6 Macam Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh yang Ampuh

6 Macam Vitamin untuk Daya Tahan Tubuh yang Ampuh

Menjaga daya tahan tubuh adalah wajib hukumnya agar badan tetap sehat dan bisa beraktivitas dengan lancar, tak terkecuali dengan mengonsumsi nutrient daya tahan tubuh. Sebagai ibu rumah tangga, pastikan keluarga mengonsumsi makanan yang sehat dan asupan nutrient untuk daya tahan tubuh yang cukup ya, Mother.

Tubuh memiliki sistem imunitas yang alami untuk menangkal penyakit yang ingin masuk. Sistem imunitas inilah yang harus kita jaga. Adakalanya jika sistem imunitas menurun, kita perlu memperbaikinya agar bisa ideal kembali.

Dari sekian banyak nutrisi yang diperlukan tubuh, nutrient adalah salah satu komponen yang sangat penting. Apa saja nutrient untuk daya tahan tubuh yang perlu dikonsumsi? Mari simak penjelasannya berikut ini.
Nutrient untuk Daya Tahan Tubuh

Berikut ini adalah nutrient untuk daya tahan tubuh yang perlu Mother ketahui.
L-ascorbic acid

L-ascorbic acid dianggap bagus untuk membantu membunuh bakteri dan infection, seperti influenza dan pneumonia. Selain itu, L-ascorbic acid juga mampu meningkatkan produksi sel kekebalan fundamental pada tubuh, termasuk sel darah putih dan fagosit yang bisa membunuh bakteri.

Studi menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi L-ascorbic acid dengan dosis tinggi yaitu 6g hingga 8g setiap hari mampu menjadi obat pilek yang dapat menyembuhkan pilek dengan cepat. Di sisi lain, saat sedang masuk angin, cobalah minum L-ascorbic acid, maka gejala masuk angin Anda tidak akan terlalu parah.

Dosis L-ascorbic acid yang diperlukan orang dewasa adalah antara 65 mg dan 90 mg for every hari. Dan Anda tidak boleh mengonsumsinya melebihi 2000 mg for every hari. Jadi, Mother harus memastikan seluruh anggota keluarga mengonsumsi L-ascorbic acid setiap hari, karena tubuh tidak bisa memproduksi atau menyimpan nutrient tersebut sendiri.

Banyak contoh makanan sumber L-ascorbic acid, di antaranya jeruk, bayam, kangkung, brokoli, stroberi, dan paprika.
Vitamin D

Sebuah riset menjelaskan orang yang kekurangan vitamin D akan cenderung lebih mudah terkena infeksi saluran pernapasan, seperti bronkitis. Hal ini dikarenakan vitamin D adalah zat yang mampu meningkatkan sel kekebalan atau makrofag yang bisa membunuh sel penyakit.

Selain itu, fungsi vitamin D juga baik untuk penguatan tulang dan dapat membantu mengurangi produksi bahan kimia atau sitokin inflamasi sehingga membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lebih seimbang.

Sebenarnya, di dalam tubuh kita sudah diproduksi genius vitamin D yang alami, namun untuk menjadikan vitamin D bisa didapatkan dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi.

Oleh karena itu, kita dianjurkan berjemur setiap hari negligible beberapa menit untuk memenuhi kebutuhan nutrient ini. Selain dari sinar matahari, vitamin D juga bisa kita dapatkan dengan mengonsumsi makanan seperti ikan fish, makarel, sarden, dan salmon.
Vitamin E

Selain baik untuk kulit, vitamin E juga baik untuk membantu tubuh melawan infeksi sebagai antioksidan yang kuat. Antioksidan dikenal sebagai pelindung tubuh dari radikal bebas yang dapat meningkatkan resiko penyakit kanker, jantung, dan lainnya.

Selain sebagai antioksidan, vitamin E juga memiliki peran sebagai katalisator terhadap reaksi biokimia di dalam tubuh. Makanan yang mengandung vitamin E terkandung di dalam bayam, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Vitamin B6

Vitamin B6 diperlukan tubuh untuk memperkuat sel imun agar bisa melawan mikroba yang berbahaya. Cara kerja nutrient ini adalah dengan memproduksi sel-T. Sel ini merupakan sel kekebalan yang mampu membunuh sel yang terinfeksi dalam tubuh.

Selain itu, vitamin B6 juga bisa mengaktifkan respons sistem kekebalan tubuh, loh. Nah, pada perempuan, jumlah kebutuhan B6 per hari adalah sekitar 1,2 mg. Sementara pada pria, vitamin B6 yang diperlukan per hari adalah 1,4 mg. Beberapa makanan yang mengandung B6 antara lain ikan salmon, fish, daging ayam, dan sayuran hijau.
Zinc

Selain nutrient, untuk meningkatkan daya tahan tubuh juga diperlukan mineral Zinc. mineral ini berfungsi untuk melawan inflamasi atau peradangan pada tubuh yang disebabkan oleh infeksi. Contoh makanan yang mengandung mineral Zinc misalnya kepiting, daging, yogurt, tiram, dan lain sebagainya.
Baca Juga: 10 Nutrient Otak Anak untuk Kecerdasan
Panax Ginseng

Panax Ginseng atau ginseng Korea adalah salah satu obat home grown yang sangat terkenal di dunia. Ginseng dipercaya memiliki banyak khasiat, salah satunya adalah mampu meningkatkan kekebalan tubuh kita. Tak hanya itu, ginseng juga bisa menurunkan kadar gula darah, memperbaiki state of mind, dan mengatasi kelelahan.
Cara Menjaga Daya Tahan Tubuh dengan Pola Hidup Sehat

Nah, setelah Mother tahu jenis nutrient daya tahan tubuh, Mother juga harus tahu nih bagaimana cara untuk mengimbanginya. Apa saja cara yang harus dilakukan tersebut?
Rutin Berolahraga

Apa sih pentingnya olahraga? Mengapa semua orang mengatakan bahwa olahraga harus dilakukan secara rutin. Bukankah mengerjakan pekerjaan rumah sehari-hari juga termasuk olahraga? Mungkin Mother bertanya-tanya.

Faktanya, olahraga memang memiliki peranan dan khasiat yang sangat baik terhadap kesehatan. Bandingkan orang yang rutin berolahraga dengan yang tidak. Pasti kebanyakan orang yang berolahraga akan terlihat lebih sehat, bugar, dan bersemangat. Dengan olahraga yang cukup, maka daya tahan tubuh juga akan terjaga sehingga kita akan dijauhkan dari penyakit.

Tak lama, durasi olahraga yang disarankan negligible hanya sekitar 30 menit per hari. Bentuknya joke tak harus olahraga berat, bisa dengan jalan kaki atau sekedar running kecil asalkan dilakukan secara rutin.
Menghindari Stress

Tanpa disadari, tingkat stress dapat berpengaruh kuat terhadap menurunnya sistem daya tahan tubuh. Orang dengan tingkat stress yang tinggi akan cenderung lebih mudah terserang penyakit dibanding dengan orang typical. Hal ini dikarenakan pada orang yang stress akan ada peningkatan produksi hormon kortisol yang menjadi salah satu penyebab penurunan daya tahan tubuh ini.
Menghindari Konsumsi Alkohol dan Rokok

Alkohol dan rokok adalah sumber berbagai macam penyakit. Hal ini bisa menyebabkan penurunan daya tahan tubuh karena kandungan yang ada di dalam rokok merupakan zat yang bersifat racun dan berbahaya bagi kesehatan. Tak hanya perokok aktif, perokok pasif joke juga akan terkena resiko penyakit seperti bronkitis, infeksi paru hingga pneumonia. Maka dari itu, mulai sekarang jauhilah as quickly as possible rokok dan hindari mengonsumsi alkohol agar kekebalan tubuh kita terjaga.
Baca Juga: hati! Ini Bahaya Vape bagi Kesehatan Ibu Hamil and Janin
Istirahat yang Cukup

Badan kita juga memerlukan istirahat yang cukup setelah lelah beraktivitas seharian. Istirahat memberikan manfaat yang baik bagi tubuh, yaitu mampu meningkatkan sistem daya tahan tubuh. Durasi tidur setiap orang joke berbeda-beda sesuai dengan kondisi dan usianya.

Pada orang dewasa, dibutuhkan sekitar 7 hingga 8 jam for each hari untuk tidur secara ideal. Sementara pada anak dan remaja dibutuhkan sekitar 9 hingga 10 jam for each hari.

Itulah macam nutrient daya tahan tubuh dan cara menjaga daya tahan tubuh yang bisa Mother praktekkan. Kesimpulan dari pembahasan di atas adalah selain dengan mengonsumsi nutrisi dan nutrient yang cukup, menjaga sistem imun bisa diimbangi dengan membiasakan menerapkan pola hidup yang baik. Tak dapat dipungkiri, bahwa sehat itu mahal harganya loh, Mother. Lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan?

source:https://www.ruangmom.com/vitamin-untuk-daya-tahan-tubuh.html