Niat Umroh Haji Menuju Ibadah Yang Mabrur

Niat Umroh Haji Menuju Ibadah Yang Mabrul. Lebih dari sekadar persiapan fisik, tidak kalah pentingnya adalah persiapan ilmu dan kebersihan lahir dan batin. Termasuk kehalalan rezeki yang digunakan untuk menunaikan haji atau umrah, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Keinginan untuk dapat melaksanakan ibadah di Tanah Suci dapat dilaksanakan melalui berhaji dan umrah. Berbeda dengan haji yang hukumnya wajib bagi umat Islam yang mampu, hukum dari ibadah umrah adalah sunnah. Tapi, umrah akan menjadi wajib manakala telah diniatkan atau menjadi nazar.

Setiap Muslim yang ingin menunaikan ibadah haji dan umrah, tersimpan dalam hatinya harapan ketika kembali ke Tanah Air akan mendapatkan ridha Allah SWT dan diterima segala ibadahnya. Bagi yang berhaji berharap menjadi haji yang mabrur. Sedangkan yang melaksanakan ibadah umrah berharap mendapatkan predikat maqbulah atau umroh yang diterima.

Untuk bekal persiapan haji perlu dilakukan pesiapan lahir dan batin secara terintegrasi untuk mengoptimalkan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. ”Beribadah haji dan umrah perlu persiapan panjang. Secara lahir perlu diperhatikan kesehatan fisik calon jamaah. Karena ibadah haji merupakan ibadah fisik, selain melakukan persiapan manasik haji, perlu juga dilakukan latihan fisik.”

Salah satu latihan fisik yang diperlukan namun kerap terlupakan adalah latihan untuk duduk. ”Latihan ini diperlukan mengingat para jamaah haji harus duduk selama belasan jam dalam ritual i’tikaf yang merupakan salah satu rukun berhaji.” Dari segi usia diharapkan jamaah yang akan berangkat haji berusia di bawah 50 tahun. Sebab, di atas usia 50 dikhawatirkan jamaah akan menemukan kesulitan-kesulitan ketika menjalankan ritual berhaji yang membutuhkan kesiapan fisik yang baik. ”Oleh sebab itu alangkah baiknya apabila kita mulai menata hati dan niat kita untuk mulai mempersiapkan ibadah haji sejak usia 20, atau 30-an.”

Secara finansial kita dapat mulai mempersiapkan tabungan untuk berhaji sejak jauh-jauh hari sembari mempersiapkan ilmu berhaji melalui banyak membaca dan mendengarkan pengalaman dari orang-orang yang telah terlebih dahulu berangkat. ”Karena ibadah haji merupakan ibadah yang cukup dilakukan satu kali seumur hidup kita perlu mempersiapkannya dengan sungguh-sungguh untuk menggapai kemabruran.”

Hakikat dari melaksanakan ibadah haji dan umrah adalah niatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan membawa perubahan kepada umat yang melaksanakan tentunya ke arah perbaikan. Mempersiapkan biaya yang diperoleh secara halal, meluruskan niat untuk ibadah, bertaubat kepada Allah, dan meminta maaf atas segala kesalahan yang pernah diperbuat, sangat penting untuk dilakukan.

”Allah Mahasuci dan hanya menerima yang baik. Oleh karena itu, harta yang dipergunakan untuk berangkat ke sana haruslah harta yang bersih. Mempelajari cara berhaji dan berumrah dengan manasik haji dan umrah juga jangan sampai terlewatkan. Hal ini merupakan persiapan yang sangat esensil untuk dilakukan sebelum berangkat.”

Sebaiknya kita senantiasa mengerjakan ibadah yang diwajibkan terlebih dahulu dibandingkan dengan yang sunnah hukumnya. ”Sebenarnya dalam memandang ibadah umroh kita harus mengingat bahwa umrah merupakan ibadah yang sunnah, sedangkan haji merupakan ibadah yang wajib. Apabila kita diberikan kelebihan rizki oleh Allah untuk dapat berangkat haji atau umrah setiap tahun lebih baik rizki tersebut disedekahkan karena haji dan umrah itu hukumnya hanya sekali seumur hidup.”

Dalam mempersiapkan diri sebelum kita berangkat menunaikan ibadah haji, kita perlu meluruskan niat, melegalkan harta, melapangkan dada, lincah ibadah, lembut bicara, dan melengkapi ilmu agama yang kita miliki. ”Luruskan niat kita berangkat hanya untuk beribadah karena Allah, memastikan bahwa tidak ada bagian yang haram pada harta yang kita gunakan untuk berangkat, berlatih sabar, pelihara ucapan dan pikiran kita, manfaatkanlah semua waktu yang kita miliki di Tanah Suci hanya untuk beribadah kepada Allah SWT, serta yang terakhir bekalilah diri kita dengan ilmu berhaji sehingga ibadah yang kita lakukan di sana maksimal.”

Dalam mempersiapkan ilmu beribadah jangan sampai kita hanya ikut-ikutan dan tidak memahami maknanya dengan tepat. ”Kita harus memahami makna ibadah yang kita lakukan dengan baik, baik itu shalat, puasa, dan berzakat. Dalam hal berhaji pemahaman ilmu manasik yang kita miliki harus lengkap. Inilah langkah untuk mencapai kemabruran.”

