Perjalanan Umroh Murah Risalah Madinah Tanggal 25 Desember 2015 – 3 Januari 2016 (1)

Perjalanan Umroh Murah Risalah Madinah Tanggal 25 Desember 2015 – 3 Januari 2016 (1)

Perjalanan Umroh Murah Risalah Madinah pada liburan Desember 2015 lalu, ada dua rombongan yang langsung saya ikut di dalamnya. Total jamaah ada 90 jamaah. Yaitu jamaah dari group Depok, Bogor, Jakarta.

Pemberangkatan umroh murah group saya ini adalah tanggal 25 Desember 2015 – 3 Januari 2016. Alhamdulillah berkat doa para jamaah, kerjasama dan kesabaran dalam melakukan ibadah umroh, semua berjalan lancar.

=======================================================================

Paket Umroh Promo 15 Maret 2016

Biaya $1.500 + Rp1 Jt Perlengkapan

Info: H SUDJONO AF – 081388097656 | BB 2315 A7C3

=======================================================================

Jamaah Umroh Murah Risalah Madina di atas pesawat menuju KL
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina di atas pesawat menuju KL

Dari Jakarta berangkat jam 11.45 naik pesawat Lion Air ke Kuala Lumpur. Mengingat di pesawat Lion Air tidak diberi konsumsi apapun, jamaah sudah tidak risau karena sebelumny sudah diberi tahu. Jamaah tenang saja karena sudah membawa bekal camilan dan buah yang mengandung air. Ada juga jamaah yang membeli minum air kemasan 250 ml harganya adalah Rp15 ribu.

Sampai di bandara Kuala Lumpur. Wah ternyata untuk keluar bandara Kuala Lumpur (KL) proses imigrasi cukup panjang karena banyak wisatawan dan jamaah umroh yang juga lewat KL. Jadi sabar antri. Selesai proses imigrasi kita rame-rame kerjasama mengumpulkan bagasi untuk dibawa keluar bandara dan nantinya diserahkan ke handling travel KL. Enaknya kalau bagasi umroh, oleh petugas diberi pintu khusus untuk segera keluar.

Jamaah Umroh Murah Risalah Madina tour city di Masjid Nagara KL
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina tour city di Masjid Nagara KL

Acara selanjutnya tour city. Hujan rintik-rintik menyertai acara tour city. sayangnya karena waktu pendek banget kita hanya bisa mengunjungi Masjid Nagara sekaligus sholat magrib dan sebentar berpose di depan Twin Tower. Antara bandara dan lokasi wisata cukup jauh sehingga perlu waktu sekitar 1 jam perjalanan. Ya seperti bandara Cengkareng ke pusat kota Jakarta begitu lah. Tapi alhamdulillah jalanan tidak begitu macet.

 

Jamaah Umroh Murah Risalah Madinah Menuju Jeddah

Jamaah Umroh Murah Risalah Madina menuju KL
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina menuju KL

Usai tour city singkat tersebut kami harus segera kembali ke bandara lagi untuk melanjutkan ke Jeddah.  Handling bagasi dan chek in tiket ditangani oleh handling travel KL. Sehingga kami tinggal masuk untuk antri imigrasi dan menuju ruang tunggu, dimana pesawat Air Asia sudah menyambut.
Jamaah yang berangkat umroh dengan pesawat ini bukan dari Risalah Madinah Travel saja namun dari beberapa travel umroh di Indonesia dan travel umroh Malaysia. Perkiraan saya 95 persen penumpang adalah jamaah umroh.

Jamaah Umroh Murah Risalah Madina di Bandara Jeddah2
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina di Bandara Jeddah2

Perjalanan menuju Jeddah ditempuh sekitar 9 jam.  Kami mendapatkan makanan 2 kali, dengan paket yang tidak asing yaitu nasi lemak Pak Nasser. Udara di pesawat cukup dingin sehingga banyak yang memesan teh, kopi dan susu panas. Nah, saat makan menu nasi lemak tersebut jamaah di sebelah saya mengeluarkan bekal lauk tempe oreng + teri, jadi makan nyampleng saja. Jamaah lain yang tidak bawa lauk tambahan menyampaikan menunya tidak sip. Ya….sudahlah lidah Indonesia.

 

 

Jamaah Umroh Murah Risalah Madina di Bandara Jeddah
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina di Bandara Jeddah

Alhamdulillah sampai di Jeddah, pesawat mendarat dengan nyaman. Jamaah pun langsung menunggu ke konter imigrasi Jeddah. Di sinilah ujian kesabaran jamaah dimulai. Antrinya di konter imigrasi cukup lama. Apalagi melihat pola kerja staf imigrasi, jamaah dibuat geregetan, plus ngomel-ngomel. Saya bilang: “Sabar….! Kita nikmati saja”. Jamaahpun diam sambil bersungut-sungut.

 

Jamaah Umroh Murah Risalah Madinah Menuju Madinah

Proses imigrasi selesai dan jamaah bersiap menuju bus untuk melanjutkan perjalanan ke Madinah. Sebelumnya tentu saja sudah dilakukan penghitungan koper-koper jamaah dan memastikan bahwa jumlahnya pas, tidak ada yang tertinggal.

Jamaah Umroh Murah Risalah Madina di Bandara Jeddah1
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina di Bandara Jeddah1

Rute paket umroh yang kami pilih memang Jakarta-KL-Jeddah-Madinah-Mekkah-Jeddah-KL-Jakarta. Rutenya ke Madinah dulu. Jadi kami tidak mengambil miqot. Ihrom dan miqot kami adalah nanti di Bir Ali, setelah 3 hari menginap di Madinah. Selama perjalanan Jeddah Madinah tidak ada kegiatan apapun. Jamaah tampak letih dan capek sehingga tertidur pulas. Namun sebelum jamaah tertidur, saya sempatkan memberi penjelasan apa saja kegiatan jamaah nantinya di Madinah. Yaitu sholat dan ibadah di Masjid Nabawi.  Ziarah dan berdoa di Raudah dan Makam Rasulullah Muhammad SAW. Ziarah ke makam Baqi’, Masjid Quba dan lokasi bersejarah lainnya, dengan keutamaan masing-masing.

Perjalanan sekitar 5-6 jam Jeddah Madinah lumayan melelahkan, apalagi sebelumnya terbang KL-Jeddah sekitar 9 jam. Sampai di hotel jamaah sudah tidak sabar ingin cepat-cepat masuk kamar masing-masing. Kami mendapatkan Raudah Suites Hotel. Jaraknya sekitar 200 meter dari Masjid Nabawi. Pas saat kami masuk hotel kumandang adzan dari Masjid Rasulullah terdengar. Sebagian jamaah ada yang langsung ijin untuk berangkat ke Masjid Nabawi. Saya sendiri belum bisa karena harus mengatur pembagian kamar atau room jamaah.

Jamaah Umroh Murah Risalah Madina ziarah seputar Masjid Nabawi
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina ziarah seputar Masjid Nabawi

Usai pembagian room untuk jamaah, ternyata saya sendiri belum mendapatkan room. Jatah room untuk kami berempat, ternyata kasurnya hanya ada 3 berderet. Ternyata bukan saya saja yang begitu, ada 3 jamaah lain yang bernasip sama. Saya segera naik turun lift untuk cek room-room lain untuk melihat susunan kasurnya, dan memang ada room yang hanya berisi 3 kasur dan ada juga room yang berisi 4 kasur serta 5 kasur. Alhamdulillah setelah disesuaikan jamaah semua sudah mendapatkan room dan kasur untuk istirahat. Saya pun selonjoran meluruskan kaki yang mulai penat, belum sempat mandi . Jadi saya dapat room di lantai 7 sementara koper ada di lantai 8, malas banget untuk pindahan koper.  Saya pikir ya biarkan saja, sekaliyan tiap hari cek jamaah di lantai 8.

 

Kegiatan Jamaah Umroh Risalah Madina selama di Madinah
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina diMasjid Nabawi
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina diMasjid Nabawi

Malam itu program kami adalah ke Raudah bersama jamaah. Kami berangkat sekitar pukul 10 malam keluar hotel, mengitari Masjid Nabawi. Wus….Udara dingin di pelataran Masjid Nabawi menusuk tulang. Bulan Desember memang sedang musim dingin di Madinah. Layakanya kita bermalam di Lembang Bandung atau Puncak Bogor. Jaket yang kami pakai hanya mampu sedikit menahan dingin.

Masuk Masjid Nabawi, ternyata jamaah masih penuh. Setelah sholat sunah kami coba menengok jalur ke Raudah. Penuh jamaah yang sendang antri. Apalagi ada pola sekat yang kini diberlakukan untuk berkunjung ke Raudah. Para jamaah yang antri di sekat-sekat, dengan pembatas putih, sehingga mengurangi dorong-mendorong. Melihat yang antri sangat penuh, kami memutuskan untuk tidak jadi masuk Raudah, namun ziarah ke makan Rasulullah Muhammad SAW, Abu Bakar dan Umar bin Khatab, sambil menjelaskan ke jamaah.  Melihat kondisi untuk masuk ke Raudah seperti itu maka kami jelaskan ke jamaah agar ke Raudah sendiri-sendiri atau berkelompok per kamar.

Jamaah Umroh Murah Risalah Madina di Raudah Masjid Nabawi
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina di Raudah Masjid Nabawi

Sehari di Madinah dan menempati Raudah Sites Hotel, memang ada plus minusnya. Jarak ke Masjid Nabawi cukup deket sehingga memacu jamaah untuk terus sholat jamaah di Masjid Nabawi. Apalagi saya selalu menegaskan sholat jamaah di Masjid Nabawi fadillahnya sama dengan 1000 kali sholat di masjid lain kecuali Masjidil Haram dan Masjidil Aqsa, sebagaimana disampaikan dalam hadits Rasulullah Muhammad SAW.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda : “Shalat di masjidku, lebih utama seribu kali (dibandingkan) shalat di selainnya kecuali Masjidil Haram. Dan shalat di Masjidil haram lebih utama Seratus Ribu (dibandingkan) shalat di selainnya.“ (Hadits dishahihkan oleh Al-Mundziri dan Al-Bushoiry. Al-Albany berkata: “Sanadnya shahih sesuai persyaratan Bukhori dan Muslim, Irwaul Ghalil, 4/146).

Jamaah Umroh Murah Risalah Madina ke Raudah Masjid Nabawi
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina ke Raudah Masjid Nabawi

Kekurangan dari hotel ini menurut kami adalah kamar mandi berada di luar kamar dan 1 kamar mandi untuk 2 kamar. Berarti 1 kamar mandi untuk 7-9 orang. Repotnya lagi, kadang kita tidak bisa mendapatkan 1 suites tersebut khusus untuk jamaah kita semua.Sehingga bercampur dengan jamaah lain saat menggunakan kamar mandi. Ya…jadi agak risih lah, karena belum kenal. Berikutnya juga jumlah jamaah yang tidak bisa pas dengan kondisi suites, sehingga satu suites ada jamaah laku-laki dan wanita. Nah waktu ke kamar mandi jadi agak kikuk. Apalagi bila ada jamaah selebor seenaknya mengibarkan segitiga pengaman di kamar mandi. Weleh..weleh, sabar…

Secara fasilitas juga kurang, karena hotel bertingkat (kalau tak salah 10-11) dengan jumlah kamar yang banyak tersebut hanya difasilitasi dengan lift 4 buah yang lambat. Sehingga saat bersamaan selesai sholat atau mau berangkat sholat antri di lift bisa menghabiskan waktu 30 menit sendiri. Parahnya lagi kalau usai sholat dan mau pakai lift naik ke kamar maka selalu bertemu dengan jamaah yang besar-besar yang kadang ribut dan tidak mau tertib antri. Sampai-sampai dikerahkan pengamanan tiap lift untuk tertib antri dari pihak hotel. Jamaah yang tidak tahan antri, ambil jalan pintas naik turun tangga, termasuk saya. Jadi ya terasa di lutut, kalau malam pegel-pegel.

Jamaah Umroh Murah Risalah Madina ke Masjid Nabawi
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina ke Masjid Nabawi

Berbeda dengan Fairus Season Hotel (hotel yang kami gunakan di bulan Mei 2015), yang restorannya bisa dipakai jamaah Indonesia, ternyata di Raudah Suite sepertinya fasilitas restoran yang terbatas sudah di booking oleh jamaah negara lain. Jadinya pihak catering terpaksa menyewa lobby suite untuk melayani makan jamaah Indonesia. Sehingga ada restoran tanpa meja dan kursi di setiap lantai untuk melayani jamaah masing-masing group. Group Risalah Madinah mendapatkan restoran mungil di lantai 7. Akibatnya banyak jamaah khususnya ibu-ibu yang membawa makanannya ke kamar masing-masing, kalau tak mau duduk lesehan di lorong lantai tersebut bersama jamaah lain. Secara pribadi saya tidak masalah untuk kekurangan-kekurangan fasiltas tersebut, semoga para jamaah juga begitu.

Bersambung…

=======================================================================

Paket Umroh Promo 15 Maret 2016

Biaya $1.500 + Rp1 Jt Perlengkapan

Info: H SUDJONO AF – 081388097656 | BB 2315 A7C3

=======================================================================

Jamaah Umroh Murah Risalah Madina antri menuju imigrasi Jeddah
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina antri menuju imigrasi Jeddah
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina antri imigrasi di KL
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina antri imigrasi di KL
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina menuju imigrasi Jeddah
Jamaah Umroh Murah Risalah Madina menuju imigrasi Jeddah

Similar Posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *