Kota Madinah Al Munawaroh dan Sekitarnya

Kota Madinah Al Munawaroh dan Sekitarnya.  Madinah adalah kota suci kedua umat islam. Dinyatakan oleh rasulullah saw batasnya meliputi Jabal ‘Ayr dan Tsur yang jaraknya kurang lebih 15 km di sebelah utara selatan Madinah. Batas timur baratnya meliputi dua labah (tanah berbatuan hitam). Dalam hadits dikatakan,

“Batas Madinah adalah antara ‘Ayr dan tsur. Barangsiapa mengadakan hal baru atau menempatkan sesuatu yang baru maka atasnya laknat Allah, malaikat dan manusia keseluruhan. Allah tidak akan menerimanya di hari kiamat”. (HR Muslim)

            “Sesungguhnya aku tetapkan tanah suci antara kedua labah Madinah”. (HR Muslim)

Banyak hadits menyatakan kesitimewaan kota Madinah. Termasuk meninggal di kota tersebut mendapat keutamaan dan kota yang tidak akan dimasuki Dajjal. Salah satunya disebutkan oleh Nabi saw,

            “Tidak seorangpun yang meninggalkannya kecuali Allah akan menggantikannya dengan orang yang lebih baik, serta tidak pula seorang teguh atas kelaparan dan kesulitan hidup didalamnya kecuali aku akan menjadi syafaat dan saksi atasnya di hari kiamat”. (HR Muslim)

            “Barangsiapa bisa meninggal di kota Madinah maka lakukanlah. Sesungguhnya aku akan bersaksi bagi orang yang mati didalamnya”. (HR Ibnu Majah)

Di kota ini banyak tempat bersejarah seperti Masjid Nabawi dengan Raudhah didalamnya, makam Rasulullah, Abu Bakar dan Umar, pemakaman Baqi’, Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Jabal Uhud, percetakan Al-Qur’an terbesar dan sebagainya.

———————————————————————————————-

Informasi Paket Umroh Jabotabek 2018 – 2019 – 2020 Ro 18,9 Juta

Hubungi: H.SUDJONOAF – 081388097656

========================================================

Masjid Nabawi. Inilah tempat yang pertama kali didatangi apabila datang ke kota Madinah. Setelah kita ke pemondokan (biasanya di Madinah hampir semuanya mendapatkan pemondokan hotel kelas berbintang) biasanya tempat yang dituju untuk shalat adalah Masjid Nabawi untuk melakukan shalat arba’in atau memulai shalat wajib secara berjamaah 40 waktu di masjid tersebut.

Masjid Nabawi ini sangat indah dan modern. Atapnya terdapat kubah yang berwarna hijau yang disebut Al-Khadra’ (Green Dome) yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Mahmud (1233). Persis dibawah kubah tersebut terdapat makam Rasulullah saw.

Shalat di Masjid Nabawi berbeda pahalanya dengan shalat di masjid-masjid lain, kecuali di Masjidil Haram. Untuk itu, jika berada di Masjid Nabawi perbanyaklah shalat disana. Rasulullah saw bersabda,

“Shalat dimasjidku ini (Masjid Nabawi di Madinah) lebih utama sebanyak seribu kali shalat yang dilakukan di masjid-masjid lain kecuali Masjidil Haram. Shalat di Masjidil Haram lebih utama sebanyak seratus kali daripada shalat dimasjidku ini”. (HR Ahmad dan Ibnu Khuzaimah dengan status Hasan).

Kota Madinah Al Munawaroh dan Sekitarnya

Shalat 40 waktu atau biasa disebut al-Arba’in merupakan keistimewaan shalat di Masjid Nabawi ini. Rasulullah saw bersabda,

“Barangsiapa shalat di masjidku ini empat puluh waktu dan tidak tertinggal satu shalatpun (berturut-turut) maka akan bersih (terlepas) dari siksa neraka, lepas dari adzab dan bersih dari sifat kemunafikan”. (HR Ahmad dari Anas bin Malik)

Didalam Masjid Nabawi ini juga terdapat tempat istimewa lain yaitu adanya Raudhah (taman surga) dan makam Rasulullah saw beserta sahabat karibnya Abu Bakar ash-Shissiq dan Umar bin Khaththab. Dari segi pengaturan, Masjid Nabawi lebih tertib daripada di Masjidil Haram. Untuk itu jangan coba-coba melanggar aturan di Madinah karena askar akan menertibkan dengan tegas.

