Categories: Khasanah Islam

9 hadits tentang riba: hukum dan ancaman

Saat ini hampir pasti hampir semua orang mengenal dan mengetahui istilah riba. Padahal, bukan hanya mengetahui, banyak umat Islam yang melakukan transaksi ribawi. Tapi apakah Anda benar-benar tahu hukum riba dalam Islam? Untuk menjawab pertanyaan ini, kami telah menyusun beberapa hadits tentang riba.

Semoga dengan membaca dan memahami hadits-hadits yang telah kami kumpulkan ini, Anda dapat mengetahui tentang hukum riba dalam Islam secara umum.

Hadits 1: Harta Ribawi

Atas wewenang Malik bin Aws, dia mengatakan kepadanya bahwa dia telah meminta pertukaran seratus dinar, jadi Thalhah bin Ubayd Allah menelepon falda dan kami bernegosiasi selama dia bisa. Dia kemudian mengambil emas itu dan menyerahkannya ke tangannya. , lalu dia berkata: “Sampai bendaharawanku datang dari hutan, dan Umar mendengarnya. Buanglah sampai kamu menjauh darinya. Rasulullah, semoga damai dan doa-doa Allah besertanya, mengatakan: Basquiña berdoa untuk emas. Tuhan untuk Ha dan Ha, dan gandum untuk gandum adalah Tuhan tetapi Ha dan Ha, dan jelai untuk jelai adalah Tuhan tetapi Ha dan Ha, dan kurma untuk kurma adalah Tuhan kecuali Ha dan Ha. A ha ha ha

PENJELASAN: Dia diberitahu oleh Malik bin Aus bahwa dia sedang mencari sharf (komoditas) yang akan dia beli seharga seratus dirham. Maka Tholhah bin ‘Ubaidullah memanggilku dan kami saling menceritakan harga yang dia beli dariku dan dia mengambil emas sebagai pembayaran sambil berkata, “Sampai pemilik toko kami datang dari hutan.” ‘Umar mendengar kata-kata ini dan berkata: “Demi Allah, jangan tinggalkan dia sampai kamu menerima pembayaran darinya karena Rasulullah, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, berkata:” Membeli dan menjual emas dengan emas adalah riba’ kecuali ini (efektif, efektif), beras dengan beras adalah riba’ kecuali dengan estado ini (efektif, efektif), gandum dengan gandum adalah interés’ kecuali dengan estado ini (efektif, efektif) dan kurma dengan kurma adalah riba’ kecuali dengan estado ini (efektif, efektif).” (HR Bukhari)

Hadits 2: Terlaknat bagi orang yang memakan riba

Atas otoritas Mughira, katanya, Shabak bertanya kepada Ibrahim, dan dia memberi tahu kami bahwa atas otoritas Alqamah, atas otoritas Abdullah, dia berkata: “Utusan Tuhan, semoga damai dan doa Tuhan menyertainya , terkutuk”. Pemakan riba dan yang membayarnya, dia berkata: Basquiña berkata, dan notarisnya dan dua orang saksi. Dia berkata: Kami hanya menceritakan apa yang kami dengar.

Artinya: Dari Mughira ia berkata: “Sybak bertanya kepada Ibrahim, lalu meriwayatkan kepada kami dari ‘Alqamah dari Abdullah, ia berkata: “Rasulullah, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, melaknat orang yang memakan riba dan orang yang memerintahkan mereka . untuk memakannya.” Alqamah berkata, “Basquiña tanya, bagaimana dengan) sekretaris yang membuat akta riba dan saksi-saksinya?” dia menjawab, “Kami hanya meriwayatkan sesuatu yang kami dengar.” (HR Muslim)

Hadits 3: Dosa riba sekecil apapun

Atas otoritas Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah, semoga damai dan doa Allah besertanya, mengatakan: riba adalah tujuh puluh jam, yang paling mudah bagi seorang pria untuk menikahi ibunya.

Artinya: Atas wibawa Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Riba ada tujuh puluh tingkatan, yang paling ringan adalah seperti seseorang yang berzina dengan ibunya.” . (HR Ibnu Majah)

Hadits 4: Deskripsi riba di akhirat

Atas otoritas Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah, semoga damai dan doa Allah besertanya, berkata: “Aku datang di malam hari bersama keluargaku ke kota yang perutnya seperti rumah. Wahai ular terlihat dari luar perut mereka, maka aku berkata, “Siapakah ini, wahai Jibril?” Dia berkata, “Mereka adalah pemakan riba.”

Artinya: Atas wibawa Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Pada malam Isra Mi’raj, aku datang ke sebuah desa yang perutnya seperti rumah-rumah yang dihuni. oleh ular dan bisa dilihat dari luar perut mereka. Basquiña bertanya, “Wahai Jibril, siapakah mereka?” Dia menjawab, “Mereka adalah para rentenir.” (HR Ibnu Mayah)

Hadits 5: Riba belakangan ini

Atas otoritas Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah, semoga damai dan doa Allah besertanya, berkata: Akan tiba saatnya orang akan mengkonsumsi riba. Dia mendapatkannya dari debunya.

