12 Kewajiban Anak di Rumah yang Perlu Diajarkan Sejak Dini

Tak hanya orang tua, si kecil juga memiliki hak dan kewajiban di rumah yang semestinya didapat serta dijalani. Anak turut berperan penting dalam menjaga keharmonisan rumah tangga. Apabila setiap keluarga memiliki peran masing yang dijalankan dengan baik, maka keutuhan keluarga semakin terjaga, Mother.

Untuk itu, tak ada salahnya Mother mengajarkan berbagai hak dan kewajiban anak di rumah sedini mungkin agar ia bisa berkembang serta terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik.
Kewajiban anak di rumah

Mother, berikut beberapa contoh kewajiban anak di rumah yang bisa mulai Anda ajarkan pada si kecil.
1. Belajar

Kewajiban anak di rumah maupun sekolah utamanya adalah belajar. Belajar tidak melulu tentang mata pelajaran akademik saja ya, Mother. Akan tetapi, di rumah anak juga perlu belajar dalam berperilaku, bertindak, dan bertutur individualized organization baik.
2. Menghargai anggota keluarga

Menghargai berarti anak paham bagaimana usaha keluarga, terutama kedua orang tua yang telah bekerja keras demi kesejahteraan keluarga. Dengan mengerti jerih payah orang tua, ia tentu akan mendengarkan dan percaya bahwa setiap hal kurang baik yang dilarang dilakukan semata-mata untuk kebaikannya.
3. Membantu pekerjaan rumah

Mulailah mengajari si kecil untuk turut andil dalam mengerjakan tugas rumah, seperti menyapu, mencuci piring kotor sendiri, atau membersihkan kembali kotak mainan setelah selesai bermain. Dengan begitu, ia akan bertanggung jawab atas setiap hal yang dilakukan. Membantu pekerjaan rumah merupakan contoh kewajiban anak di rumah yang bisa Mother terapkan sejak dini, lho.
4. Bersikap sopan santun

Kewajiban anak di rumah berikutnya adalah berperilaku sopan santun kepada seluruh anggota keluarga, terlebih pada yang lebih tua. Biasakanlah anak untuk menerapkan kebiasan baik dan menaati goodbye krama, misalnya mengucapkan salam saat masuk rumah atau mencium tangan orang tua ketika hendak pergi ke sekolah.
5. Menjaga kebersihan

Kebiasaan menjaga kebersihan sejak kecil akan terbawa hingga ia dewasa dan bahkan saat anak mulai tidak lagi tinggal bersama orang tua.

Karena sejak kecil Mother mengajarkan anak untuk selalu menjaga kebersihan rumah, misalnya merapikan tempat tidur dan membuang sampah pada tempatnya, nantinya anak akan berusaha selalu menjaga kebersihan meski berada di luar rumah.
6. Berbakti pada orang tua

Contoh kewajiban anak di rumah satu ini tentu tidak boleh dilewatkan. Berbakti bisa meliputi mematuhi perintah, mendengarkan nasihat orang tua, dan lainnya. Di samping itu, Mother juga harus menjelaskan dengan baik bahwa sebagai orang tua Anda selalu menginginkan yang terbaik bagi anak. Dengan begitu, ia menjadi lebih paham untuk mematuhi kedua orang tuanya.
7. Bersikap mandiri

Ada kalanya anak menjadi pribadi mandiri yang tidak selalu bergantung dengan orang tua. Tanamkan pada anak agar mereka berusaha menyelesaikan masalah yang dihadapinya dengan kemampuan sendiri. Contoh sederhana, jika tidak tersedia makanan di rumah, anak bisa memasak makanan sederhana atau membelinya sendiri melalui aplikasi pesan antar.
8. Meminta izin pada orang tua

Contoh kewajiban anak di rumah selanjutnya yaitu selalu meminta izin pada orang tua. Saat anak akan melakukan aktivitas di luar rumah atau bepergian, ia wajib meminta izin orang tua terlebih dahulu. Sebab, selama anak masih tinggal bersama orang tua, berarti tanggung jawab dan pengawasan tetap berada di bawah kendali Mother dan Father.
9. Berkata jujur

