Serba Serbi Sejarah Singkat Masjid Nabawi

Masjid Nabawi yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW bersama para sahabat dan kaum Muslimin ditengah kota Madinah. Pembangunannya dimulai pada bulan Rabiul Awal Tahun 1 Hijriah (September 662 Masehi) segera setelah Beliau hijrah dari Mekkah ke Madinah.

Daftar Isi Artikel Serba Serbi Sejarah Singkat Masjid Nabawi:

  • Masjid Nabawi Terbesar Dunia Kedua
  • Masjid Nabawi Mampu Menampung Satu Juta Jamaah
  • Kubah Hijau dan Kubah Putih Masjid Nabawi
  • Masjid Nabawi dilengkapi AC Raksasa
  • Masjid Nabawi dengan Menara Setinggi 100 Meter
  • Masjid Nabawi Diterangi oleh 674 Lampu Kristal
  • Halaman Masjid Nabawi Dilindungi Payung Payung Raksasa
  • Areal Parkir Menampung 4.500 Mobil
  • Basement 73.500 m2
  • Sekitar MAsjid Nabawi Menajdi Tanah Termahal

 

Jamaah Umroh Risalah Madina Berfoto di Halaman Masjid Nabawi
Jamaah Umroh Risalah Madina Berfoto di Halaman Masjid Nabawi

Masjid Nabawi dibangun di atas tanah milik dua anak yatim Sahal dan Suhail yang dibeli dengan harga 10 dinar, dan ditambah tanah wakaf dari As’ad bin Zurarah serta tanah bekas makan kaum Muslimin yang rusak. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Rasulullah dan selanjutnya oleh para sahabat, yang dimulai dari Sayidina Abu Bakar, Umar bin Khatab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abu Thalib.

Pada awalnya masjid ini sangat kecil, yaitu hanya seluas 1.050 m2. Tiang-tiang dan ata dibuat dari batang kurma, sedangkan penerangannya dari pelepah kurma yang dibakar. Banyak jamaah haji datang ke kota ini bermaksud untuk melakukan shalat Arbain dan berziarah ke makam Nabi. Shalat Arbain, yaitu shalat lima waktu dikerjakan di Masjid Nabawi delapan hari atau empat puluh waktu shalat secara berturut-turut. Shalat di Masjid Nabawi ini, lebih utama dari 1000 kali shalat di tempat lain. Sebagaimana sabda Rasulullah:

“Sholat di masjidku lebih utama dari 1000 sholat di tempat lainnya, kecuali Masjidil Haram. Sholat di Masjidil Haram lebih utama daripada 100.000 kali sholat di tempat lainnya”.

Jamaah yang sholat di Masjid Nabawi hendaknya tidak lupa melakukan ziarah ke Makam Rasulullah, karena Makam Rasulullah ada dalam Masjid Nabawi tersebut. Disamping makam Rasulullah terdapat makam sahabat Beliau yaitu Abu Bakar Siddiq RA dan Umar bin Khattab. Masjid ini juga memiliki tempat mustajab untuk berdoa bernama Raudhah. Beberapa koleksi berharga peninggalan Rasul seperti mimbar dan mihrab yang pernah dipakai Rasulullah masih terpelihara dengan baik.

Masjid Nabawi Terbesar Dunia Kedua

Biaya Umroh Murah Oktober November
Biaya Umroh Murah Oktober November

Pada bulan Shafar 1405 H atau November 1984 M, Raja Fahd yang bergelar “Pelayan Dua Tanah Haram” meletakkan batu pertama proyek perluasan Masjid Nabawi yang paling signifikan dan termegah sepanjang sejarah. Setelah tertunda satu tahun, tepatnya pada bulan Muharram1406 H atau Oktober 1985, dimulailah proyek besar ini dengan penggusuran pertama meliputi 100.000 m2 berupa bangunan hotel-hotel bertingkat, pasar atau komplek pertokoan. Kemudian di atas tanah tersebut dibangunlah suatu bangunan Masjid baru seluas 82.000 m2 yang mengitari dan menyatu dengan bangunan Masjid yang sudah ada. Dengan tambahan bangunan baru ini, luas lantai dasar Masjid Nabawi kira-kira 98.000 m2 yang dapat menampung 167.000 jamaah. Adapun lantai atas digunakan untuk shalat seluas 67.000 m2  dapat menampung sebanyak 90.000 jamaah.

