dikultuskan umat islam di hejaz, termasuk makam ulama syiah al-baqi, pada tahun 1925. Tindakan ini tidak ayal membuat marah pemerintahan dari rakyat iran yang mayoritas syiah. haji. Kemelut pun dimulai, iran menyerukan penggulingan pemerintahan arab Saudi dan melarang seluruh warga iran pergi haji pada tahun 1927.

Ketegangan bertambah parah setelah pada tahun 1943, pemerintah arab Saudi memengggal kepala seorang jemaah haji iran karena membawa kotoran manusia di pakaiannya ke dalam masjidil haram di mekkah. Iran protes keras dan melarang warganya pergi haji hingga tahun 1948. Sejak saat itu, demonstrasi jemaah haji iran terus dilakukan di mekkah. Ini berkat imbauan ayatollah Khomeini pada tahun 1971 yang memerintahkan setiap jemaah haji iran untuk berhaji sambil menyampaikan pandangan politik mereka terhadap pemerintahan arab Saudi. Para jemaah iran menyebut demonstrasi ini d3engan nama “menjaga jarak dengan para musryikin.”

Pada tahun 1982, situasi kedua Negara sempat tenang. Khomeini memerintahkan rakyatnya menjaga ketertiban dan perdamaian, tidak menyebarkan pamphlet-pamflet propaganda, dan untuk tidak mengkritik pemerintahan arab Saudi. Sebagai balasannya, kerajaan arab Saudi membebaskan jemaah haji iran untuk kembali berhaji. Sebelumnya, Saudi membatasi jumlah jemaah haji asal iran untuk menghindari konflik.

Ketegangan kembali terjadi pada jumat, 31 juli 1987. Para jemaah haji iran melakukan pawai protes menentang para musuh islam, yaitu Israel dan amerika serikat, di kota mekkah. Ketika sampai di depan masjidil haram, mereka di blokir oleh aparat keamanan arab Saudi, namun mereka tetap memaksa masuk. Bentrokan berdarah kemudian terjadi yang mengakibatkan situasi kacau dengan beberapa orang terinjak-injak oleh massa yang panic. Ada beberapa versi pemicu kematian ratusan orang pada insiden ini. Pemerintah iran mengatakan, aparat keamanan Saudi melepaskan tembakan kea rah demonstran damai, sementara arab Saudi mengatakan bahwa korban tewas akibat terjepit dan terinjak jemaah yang panic. Akibat hal ini, hubungan kedua Negara kembali renggang dan pemerintah arab Saudi kembali menerapkan pembatasan jemaah haji iran.haji.

Similar Posts:

By |2015-06-13T10:56:09+00:00June 13th, 2015|Uncategorized|

Leave A Comment