Doa Sujud Terakhir menurut Rasulullah SAW

Mothers, simak seperti apa doa sujud terakhir berikut ini.

Salat merupakan ibadah wajib yang dilakukan oleh umat muslim. Selain sebagai kewajiban, salat dilakukan sebagai bentuk komunikasi sekaligus mendekatkan diri kepada Sang Maha Pencipta.

Melansir dari jurnal UIN Suska, salat merupakan rukun Islam yang kedua sekaligus rukun Islam yang utama ditekankan setelah kalimat syahadat.

Salat merupakan rangkuman berbagai ibadah termasuk di antaranya berzikir, tilawah, berdiri menghadap Allah, berdoa, tasbih, takbir, dan bersujud.

Saat bersujud, Rasulullah SAW menganjurkan untuk memperbanyak doa. Sebab, sujud adalah momen terdekat antara Allah dengan hambanya. Meski begitu, berdua di waktu sujud ini dianjurkan untuk mereka yang salat sendiri bukan sedang berjamaah.

Lalu, seperti apa doa sujud terakhir? Dalam artikel ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai doa sujud terakhir. Yuk, simak penjelasannya, Mothers!

Doa Sujud Terakhir

Anjuran doa sujud terakhir, tercatat dalam hadis HR Muslim, Abu Dawud, An-Nasa’i, yang berbunyi:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ

Artinya, “Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, ‘Force terdekat seorang hamba dan Tuhannya adalah ketika sujud. Oleh karena itu, perbanyaklah doa saat itu,'” (HR Muslim, Abu Dawud, An-Nasa’i). Berikut ini kumpulan doa sujud terakhir menurut Rasulullah.

Berikut ini rangkaian doa sujud terakhir dan rukuk yang dipanjatkan oleh Nabi Muhammad SAW menurut Imam Muslim, melansir dari NU On the web.

Sayyidatina Aisyah RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW memperbanyak doa berikut ini ketika rukuk dan sujud.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي

Subhānakallāhumma rabbanā wa bi hamdik. Allāhummaghfir lī.

Artinya, “Maha Suci Engkau ya Allah, Tuhan kami. Segala puji bagi-Mu wahai Tuhanku. Ampunilah dosaku.”

Suatu malam, Sayyidatina Aisyah RA sedang mencari nabi kemudian ia mengatakan, “Kupikir beliau pergi untuk menemui salah seorang istrinya. Setelah kucari dan ku kembali, ternyata aku mendapatinya sedang rukuk atau sujud.”

Dalam sujudnya itu, Nabi Muhammad SAW memanjatkan doa sebagai berikut:

سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Subhānaka wa bi hamdik. Lā ilāha illā anta.

Artinya: “Maha Suci Engkau. Segala puji bagi-Mu. Tiada tuhan selain Engkau.”

Selain itu, Sayyidatina Aisyah RA juga menjelaskan bahwa Rasulullah SAW membaca bacaan lainnya ketika sujud dan rukuk, yakni:

سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ

Subbūhun quddūsun rabbul malā’ikati war rūh.

Artinya, “Maha bersih dan maha suci (Engkau), Tuhan malaikat dan roh (malaikat besar/Jibril/makhluk lain yang tidak terlihat oleh malaikat).”

Adapun berikut ini doa sujud terakhir menurut Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

Sahabat Abu Hurairah RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW berdoa dalam sujudnya sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ دِقَّهُ وَجِلَّهُ وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ

Allâhummaghfirlî dzanbî kullah, diqqahû wa jillah, wa awwalahû wa âkhirah, wa ‘alâniyatahû wa sirrah.

Artinya, “Tuhanku, ampunilah aku dari segala dosa baik kecil maupun besar, awal maupun akhir, dan dosa yang terang-terangan maupun yang tersembunyi.”

Selain itu, Sayyidatina Aisyah RA menyebutkan bahwa Rasulullah SAW sebelum wafat memperbanyak baca doa sujud terakhir sebagai berikut dalam sujudnya:

سُبْحَانَكَ وَبِحَمْدِكَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Subhānaka wa bi hamdik. Astaghfiruka wa atūbu ilaik.

Artinya, “Maha Suci Engkau (ya Allah). Segala puji bagi-Mu. Aku memohon ampunan kepada-Mu. Aku bertobat kepada-Mu.”

Tak hanya itu, Sayyidatina Aisyah RA juga mengungkapkan bahwa sejak diturunkannya Surat An-Nashr menjelang wafatnnya, ia belum pernah melihat Rasulullah SAW salat membaca doa sujud terakhir ini:

سُبْحَانَكَ رَبِّي وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي

Subhānaka rabbī wa bi hamdik. Allāhummaghfir lī.

Artinya, “Maha Suci Engkau, Tuhanku. Segala puji bagi-Mu. Ya Allah, ampunilah dosaku.”

Selain itu, Sayyidatina Aisyah RA joke turut mengatakan bahwa Rasulullah SAW memperbanyak baca doa ketika sujud:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Subhānallāhi wa bi hamdih. Astaghfirullāha wa atūbu ilaih.

Artinya, “Maha Suci Allah. Segala puji bagi-Nya. Aku memohon ampunan kepada Allah. Aku bertobat kepada-Nya.”

Sahabat Abu Hurairah RA meriwayatkan dari Sayyidatina Aisyah RA bahwa ia suatu malam mendapati Rasulullah SAW tidak di tempat tidur. Ia mencarinya dan tangannya jatuh pada telapak kedua kaki Rasulullah yang sedang sujud di masjid sambil berdoa sebagai berikut:

اللَّهُمَّ أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Allāhumma a’ūdzu bi ridhāka min sakhathika, wa bi mu’āfātika min ‘uqūbatika. Wa a’ūdzu bika minka. Lā uhshī tsnā’an ‘alaika anta kamā atsnaita ‘alā nafsika.

Artinya, “Ya Allah, aku berlindung dengan ridha-Mu dari murka-Mu, dengan maaf-Mu dari siksa-Mu. Aku berlindung kepada-Mu daripada siksa-Mu. Aku tidak sanggup membilang pujian atas diri-Mu sebagaimana Kau membilang pujian atas diri-Mu sendiri.” Wallahu a’lam.

Itulah kumpulan doa sujud terakhir yang bisa Mothers praktikkan saat salat lima waktu. Jangan lupa untuk mengajarkan anak doa tersebut sejak kecil ya, Mothers.

Agar iman anak semakin kuat dan selalu ingat untuk menyembah Allah SWT sekaligus tidak melalaikan kewajibannya sebagai umat muslim yakni berdoa dan menyembah Allah juga Rasul-Nya.

Semoga, dengan selalu berdoa kepada-Nya, Mothers sekeluarga selalu mendapatkan berkah, rahmat, dan kebaikan dari Allah SWT.

source:https://www.orami.co.id/magazine/doa-sujud-terakhir