Memasuki Masjid Nabawi, jangan lupa “menikmati” atapnya yang bergerak. Ada dua jenis, pertama atap yang berkubah yang pada waktu-waktu tertentu terbuka dan tertutup secara otomatis. Jumlah kubah bergerak ini ada 27 buah. Kedua ada atap berupa payung raksasa berjumlah 12 buah yang membuka dan menutup ketika diperlukan. Selain itu, informasi penting tentang Masjid Nabawi, seperti yang disebutkan oleh Muhammad Ilyas Abdul Ghani, emas yang digunakan untuk ornamen berjumlah 68 kg. Tiang dilantai dasar ada 2.174 buah, tembaga yang digunakan sebanyak 1.600 ton, tiang di basement ada 2.554 tiang, luas basement seluas 79.000 m2, tiang dilantai atas (sath) ada 550 buah, eskalator ada 4 buah, tangga biasa ada 18 buah, berat satu pintu kayu 2,5 ton, ada 543 kamera pengawas, luas halaman masjid 235.000 m2 dan masih banyak lagi informasi menakjubkan mengenai masjid itu. Seperti disebut di Buku Pintar Ibadah haji Umrah-Nya Iwan Gayo, masjid yang mampu menampung satu juta jamaah itu mempunyai menara setinggi 104 meter berjumlah 6 buah, dihiasi 674 lampu kristal dan mempunyai tempat parkir yang muat 4.500 mobil. Masjid Nabawi, terutama tanah perluasan merupakan tanah termahal didunia. Untuk membebaskan tanah disekitar masjid demi perluasan pemerintah Saudi mengeluarkan SR 250.000 atau US$ 67.000 per meter, padahal harga tanah saat itu dikawasan elit di New York di Amerika US$ 26.000,-.

Makam Rasulullah, berada disudut Masjid Nabawi. Disebelah makam beliau terdapat makam sahabat Abu Bakar ash-Shiddiq dan Umar bin Khaththab. Namun jangan harap bisa melihat makam tersebut karena tertutup tirai dan dijaga oleh para askar (polisi). Biasanya setelah da ri Raudhah atau selesai shalat fardhu, jamaah berbondong-bondong ziarah melewati makam Nabi untuk menuju pintu keluar. Tidak sedikit dari jamaah yang histeris begitu mencapai makam Rasulullah saw.

Raudhah, tempat didalam Masjid Nabawi yang terletak antara rumah Nabi saw (sekarang menjadi makam Rasul) sampai mimbar Nabi. Tempat ini tidak pernah sepi dikunjungi karena tempatnya kecil sementara jamaah yang ingin shalat dan berdoa disana sangat banyak. Lokasi Raudah mudah dicari karena karpetnya berbeda dengan yang lain yaitu berwarna hijau lumut. Berkaitan dengan Raudah ini Rasulullah saw bersabda,

“Ruang antara rumahku dan mimbarku adalah sebuah taman dari taman-taman surga”. (al-Hadits)

Baqi’, yaitu kuburan para sahabat dan keluarga Nabi yang wafat di Madinah. Diantaranya adalah Utsman bin Affan, Abbas bin Abdullah, Hasan bin Ali dan istri-istri Nabi saw kecuali Khadijah. Jumlah sahabat yang dikuburkan di pemakaman ini sekitar 10.000 orang. Pemakaman tersebut menjadi pemakaman umum sehingga siapa saja yang meninggal di Madinah boleh dimakamkan disana. Lokasinya ada dibelakang Masjid Nabawi agak naik keatas.

