Hukum dan Tatacara Memotong Rambut dan Melempar Jumrah Saat Ibadah Haji

Hukum dan Tatacara Memotong Rambut dan Melempar Jumrah Saat Ibadah Haji. Pada saat melaksanakan ibadah haji maka jamaah diwajibkan melempar jumrah dan memeotong rambut atau tahalul setelah melempar jumrah. Inilah Hukum dan Tatacara Memotong Rambut dan Melempar Jumrah Saat Ibadah Haji yang ada di dalam Kitab Shoheh Bukhori.

=======================================================================

Biaya Haji Visa Furoda Tahun Ini Mulai 12.5$US

Hubungi: H SUDJONO AF – 081388097656 – WA

=====================================================================

 

Hukum dan Tatacara Tahallul, Memotong Rambut Saat Ibadah Haji
Hukum dan Tatacara Tahallul, Memotong Rambut Saat Ibadah Haji

DAFTAR ISI:

  • Hukum Orang Yang Mengikat Rambutnya Saat Ihram dan Mencukur
  • Hukum Mencukur Dan Memendekkan Saat Tahallul
  • Hukum Orang Yang Melaksanakan Haji Tamattu’ Memendekkan Rambutnya Setelah Melaksanakan Umrah
  • Hukum Ziarah Pada Hari Nahr
  • Hukum Jika Melempar Jumrah Setelah Waktu Sore, Atau Mencukur Rambut Sebelum Menyembelih Hewan Dalam Keadaan Lupa Atau Tidak Tahu
  • Hukum Memberi Fatwa Di Atas Kendaraan Saat Di Jumrah
  • Khutbah Pada Hari-Hari Mina
  • Hukum Bolehkah Orang-Orang Yang Memberi Minum Jamaah Haji Atau Selain Mereka Mabit Di Makkah Di Malam-Malam Mina?

 

 

Hukum Orang Yang Mengikat Rambutnya Saat Ihram dan Mencukur

No. Hadist: 1610

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ حَفْصَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ أَنَّهَا قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا شَأْنُ النَّاسِ حَلُّوا بِعُمْرَةٍ وَلَمْ تَحْلِلْ أَنْتَ مِنْ عُمْرَتِكَ قَالَ إِنِّي لَبَّدْتُ رَأْسِي وَقَلَّدْتُ هَدْيِي فَلَا أَحِلُّ حَتَّى أَنْحَرَ

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Yusuf telah mengabarkan kepada kami Malik dari Nafi’ dari Ibnu ‘Umar dari Hafsoh radliallahu ‘anhum bahwa dia berkata; “Wahai Rasulullah, apa yang telah diperbuat oleh orang-orang itu, mereka bertahallul sedangkan anda tidak bertahallul dari ‘umrah anda?”. Beliau berkata: “Aku telah mengikat rambutku dan telah aku tandai hewan qurbanku, maka aku tidak bertahallul hingga aku menyembelih hewan qurban”.

 

Hukum Mencukur Dan Memendekkan Saat Tahallul

No. Hadist: 1611

حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبُ بْنُ أَبِي حَمْزَةَ قَالَ نَافِعٌ كَانَ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ حَلَقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّتِهِ

Telah menceritakan kepada kami Abu Al Yaman telah mengabarkan kepada kami Syu’aib bin Abu Hamzah, Nafi’ berkata; Ibnu’Umar radliallahu ‘anhuma pernah berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mencukur rambut pada pelaksanaan haji Beliau”.

No. Hadist: 1612

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُمَّ ارْحَمْ الْمُحَلِّقِينَ قَالُوا وَالْمُقَصِّرِينَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ اللَّهُمَّ ارْحَمْ الْمُحَلِّقِينَ قَالُوا وَالْمُقَصِّرِينَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ وَالْمُقَصِّرِينَ وَقَالَ اللَّيْثُ حَدَّثَنِي نَافِعٌ رَحِمَ اللَّهُ الْمُحَلِّقِينَ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ قَالَ وَقَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ حَدَّثَنِي نَافِعٌ وَقَالَ فِي الرَّابِعَةِ وَالْمُقَصِّرِينَ