Mempersiapkan keberangkatan haji sebaik mungkin dan menjaga kehajian yang diperoleh setibanya di Tanah air, tentunya menjadi kewajiban, sekaligus harapan bagi para jamaah haji, tidak hanya di Indonesia, tapi di manapun. Arah kehidupan yang membawa nilai kebaikan, tidak hanya bagi diri sendiri, tapi juga bagi orang-orang terdekat pun diharapkan timbul setelah melaksanakan ibadah yang menjadi kewajiban bagi seluruh umat Islam yang mampu secara fisik dan finansial.

Dalam surah al-Baqarah ayat 197, Allah SWT menegaskan, ”Barang siapa yang telah menetapkan niatnya dalam bulan itu untuk mengerjakan haji, makaia tidak boleh rafats (berkata-kata dan berbuat sesuatu yang mengarah kepada seks), berbuat fasik, dan berbantah-bantahan selama mengerjakan haji.”

Untuk mendapatkan kemuliaan predikat mabrur bagi jamaah yang menunaikan ibadah haji, perlu terkumpul pula di dalam hatinya niat yang ikhlas, melaksanakan haji sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad saw, dan mempergunakan harta yang diperoleh secara halal untuk melaksanakannya ibadahnya.

Informasi Paket Umroh Murah Desember 2018 – 2019 – 2020

Biaya Umroh November Desember Jabotabek 2017 . Biaya hanya Rp19,9 Juta saja, Dengan Pembayaran Lunas Mei 2017. Nyaman dan Terpercaya Bersama Risalah Madina Travel.

Info lengkap H. Sudjono AF – 081388097656 WA.

Biaya Umroh November Desember Tangerang 2018 – 2019 – 2020 Fasilitasnya adalah:

Hotel *3 Firdaus Al Umrah / Al Firaz II jarak sekitar 350-400m dari Masjidil Haram, dan Roudhah Suite jarak sekitar 200m dari Masjid Nabawi. Paekt umroh murah ini menggunakan pesawat Air Asia via Kuala Lumpur atau Mihin Lanka via Colombo.

Jadwal pembarangkan dimulai 20 Nopember hingga 31 Desember 2017, yang akan berangkat setiap 3 hari sekali. in syaa Allah. Biaya Rp18,5 juta adalah start Jakarta. Untuk pemberangkatan dari daerah disesuaikan dengan biaya tiket lokal.

Biaya daftar Paket Umroh Murah Tangerang November Desember 2018 ini tidak termasuk:

  1. Biaya untuk pembuatan paspor
  2. Biaya untuk suntik meningitis
  3. Biaya untuk pembuatan surat mahrom jika diperlukan.
  4. Biaya transpor daerah ke Jakarta dan penginapan di Jakarta jika diperlukan.
Biaya Umroh November Desember Tangerang 2018

Inspirasi Haji

Ini kisah seorang penjual gorengan

niat haji tamattu, niat manasik haji, doa umroh lengkap, kumpulan doa haji, kumpulan doa umroh latin, niat thawaf, lafadz talbiyah haji, niat haji qiran, niat ibadah umroh, niat umroh, niat umrah, doa niat umroh, bacaan niat umroh

 

Ziara ke MAsjid JIN, Saat Umroh

Sebuah masjid yang letaknya di kampung Ma’la, tak jauh dari perkuburan kota Mekkah. Disebut Masjid Al-Jin, karena disitulah dahulu para jin bersumpah, mengakui bahwa Muhammad adalah Rasul Allah.

Masjid ini disebut juga dengan nama Masjid al-Bai’ah, karena ditempat itulah jin berbai’at (berjanji) kepada Rasulullah untuk beriman kepada Al-Qur’an dan ajaran yang dibawa oleh Rasulullah SAW. Diriwayatkan bahwa ketika Rasulullah dengan beberapa sahabatnya melakukan shalat subuh, ketika dibacakan beberapa ayat Al-Qur’an, sekumpulan jin yang sedang dalam perjalanan menuju Tihamah mendengar bacaan ayat-ayat Al-Qur’an itu. Setelah shalat, mereka lalu berdialog dengan Nabi kemudian mereka menyatakan diri beriman. Di tempat itulah Allah menurunkan ayat Al-Qur’an SURAT AL-JIN AYAT 1 DAN 2 yang berbunyi:

“Qul uhiya ilayya annahustama’a nafarun minal jinni taqalu inna sami’na quranan ‘ajaba(n)”.

Artinya:

Katakanlah (hai Muhammad): “Telah diwahyukan kepadaku bahwa sekumpulan jin telah mendengar (bacaan) lalu mereka berkata: “Kami telah mendengarkan bacaan yang menakjubkan (Qur’an). Yang memberi petunjuk kepada jalan yang benar, bila kami beriman kepada-Nya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan sesuatupun dengan Tuhan kami”.

Sekarang tempat ini diabadikan dengan mendirikan Masjid berukuran sedang dan dipergunakan untuk shalat lima waktu. Dinamakan Masjid Jin bukanlah berarti bahwa di dalam masjid itu hanya ada jin tetapi hanyalah lambang sejarah peristiwa diatas.

Similar Posts:

By |2018-03-08T09:27:29+00:00February 7th, 2017|Uncategorized|

Leave A Comment