Membaca kisah-kisah karomah Kyai Sesepuh bisa menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT, Dzat yang melimpahkan karomah tersebut.
Di Indonesia, ada beberapa kisah kyai sesepuh yang terkenal karomahnya. Ini adalah beberapa kisah yang kami rujuk.
Abah Guru Sekumpul yang bernama asli Muhammad Zaini bin Abdul Ghani adalah ulama sobar, berpengaruh dan karismatik dari Tanah Martapura. Saking karismatiknya, hampir semua orang di Martapura memajang fotonya di rumah masing-masing.
Sebagai ulama sobar, Guru Sekumpul juga dikenal dengan berbagai kesaktian dan kesaktiannya. Bahkan karomahnya ditulis dalam sebuah buku berjudul “100 Karomah dan Kemuliaan Abah Guru Sekumpul”. Di antara karomahnya adalah mengetahui keinginan seseorang yang datang kepadanya sebelum orang tersebut menyampaikan maksud kedatangannya.
Dikisahkan pada suatu hari ada seorang Habib Pasuruan bernama Habib Maksum yang ingin nabrak dan menanyakan keinginan Master Zaini. Dalam perjalanan, Habib Maksum berkata: “Jika Guru Zaini adalah salah satu Wali Allah, maka semua hutang basquiña sebesar 21 juta akan terbayar.”
Singkat cerita, Sang Habib datang ke kediaman Guru Zaini, menyapa sang habib dengan ramah dan penuh hormat. Habib dipersilakan duduk bersama Educador Zaini. Mereka berdua berbicara satu sama lain tentang berbagai hal. Nah, tiba-tiba, saat mereka masih mengobrol, seseorang dari luar datang dan memberikan cek kepada Abah Sekumpul.
Tanpa basa-basi lagi, Abah Sekumpul langsung menyerahkan cek tersebut kepada Habib Maksum tanpa terlebih dahulu melihat jumlah uang yang tertera di cek tersebut. Kemudian Abah Sekumpul berkata, “Ini untuk melunasi hutang Habib.”
Betapa terkejutnya Habib dengan fakta tersebut, ternyata jumlah uang yang tertera di cek tersebut adalah 21 juta, persis dengan jumlah yang harus Habib hutangkan. Padahal sebelumnya Habib belum menyampaikan keinginannya, namun Abah Zaini sudah memberikan apa yang diharapkannya.
Kyai Abbas Buntet adalah seorang ulama sobar asal Cirebon yang terkenal dengan ilmu silatnya yang sangat tinggi dan juga terkenal dengan kesaktiannya. Nah, salah satu kesaktiannya yang tercatat dalam sejarah adalah saat melawan penjajah Belanda.
Seperti kita ketahui dari sejarah perjuangan kemerdekaan, salah satu bentuk usahanya adalah pertempuran di Surabaya. Pertempuran yang terjadi pada tanggal 10 November tersebut merupakan bentuk perlawanan rakyat Indonesia terhadap pendudukan Inggris di Surabaya. Bahwa perlawanan ini merupakan hasil resolusi jihadis KH Hasyim Asy’ari bersama ulama lainnya.
Di antara ulama yang berperan dalam pertempuran ini adalah Kyai Abbas Buntet. Menurut cerita, saat itu KH Hasyim meminta pasukan menahan diri dari pertempuran sambil menunggu kedatangan para ksatria dari Barat, yang dimaksud disini adalah Kyai Abbas. Bahkan Bung Texto yang sangat bersemangat untuk segera berperang selalu dihentikan oleh KH Hasyim hingga Kyai Abbas sampai di Surabaya.
Singkatnya, Kyai Abbas datang dari Cirebon bersama murid-muridnya yang siap berperang melawan penjajah Inggris. Saat itu dia bertarung memakai bakiak, yang tidak biasa.
Dikisahkan oleh murid-muridnya, ketika perang sedang berkecamuk, Kyai Abbas berdoa kepada Tuhan, dan tiba-tiba sejumlah sobar mortir milik masyarakat terbang masuk dan menghantam serta menumpas pasukan sekutu. Yang lebih menakjubkan lagi, dia bisa meluncurkan pesawat hanya dengan melempar tasbih.