Masjid Nabawi Mampu Menampung Satu Juta Jamaah

Jamaah umrah Risalah Madinah mendengarkan tausiah di Masjid Nabawi
Jamaah umrah Risalah Madinah mendengarkan tausiah di Masjid Nabawi

Apabila halaman masjid dipenuhi jamaah shalat, maka Masjid Nabawi dan halamannya dapat menampung 650.000 jamaah pada musim biasa (low season) dan lebih 1.000.000 jamaah pada musim haji atau bulan Ramadhan (high season). Halamannya pada saat ini sebanding dengan kota Madinah ketika kehadiran pertama Rasulullah.

Kubah Hijau dan Kubah Putih Masjid Nabawi

Untuk pengaturan udara dalam bangunan yang sedemikian besar dan luas, dibuatlah 27 ruang terbuka dengan ukuran masing-masing 18 x 18. Sebagai atap dibuat kubah yang dapat dibuka dan ditutup, baik secara elektronik maupun manual. Setiap kubah memiliki berat 80 ton terbuat dari kerangka baja dan beton yang dilapis kayu pilihan dengan hiasan “relief” bertahtakan batu mulia sejenis phirus yang sangat indah, sedangkan bagian luar atasnya dilapis dengan keramik tahan panas.

Masjid Nabawi dilengkapi AC Raksasa

Untuk menyejukkan Masjid, dibangunlah satu unit AC sentral raksasa di atas tanah seluas 70.000 m2 yang terletak 7 km sebelah barat Masjid. Hawa dingin yang dihasilkan alat pendingin dialirkan melalui pipa bawah tanah dan didistribusikan ke setiap penjuru Masjid melalui bagian bawah setiap pilar yang berjumlah 2.104 buah. Jumlah pilar pengalir udara sejuk yang fantastis merupakan ciri khas Masjid Nabawi, karena pengaturan posisi yang rapi dan keindahannya yang tiada tara. Pilar-pilar bundar dan kokoh ini dibuat dari beton bergaris tengah 64 cm, kemudian dilapisi marmar tebal berwarna putih susu. Di kaki yang kokoh itulah dipasangi ventilasi untuk mengalirkan hawa dingin. Jarak antara satu pilar dengan pilar-pilar yang lain adalah 6 m dan 18 m. Tinggi dari lantai dasar sampai lengkungan lantai atas 5,6 m dan pada batas lengkungan itu dipajang lampu hias yang indah dan dikurung dalam sangkat berornamen lapis emas.

Masjid Nabawi dengan Menara Setinggi 100 Meter

Masjid Nabawi dengan Menara Tinggi
Masjid Nabawi dengan Menara Tinggi

Sebelum diperluas Masjid Nabawi hanya memiliki 4 menara. Namun kini setiap pojok Masjid yang megah ini telah didirikan menara-menara baru, sehingga semuanya ada enam buah, termasuk 2 menara besar yang mengapit pintu gerbang utama “Pintu Raja Fahd bin Abdul Aziz”.

Di puncak setiap menara baru yang ketinggian 104 m itu terdapat ornamen bulan sabit dari bahan perunggu yang dilapisi emas murni 24 karat dengan tinggi 7 m dan berat 4,5 ton. Pada ketinggian 87 meter dipasang sinar laser yang memancarkan cahaya ke arah Mekkah sejauh 50 km. Untuk menunjukkan arah kiblat dinyatakan pada saat-saat tertentu (waktu-waktu shalat). Sekarang Masjid Nabawi memiliki sepuluh menarayang sangat indah dan mahal.

Masjid Nabawi Diterangi oleh 674 Lampu Kristal

Untuk menambah penerangan dan keindahan di dalam Masjid yang lama (ruangan berpilar warna kuning pastel), dipasang 674 lampu-lampu kristal pilihan yang tidak membiaskan panas. Lampu cantik tersebut disusun dengan kerangka dari bahan kuningan berlapis emas berjumlah 674 buah, terdiri dari tiga macam ukuran. Adapun yang besar berukuran garis tengah 342 cm dengan berat sekitar 485 kg (seperti yang terdapat di Raudhah) dan yang sedang berukuran garis tengah 140 cm, seberat 145 kg dan yang kecil berukuran garis tengah 120 cm, berat 125 kg. Lampu-lampu ini dipesan khusus dari Italia, produsen kristal terkenal di Eropa.

