Piagam Madinah

Inilah Piagam Madinah

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan Nama Allah SWT yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang

Piagam-madinah

Piagam-madinah

Naskah perjanjian ini dari Muhammad sebagai Nabi: antara orang-orang beriman dan umat islam dari kalangan quraysh dan yatsrib serta siapa pun yan mengikuti, menyusul dan berjuang bersama-sama mereka, bahwa mereka adalah satu umat di luar golongan orang lain.

  • Kaum muhajirin dari kalangan quraysh melestarikan kebiasaan baik mereka, menerima atau membayar tebusan, serta menebus tawanan mereka dengan cara yang baik dan adil diantara orang-orang beriman.
  • Banu Awf melestarikan kebiasaan baik mereka, membayar tebusan, serta setiap golongan menebus tawanan mereka dengan cara yang baik dan adil diantara sesama orang-orang beriman.
  • Banu Sa’idah melestarikan kebiasaan baik mereka, membayar tebusan, serta setiap golongan menebus tawanan mereka dengan cara yang baik dan adil diantara sesama orang-orang beriman.
  • Banu Harits melestarikan kebiasaan baik mereka, membayar tebusan, serta setiap golongan menebus tawanan mereka dengan cara yang baik dan adil diantara sesama orang-orang beriman.
  • Banu Jusyam melestarikan kebiasaan baik mereka, membayar tebusan, serta setiap golongan menebus tawanan mereka dengan cara yang baik dan adil diantara sesama orang-orang beriman.
  • Banu Najjar melestarikan kebiasaan baik mereka, membayar tebusan, serta setiap golongan menebus tawanan mereka dengan cara yang baik dan adil diantara sesama orang-orang beriman.
  • Banu Amr bin Awf melestarikan kebiasaan baik mereka, membayar tebusan, serta setiap golongan menebus tawanan mereka dengan cara yang baik dan adil diantara sesama orang-orang beriman.
  • Banu Nabit melestarikan kebiasaan baik mereka, membayar tebusan, serta setiap golongan menebus tawanan mereka dengan cara yang baik dan adil diantara sesama orang-orang beriman.
  • Banu Aws melestarikan kebiasaan baik mereka, membayar tebusan, serta setiap golongan menebus tawanan mereka dengan cara yang baik dan adil diantara sesama orang-orang beriman.
  • Orang-orang beriman tidak diperbolehkan membiarkan seseorang menanggung beban hidup yang berat diantara mereka. Mereka harus ditolong dengan cara yang baik dalam menunaikan tebusan tawanan atau membayar diat.
  • Seseorang yang beriman tidak boleh berkoalisi dengan orang lain, terutama jika diminta untuk melawan orang-orang mukmin. Orang-orang yang beriman dan bertakwa harus melawan orang yang melakukan kezaliman, kejahatan, perlawanan dan kerusakan diantara orang-orang yang beriman, dan mereka harus sama-sama melawannya walaupun yang melakukan hal tersebut adalah anak sendiri.
  • Seseorang yang beriman tidak boleh membunuh sesama mukmin untuk kepentingan orang kafir.
  • Seorang mukmin tidak boleh menolong orang kafir untuk kepentingan orang mukmin.
  • Jaminan Allah itu setara, melindungi yang lemah diantara mereka.
  • Orang-orang yang beriman itu sejatinya saling bahu membahu diantara mereka.
  • Orang yahudi yang menjadi pengikut kami berhak mendapatkan perlindungan, tidak dizalimi dan tidak memusuhi mereka.
  • Perjanjian damai orang-orang beriman adalah satu. Tidak dibenarkan seorang mukmin mengadakan perdamaian dengan mukmin lainnya dalam misi perang di jalan Allah, kecuali dalam misi kesetaraan dan keadilan diantara mereka.
  • Setiap orang yang berperang bersama kami, diantara mereka harus saling bergantian.
  • Orang-orang yang beriman harus saling membela terhadap mereka yang meninggal dunia di jalan Allah.
  • Orang-orang yang beriman dan bertakwa hendaknya berada petunjuk yang baik dan lurus.
  • Siapa pun tidak dibolehkan melindungi harta benda atau jiwa orang quraysh, dan tidak boleh mengganggu orang beriman.
  • Barangsiapa membunuh orang beriman yang tidak bersalah dengan cukup bukti, mak aia harus mendapat balasan yang setimpal, kecuali bila keluarga yang terbunuh dapat menerima kenyataan tersebut secara sukarela.
  • Orang-orang yang beriman harus menentang perbuatan tersebut.
  • Seseorang yang beriman yang telah mengakui isi piagam ini dan percaya kepada Allah SWT dan kepada hari kemudian, tidak boleh menolong pelaku kejahatan atau melindunginya.
  • Barangsiapa yang menolongnya atau melindunginya, ia akan mendapat kutukan dan murka Allah SWT pada hari kiamat, dan tebusan yang tidak dapat diterima.
