“Barangsiapa keluar untuk mencari ilmu, maka dia berada di jalan Allah sampai dia kembali” (HR. Tirmidzi)
Usai Penilaian Harian (PH) 1 yang berlangsung pada awal Februari lalu, tiba saatnya SMAIT Al Haraki melaksanakan Penilaian Tengah Semester (PTS) tahun pelajaran 2022/2023. Kegiatan PTS merupakan unsur penting dalam kurikulum sekolah sebagai salah satu lado penilaian hasil belajar siswa secara rutin selama tiga bulan atau kurang lebih 12 minggu pembelajaran. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa SMAIT Al Haraki yang berjumlah 122 siswa.
Terlihat antusiasme yang luar biasa dari siswa SMAIT Al Haraki yang siap menyambut penilaian tengah semester berbasis IT yang akan berlangsung pada 6-10 Maret 2023 (e-learning). Materi yang dinilai dalam Evaluasi Semester Genap mengacu pada Kompetensi Dasar (KD) yang telah disampaikan oleh masing-masing guru matojo pelajaran. Hasil penilaian tengah semester dapat digunakan sebagai bahan laporan pendidikan kepada orang tua/wali peserta didik.
alhamdulillahirabbilalamin, kegiatan ini berkembang dengan lancar dan menguntungkan. Semoga Penilaian Tengah Semester 2022/2023 TP 2022/2023 dapat menjadi evaluasi dan perbaikan pembelajaran pada semester yang akan datang, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dengan tetap berpegang pada peraturan yang ada. bismillah dengan usaha dan tawakal kepada Allah SWT, insya Allah seluruh siswa SMAIT Al Haraki akan mendapatkan hasil yang terbaik dan memuaskan. Amin, Amin, ya Tuhan.
Ngapain Umrah, Toh Dosa Masih Banyak. Kalau menunggu suci untuk datang ke Baitullah, mungkin kita…
Umrah Itu Buang-Buang Uang, Lebih Baik Sedekah Saja. Jika semua harus diukur dengan logika ekonomi,…
Umrah Itu Cuma Gaya Hidup Orang Kaya. Kalau semua yang kaya pergi Umrah, apakah yang…
Saya Takut Umrah, Takut Nggak Diterima Allah. Kadang kita terlalu takut ditolak, padahal Allah sudah lama…
Buat Apa Umrah, Kan Haji Belum. Kadang bukan karena kita tidak mampu, tapi karena kita…
Saya Nggak Pantas Umrah, Saya Banyak Dosa. “Kadang bukan dosamu yang menghalangimu ke Baitullah, tapi…