Mempelajari Manasik Haji dan Adab Perjalanan

Mempelajari Manasik Haji dan Adab Perjalanan

Seyogianya juga dalam perjalanan hajinya itu ia berteman dengan orang-orang pilihan yang taat, bertaqwa, dan berilmu. Hendaknya menghindari teman yang bodoh dan fasik.

Seyogianya ia mempelajari dan mendalami tuntunan yang benar untuk amalan manasik haji dan umrohnya, dan menanyakan apa yang tidak diketahui, agar ia benar-benar mengerti dan melakukan haji atas dasar ilmu.

===========================================

Informasi PAket Umroh Murah Desember Rp19,9 Juta

Hubungi: H.SUDJONOAF – 081388097656

===============================================

Jika mulai menaiki hewan tunggangan, kendaraan. Pesawat atau kendaraan lainnya, disunnahkan mengucapkan:

Bismillahirrahmaanirrahiim, Allahu Akbar 3X
Subhanallazii  sakhkhoro lanaa hadzaa wa maa kunna lahu muqriniin, wa inna ila Robbina lamunqolibuun. Allahumma inni as’aluka fi safarii hadzaa, al birro wattaqwa wa minal `amali maa tardhoo,

Allahumma hawwin alaina safarona hadzaa, wa athwi anna bu’dahu,

Allahumma antas shoohibu fis safari, Wal kholiifatu fil ahli.
Allahumma inni a’uudzubika  min wa ‘atsaa’is safari wa kaabatil mandzori wa suu`il munqolabi filmali wal ahli.

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar,

Maha suci Tuhan
Ynag telah menundukkan semua ini unntuk kami.
Dan, kami tidaklah mampu menguasainya.
Dan sesungguhnya hanya kepada Tuhan kamilah kami akan kembali.
Ya Allah, Ku mohon kepada-Mu, dalam perjalananku ini, kebajikan, taqwa, dan amal yang Engkauridhai.
Ya Allah,Jadikanlah perjalanan kami ini ringan, dan dekatkanlah kejauhannya.
Ya Allah,Engkaulah pendamping (kami)  dalm keluarga (kami).
Ya Allah,Aku berlindung kepada-Mu dari beban beratnya perjalanan, pemandangan yang menyedihkan, dan kesudahan buruk pada harta dan keluarga (kami).

Hendaknya ia amalkan ini, karena tuntunan ini adalah benar (shahih) dari Navbi SAW, Diriwayatkan oleh Muslim dari hadits Ibnu Umar radiyallahu ‘anhuma.

Dan, seyogianya dalam perjalanan, ia memperbanyak dzikir istighfar, memanjatkan do’a kepada Allah dan menunduk kepada-Nya, serta membaca al-Qur’an dan menghayati maknanya. Di samping itu hendaknya ia senantiasa memelihara shalat lima waktu dengan berjama’ah. Hendaknya ia  menjaga lisannya dari membicarakan hal-hal yang tidak berguna, serta dari senda gurau yang berlebihan. Hendaknya ia juga menjaga lisannya dari dusta, menggunjing, adu-domba, dan mengejek kawan-kawan dekatnya maupun saudara-saudara muslim lainnya.

Justru seyogianya ia menanam kebajikan di tengah-tengah kawan-kawannya dan menahan diri, jangan sampai menggangu atau menyakiti mereka berbuat yang ma’ruf dan mencegah mereka berbuat  yang mungkar, dengan cara bijaksana dan memberikan nasehat yang baik sesuai dengan kemampuan.

Similar Posts:

By |2018-03-03T02:22:15+00:00September 22nd, 2014|Uncategorized|

Leave A Comment