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Yusuf telah mengabarkan kepada kami Malik dari Nafi’ dari ‘Abdullah bin ‘Umar radliallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ya Allah, rahmatilah orang-orang yang mencukur rambutnya”. Orang-orang berkata: “Dan juga bagi orang-orang yang hanya memendekkan rambutnya, wahai Rasulullah?”. Beliau tetap berkata: “Ya Allah, rahmatilah orang-orang yang mencukur rambutnya”. Orang-orang berkata, lagi: “Dan juga bagi orang-orang yang hanya memendekkan rambutnya, wahai Rasulullah?”. Beliau baru bersabda: “Ya, juga bagi orang-orang yang hanya memendekkan rambutnya”. Dan Al Laits berkata, telah menceritakan kepada saya (Nafi’), katanya; Beliau shallallahu ‘alaihi wasallambersabda: “Allah merahmati orang-orang yang mencukur rambutnya”, sekali atau dua kali. Dia berkata,, dan berkata, ‘Ubaidullah telah menceritakan kepada saya Nafi’; dan Beliau shallallahu ‘alaihi wasallamberkata, pada ucapan yang keempat: “Dan bagi orang-orang yang hanya memendekkan rambutnya”.

No. Hadist: 1613

حَدَّثَنَا عَيَّاشُ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ حَدَّثَنَا عُمَارَةُ بْنُ الْقَعْقَاعِ عَنْ أَبِي زُرْعَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُحَلِّقِينَ قَالُوا وَلِلْمُقَصِّرِينَ قَالَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُحَلِّقِينَ قَالُوا وَلِلْمُقَصِّرِينَ قَالَهَا ثَلَاثًا قَالَ وَلِلْمُقَصِّرِينَ

Telah menceritakan kepada kami ‘Ayyasy bin Al Walid telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Fudhail telah menceritakan kepada kami ‘Umarah bin Al Qa’qa’ dari Abu Zur’ah dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ya Allah, ampunilah orang-orang yang mencukur rambutnya”. Orang-orang berkata: “Dan juga bagi orang-orang yang hanya memendekkan rambutnya?”. Beliau tetap berkata: “Ya Allah, ampunilah orang-orang yang mencukur rambutnya”. Beliau mengucapkannya hingga tiga kali, baru kemudian bersabda: Dan juga orang-orang yang hanya memendekkan rambutnya”.

No. Hadist: 1614

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَسْمَاءَ حَدَّثَنَا جُوَيْرِيَةُ بْنُ أَسْمَاءَ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ قَالَ حَلَقَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَطَائِفَةٌ مِنْ أَصْحَابِهِ وَقَصَّرَ بَعْضُهُمْ

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Muhammad bin Asma’ telah menceritakan kepada kami Juwairiyah bin Asma’ dari Nafi’ bahwa ‘Abdullah bin ‘Umar radliallahu ‘anhu berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mencukur rambut (pada pelaksanaan haji Beliau) dan sebagian dari para sahabat Beliau dan diantara mereka ada juga yang hanya memendekkan rambutnya”.”.

No. Hadist: 1615

حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ الْحَسَنِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ مُعَاوِيَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ قَالَ قَصَّرْتُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِشْقَصٍ

Telah menceritakan kepada kami Abu ‘Ashim dari Ibnu Juraij dari Al Hasan bin Muslim dari Thowus dari Ibnu ‘Abbas dari Mu’awiyah radliallahu ‘anhu berkata: “Aku memotong rambut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dengan menggunakan ujung pedang yang panjang”.

 

Hukum Orang Yang Melaksanakan Haji Tamattu’ Memendekkan Rambutnya Setelah Melaksanakan Umrah

No. Hadist: 1616

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ حَدَّثَنَا فُضَيْلُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ أَخْبَرَنِي كُرَيْبٌ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ لَمَّا قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَّةَ أَمَرَ أَصْحَابَهُ أَنْ يَطُوفُوا بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ يَحِلُّوا وَيَحْلِقُوا أَوْ يُقَصِّرُوا

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abu Bakar’ telah menceritakan kepada kami Fudhail bin Sulaiman telah menceritakan kepada kami Musa bin ‘Uqbah telah mengabarkan kepada saya Kuraib dari Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma berkata; Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tiba di Makkah Beliau memerintahkan para sahabat Beliau agar thawaf di Ka’bah Baitullah dan sa’iy di bulkit Shafaa dan Marwah kemudian agar mereka bertahallul lalu mencukur rambut mereka atau memendekkannya”.

