Hukum dan Tatacara Menyebelih Hewan Qurban Saat Ibadah Haji

Hukum dan Tatacara Menyebelih Hewan Qurban Saat Ibadah Haji. Dalam pelaksanaan ibadah haji, kita mengenal ada tiga jenis cara ibadah haji. Haji Qiran, Haji Tamattu’ dan Haji Ifrad. Diwajibkan menyembelih hewan qurban apabila kita melaksanakan haji Qiran dan Haji Tamattu’. Berikut ini adalah Hukum dan tatacara menyembelih hewan qurban dalam Kitab Shoheh Bukhori.

=======================================================================

Biaya Ibadah Haji Plus Tahun Ini Langsung Berangkat

Mulai 12,5 $US

Hubungi: H. SUDJONO AF 081388097656 – WA

======================================================================

Hukum Tatacara menyebelih hewan qurban pada ibadah haji

Hukum Tatacara menyebelih hewan qurban pada ibadah haji

DAFTAR ISI :

  • Hukum Seorang Lelaki Menyembelihkan Sapi Qurban Untuk Para Isterinya Tanpa Permintaan Dari Mereka
  • Menyembelih Hewan Qurban Di Tempat Penyembelihan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Di Mina
  • Hukum Orang Yang Menyembelih Hewan Qurban Dengan Tangannya
  • Hukum Menyembelih Unta Qurban Dengan Terikat
  • Hukum Menyembelih Hewan Qurban Dengan Berdiri
  • Penjagal Tidak Diberi Bagian Dari Hadyu
  • Hukum Sedekah Dengan Kulit Hewan Qurban
  • Sedekah Dengan Kain Pelana Hewan Qurban
  • Hukum Menyembelih Qurban Sebelum Mencukur Rambut atau Tahalul

 

 

Hukum Seorang Lelaki Menyembelihkan Sapi Qurban Untuk Para Isterinya Tanpa Permintaan Dari Mereka

No. Hadist: 1594

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَتْ سَمِعْتُ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا تَقُولُ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِخَمْسٍ بَقِينَ مِنْ ذِي الْقَعْدَةِ لَا نُرَى إِلَّا الْحَجَّ فَلَمَّا دَنَوْنَا مِنْ مَكَّةَ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ إِذَا طَافَ وَسَعَى بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ أَنْ يَحِلَّ قَالَتْ فَدُخِلَ عَلَيْنَا يَوْمَ النَّحْرِ بِلَحْمِ بَقَرٍ فَقُلْتُ مَا هَذَا قَالَ نَحَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَزْوَاجِهِ قَالَ يَحْيَى فَذَكَرْتُهُ لِلْقَاسِمِ فَقَالَ أَتَتْكَ بِالْحَدِيثِ عَلَى وَجْهِهِ

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Yusuf telah mengabarkan kepada kami Malik dari Yahya bin Sa’id dari ‘Amrah binti ‘Abdurrahman berkata; Aku mendengar ‘Aisyah radliallahu ‘anha berkata: “Kami keluar bersama Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam pada lima hari terakhir bulan Dzul Qa’dah yang tujuan kami tidak lain kecuali untuk menunaikan hajji. Ketika kami sudah dekat dengan kota Makkah, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam memerintahkan: “Barangsiapa yang tidak membawa Hadyu (hewan qurban) apabila telah thawaf di Ka’bah Baitullah dan sa’iy di bukit Shafaa dan Marwah hendaklah dia bertahallul”. ‘Aisyah radliallahu ‘anha berkata: “Ketika hari Nahar kami dikirimi daging sapi lalu aku bertanya; “Apa ini?. Dia menjawab: “Ini kurban Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam atas nama isteri-isteri Beliau”. Yahya berkata; Lalu aku ceritakan kepada Al Qasim, maka dia berkata: “Dia menyampaikan hadis kepadamu secara langsung?”.

 

Menyembelih Hewan Qurban Di Tempat Penyembelihan Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Di Mina

No. Hadist: 1595

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ سَمِعَ خَالِدَ بْنَ الْحَارِثِ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ كَانَ يَنْحَرُ فِي الْمَنْحَرِ قَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ مَنْحَرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim dia mendengar Khalid bin Al Harits telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidullah bin ‘Umar dari Nafi’ bahwa ‘Abdullah radliallahu ‘anhu menyembelih hewan qurban pada tempat penyembelihannya”. Berkata, ‘Ubaidullah: Yaitu tempat penyembelihan hewan qurban Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam.

No. Hadist: 1596

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا كَانَ يَبْعَثُ بِهَدْيِهِ مِنْ جَمْعٍ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ حَتَّى يُدْخَلَ بِهِ مَنْحَرُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَ حُجَّاجٍ فِيهِمْ الْحُرُّ وَالْمَمْلُوكُ

Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al Mundzir telah menceritakan kepada kami Anas bin ‘Iyadh telah menceritakan kepada kami Musa bin ‘Uqbah dari Nafi’ bahwa Ibnu’Umar radliallahu ‘anhuma mengirim hewan qurbannya dari Jama’ pada akhir malam hingga dibawa masuk pada tempat penyembelihan hewan qurban Nabi Shallallahu’alaihiwasallam, bersama para jama’ah hajji yang terdiri dari orang-orang merdeka dan para budak”.