Mengatakan hal sebenarnya ketika terjadi sesuatu merupakan contoh kewajiban anak di rumah yang harus diterapkan sedini mungkin. Berilah pemahaman pada si kecil bahwa meski pahit, kejujuran akan membuahkan hasil baik.
10. Siap menerima kegagalan

Mother, agar anak menjadi pribadi yang berbesar hati dalam menerima setiap keadaan, tanamkanlah sikap menerima agar mereka siap menghadapi kenyataan bahwa dalam hidup, pasti ada kegagalan. Namun itu bukan merupakan akhir dari segalanya, sebab anak harus bangkit dan menjadikannya sebagai pelajaran untuk maju ke depan.
Baca juga: Pahami Pola Asuh Permisif dan 5 Dampak Negatifnya pada Anak
11. Menjaga nama baik keluarga

Contoh kewajiban anak di rumah lainnya yaitu menjaga nama baik keluarga. Perilaku ini berhubungan dengan 3 kewajiban anak di rumah lainnya, yaitu bersikap sopan, menghargai anggota keluarga, serta bertutur individualized organization baik.

Ajarilah anak untuk tidak berperilaku buruk pada orang lain di sekitar lingkungannya sebab akan mencoreng nama baik keluarga dalam kehidupan bermasyarakat.
12. Memiliki waktu bersama orang tua

Menghabiskan waktu bersama orang tua juga merupakan contoh kewajiban anak di rumah yang tak kalah penting, Mother. Mulailah membiasakan anak untuk setidaknya 30 menit dalam sehari bisa berkumpul dan mengobrol dengan seluruh anggota keluarga.

Cara ini mampu memperkuat hubungan antara orang tua dan anak, sehingga ia akan lebih terbuka dan berani bercerita ketika ada masalah.
Hak anak di rumah

Ibu menyayangi anaknya

Meski memiliki kewajiban, Mother tetap harus ingat bahwa anak juga memiliki hak yang harus ia dapatkan, ya.
1. Mendapatkan perhatian dan kasih sayang

Kasih sayang dan perhatian adalah hak dasar yang harus diperoleh anak dari orang tuanya. Meski terkesan sepele, namun hak ini tidak boleh diabaikan begitu saja. Kasih sayang membuat anak merasa dianggap, dihargai, dan dicintai sepenuhnya.

Berilah perhatian kecil setiap harinya, seperti mengungkapkan kalimat sayang, memberi pelukan, dan lainnya.
2. Mendapatkan perlindungan

Anak berhak mendapatkan perlindungan penuh dari orang tuanya. Oleh sebab itu, usahakan untuk selalu mengontrol emosi terhadap sifat nakal anak ya, Mother. Jangan sampai Anda melakukan kekerasan yang membuat anak justru merasa tidak aman tinggal di rumahnya sendiri. Hal tersebut juga akan memberikan injury tersendiri bagi anak hingga ia dewasa.
3. Mendapatkan pendidikan

Sebagai bekal masa depan, pendidikan berhak didapatkan oleh anak. Mother dan Father diharapkan mampu memberikan pendidikan terbaik untuk anak supaya ia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Tak hanya itu, pendidikan juga berpengaruh terhadap kebiasaan dan pola pikir anak ke depannya.
4. Mendapatkan kebutuhan preliminary

Kebutuhan pokok berupa sandang, pangan, papan tentunya menjadi hak anak yang wajib dipenuhi di rumah. Hak ini merupakan tugas utama sebagai orang tua untuk membesarkan dan merawat anak-anaknya.

Setiap keluarga sejatinya harus bisa menghargai hak dan kewajiban satu sama lain. Keduanya harus berjalan seimbang supaya kenyamanan serta kebahagiaan dalam keluarga bisa terjaga. Jadi, usahakan untuk menanamkan hak dan kewajiban anak di rumah sejak dini ya, Mother.

source:https://www.ruangmom.com/kewajiban-anak-di-rumah.html