Halaman Masjid Nabawi Dilindungi Payung Payung Raksasa

Pada bagian tengah Masjid Nabawi terdapat dua ruang terbuka yang setiap ruang dilengkapi enam buah payung artistik hasil perpaduan arsitektur modern dan teknologi canggih. Dengan dukungan dana yang tidak sedikit lahirlah sebuah karya yang patut dibanggakan berupa “12 payung raksasa” peneduh panas yang dapat terbuka dan tertutup secara otomatis yang diatur oleh sistem komputer. Selain itu, melalui sebagian tiang dipasang AC yang secara otomatis pula memancarkan hawa dingin.

Areal Parkir Menampung 4.500 Mobil

Luas halaman Masjid Nabawi yang dipersiapkan untuk dapat digunakan sebagai areal shalat di Masjid Nabawi adalah 206.000 m2 yang diperkirakan dapat menampung 400.000 jamaah. Halaman ini berlantai granit dan marmar putih yang didesain sedemikian rupa sehingga menampakkan bentuk seni arsitektur Islam. Di bawah lantai ini terdapat konstruksi raksasa, terdiri dari dua lantai bawah tanah untuk parkir seluas 292.000 m2 yang dapat menampung 4.500 mobil. Juga terdapat beberapa fasilitas lainnya, seperti toilet sebanyak 2.500 unit, tempat wudu 6.800 pancuran dan tempat minum air dingin bertaburan di 560 lokasi. Untuk masuk atau keluar dari areal bawah tanah ini, disediakan jalur pejalan kaki dengan tiga sistem: tangga biasa, eskalator dan lift. Adapun untuk mobil (kendaraan) disediakan 6 pintu yang langsung bertemu dengan jalan-jalan raya utama seputar Masjid yang berakses langsung ke seluruh penjuru kota Madinah.

Basement 73.500 m2

Dibawah bangunan baru terdapat basement seluas 73.500 m2 dan tinggi 4,5 m yang dipergunakan untuk menempatkan pusat-pusat pengaturan elektronik, mekanik, sound system, serta air condition. Dalam usaha untuk keperluan darurat apabila listrik padam, disiapkanlah pembangkit listrik yang terdiri dari 8 unit menghasilkan 2,5 MW, yaitu untuk menyuplai listrik di seluruh bangunan Masjid dan halaman sekitarnya.

Sekitar MAsjid Nabawi Menajdi Tanah Termahal

Biaya Umroh Paling Murah Harga Mulai Rp19,9 Juta Aman dan Amanah
Biaya Umroh Paling Murah Harga Mulai Rp19,9 Juta Aman dan Amanah

Untuk dapat memperluas Masjid tersebut Pemerintah Fahd harus mengeluarkan dana yang sangat mahal, boleh jadi lebih mahal dari bangunan-bangunan keajaiban dunia peninggalan sejarah lainnya, karena harus menggusur ratusan bangunan toko dan hotel bertingkat permanen yang telah berdiri sejak ratusan tahun lalu. Untuk membangun “first ring road” (jalan lingkar pertama) saja terpaksa digusur ratusan gedung. Para pemilik tanah atau gedung-gedung yang tidak mampu membangun sesuai perencanaan kota tersebut disarankan “bergabung” dengan yang mampu atau tukar tambah dengan lokasi baru yang berada di pinggir kota. Proyek ini telah menyebabkan harga tanah di Madinah amat mahal dan dinyatakan oleh sebuah majalah bisnis timur tengah sebagai tanah termahal di dunia. Berdasarkan konversi pada bulan Muharram 1413 atau Juli 1992 harga tanah yang ada di sebelah utara Masjid Nabawi. Per meter persegi mencapai SR 250.000 atau US$67.000 padahal harga tanah saat itu di kawasan elit kota New York Amerika US$ 26.000.

HARGA TANAH DI DUNIA (Konversi 2002)
Kota US $ RIYAL RUPIAH
NEWYORK 26.000 96.000 270.000.000
PARIS 30.000 112.000 312.000.000
LONDON 35.000 130.000 364.000.000
JAKARTA 2.500 9.300 26.000.000
MADINAH 67.000 250.000 697.000.000