 

READ :  Ibadah Haji, Akhlak Harus Terpuji

Hukum Ziarah Pada Hari Nahr

No. Hadist: 1617

وَقَالَ لَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّهُ طَافَ طَوَافًا وَاحِدًا ثُمَّ يَقِيلُ ثُمَّ يَأْتِي مِنًى يَعْنِي يَوْمَ النَّحْرِ وَرَفَعَهُ عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ

Dan telah berkata, kepada kami Abu Nu’aim telah menceritakan kepada kami Sufyan dari ‘Ubaidullah dari Nafi’ dari Ibnu’Umar radliallahu ‘anhuma bahwa dia melaksanakan thawaf satu kali saja kemudian qailulah (tidur sebentar di siang hari) kemudian mendatangi Mina pada hari Nahar”. Hadits ini dimarfu’kan oleh ‘Abdur Razaq, telah mengabarkan kepada kami ‘Ubaidullah.

No. Hadist: 1618

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ الْأَعْرَجِ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ حَجَجْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَفَضْنَا يَوْمَ النَّحْرِ فَحَاضَتْ صَفِيَّةُ فَأَرَادَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهَا مَا يُرِيدُ الرَّجُلُ مِنْ أَهْلِهِ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهَا حَائِضٌ قَالَ حَابِسَتُنَا هِيَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَاضَتْ يَوْمَ النَّحْرِ قَالَ اخْرُجُوا وَيُذْكَرُ عَنْ الْقَاسِمِ وَعُرْوَةَ وَالْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَفَاضَتْ صَفِيَّةُ يَوْمَ النَّحْرِ

Telah menceritakan kepada kami Yahya bun Bukair telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Ja’far bin Rabi’ah dari Al A’raj berkata, telah menceritakan kepada saya Abu Salamah bin ‘Abdurrahman bahwa ‘Aisyah radliallahu ‘anha berkata: “Kami pergi menunaikan haji bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lalu kami bertolak pada hari Nahar (untuk thawaf ifadhah)). Kemudian Shafiyyah mengalami haidh. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ingin mendatanginya sebagaimana seorang suami mendatangi isterinya, maka aku katakan: “Wahai Rasulullah, dia sedang mengalami haidh”. Lalu Beliau berkata: “Dia telah menyusahkan kita!”. Orang-orang berkata: “Wahai Rasulullah, dia telah ikut bertolak pada hari Nahar (untuk thawaf) “. Maka Beliau berkata: “Keluarlah kalian”. Dan disebutkan dari Al Qasim dan ‘Urwah dan Al Aswad dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha: “Shafiyyah ikut bertolak (thawaf ifadhah) pada hari Nahar”.

 

Hukum Jika Melempar Jumrah Setelah Waktu Sore, Atau Mencukur Rambut Sebelum Menyembelih Hewan Dalam Keadaan Lupa Atau Tidak Tahu

No. Hadist: 1619

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا ابْنُ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قِيلَ لَهُ فِي الذَّبْحِ وَالْحَلْقِ وَالرَّمْيِ وَالتَّقْدِيمِ وَالتَّأْخِيرِ فَقَالَ لَا حَرَجَ

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Isma’il telah menceritakan kepada kami Wuhaib telah menceritakan kepada kami Ibnu Thowus dari bapaknya dari Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang menyembelih hewan qurban, mencukur rambut dan melempar jumrah antara mendahului atau mengakhirkan amal amal tersebut satu sama lain. Beliau menjawab: “Tidak dosa”.

No. Hadist: 1620

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسْأَلُ يَوْمَ النَّحْرِ بِمِنًى فَيَقُولُ لَا حَرَجَ فَسَأَلَهُ رَجُلٌ فَقَالَ حَلَقْتُ قَبْلَ أَنْ أَذْبَحَ قَالَ اذْبَحْ وَلَا حَرَجَ وَقَالَ رَمَيْتُ بَعْدَ مَا أَمْسَيْتُ فَقَالَ لَا حَرَجَ

Telah menceritakan kepada kami ‘Ali bin ‘Abdullah telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zurai’ telah menceritakan kepada kami Khalid dari ‘Ikrimah dari Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma berkata: Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya pada hari Nahar di Mina, Beliau menjawab: “Tidak dosa”. Ada seorang yang bertanya: “Aku mencukur rambut sebelum aku menyembelih hewan qurban?”. Beliau menjawab: “Sembelihlah dan tidak dosa”. Dan ada yang bertanya: “Aku melempar jumrah setelah sore”. Beliau menjawab: “Tidak dosa”.