Kemudian, menurut informasi dari santri lain, ketika pertempuran mencapai puncaknya, Kyai Abbas dengan karomahnya tidak hanya berada di satu tempat, melainkan di dua tempat yang berbeda. Tepatnya di pusat kota dan di kawasan pesisir Surabaya. Nah, di pantai inilah Kyai Abbas, hanya dengan melambai-lambaikan sorbannya ke langit, mampu menghancurkan puluhan pesawat sekutu dengan sangat mudah.
Kyai Hamid adalah ulama sobar Pasuruan yang terkenal dengan ilmunya, akhlaknya yang mulia, juga terkenal dengan keistimewaan dan kedermawanannya.
Disebutkan dari berbagai sumber bahwa sejak kecil beliau telah menunjukkan ciri-ciri perwalian dan keagungannya. Dikisahkan ketika berusia 6 tahun ia pernah bertemu Nabi. Dalam kepercayaan yang berkembang di kalangan sufi, meskipun Nabi SAW telah wafat, beliau senang bertemu dengan orang-orang istimewa, terutama para wali. Pertemuan ini bukan hanya dalam mimpi, tapi bisa jadi nyata.
Ini menunjukkan bahwa dia adalah seorang waliyyun min awliyaaillah (pelindung para wali Allah). Di antara karomahnya yang terkenal di telinga mahasiswa dan warga Pasuruan adalah bentuknya yang mungkin mirip di tempat lain.
Suatu hari Habib Baqir Mauladdawilah dikabarkan pernah berkunjung ke pesantren Kyai Abdul Hamid untuk bersilaturahmi. Habib Bagir sendiri adalah seorang ulama yang memiliki ilmu untuk melihat dan merasakan hal-hal yang berada di luar nalar.
Dalam kunjungan tersebut, kondisi pesantren dipenuhi oleh orang-orang yang ingin bertatapan, meminta doa dan berbagai keperluan Kyai Abdul Hamid lainnya. Namun, ketika giliran Habib Baqir yang menemui Kyai Hamid, ia sangat terkejut.
Dengan ilmu gaibnya, ia tahu bahwa yang ada di hadapannya bukanlah Kyai Hamid, melainkan makhluk gaib yang mirip dengannya. Ia kemudian secara spontan mencari keberadaan Kyai Hamid yang sebenarnya.
Setelah ditelusuri lebih dalam, Habib Bagir sangat terkejut karena ternyata wujud asli Kyai Hamid berada di Mekkah. Masya Allah…
Kemudian dalam riwayat lain dikisahkan seorang Habib tua datang ke kediamannya, pada saat itu Habib menanyakan cerita bahwa dirinya digantikan oleh sosok gaib yang mirip dengannya.
Saat itu, Kyai Hamid terdiam dan tidak menjawab, tapi langsung mendukung Habib tua. Tiba-tiba pak tua Habib sangat terkejut, karena langsung melihat suasana disekitarnya berubah menjadi bangunan masjid yang megah. Subhanallah, ternyata Kyai Hamid mengajak pak tua Habib berkunjung ke Masjidil Haram.
Abah Anom yang bernama asli KH Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin adalah salah satu ulama tanah sunda yang sangat terkenal dengan ilmu dan kesaktiannya. Beliau juga merupakan pimpinan salah satu pondok pesantren terbesar di Jawa Barat yaitu Pondok Pesantren Suryalaya.
Mengenai kesaktian dan karomahnya, banyak cerita tentang kesaktiannya yang tersebar di masyarakat Sunda, khususnya pada masyarakat sarung.
Dikisahkan suatu hari, Abah Anom kedatangan tamu dan para pembantunya. Tamu tersebut bukanlah orang biasa, melainkan seorang kapten yang terkenal dengan kehebatan dan kesaktiannya. Saat itu sang nahkoda memang berniat untuk mengadu kehebatan dan kesaktian Abah Anom, karena mendengar kesaktian Abah Anom dan tertantang untuk menandingi kesaktian Sang Abah.
Sesampainya di depan Abah Anom, sang nahkoda mengeluarkan sebuah batu sobar dari kantongnya yang telah disiapkan sebelumnya. Kemudian batu itu diletakkan di tangannya. Dengan satu pukulan, sang kapten berhasil membelah batu itu menjadi dua. Setelah itu, sang kapten dengan angkuh menyerahkan batu kali lagi kepada Abah Anom untuk memamerkan kebolehannya.