Masjid Quba’, Masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah saw, terletak sekitar 5 km sebelah barat Madinah. Shalat dua rakaat di masjid Quba’ mendapat pahala seperti pahala ibadah umrah. Dari Sahl bin Hunaif, Rasulullah saw bersabda,

“Barangsiapa bersuci dirumahnya kemudian datang ke Masjid Quba’ lalu melakukan shalat (sunah) di masjid itu maka baginya seperti pahala umrah”. (HR Ahmad, Nasa’i, Ibnu Majah dan Hakim)

Masjid Qiblatain (masjid dua kiblat) yaitu Masjid Bani Salamah, tempat turunnya surah al-Baqarah  ayat 144 tentang perintah melakukan shalat dengan menghadap kiblat ke Masjid Haram yang sebelumnya shalat menghadap Masjidil Aqsha. Ketika shalat ashar Rasulullah saw dimasjid tersebut menerima wahyu agar mengalihkan kiblatnya ke Masjidil Haram. Walhasil di masjid tersebut terjadi dua kiblat sehingga disebut qiblatain (dua kiblat).

Jabal Uhud, gunung terbesar di Madinah kurang lebih 5 km dari kota itu. Gunung ini adalah tempat Perang Uhud yang menyebabkan gugurnya Sayidina Hamzah dan para syuhada yang lain. Tempat ini banyak dikunjungi oleh jamaah ibadah haji/umrah karena memang letaknya yang mudah dijangkau yaitu dipinggir jalan lama antara kota Mekah dan Madinah. Rasulullah saw ketika masih hidup sering menziarahi tempat itu hampir setiap tahun.

Khandaq, tempat perang di zaman Rasulullah yang terkenal dengan pertahanan parit prakarsa Salman al-Farisi. Disini juga populer terdapat 7 masjid.

Badar, tempat pemberhentian kendaraan terletak pada jalur jalan lama dari Madinah ke Mekah atau Jeddah. Ditempat ini pernah terjadi suatu peristiwa yang sangat penting dalam sejarah islam, yaitu Perang Badar antara kaum muslimin yang terdiri dari sahabat Muibadah hajirin dan Anshar berjumlah 315 orang dipimpin langsung oleh Rasulullah saaw melawan kaum musyrikin Mekah sebanyak 1000 orang lebih. Sewaktu Rasulullah melihat jumlah musuh yang sangat banyak, beliau memohon dan berdoa kepada Allah swt supaya diberi bantuan dan Allah membantu dengan mengirimkan 3000 malaikat. Dalam peristiwa itu, kaum musyrikin yang mati banyak sebanyak 70 orang dan ditawan sebanyak 70 orang. Sementara kaum muslimin yang menjadi syuhada sebanyak 14 orang.

Percetakan Al-Qur’an. Kira-kira 10 km disebelah barat laut Masjid Nabawi terdapat percetakan Al-Qur’an terbesar di dunia. Percetakan yang terdiri atas lahan 20 hektar ini dibangun pada tahun 1985 ketika pemerintahan raja Fahd. Percetakan ini mempekerjakan sekitar 1600 karyawan dan mampu mencetak 8 juta Al-Qur’an setiap tahunnya. Salah satu Al-Qur’an yang dicetakkan adalah Al-Qur’an terjemahan bahasa Indonesia yang banyak kia temui di tanah air. Ditempat tersebut Al-Qur’an dari berbagai bahasa dicetak dan disebarluaskan. Biasanya jamaah ibadah haji diajak tour menuju tempat tersebut untuk melihat-lihat proses percetakan Al-Qur’an. Pengunjung dapat membeli produk-produk Al-Qur’an (termasuk kaset rekaman atau video) ditoko depan percetakan. Bagi wanita tidak diperkenankan untuk masuk kedalam bagian gedung percetakan.

Kota Madinah Al Munawaroh dan Sekitarnya

Similar Posts:

By |2018-01-08T06:52:57+00:00August 9th, 2017|Uncategorized|

Leave A Comment