 

Hukum Memberi Fatwa Di Atas Kendaraan Saat Di Jumrah

No. Hadist: 1621

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عِيسَى بْنِ طَلْحَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَفَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ فَجَعَلُوا يَسْأَلُونَهُ فَقَالَ رَجُلٌ لَمْ أَشْعُرْ فَحَلَقْتُ قَبْلَ أَنْ أَذْبَحَ قَالَ اذْبَحْ وَلَا حَرَجَ فَجَاءَ آخَرُ فَقَالَ لَمْ أَشْعُرْ فَنَحَرْتُ قَبْلَ أَنْ أَرْمِيَ قَالَ ارْمِ وَلَا حَرَجَ فَمَا سُئِلَ يَوْمَئِذٍ عَنْ شَيْءٍ قُدِّمَ وَلَا أُخِّرَ إِلَّا قَالَ افْعَلْ وَلَا حَرَجَ

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Yusuf telah mengabarkan kepada kami Malik dari Ibnu Syihab dari ‘Isa bin Tholhah dari ‘Abdullah bin ‘Amru bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika sedang wuquf pada saat haji Wada’ orang-orang pada bertanya kepada Beliau. Berkata, seorang laki-laki: “Aku belum mengerti sehingga aku mencukur rambut sebelum aku menyembelih hewan qurban?”. Beliau menjawab: “Sembelihlah dan tidak dosa”. Lalu datang orang lain, seraya berkata: “Aku belum mengerti sehingga aku menyembelih qurban sebelum aku melempar jumrah”. Beliau menjawab: “Melemparlah dan tidak dosa”. Dan tidaklah Beliau ditanya pada hari itu tentang sesuatu apakah didahulukan atau diakhirkan melainkan Beliau selalau berkata: “Lakukanlah dan tidak dosa”.

No. Hadist: 1622

حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ حَدَّثَنِي الزُّهْرِيُّ عَنْ عِيسَى بْنِ طَلْحَةَ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ حَدَّثَهُ أَنَّهُ شَهِدَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ يَوْمَ النَّحْرِ فَقَامَ إِلَيْهِ رَجُلٌ فَقَالَ كُنْتُ أَحْسِبُ أَنَّ كَذَا قَبْلَ كَذَا ثُمَّ قَامَ آخَرُ فَقَالَ كُنْتُ أَحْسِبُ أَنَّ كَذَا قَبْلَ كَذَا حَلَقْتُ قَبْلَ أَنْ أَنْحَرَ نَحَرْتُ قَبْلَ أَنْ أَرْمِيَ وَأَشْبَاهَ ذَلِكَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ افْعَلْ وَلَا حَرَجَ لَهُنَّ كُلِّهِنَّ فَمَا سُئِلَ يَوْمَئِذٍ عَنْ شَيْءٍ إِلَّا قَالَ افْعَلْ وَلَا حَرَجَ حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ قَالَ أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ حَدَّثَنِي عِيسَى بْنُ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ وَقَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى نَاقَتِهِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ تَابَعَهُ مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ

READ :  Hukum dan Tatacara Menyebelih Hewan Qurban Saat Ibadah Haji

Telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Yahya bin Sa’id telah menceritakan kepada kami bapakku telah menceritakan kepada kami Ibnu Juraij telah menceritakan kepada saya Az Zuhriy dari ‘Isa bin Tholhah bahwa ‘Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash radliallahu ‘anhu menceritakan kepadanya bahwa ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sedang menampaikan khathbah pada hari Nahar, datang seorang laki-laki berdiri di hadapan Beliau lalu berkata: “Aku mengira amal ini sebelum ini”. Kemudian datang orang lain dan berkata: “Aku mengira amal ini sebelum ini, yaitu aku mencukur rambut sebelum aku menyembelih hewan qurban, dan aku menyembelih qurban sebelum aku melempar jumrah dan hal hal serupa itu”. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkata: “Lakukanlah dan tidak dosa”, kepada mereka semua. Dan tidaklah Beliau ditanya pada hari itu tentang sesuatu melainkan Beliau selalu menjawab: “Lakukanlah dan tidak dosa”. Telah menceritakan kepada kami Ishaq berkata, telah mengabarkan kepada kami Ya’qub bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami bapakku dari Shalih dari Ibnu Syihab telah menceritakan kepada saya ‘Isa bin Tholhah bin ‘Ubaidullah bahwa dia mendengar ‘Abdullah bin ‘Amru bin Al ‘Ash radliallahu ‘anhuma berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berhenti diatas unta Beliau” Lalu dia menceritakan hadits ini. Ini dikuatkan pula oleh Ma’mar dari Az Zuhriy.

