Wukuf di Arofah. Wukuf adalah mengasingkan diri atau mengantarkan diri ke suatu panggung replika Padang Mahsyar. Suatu tamsil bagaimana kelak manusia dikumpulkan di suatu Padang Mahsyar dalam formasi antri menunggu giliran untuk dihisab oleh Allah SWT. Wukuf adalah suatu contoh sebagai suatu peringatan kepada manusia tentang kebenaran Illahi.

Pada waktu Wukuf itulah kita siapkan diri untuk beribadah: sholat, zikir, memanjatkan doa. Lakukanlah renungan, introspeksi, menimbang atau menghisap sendiri berapa berat pahala dan berapa pula berat dosa yang telah kita lakukan selama ini. Maka mintalah ampun serta panjatkan doa kepada Allah SWT karena doa orang yang sedang berwukuf akan dikabulkan oleh Allah.

Status hukum Wukuf di Arafah adalah Rukun yang kalau tidak dilaksanakan maka hajinya tidak syah. Wukuf merupakan juga puncak ibadah haji yang dilaksanakan harus di Padang Arafah dan harus tanggal 9 Zulhijjah.

Doa jamaah-haji-memanjatkan-doa-saat-pelaksanaan-ibadah-wukuf

Doa jamaah-haji-memanjatkan-doa-saat-pelaksanaan-ibadah-wukuf

Haji Itu Wukuf di Arofah

Sabda Rasulullah:

Alhaju arafah manjaal yalata jam’in kabla tuluw Ilaffi pakad adraka alhajj. (Diriwayatkan oleh lima ahli hadits)

Artinya:

“Haji itu melakukan Wukuf di Arafah”.

Tanpa melakukan Wukuf, belumlah seseorang dapat disebut Haji. Maka biarpun sedang sakit, jamaah haji tetap akan dibawa ke Arafah walaupun disana hanya berbaring saja. Begitulah pentingnya Wukuf di Arafah yang status hukumnya termasuk kedalam Rukun Haji yang jika ditinggalkan hajinya tidak sah. Karena ratusan ribu bahkan jutaan manusia akan menuju satu tempat dalam waktu yang sama, maka sejak awal bulan Zulhijjah atau selambatnya dua hari sebelum Hari Wukuf (9 Zulhijjah), banyak jamaah yang berangkat ke Arafah dengan berjalan kaki biarpun jaraknya dari Mekkah sekitar 25 km.

READ :  Hukum Thawaf Wada', Jumrah, dan Mencukur Rambut Sebelum Thawaf Ifadlah

Pada hari wukuf tanggal 9 Zulhijjah yaitu ketika matahari sudah tergelincir atau bergeser dari tengah hari, (lk. Pukul 12 siang) waktu Wukuf sudah mulai masuk. Yang pertama-tama dilakukan adalah sholat zuhur dan ashar yang dilakukan secara jamak taqdim, yakni sholat ashar dibawa ke siang bersama sholat zuhur dengan 1 x azan dan 2 x iqomat.

Setelah sholat zuhur dan ashar. Disunatkan tiap rombongan imam untuk mulai berkhutbah guna memberikan bimbingan wukuf, berupa penerangan, seruan-seruan ibadah dan panjatkan doa kepada Allah SWT.

Disunatkan supaya menghadap kiblat dan sedapatnya dengan memperbanyak doa, zikir, dan membaca Al-Qur’an. Ketika berdoa itu hendaknya dengan mengangkat tangan hingga tampak ke atas kedua ketiaknya. Juga disunatkan mengulangi-ulangi kalimat:

READ :  Mengenal Ka'bah dan Sejarahnya

“Laa ilaha illallah wahdahu laa syarikalah,

Lahul mulku walahulhamd, yuhyimiiit,

Wahua hayyun layamuutu, biyadhil khair,

Wahua alaa kuli syaiin qadiir”.

Artinya:

“Ya Allah, tiada Allah kecuali Allah, yang tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala kerajaan dan segala puji. Dia yang menghidupkan dan mematikan. Ia hidup tidak mati. Ditangan-Nya segala kebaikan dan Dia Maha Kuasa”.

Karena ada hadis Nabi mengatakan:

Sebaik-baiknya doa pada hari Arafah, dan sebaik-baik yang kubaca dan dibaca juga oleh Nabi-Nabi sebelumku, yaitu: Laa ilaaahaillallahu wahdahu  laasyariekalah, lahulmulkuwalahul hamdu wahuwa’alaa kulli syaiin qadier.

(HR : Tarmidzi)

Tertib Wukuf di Arofah

Wukuf di Arafah merupakan saat-saat haji yang paling penting. Merupakan salah satu rukun haji. Ulama menyebutkan wukuf adalah puncak dari segala ibadah haji. Dan karena air di Padang Arafah sangat sulit dan terbatas maka jamaah haji perlu memperhatikan berbagai persiapan dan tertib wukuf:

  • Berdoalah sebanyak-banyaknya karena Allah dijanjikan sebagai tempat yang mustajab untuk berdoa.
  • Perbanyak zikir dan doa kepada Allah.
  • Mintalah sebanyak-banyaknya, selain karena Dia Maha Kaya, juga karena kedatangan kita adalah atas kehendak-Nya, dan panggilan-Nya.
  • Biasanya masalah air di Arafah sering menjadi persoalan besar, karena sangat terbatas. Siapkan air aqua dalam botol atau spray gun. Saat krisis air, bisa digunakan untuk berwudhuk.
  • Jangan lupa membawa semprotan air ke Arafah. Untuk mengatasi suhu disana yang biasanya cukup tinggi, basahi tubuh dengan semprotan air (spray gun).
  • Jamaah akan memperoleh buah-buahan secara gratis seperti apel, semangka, jeruk sunkis, kurma, dsbnya.
  • Banyak makan, minum serta minum vitamin untuk tambah tenaga.
  • Jaga suasana wukuf agar selalu hening, dan khusuk. Jangan rebut, apalagi berteriak-teriak.
READ :  Kewajiban Ibadah Haji dan Umroh Bagi Setiap Muslim

Similar Posts:

Incoming search terms:

  • syarat wukuf
  • syarat wuquf arafah