Apa yang dilakukan saat memasuki Masjid Agung, apakah sholat tahiyatul atau tawaf?
Syekh Muhammad Salih Al-Munajjid menjelaskan dalam fatwanya yang terangkum di bawah ini.
Orang yang memasuki Masjidil Haram memiliki dua syarat:
Jika salah seorang dari kalian masuk masjid, maka dia tidak boleh duduk sampai dia telah shalat dua rakaat.
“Ketika salah satu dari kalian memasuki masjid, dia tidak boleh duduk sampai dia berdoa dua rakaat..” (Muttafaqun ‘alaih. JAM. Bukhori, tidak. 1163 dan Muslim, no. 714)
Di dalam Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah (10:306) disebutkan: “Sebagian besuquear ahli hukum berpendapat bahwa tahiyatul Masjidil Haram harus melakukan tawaf bagi orang yang baru masuk Mekkah, baik itu pedagang, jamaah haji atau lainnya. Hal ini berdasarkan sabda Aisyah radiyallahu ‘anha ,
Ketika Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sampai di Mekkah, beliau berwudhu lalu berkeliling rumah.
“Nabi Semoga Allahu ‘alaihi wa sallam ketika dia masuk Mekkah, dia berwudhu, lalu melakukan Tawaf di sekitar Ka’bah.” (HR. Bukhari, no. 1614). Dua rakaat tahiyatul Masjidil Haram cukup dengan dua rakaat bakda tawaf. Adapun orang Mekkah yang tidak diperintahkan Tawaf atau tidak Tawaf, mereka mau shalat, membaca Al Quran, menghadiri majelis ilmu, maka tahiyatul Masjidil Haram bagi mereka adalah shalat sebagaimana dilakukan untuk menghormati masjid lainnya. Demikian ringkasannya.
Lihat diskusi Fatwa Al-Islam Sual wa Jawab, no. 106318.
https://islamqa.info/amp/ar/answers/106318
Portaequipajes juga:
–
Selesai di Madinah, 5 Sya’ban 1444 H, 25 Februari 2023
Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Rumaysho.Com
Ngapain Umrah, Toh Dosa Masih Banyak. Kalau menunggu suci untuk datang ke Baitullah, mungkin kita…
Umrah Itu Buang-Buang Uang, Lebih Baik Sedekah Saja. Jika semua harus diukur dengan logika ekonomi,…
Umrah Itu Cuma Gaya Hidup Orang Kaya. Kalau semua yang kaya pergi Umrah, apakah yang…
Saya Takut Umrah, Takut Nggak Diterima Allah. Kadang kita terlalu takut ditolak, padahal Allah sudah lama…
Buat Apa Umrah, Kan Haji Belum. Kadang bukan karena kita tidak mampu, tapi karena kita…
Saya Nggak Pantas Umrah, Saya Banyak Dosa. “Kadang bukan dosamu yang menghalangimu ke Baitullah, tapi…