 

Khutbah Pada Hari-Hari Mina

No. Hadist: 1623

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا فُضَيْلُ بْنُ غَزْوَانَ حَدَّثَنَا عِكْرِمَةُ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطَبَ النَّاسَ يَوْمَ النَّحْرِ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَيُّ يَوْمٍ هَذَا قَالُوا يَوْمٌ حَرَامٌ قَالَ فَأَيُّ بَلَدٍ هَذَا قَالُوا بَلَدٌ حَرَامٌ قَالَ فَأَيُّ شَهْرٍ هَذَا قَالُوا شَهْرٌ حَرَامٌ قَالَ فَإِنَّ دِمَاءَكُمْ وَأَمْوَالَكُمْ وَأَعْرَاضَكُمْ عَلَيْكُمْ حَرَامٌ كَحُرْمَةِ يَوْمِكُمْ هَذَا فِي بَلَدِكُمْ هَذَا فِي شَهْرِكُمْ هَذَا فَأَعَادَهَا مِرَارًا ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَقَالَ اللَّهُمَّ هَلْ بَلَّغْتُ اللَّهُمَّ هَلْ بَلَّغْتُ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّهَا لَوَصِيَّتُهُ إِلَى أُمَّتِهِ فَلْيُبْلِغْ الشَّاهِدُ الْغَائِبَ لَا تَرْجِعُوا بَعْدِي كُفَّارًا يَضْرِبُ بَعْضُكُمْ رِقَابَ بَعْضٍ

Telah menceritakan kepada kami ‘Ali bin ‘Abdullah telah menceritakan kepada saya Yahya bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Fudhail bin Ghozwan telah menceritakan kepada kami ‘Ikrimah dari Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyampaikan khuthbah pada hari Nahar, Beliau bertanya: “Wahai sekalian manuisa, hari apakah ini? Mereka menjawab: “Hari ini hari haram (suci) “. Beliau bertanya lagi: “Negeri apakah ini?”. Mereka menjawab: “Ini negeri (tanah) haram (suci) “. Beliau bertanya lagi: “Bulan apakah ini?”. Mereka menjawab: “Ini bulan haram (suci) “. Beliau bersabda: “Sesungguhnya darah kalian, harta-harta kalian dan kehormatan kalian, haram atas kalian sebagaimana haramnya hari kalian ini di negeri kalian ini dan pada bulan kalian ini”. Beliau mengulang kalimatnya ini berulang-ulang lalu setelah itu Beliau mengangkat kepalanya seraya berkata: “Ya Allah, apakah aku sudah sampaikan?, Ya Allah, apakah aku sudah sampaikan?. Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma berkata: “Maka demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, sungguh itu suatu wasiat Beliau untuk ummatnya. (Sabda Beliau selanjutnya): “Maka hendaklah yang menyaksikan menyampaikannya kepada yang tidak hadir, dan janganlah kalian kembali menjadi kafir sepeninggalku, kalian saling memukul tengkuk kalian satu sama lain (saling membunuh) “.

No. Hadist: 1624

حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَخْبَرَنِي عَمْرٌو قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ زَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ بِعَرَفَاتٍ تَابَعَهُ ابْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ عَمْرٍو

Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin ‘Umar telah menceritakan kepada kami Syu’bah berkata, telah mengabarkan kepada saya ‘Amru berkata; Aku mendengar Jabir bin Zaid berkata; Aku mendengar Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma berkata: Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyampaikan khuthbah di ‘Arafah”. Hadits ini dikuatkan pula oleh Ibnu ‘Uyainah dari ‘Amru.

