Kapan Ibadah Qurban disyariatkan dalam Islam? Ibadah qurban adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama bagi mereka yang mampu secara finansial. Qurban menjadi simbol ketaatan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta bentuk solidaritas sosial terhadap sesama. Namun, banyak umat Islam masih bertanya-tanya: kapan sebenarnya ibadah qurban dilaksanakan dan sejak Kapan Ibadah Qurban Disyariatkan? Artikel ini akan mengupas tuntas pertanyaan tersebut secara lengkap.
Dalam ajaran Islam, ibadah Qurban disyari’atkan pada tahun kedua Hijriah. Dilihat dari aspek sejarah, ibadah Qurban telah ada sejak zaman Nabi Adam AS, sebagaimana yang tercantum dalam al-Qur’an:
وَاتْلُ عَُلَيْهِمْ نُبََأَ اُبْنََْ آَُدَمَ بُِلَْْ ق إُِذْ قَُرَّبَ قُُرْبَُانًا ََُتُقُب لَ مُِنْ أَُ دََِ اَِِ وَُ يََُْتَُقَبَّلْ مُِنَ اُ خََْْرِ قَُالَ قَََُْتُلَنَّ قَََُالَ إُِ اَََُّّ
يتََقَبَّلُ اُلَّلَُّ مُِنَ اُلْمُتَّقِيَُ
“Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan korban, Maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). ia berkata (Qabil): “Aku pasti membunuhmu!”. berkata Habil: “Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa”. (Qs. al-Mâ’idah [5]: 27).
Kemudian ibadah Qurban juga dilaksanakan oleh Khalîlullâh Ibrahim AS, sebagaimana firman Allah SWT:
ََلَمَّا بُلََغَ مَُعَهُ اُلسَّعْيَ قَُالَ يَُ بُنَََُّ إُِ نّ أَُرَى فُِِ اُلْمَنَامِ أَُ نّ أَُذْبََُ اََََُنْظُرْ مَُاذَا تَُرَى قَُالَُ يَُ أَُبَتِ اُ َْعَلْ مَُا تُؤُْمَرُُ
سَتَجِدُنِّ إُِنْ شَُاءَ اُلَّلَُّ مُِنَ اُلصَّابِرِينَُ
“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!”. Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim. Sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu. Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar”. (Qs. ash-Shâffât [37]: 102-107).
Waktu pelaksanaan ibadah qurban telah ditentukan secara jelas dalam syariat Islam. Berikut penjelasan waktunya:
Ibadah qurban dilaksanakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah (hari Idul Adha) dan berlanjut hingga hari tasyrik, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
🕋 Total durasi waktu pelaksanaan qurban adalah 4 hari, mulai dari setelah salat Idul Adha pada 10 Dzulhijjah sampai matahari terbenam pada 13 Dzulhijjah.
Penyembelihan hewan qurban hanya sah jika dilakukan:
Jika qurban dilakukan sebelum salat Id, maka sembelihan tersebut hanya dianggap sebagai daging biasa dan tidak dihitung sebagai ibadah qurban.
Ibadah qurban disyariatkan pada tahun kedua Hijriyah, yaitu tahun yang sama ketika salat Idul Adha dan zakat fitrah juga diwajibkan. Hal ini mengacu pada praktik yang diajarkan oleh Rasulullah SAW setelah beliau hijrah ke Madinah.
Dalil-dalil yang menjadi dasar pensyariatan qurban antara lain:
“Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu; dan berqurbanlah.”
(QS. Al-Kautsar: 2)
“Barang siapa memiliki kelapangan tetapi tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat salat kami.”
(HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Hadis ini menunjukkan betapa besar keutamaan qurban, terutama bagi orang yang mampu secara ekonomi.
Qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan. Ada nilai-nilai penting yang terkandung di dalamnya:
Ibadah qurban adalah ibadah yang sangat dianjurkan, dilaksanakan pada 10–13 Dzulhijjah setiap tahunnya, dan telah disyariatkan sejak tahun kedua Hijriyah. Waktu penyembelihan dimulai setelah salat Idul Adha dan berakhir sebelum matahari terbenam di hari tasyrik terakhir. Bagi umat Muslim yang mampu, berqurban adalah bentuk ibadah dan pengorbanan sebagai manifestasi ketakwaan kepada Allah SWT.
| Pertanyaan | Jawaban Singkat |
| Kapan qurban dilaksanakan? | Tanggal 10–13 Dzulhijjah, setelah salat Idul Adha |
| Sejak kapan qurban disyariatkan? | Tahun ke-2 Hijriyah |
| Apakah qurban wajib? | Tidak wajib, tapi sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) |
| Apa syarat sah qurban? | Muslim, mampu, hewan sesuai syarat, waktu yang tepat |
| Siapa yang boleh menerima daging qurban? | Fakir miskin, kerabat, tetangga, dan diri sendiri |
Alhamdulillah, semoga niat baik Anda mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Berikut beberapa tips penting dalam mempersiapkan ibadah qurban agar pelaksanaannya sesuai syariat dan memberikan manfaat maksimal:
Pastikan qurban yang dilakukan murni karena Allah SWT, bukan karena pamer atau sekadar ikut-ikutan. Keikhlasan adalah kunci diterimanya amal ibadah.
Hewan qurban harus:
“Empat cacat yang tidak sah untuk berqurban: yang buta sebelah, yang sakit jelas, yang pincang jelas, dan yang sangat kurus.”
(HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i)
Pilih penjual hewan qurban atau lembaga penyalur yang amanah dan profesional agar hewan yang Anda beli benar-benar layak qurban.
Jika qurban diserahkan ke panitia, pastikan mereka melaksanakan penyembelihan setelah salat Idul Adha dan pada hari-hari tasyrik.
Sunnah bagi yang menyaksikan penyembelihan untuk membaca:
“Bismillah, Allahu Akbar, Allahumma hadza minka wa laka.”
(Artinya: Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini dari-Mu dan untuk-Mu.)
Distribusikan daging kepada fakir miskin, tetangga, kerabat, dan sebagian untuk konsumsi sendiri. Hindari menjual bagian dari hewan qurban, termasuk kulit.
Bagi yang ingin berqurban dan telah memasuki 1 Dzulhijjah, disunnahkan untuk tidak memotong kuku dan rambut hingga hewan qurbannya disembelih.
| No | Kegiatan | Status ✅ |
| 1 | Niat qurban karena Allah SWT | ☐ |
| 2 | Menahan diri memotong kuku dan rambut (1–10 Dzulhijjah) | ☐ |
| 3 | Memilih hewan qurban sesuai syarat syar’i | ☐ |
| 4 | Membeli dari peternak/lembaga tepercaya | ☐ |
| 5 | Menentukan lokasi dan waktu penyembelihan | ☐ |
| 6 | Menyerahkan hewan qurban kepada panitia yang amanah | ☐ |
| 7 | Menghadiri penyembelihan (jika memungkinkan) | ☐ |
| 8 | Membaca doa saat penyembelihan | ☐ |
| 9 | Menyebarkan daging qurban dengan adil | ☐ |
| 10 | Berdoa dan bersyukur setelah pelaksanaan qurban | ☐ |
🌙 Mari Berqurban Bersama Kami!
✨ “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berqurbanlah.”
(QS. Al-Kautsar: 1–2)
🐄 PROGRAM QURBAN 1446 H / 2025 M
📍 Lokasi: Masjid Asy Syahid, Terminal Jatijajar, Depok, Jawa Barat.
📅 Tanggal Pelaksanaan: 10 Dzulhijjah 1446 H
⏰ Waktu: Setelah salat Idul Adha
💰 Biaya Qurban:
🤝 Bekerja sama dengan peternak lokal & panitia berpengalaman
📞 Hubungi Kami:
H. Sudjono AF (081388097656 WA)
📥 Pendaftaran & konfirmasi via WhatsApp diterima hingga 5 Dzulhijjah.
Qurban Anda, Bahagia Mereka. Yuk, Berbagi!
Umrah Itu Cuma Gaya Hidup Orang Kaya. Kalau semua yang kaya pergi Umrah, apakah yang…
Saya Takut Umrah, Takut Nggak Diterima Allah. Kadang kita terlalu takut ditolak, padahal Allah sudah lama…
Buat Apa Umrah, Kan Haji Belum. Kadang bukan karena kita tidak mampu, tapi karena kita…
Saya Nggak Pantas Umrah, Saya Banyak Dosa. “Kadang bukan dosamu yang menghalangimu ke Baitullah, tapi…
Sejarah Singkat Ibadah Haji. Ketika jutaan manusia dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Makkah setiap…
Hakikat Ibadah Umrah Haji adalah Sebuah Panggilan Jiwa. Pagi itu, di sebuah sudut masjid yang…