Jemaah Haji dapat layanan Karpet Buat Mabid di Muzdalifah

Jemaah Haji 2016. Muassasah Asia Tenggara akan menyiapkan karpet baru di Muzdalifah.  Hal ini merupakan fasilitas terkini karena sebelumnya tidak pernah ada karpet bagi jemaah haji saat menginap (mabit) di Muzdalifah.

“Di Muzdalifah, seluruh jemaah haji Indonesia  sudah kita pasang karpet,” kata Ketua Muassasah Asia Tenggara Muhammad Amin Indragiri di Makkah, Jumat malam (19/08/2016). Hadir dalam pernyataan itu, pengurus muasasah, maktab, dan jajaran PPIH Arab Saudi.

Menanggapi hal itu, Kepala Daker Makkah Arsyad Hidayat menyambut baik hal ini. “Karpet ini mudah-mudahan bisa menjadi tempat istirahat jemaah haji, khususnya pada saat menunggu di Muzdalifah sebelum bertolak ke Mina setelah pertengahan malam,” terang Arsyad.

Kata dia lagi, dalam kondisi lelah setelah di Arafah, kalau ada karpet di Muzdalifah,  mereka bisa duduk. Jika bisa tidur dan istrirahat. “saya kira juga bagus buat jamaah haji,” tambahnya. Selain karpet, Muhammad Amin Indragiri juga memastikan kalau water fan sudah mulai dipasang di tenda jemaah haji Indonesia di Arafah.

“Alhamdulillah, water fan sudah sampai di tenda kita dan sudah kita pasang lebih dari 1000 unit. Insya Allah lima hari ke depan sudah selesai,” ujarnya.

Kabar lainnya, Pemerintah Arab Saudi mngizinkan PPIH Arab Saudi untuk mendirikan  kantor pelayanan di Arafah dan Mina. “Ini merupakan kabar baik karena info sebelumnya kantor layanan akan ditiadakan. Kalau ditiadakan, berarti kita tidak ada tempat, baik di Arafah maupun Mina; dan ini menyulitkan kita saat akan memberikan pelayanan kepada mereka,” kata Arsyad. (ha/ar)

Jemah Haji Agar Tidak Bawa Barang Berharga Saat Ibadah di Masjid Nabawi

Kepala Keamanan Masjid Nabawi Abdurrahman Bin Abdullah Al Musyahhan mengimbau kepada jemaah haji Indonesia yang akan dan sedang melaksanan ibadah di Masjid Nabawi supaya tidak membawa barang-barang berharganya saat beribadah.

“Diimbau kepada seluruh jemaah untuk tidak membawa barang berharga dan bawa uang secukupnya,” kata Abdurrahman saat ditemui di ruang kerjanya di areal Masjid Nabawi. Selasa (16/08/2016).

Abdurrahman juga mempersilakan kepada petugas haji Indonesia terutama yang bertugas di Sektor Khusus Masjid Nabawi untuk selalu mengadakan koordinasi dengan pihaknya terkait pengamanan jemaah haji Indonesia. “Kami mempersilakan petugas haji Indonesia terus berkoordinasi dengan kami,” ujarnya saat bertemu Kadaker Madinah Nasrullah Jasam.

Dalam pertemuan tersebut, Nasrullah mengatakan pihaknya ingin berkoordinasi karena pada saat ini sudah mencapai masa puncak jemaah karena berkenaan pula dengan pengamanan jemaah haji yang telah tiba di Madinah.

“Kami ingin berkoordinasi dengan Pihak Keamanan Masjid Nabawi karena terkait pengamanan barang-barang yang akan dibawa jemaah saat mereka beribadah di Masjid Nabawi,” ujar Nasrullah yang didampingi Kasi perlindungan Jemaah Maskat dan Kasektor Khusus Masjid Nabawi Selamet Budiyono.

Pihak Keamanan Masjid Nabawi juga akan mengumpulkan barang-barang jemaah haji yang ditemukan di areal masjid yang setelah itu akan diserahkan langsung kepada sektor khusus. “Saat ini golf car yang ada dinabawi sudah bisa digunakan oleh petugas haji indonesia untuk mengantarkan jemaah yang kesasar di areal masjid nabawi untuk di antar ke pos seksus,” kata Kasektor Khusus Masjid Nabawi Selamet Budiyono.

Ditulis oleh anggoro husni – 17/08/2016 (ha/ar)

http://haji.kemenag. go. id/

Paket Umroh Bulan Desember 2016

Dibuka pendaftaran Paket Umroh Desember 2016, sebagai Paket Umroh Promo  Desember.

Biaya $1550 = Rp1 Juta untuk perlengkapan.

Pesawat: Mihin SriLanka via Colombo atau Air Asia via Kuala Lumpur.

Hotel Firdaus AlUmrah Makkah jarak sekitar 400-450m M. Haram dan Al Syurfah Madinah, jarak sekitar 200m dari M Nabawi.

Info: H Sudjono AF – 081388097656 WA. Risalah Madina – Umroh Haji Travel.

Jemaah haji

haji indonesia, jemaah haji indonesia, paket umroh desember, jemaah haji, musdzalifah, masjid nabawi, jamaah haji, haji 2016

Similar Posts:

By |2016-08-23T15:47:27+00:00August 23rd, 2016|Uncategorized|