No. Hadist: 1625

حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا قُرَّةُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ قَالَ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ أَبِي بَكْرَةَ وَرَجُلٌ أَفْضَلُ فِي نَفْسِي مِنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي بَكْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ خَطَبَنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ النَّحْرِ قَالَ أَتَدْرُونَ أَيُّ يَوْمٍ هَذَا قُلْنَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ فَسَكَتَ حَتَّى ظَنَنَّا أَنَّهُ سَيُسَمِّيهِ بِغَيْرِ اسْمِهِ قَالَ أَلَيْسَ يَوْمَ النَّحْرِ قُلْنَا بَلَى قَالَ أَيُّ شَهْرٍ هَذَا قُلْنَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ فَسَكَتَ حَتَّى ظَنَنَّا أَنَّهُ سَيُسَمِّيهِ بِغَيْرِ اسْمِهِ فَقَالَ أَلَيْسَ ذُو الْحَجَّةِ قُلْنَا بَلَى قَالَ أَيُّ بَلَدٍ هَذَا قُلْنَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ فَسَكَتَ حَتَّى ظَنَنَّا أَنَّهُ سَيُسَمِّيهِ بِغَيْرِ اسْمِهِ قَالَ أَلَيْسَتْ بِالْبَلْدَةِ الْحَرَامِ قُلْنَا بَلَى قَالَ فَإِنَّ دِمَاءَكُمْ وَأَمْوَالَكُمْ عَلَيْكُمْ حَرَامٌ كَحُرْمَةِ يَوْمِكُمْ هَذَا فِي شَهْرِكُمْ هَذَا فِي بَلَدِكُمْ هَذَا إِلَى يَوْمِ تَلْقَوْنَ رَبَّكُمْ أَلَا هَلْ بَلَّغْتُ قَالُوا نَعَمْ قَالَ اللَّهُمَّ اشْهَدْ فَلْيُبَلِّغْ الشَّاهِدُ الْغَائِبَ فَرُبَّ مُبَلَّغٍ أَوْعَى مِنْ سَامِعٍ فَلَا تَرْجِعُوا بَعْدِي كُفَّارًا يَضْرِبُ بَعْضُكُمْ رِقَابَ بَعْضٍ

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Muhammad telah menceritakan kepada saya Abu ‘Amir telah menceritakan kepada kami Qurrah dari Muhammad bin Sirin berkata, telah mengabarkan kepada saya ‘Abdurrahman bin Abu Bakrah dari Abu Bakrah dan dari orang-orang yang lebih utama, dari ‘Abdurrahman Humaid bin ‘Abdurrahman dari Abu Bakrah radliallahu ‘anhu berkata: Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyampaikan khathbah kepada kami pada hari Nahar, Beliau bertanya: “Apakah kalian mengetahui, hari apakah ini?”. Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih mengetahui”. Sejenak Beliau terdiam sehingga kami menduga bahwa Beliau akan menamakannya bukan dengan namanya (yang sudah kami kenal) “. Beliau bersabda: “Bukankah sekarang ini hari Nahar?”. Kami menjawab: “Benar”. Beliau bertanya lagi: “Bulan apakah ini?”. Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih mengetahui”. Sejenak Beliau terdiam lagi sehingga kami menduga bahwa Beliau akan menamakannya bukan dengan namanya (yang sudah kami kenal) “. Beliau bersabda: “Bukankah ini bulan Dzul Hijjah?”. Kami menjawab: “Benar”. Kemudian Beliau bertanya lagi: “Negeri apakah ini?”. Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih mengetahui”. Sejenak Beliau kembali terdiam sehingga sekali lagi kamipun menduga bahwa Beliau akan menamakannya bukan dengan namanya (yang sudah kami kenal) “. Beliau bersabda: “Bukankah ini negeri haram?”. Kami menjawab: “Benar”. Lalu Beliau bersabda: “Sesungguhnya darah kalian, harta-harta kalian haram atas kalian sebagaimana haramnya hari kalian ini, pada bulan kalian ini dan di negeri kalian ini hingga hari kalian berjumpa dengan Rabb kalian. Bukankah aku telah menyampaikannya?”. Mereka menjawab: Ya, sudah”. Kemudian Beliau melanjutkan: “Ya Allah, saksikanlah. Maka hendaklah yang menyaksikan menyampaikannya kepada yang tidak hadir, karena betapa banyak orang yang disampaikan dapat lebih mengerti dari pada orang yang mendengar. Dan janganlah kalian kembali menjadi kafir sepeninggalku, kalian saling memukul tengkuk kalian satu sama lain (saling membunuh).”