Artinya: Atas otoritas Abu Hurairah, dia berkata, Rasulullah, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian, bersabda: “Akan tiba saatnya bagi umat manusia ketika mereka akan makan riba, dan mereka yang tidak memakannya akan menemukan debunya.” (HR Nansa’i)

Hadits 6: Riba seperti tenggelam di sungai darah

Samura bin Jundub, semoga Tuhan meridhoi dia, berkata: Nabi, semoga doa dan damai Allah besertanya, berkata: “Basquiña melihat dua pria malam ini yang datang kepada falda dan membawa mereka keluar. Ke tanah suci, seperti ini yang Kami pergi”. sampai kami tiba di sungai darah di mana seorang pria berdiri, dan di tengah sungai ada seorang pria di depannya. pria itu melempar Dengan sebuah batu di mulutnya, dia membawanya kembali ke tempatnya, jadi setiap kali dia keluar, dia melemparkan batu ke arahnya, dan dia kembali seperti semula, jadi aku berkata: Apa ini? “Orang yang kamu lihat di sungai memakan riba.

Artinya: Dari Samrah bin Jundub, semoga Allah memberkahi dan memberinya kedamaian, katanya; Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Suatu malam aku bermimpi bahwa dua orang menemukanku dan membawaku ke Tanah Suci. Kemudian kami berangkat hingga tiba di sebuah sungai yang airnya terbuat dari darah. Ada seseorang yang berdiri di tengah sungai dan seorang lagi (di tepian) memegang sebuah batu. Kemudian laki-laki yang berada di tengah sungai itu mendekatinya dan setiap kali ia ingin keluar dari sungai, laki-laki yang membawa batu itu akan melempar dia dengan batu ke mulutnya sampai dia kembali ke tempatnya di tengah sungai dan berikut terjadi bahwa setiap dia ingin keluar dari sungai, dia akan dilempari batu sampai dia kembali ke tempatnya lagi falda bertanya , “Apa artinya ini?” Maka orang yang falda lihat dalam mimpi falda berkata : “Orang yang kamu lihat di sungai itu adalah pemakan riba” (HR Bukhari)

Hadits 7 : Riba termasuk hal-hal yang merugikan pelakunya

Atas otoritas Abu Hurairah, Rasulullah, semoga damai dan doa Allah besertanya, dia berkata: “Hindari tujuh hal yang mematikan.” Dikatakan: “Wahai Rasulullah, apa itu politeisme?” Dia berkata. Demi Tuhan, ketamakan, dan membunuh jiwa yang dilarang Tuhan, kecuali dengan hak, dan menghabiskan riba, dan menghabiskan uang anak yatim, dan melarikan diri dari medan perang, dan memfitnah rasa sakit. Benteng orang percaya yang tidak menaruh curiga

Artinya: Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jauhi tujuh hal yang merusak”, dikatakan, “Wahai Rasulullah, apakah hal-hal yang merusak itu?” Dia menjawab: “Menyetubuhi Allah, kikir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan hak, mengambil riba, memakan harta anak yatim, melarikan diri dari perang, dan mencela wanita mukmin yang suci dan baik. melakukan zina.” (HR Nansa’i)

Hadits 8: Saksi dan pencatat transaksi riba

Atas otoritas Jabir, dia berkata: Utusan Allah, semoga kedamaian dan doa-doa Allah besertanya, melaknat pemakan riba, yang membayarnya, yang menulisnya dan dua saksinya. , dan mengatakan bahwa mereka adalah sama

Artinya: Atas otoritas Jabir, dia berkata: “Rasulullah, semoga kedamaian dan doa-doa Allah menyertainya, mengutuk lintah darat, orang yang memesan riba, juru tulisnya dan saksi-saksinya.” Dia berkata: “Mereka semua sama.” (SDM Muslim)

Hadits 9: Praktek Riba mengundang hukuman dari Allah

Utusan Tuhan, semoga kedamaian dan doa-doa Allah besertanya, mengatakan: Jika perzinahan dan riba muncul di sebuah desa, maka mereka telah menimpakan hukuman Tuhan atas diri mereka sendiri.

Artinya : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ketika perzinahan dan praktek ribawi merajalela di suatu negara, maka penduduk negara tersebut telah mengesahkan diri untuk dihukum oleh Allah.” . (HR. Al Hakim).

Penutup

Seberapa jelaskah gambaran riba secara umum? Dari hadits di atas dapat disimpulkan bahwa hukum riba dalam Islam adalah haram. Semoga dengan mempelajari dan memahami kumpulan hadits tentang riba ini, Anda terhindar darinya ya. Oh iya, kalau kamu tahu hadits lain yang masih berkaitan dengan riba, bisa ditulis di kolom komentar ya.

Portaequipajes juga:

5 hadits tentang hutang dan hutang: hukum dan keutamaannya

5 hadits tentang pemimpin tiran: ancaman dan sikap kita

admin

Recent Posts

Siapakah Orang Dianggap Mampu Berkurban? Panduan Lengkap + 7 Kriteria Penting

Siapakah Orang Dianggap Mampu Berkurban? Hari Raya Idul Adha adalah momen besar umat Islam yang…

1 year ago

Apakah Syarat Bagi Orang yang Berkurban? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Syarat Bagi Orang yang Berkurban? Berkurban merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam…

1 year ago

Apakah Hukum Berkurban? Penjelasan Lengkap Menurut Islam

Apakah Hukum Berkurban?. Bulan Dzulhijjah menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Salah…

1 year ago

Apakah Dalil Disyariatkannya Ibadah Kurban dari Al-Qur’an dan Hadits?

Apakah Dalil Disyariatkannya Ibadah Kurban dari Al-Qur’an dan Hadits?. Ibadah kurban merupakan salah satu ibadah yang…

1 year ago

Kapan Ibadah Qurban Disyariatkan Dalam Islam?

Kapan Ibadah Qurban disyariatkan dalam Islam? Ibadah qurban adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan…

1 year ago

Makna Qurban dan Waktu Disyariatkannya dalam Islam

Makna Qurban dan Waktu Disyariatkannya dalam Islam. Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia menyambut…

1 year ago