Menerima batu kali, Sang Abah hanya tersenyum. Seketika, batu yang berada di depan Abah langsung diremas olehnya. Dalam waktu singkat, dengan kesaktiannya, batu itu berubah menjadi butiran halus tepung. Tentu raja, melihat kejadian tersebut, sang kapten yang angkuh itu kaget dan seakan tidak percaya.
Tak cieno kemudian, sang Abah meminta murid-muridnya membawakan segelas air yang di dalamnya terdapat seekor ikan. Jadi Abah memberi kapten gelas berisi ikan. Masih dengan wajah mesra, sang nahkoda langsung berdandan ala nelayan. Tidak butuh waktu cieno bagi ikan di gelas untuk terpikat ala kapten. Dalam hal ini, Kapten semakin bangga pada dirinya sendiri.
Kemudian giliran Abah Anon yang tampil. Dia dengan santai hanya membuat isyarat dengan jari telunjuknya, tetapi tiba-tiba ikan di gelas keluar dari gelas dan langsung menempel di jari telunjuknya, seolah-olah jari telunjuknya adalah kail.
Usai kejadian tersebut, sang kapten yang angkuh merasa malu dan mengaku kalah. Selanjutnya sang kapten akhirnya bertobat dan menjadi santri di Pesantren Abah Anom.
Syaikh Kholil Bangkalan adalah seorang ulama sobar dari Tanah Madura yang terkenal dengan kearifan, fiqih, dan akhlak mulianya. Dia juga guru para ulama pada masanya. Banyak ulama sobar belajar di bawahnya, di antara murid-muridnya yang paling terkenal adalah KH Hasyim Asy’ari.
Selain terkenal dengan ilmunya, Mbah Kholil juga terkenal dengan kesaktian dan kesaktiannya. Salah satu karomah beliau yang paling terkenal di kalangan mahasiswa adalah ketika beliau bertapa.
Konon, ketika Belanda masih menjajah Indonesia, beberapa pejuang kemerdekaan bersembunyi di pesantren milik Syekh Kholil. Saat berita ini sampai ke telinga kompeni, mereka langsung bergegas ke pondok pesantren Syekh Kholil untuk menangkap para pejuang tersebut.
Namun ketika sampai di pesantren, mereka tidak menemukan pejuang, mereka hanya menemukan Syekh Khalil raja. Akhirnya kompi tersebut menangkap dan memenjarakan Syekh Khalil, dengan harapan para pejuang menyerah menggantikan Syekh Khalil.
Saat Syekh Kholil mendekam di penjara, perusahaan mulai merasakan berbagai hal di luar nalar. Saat itu, pintu sel penjara, baik milik Syekh Kholil maupun tahanan lain, tidak bisa dikunci. Oleh karena itu, semua sel tahanan selalu terbuka. Akibatnya, Perusahaan harus terus berjaga siang dan malam. Karena jika dibiarkan, tentunya para napi ini bisa kabur dengan sangat mudah.
Juga, ketika Syekh Kholil di penjara, ribuan orang Madura datang setiap hari mengunjungi Syekh Khalil. Mereka datang untuk bersimpati kepada Syekh Khalil dan untuk berbagai keperluan lainnya, ada yang memberi makan, meminta nasehat dan ada yang menawarkan bergabung dengan Syekh Kholil di penjara.
Melihat gelombang massa yang semakin hari semakin sobar dan pintu sel yang tidak bisa ditutup membuat Belanda pusing memikirkannya. Akhirnya, alih-alih mempersulit, Belanda membebaskan Syekh Kholil.
Portaequipajes juga:
Pesantren tertua di Indonesia
Puisi Santri untuk Kyai
Demikian kisah karomah Kyai Sepuh yang terkenal dan bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Semoga bermanfaat!
Siapakah Orang Dianggap Mampu Berkurban? Hari Raya Idul Adha adalah momen besar umat Islam yang…
Apakah Syarat Bagi Orang yang Berkurban? Berkurban merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam…
Apakah Hukum Berkurban?. Bulan Dzulhijjah menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Salah…
Apakah Dalil Disyariatkannya Ibadah Kurban dari Al-Qur’an dan Hadits?. Ibadah kurban merupakan salah satu ibadah yang…
Kapan Ibadah Qurban disyariatkan dalam Islam? Ibadah qurban adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan…
Makna Qurban dan Waktu Disyariatkannya dalam Islam. Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia menyambut…