No. Hadist: 1626

READ :  Hak dan Kewajiban Jemaah Haji Yang Sudah Lunas

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا عَاصِمُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِنًى أَتَدْرُونَ أَيُّ يَوْمٍ هَذَا قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ فَقَالَ فَإِنَّ هَذَا يَوْمٌ حَرَامٌ أَفَتَدْرُونَ أَيُّ بَلَدٍ هَذَا قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ بَلَدٌ حَرَامٌ أَفَتَدْرُونَ أَيُّ شَهْرٍ هَذَا قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ شَهْرٌ حَرَامٌ قَالَ فَإِنَّ اللَّهَ حَرَّمَ عَلَيْكُمْ دِمَاءَكُمْ وَأَمْوَالَكُمْ وَأَعْرَاضَكُمْ كَحُرْمَةِ يَوْمِكُمْ هَذَا فِي شَهْرِكُمْ هَذَا فِي بَلَدِكُمْ هَذَا وَقَالَ هِشَامُ بْنُ الْغَازِ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا وَقَفَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ النَّحْرِ بَيْنَ الْجَمَرَاتِ فِي الْحَجَّةِ الَّتِي حَجَّ بِهَذَا وَقَالَ هَذَا يَوْمُ الْحَجِّ الْأَكْبَرِ فَطَفِقَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ اشْهَدْ وَوَدَّعَ النَّاسَ فَقَالُوا هَذِهِ حَجَّةُ الْوَدَاعِ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna telah menceritakan kepada saya Yazid bin Harun telah mengabarkan kepada kami ‘Ashim bin Muhammad bin Zaid dari bapaknya dari Ibnu’Umar radliallahu ‘anhuma berkata: Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda ketika berada di Mina:: “Apakah kalian mengetahui, hari apakah ini?”. Orang-orang menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih mengetahui”. Beliau bersabda: “Ini adalah hari haram (suci) “. Beliau bertanya lagi: “Apakah kalian mengetahui, negeri apakah ini?”. Mereka menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih mengetahui”. Beliau berkata: “Ini adalah negeri haram”. Beliau bertanya lagi: “Apakah kalian mengetahui, bulan apakah ini?”. Mereka menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih mengetahui”. Beliau berkata: “Ini adalah bulan haram. Sungguh Allah telah mengharamkan darah kalian, harta-harta kalian dan kehormatan kalian sebagaimana haramnya hari kalian ini, pada bulan kalian ini dan di negeri kalian ini”. Berkata, Hisyam bin Al Ghor telah mengabarkan kepada saya Nafi’ dari Ibnu’Umar radliallahu ‘anhuma: “Nabi wuquf pada hari Nahar diantara tempat-tempat melempar jumrah pada pelaksanaan haji yang Beliau laksanakan sebagaimana hadits ini. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam segera bersabda: “Ya Allah saksikanlah”. Maka orang-orang menjadi tenang. Mereka berkata: “Ini adalah haji wada’.

 

Hukum Bolehkah Orang-Orang Yang Memberi Minum Jamaah Haji Atau Selain Mereka Mabit Di Makkah Di Malam-Malam Mina?

No. Hadist: 1627

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدِ بْنِ مَيْمُونٍ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا رَخَّصَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ح حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَذِنَ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي نَافِعٌ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ الْعَبَّاسَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ اسْتَأْذَنَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَبِيتَ بِمَكَّةَ لَيَالِيَ مِنًى مِنْ أَجْلِ سِقَايَتِهِ فَأَذِنَ لَهُ تَابَعَهُ أَبُو أُسَامَةَ وَعُقْبَةُ بْنُ خَالِدٍ وَأَبُو ضَمْرَةَ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin ‘Ubaid bin Maimun telah menceritakan kepada kami ‘Isa bin Yunus dari ‘Ubaidullah dari Nafi’ dari Ibnu’Umar radliallahu ‘anhuma: Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memberi keringanan”. Dan diriwayatkan pula, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Musa telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Bakar telah mengabarkan kepada kami Ibnu Juraij telah mengabarkan kepada saya ‘Ubaidullah dari Nafi’ dari Ibnu’Umar radliallahu ‘anhuma bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan izin. Dan diriwayatkan pula, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin ‘Abdullah bin Numair telah menceritakan kepada kami bapakku telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidullah berkata, telah menceritakan kepada saya Nafi’ dari Ibnu’Umar radliallahu ‘anhuma bahwa; “Al ‘Abbas Radhiyallahu meminta izin kepada Rasulullah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam untuk bermalam di Makkah selama malam-malam Mina untuk (melayani) menyediakan minum buat Beliau. Maka Beliau mengizinkannya’. Hadits ini dikuatkan oleh Abu Usamah, ‘Uqbah bin Khalid dan Abu Dhamrah.

 

 

Kompilasi Chm oleh: Abu Ahmad as Sidokare

Similar Posts: