Umroh Murah Ramadhan Rp24 Juta, Keutamaan dan Fadillahnya

Umroh Murah Ramadhan Rp24 Juta, Keutamaan dan Fadillahnya

Umroh  Murah Ramadhan berangkat 16 – 28 Juni 2015dibuka lagi dengan harga $2.100. Psw Air Asia / Jet Asia/ Mihin Lanka. Fasilitas hotel *3 Dyar Al Busyara jarak 450m dari Masjidil Haram, hotel Al Majeedi/Syurfah *3 sekitar 150 m Masjid Nabawi Madinah. Paket 12 hari perjalanan. Tidak Termasuk airport tax handling dan perlengkapan Rp1 Juta.

Perjalanan umroh murah  Ramadhan ini ada empat pilihan paket umroh. Jadwal pemberangkatan umroh pertama adalah tanggal 16-28 Juni 2015. Jadwal lengkap paket umrah ramadhan ini adalah:

  • 1. Berangkat 12 Hari awal Ramdhan
  • 2. Berangkat 12 Hari tengan Ramadhan
  • 3. Berangkat12 hari akhir Ramadhan
  • 4. Berangkat 15 Hari awal Ramadhan
  • 5. Berangkat 15 Hari Akhir Ramadhan
  • 6. Berangkat Full Ramadhan Semi Backpacker + Idul Fitri

 

Paket sangat terbatas. Agar bisa mendapatkan porsi diharapkan jamaah yang berniat ibadah ke Tanah Suci dengan paket umroh murah ini, segera melakukan booking seat:

  1. DP daftar dengan membayar DP Rp3 juta
  2. Pelunasan maksimal 1 bulan sebelum berangkat  + berkas sudah lengkap.

Dengan begitu nama jamaah bisa segera diproses administrasi

Fasilitas Perjalanan Umroh Murah Ramdahan yang disediakan :

  1. Tiket pesawat Air Asia / Malaysia Air
  2. Pengurusan Visa.
  3. Lama perjalanan adalah 12 hari
  4. Akomodasi hotel *3,  Konsumsi 2x sehari menu Indonesia.
  5. Air Zam-zam 5 liter
  6. Manasik & Muthowif.
  7. Transpor Jeddah-Mekkah-Madinah & City Tour.
  8. Bagasi 20 kg.

Tidak termasuk biaya perjalanan umroh murah Ramdahan:

  1. Pembuatan paspor dengan nama 3 kata.
  2. Kelebihan berat bagasi.
  3. Kursi roda.
  4. Vaksinasi Meningitis.
  5. Surat mahrom untuk wanita < 45 thn.
  6. Umroh diluar program.
  7. Laundry-telepon-biaya lain.
  8. Transport jamaah dari daerah ke Jakarta dan sebaliknya.

 

Catatan Penting Perjalanan Umroh Murah Ramdahan :

  1. Syarat dan ketentuan berlaku.
  2. Biaya perubahan nama biasanya Rp300 ribu (diurus sendiri), suntik Maningitis Rp400-Rp475 ribu (melakukan suntik sendiri) dan surat mahrom Rp400 ribu (via travel).
  3. Manasik perjalanan umrah promo  murah dilakukan di Jakarta, 2 minggu sebelum berangkat dan ketika menunggu di Bandara Soekarno Hatta.

Informasi lengkap hubungi Biro Perjalanan Umrah Murah di :

  • Agen Marketing Ilalang BArokah Travel – Risalah Travel, RukoGraha Depok Mas, Jaln Arief Rahman Hakim No.3 Depok, Jawa Barat.
  • Hotline: Ir. H Sudjono AF:  0896 1184 1848 | 0813 880 97656 | BB 2315A7C3

Rekening Bank: PT Ilalang Sakti Komunikasi | BCA 8690 11 2362  / BSM 0610 16 3854

 

Pertanyaan:

Saya Abdul, mau tanya. Mengapa ketika Umroh Ramadhan sangat ramai. Apakah ada keutamaan umroh di bulan Ramadhan? Atau bgmn penjelasannya?

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

Jawaban:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bertanya kepada salah seorang wanita anshar: “Mengapa anda tidak ikut haji bersama kami?”

“Kami hanya memiliki 2 ekor onta. Onta yang satu dipakai suamiku bersama anakku pergi haji. Sementara yang satu digunakan untuk mengairi kebun.” Jawab wanita itu.

Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyarankan,

فَإِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فَاعْتَمِرِي ، فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجَّةً مَعِي

Jika datang bulan Ramadhan, lakukanlah umroh. Karena umroh di bulan Ramadhan, senilai haji bersamaku. (HR. Bukhari 1782 dan Muslim 1256).

Dalam riwayat lain dinyatakan, wanita anshar yang disebutkan dalam hadis di atas bernama Ummu Ma’qil.

Ulama berbeda pendapat tentang keutamaan umroh Ramadhan yang disebutkan dalam hadis di atas. Ada 3 pendapat ulama dalam hal ini:

Pertama, keutamaan umroh ramadhan ini hanya berlaku khusus untuk wanita itu, dan tidak berlaku untuk yang lainnya. Diantara ulama yang memilih pendapat ini adalah Said bin Jubair, salah seorang ulama tabi’in,  murid Ibn Abbas radhiyallahu ‘anhu. Pendapat beliau dinukil oleh Ibn Hajar dalam Fathul Bari (3/605).

Diantara dalil yang mendukung pendapat ini adalah hadis Ummu Ma’qil di atas. Terdapat tambahan dalam riwayat Abu Daud, bahwa setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan keutamaan umroh bulan Ramadhan, Ummu Ma’qil mengatakan:

الْحَجُّ حَجَّةٌ، وَالْعُمْرَةُ عُمْرَةٌ، وَقَدْ قَالَ: هَذَا لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَدْرِي أَلِيَ خَاصَّةً

“Haji nilainya haji, umroh nilainya umroh. Tapi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda demikian kepadaku. Aku tidak tahu apakah ini khusus untukku?.” Maksudnya, apakah juga berlaku untuk seluruh manusia?. (HR. Abu Daud 1989).

Hanya saja, tambahan keterangan Ummu Ma’qil ini statusnya lemah, sehingga tidak bisa diterima sebagai dalil. Demikian keterangan al-Albani dalam dhaif sunan Abu Daud.

Kedua, keutamaan ini hanya berlaku untuk orang yang sudah berniat haji, namun tidak mampu melaksanakannya. Kemudian dia ganti dengan umroh di bulan Ramadhan. Sehingga dia mendapatkan pahala haji sempurna bersama Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam, meskipun dia hanya melakukan umroh, karena adanya niat untuk berangkat haji bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Ibnu Rajab dalam Lathaif al-Ma’arif mengatakan,

واعلم أن مَن عجز عن عملِ خيرٍ وتأسف عليه وتمنى حصوله كان شريكا لفاعله في الأجر…

“Pahami bahwa orang yang tidak mampu melakukan amal shaleh, kemudian dia bersedih dan dia sangat berharap untuk bisa melakukannya maka dia mendapatkan pahala yang sama sebagaimana orang yang melakukannya.”

Kemudian Ibnu Rajab menyebutkan beberapa contoh,

وفات بعضَ النساءِ الحجُّ مع النبي صلى الله عليه وسلم ، فلما قدم سألته عما يجزئ من تلك الحجة ، قال : ( اعتمري في رمضان ، فإن عمرة في رمضان تعدل حجة أو حجة معي )

Sebagian wanita tidak bisa ikut haji bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika beliau pulang, si wanita bertanya amal apa yang bisa menggantikan nilai haji bersama beliau? Beliau menyarakankan: “Lakukanlah umroh di bulan Ramadhan. Karena umroh di bulan Ramadhan, senilai haji bersamaku.” (Lathaif Ma’arif, Hal. 249).

Ketiga, keutamaan ini berlaku umum, untuk semua kaum muslimin.

Inilah pendapat mayoritas ulama dari berbagai madzhab yang empat, bahwa keutamaan dalam hadis ini tidak hanya berlaku untuk Ummu Ma’qil, namun berlaku untuk seluruh kaum muslimin.

[simak: Hasyiyah Ibn Abidin (2/473), Mawahib al-Jalil (3/29), Al-Majmu’ (7/138), Al-Mughni (3/91), dan Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah (2/144).]

Insya Allah, pendapat ketiga inilah yang lebih kuat. Berikut diantara alasannya,

Pertama, terdapat banyak sahabat yang meriwayatkan hadis ini, sehingga keutamaan umroh Ramadhan tidak hanya berlaku untuk Ummu Ma’qil.

At-Turmudzi mengatakan,

وفي الباب عن ابن عباس وجابر وأبي هريرة وأنس ووهب بن خنبش

“Tentang hadis ini, terdapat riwayat lain dari Ibn Abbas, Jabir, Abu Hurairah, Anas, dan Wahb bin Khanbasy.” (Jami’ At-Turmudzi/sunan Tumudzi, 3/267).

Dan sebagian besar riwayat, tidak menyebutkan kisah wanita tersebut.

Kedua, pendapat bahwa ini khusus untuk mereka yang ingin haji namun tidak mampu berangkat, kemudian digantikan dengan umroh Ramadhan adalah pendapat yang kurang tepat. Karena orang yang benar-benar ingin melaksanakan haji, kuat niatnya, sudah melakukan banyak usaha, namun dia terhalangi dan itu di luar kehendaknya, maka Allah akan memberinya pahala sebagaimana orang yang mengamalkannya karena semangat untuk berbuat kebaikan yang ada pada dirinya. Dan itu tidak perlu diganti dengan amal tertentu. Artinya, orang yang sudah berusaha hendak berhaji, dan dia tidak jadi berangkat karena halangan tertentu, dia tetap mendapatkan pahala haji. Sekalipun dia tidak melakukan umroh.

Akan tetapi, jika dia ingin mendapatkan pahala haji bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dia bisa melakukan umroh di bulan Ramadhan. (Fatwa Islam, no. 104926)

Allahu a’lam

Dijawab oleh ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina KonsultasiSyariah.com). Umroh Ramadhan dan Keutamaannya

 

 

 

Similar Posts:

By |2018-01-03T13:34:17+00:00January 15th, 2015|Uncategorized|

Leave A Comment