  • Jika diantara kalian muncul perselisihan tentang sesuatu masalah, maka hendaknya dikembalikan kepada Allah SWT dan dikonsultasikan kepada Muhammad SAW.
  • Orang-orang yahudi harus mengeluarkan nafkah bersama-sama orang-orang beriman selama mereka masih dalam keadaan perang. Orang-orang yahudi banu awf adalah satu umat dengan orang-orang beriman. Orang-orang yahudi hendaknya berpegang pada agama mereka, dan begitu pula orang-orang islam hendaknya berpegang pada agama mereka, termasuk pengikut-pengikut mereka dan diri mereka sendiri, kecuali orang yang melakukan perbuatan aniaya dan jahat. Orang tersebut hanya menghancurkan dirinya dan keluarganya.
  • Perlakukan terhadap orang-orang yahudi banu najjar, sebagaimana perlakuan terhadap banu awf di atas.
  • Perlakukan terhadap orang-orang yahudi banu harits, sebagaimana perlakuan terhadap banu awf di atas.
  • Perlakukan terhadap orang-orang yahudi banu jusyam, sebagaimana perlakuan terhadap banu awf di atas.
  • Perlakukan terhadap orang-orang yahudi banu aws, sebagaimana perlakuan terhadap banu awf di atas.
  • Perlakukan terhadap orang-orang yahudi banu tsa’labah, sebagaimana perlakuan terhadap banu awf di atas.
  • Perlakukan terhadap orang-orang yahudi banu’n najjar, sebagaimana perlakuan terhadap banu awf di atas.
  • Perlakukan terhadap orang-orang yahudi jufnah, sebagaimana perlakuan terhadap banu awf di atas.
  • Perlakukan terhadap orang-orang yahudi banu syuthaybah, sebagaimana perlakuan terhadap banu awf di atas.
  • Tidak seorangpun dari mereka diperkenankan keluar dari madinah kecuali dengan izin Muhammad SAW.
  • Seseorang tidak boleh dihalangi menuntut haknya karena dilukai, dan barangsiapa yang dilukai, ia dan keluarganya berhak membela diri, kecuali jika ia menganiaya. Allah SWT juga yang menentukan masalah ini.
  • Orang-orang yahudi menanggung nafkah mereka dan kaum muslimin juga menanggung nafkah mereka. Diantara mereka harus saling tolong menolong dalam menghadapi orang yang melanggar piagam perjanjian ini.
  • Mereka hendaknya saling menasihati dan berbuat kebaikan, serta menjauhi segala perbuatan dosa.
  • Seseorang tidak dibenarkan melakukan perbuatan jahat terhadap sekutunya, dan bahwa yang harus ditolong adalah seseorang yang dizalimi.
  • Orang-orang yahudi berkewajiban mengeluarkan nafkah bersama orang-orang beriman selama masih dalam keadaa perang.
  • Kota yatsrib adalah kota yang dihormati bagi orang yang mengakui perjanjian ini.
  • Para tetangga seperti jiwa sendiri, tidak boleh diganggu dan diperlakukan dengan semena-mena.
  • Kota yang amat terhormat ini tak boleh ditempati seseorang tanpa izin penduduknya.
  • Bila diantara orang-orang yang terlibat dalam perjanjian ini terjadi suatu perselisihan yang dikuatirkan akan menimbulkan kerusakan, maka harus dikembalikan kepada Allah SWT dan dikonsultasikan kepada Muhammad SAW.
  • Allah SWT bersama orang yang takwa dan setia memegang perjanjian ini.
  • Melindungi orang-orang quraysh atau membela mereka sama sekali tidak dibenarkan.
  • Diantara mereka harus saling membantu untuk melawan siapa pun mau menyerang yastrib ini. Tetapi, jika diajak berdamai, maka sambutlah ajakan perdamaian itu.
  • Apabila mereka diajak berdamai, maka orang-orang yang beriman wajib menyambutnya, kecuali mereka yang memerangi agama.
  • Bagi setiap orang dari golongannya sendiri, mereka mempunyai bagiannya masing-masing.
  • Orang-orang yahudi banu aus, baik diri mereka sendiri atau pengikut-pengikut mereka mempunyai kewajiban seperti mereka yang sudah menyetujui naskah perjanjian ini.
  • Mereka harus menegakkan kebajikan dan meninggalkan kejahatan.
  • Seseorang tidak akan melakukan kejahatan, kecuali ia akan menanggung akibatnya sendiri.
  • Allah SWT bersama siapa yang jujur dan patuh menjalankan isi perjanjian ini.
  • Seseorang tidak akan melanggar isi perjanjian ini, kecuali orang yang berbuat zalim dan jahat.
  • Barangsiapa yang keluar atau tinggal dalam kota madinah ini, keselamatannya akan terjamin, kecuali orang yang berbuat aniaya dan melakukan kejahatan.
  • Sesungguhnya Allah SWT melindungi orang yang berbuat kebajikan, bertakwa dan mengikuti ajaran Muhammad sebagai utusan Allah SWT.
READ :  Travel Umroh Murah Harga Mulai Rp19,9 Juta All in

 

 

 

 

 

 

 

Similar Posts:

By |2018-12-14T09:04:40+00:00December 14th, 2018|Madinah|