Umroh Murah dan Silaturahmi Bisnis

Mencari paket murah bisa dilakukan sambil silaturahmi bisnis. Silaturahmi bisnis juga akan membawa usaha kita tetap dikenal para konsumen. Apalagi silaturahmi binis kini dapat dilakukan dengan mudah. Bisa dengan telepon, facebook, Yahoo Messenger, milling forum, BBM, seminar, gathering, curhat bisnis, atau bertandang. Inilah pengalaman saya seputar silaturahmi bisnis untuk mengingatkan bahwa saya punya produk jasa seo dan artikel murah.

Meski belum memiliki puluhan karyawan, tapi setidaknya setiap kepala yang ada di kantor usaha saya, selalu berbeda perilakunya. Setiap karyawan mempunyai kemauan, keinginan, dan semangat bekerja yang beda. Ada yang rajin, setengah rajin, sekedar memenuhi kewajiban, bahkan ada yang curi-curi nyambi kerja di perusahaan lain. Beragam alasan muncul bila dicari sebabnya. Satu kepala bukan hanya satu alasan. Sehingga kadang menimbulkan kejengkelan tersendiri.

Wan Mohammad Hasyim, pemilik Idolmart memberi saran, “Sering-seringlah silaturahmi bisnis kepada teman sejawat yang juga sedang memimpin usaha. Untuk saling curhat dan berbagi pengalaman”. Menurutnya, ia sendiri sering keliling menemui teman-temannya untuk kongko seputar pekerjaan dan usahanya. Tentunya disamping keliling menjumpai para kolega yang tergabung dalam pola waralaba Idolmart.

Saya pikir ada benarnya juga. Selama lima belas tahun saya aktif sebagai wartawan, setiap bulan keluar kota. Sering pula via telepon. Untuk silaturrahmi bisnis, menemui para nara sumber. Dari mereka banyak bekal informasi yang bisa saya tulis. Bukan hanya itu, mereka dengan lapang dada menyambungkan ke nara sumber kunci. Ya, seperti referensi atau surat sakti kepada nara sumber yang tertutup. Alhasil banyak rezeki (bekal berita) yang saya peroleh.

Di buku-buku periklanan, malah silaturrahmi bisnis dengan klien ini menjadi kunci utama kesinambungan kerjasama. Istilahnya, jangan hanya mengetok pintu kalau hanya ada perlu. Tapi perlu say hello dengan penuh keramahan dan kekeluargaan, baik pada saat ada perlu ataupun tidak. Banyak tips yang bisa dilakukan untuk “memelihara” klien. Dari yang sederhana hingga yang perlu modal. Semua ada pakemnya di buku periklanan, yang intinya juga sering-sering silaturrahmi.

Silaturahmi Jamaah

Dari sinilah saya secara perlahan memuliah silaturahmi bisnis lagi untuk mengingatkan bahwa saya puya devisi perjalanan umroh murah. Saya SMS, email, dan kontak lagi temen-temen dan kolega bisnis ketika masih jadi wartawan dulu. Mulai dari ngobrol biasa, Tanya keadaan keluarga, kondisi usaha dan lainnya, terakhir tentu tak lupa menginformasikan bahwa saya kini membuka devisi baru perjalanan umroh murah.

Apalagi kini kami sudah memiliki website Perjalanan Umroh dan fanpage sendiri. Sehingga mereka bisa langusng membukanya, interaksi dan ini yang ditunggu-tunggu, sebagian dari mereka dengan ikhlas mempercayakan perjalanan umrohnya kepada kami. Alhamdulillah!

Ustadz Arifin Ilham, yang tenar di berbagai stasiun TV dengan Dzikir Nasional, juga sering berpesan agar kita sering-sering mengunjungi sahabat dan handai taulan. “Silaturrahmi akan membuka pintu rezeki”. tuturnya.

Apa kaitannya dengan dunia bisnis? Seperti diungkap Pak Wan, demikian sering disebut di kalangan pebisnis mainan anak dan alat sekolah, komunitas bisnis akan menjaga semangat kita tetap berkobar-kobar. Apalagi saat dilanda problem usaha. Bila kejenuhan mulai melanda, harus segera dicas ulang.

Prinsip ini selalu dipegang mereka yang bergerak di bisnis MLM. Cas ulang semangat para downline selalu dilakukan secara berkala. Bahkan sering mendatangkan para senior kondang dari luar negeri. Aneka success story diungkap dan trik-trik jitu dibeberkan. Begitu pulang, batterai semangat seolah-olah penuh kembali.

Itu pula yang ditekankan Bambang Suharno, Direktur Indonesian Entrepreneur Society ( IES). Menurut trainer muda dan penulis buku best seller: Memulai Bisnis Dari Nol ini, komunitas binis akan memberi ide-ide baru dalam usaha. “Bahkan sering dalam seminar-seminar yang  diprakarsai IES, antar peserta bisa terjadi kerjasama bisnis,” ungkapnya.

Ini sungguh benar adanya. Saat saya bersama Pak Bambang berkerjasama membuka kursus Cara Membuat Web .net dan Membuat Fanpage .com beberapa peserta tertarik untuk ikut program perjalanan umroh murah.

Komunitas atau sebut saja teman gaul meamng akan memberi cipratan ilmu dan rejeki. Bila teman gaul tukang sate, kita akan kebauan asapnya. Begitu pun kalau sebatas tukang bakso yang mangkal di pertigaan. Jelas beda dengan juragan kebab “Baba Rafi” dengan puluhan gerobak atau yang beroutlet di mal-mal. “Maka pilihlah komunitas bisnis yang sesuai, agar kita kecipratan ilmu dan rezeki,” ujar Bambang. Yang dimaksud rezeki disini tentu saja peluang-peluang usaha yang mungkin digarap bersama, atau bisa diusahakan mandiri. Ya seperti perjalanan murah tersebut.

Informasi

Dari mana memulai komunitas bisnis? Saya yakin banyak sekali di sekitar kita. Ada seminar bisnis, MLM, komunitas hobi, dan lain-lain. Informasinya bisa dilihat di iklan koran, tabloid, dan majalah “bisnis”. Juga talkshow di radio-radio, surat pembaca di media, dan  millis group di internet. Khusus untuk informasi, bisa dibuka di www.perjalananumroh.com.

Coba iseng-iseng perhatikan beberapa talkshow di radio. Sekian dari penanya pasti sudah dikenal baik oleh moderator atau penyiar radio. Itu jelas terjadi karena si penanya aktif silaturrahmi dengan penyiar radio. Ya, lewat seringnya nimbrung  di acara talkshow udara tadi. Saya yakin bila ada acara temu bisnis yang digelar radio tersebut, pasti mereka ini yang masuk daftar undangan.

Mirip dengan hal tersebut adalah apabila kita sering memberikan komentar-komentar di millis, FB, group atau komentar di website, tentu kita akan dikenal. Beberapa temen yang suka komentar di Fanpage BiroUmroh, di setiap saya posting, sudah sangat familiar, padahal juga belum pernah ketemu.

Alhamdulillah silaturahmi bisnis, secara langsung maupun tidak telah membuka pintu rejeki bagi usaha biro perjalanan umroh yang saya kelola. Bagaimana dengan Anda?

”Barangsiapa yang ingin dimudahkan rezeki dan dipanjangkan usianya hendaklah ia senantiasa menjaga silaturahim.” (HR Muslim, dari Anas bin Malik RA).

Similar Posts:

By |2017-10-19T06:46:04+00:00March 3rd, 2013|Uncategorized|

3 Comments

  1. Komunitas Bisnis Online August 15, 2016 at 12:19 am - Reply

    Terima kasih atas infonya, umrah sambil berbisnis kenapa ga?

  2. […] makan siang, berkumpul di lobby hotel kemudian menuju Mekkah. Jamaah melakukan miqat / niat umrah di Bir Ali. Insya-Allah tiba di Mekkah langsung ke hotel. Setelah istirahat sejenak & makan […]

Leave A Comment