 

Hukum Orang Yang Menyembelih Hewan Qurban Dengan Tangannya

No. Hadist: 1597

حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ بَكَّارٍ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَنَسٍ وَذَكَرَ الْحَدِيثَ قَالَ وَنَحَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ سَبْعَ بُدْنٍ قِيَامًا وَضَحَّى بِالْمَدِينَةِ كَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ مُخْتَصَرًا

Telah menceritakan kepada kami Sahal bin Bakar telah menceritakan kepada kami Wuhaib dari Ayyub dari Abu Qalabah dari Anas lalu menyebutkan hadits, katanya: “Nabi Shallallahu’alaihiwasallam menyembelih tujuh ekor unta dengan tangannya sendiri dalam keadaan berdiri dan di Madinah Beliau berqurban dua ekor kambing yang gemuk dan bertanduk pendek.

 

Hukum Menyembelih Unta Qurban Dengan Terikat

No. Hadist: 1598

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ عَنْ يُونُسَ عَنْ زِيَادِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ رَأَيْتُ ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَتَى عَلَى رَجُلٍ قَدْ أَنَاخَ بَدَنَتَهُ يَنْحَرُهَا قَالَ ابْعَثْهَا قِيَامًا مُقَيَّدَةً سُنَّةَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ شُعْبَةُ عَنْ يُونُسَ أَخْبَرَنِي زِيَادٌ

READ :  Inilah 12 Hikmah Ibadah Haji dan Umroh

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin Maslamah telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zurai’ dari Yunus dari Ziyad bin Jubair berkata: Aku melihat Ibnu ‘Umar radliallahu ‘anhu mendatangi seseorang yang tengah membaringkan unta yang akan disembelihnya lalu berkata: “Jadikanlah dia dalam keadaan berdiri dan terikat sebagai sunnah Muhammad Shallallahu’alaihiwasallam”. Dan berkata, Syu’bah dari Yunus telah mengabarkan kepada saya Ziyad.

 

Hukum Menyembelih Hewan Qurban Dengan Berdiri

No. Hadist: 1599

حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ بَكَّارٍ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ صَلَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الظُّهْرَ بِالْمَدِينَةِ أَرْبَعًا وَالْعَصْرَ بِذِي الْحُلَيْفَةِ رَكْعَتَيْنِ فَبَاتَ بِهَا فَلَمَّا أَصْبَحَ رَكِبَ رَاحِلَتَهُ فَجَعَلَ يُهَلِّلُ وَيُسَبِّحُ فَلَمَّا عَلَا عَلَى الْبَيْدَاءِ لَبَّى بِهِمَا جَمِيعًا فَلَمَّا دَخَلَ مَكَّةَ أَمَرَهُمْ أَنْ يَحِلُّوا وَنَحَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ سَبْعَ بُدْنٍ قِيَامًا وَضَحَّى بِالْمَدِينَةِ كَبْشَيْنِ أَمْلَحَيْنِ أَقْرَنَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami Sahal bin Bakar telah menceritakan kepada kami Wuhaib dari Ayyub dari Abu Qalabah dari Anas radliallahu ‘anhu berkata; Nabi Shallallahu’alaihiwasallam melaksanakan shalat Zhuhur di Madinah empat raka’at dan shalat ‘Ashar di Dzu Hulaifah dua raka’at lalu Beliau bermalam disana. Ketika pagi harinya Beliau mengendarai tunggangannya lalu Beliau membaca tahlil (Laa ilaaha illallah) dan tasbih (Subhaanallah). Ketika sampai di Al Baida’ (padang sahara) Beliau membaca tahlil dan tasbih (dengan suara keras) bersama-sama. Dan ketika memasuki kota Makkah Beliau memerintahkan mereka agar bertahallul dan Nabi Shallallahu’alaihiwasallam menyembelih tujuh ekor unta dengan tangannya sendiri dalam keadaan berdiri, dan di Madinah Beliau berqurban dua ekor kambing yang gemuk dan bertanduk.

No. Hadist: 1600

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ صَلَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الظُّهْرَ بِالْمَدِينَةِ أَرْبَعًا وَالْعَصْرَ بِذِي الْحُلَيْفَةِ رَكْعَتَيْنِ وَعَنْ أَيُّوبَ عَنْ رَجُلٍ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ثُمَّ بَاتَ حَتَّى أَصْبَحَ فَصَلَّى الصُّبْحَ ثُمَّ رَكِبَ رَاحِلَتَهُ حَتَّى إِذَا اسْتَوَتْ بِهِ الْبَيْدَاءَ أَهَلَّ بِعُمْرَةٍ وَحَجَّةٍ

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Isma’il dari Ayyub dari Abu Qalabah dari Anas bin Malik radliallahu ‘anhu berkata; Nabi Shallallahu’alaihiwasallam melaksanakan shalat Zhuhur di Madinah empat raka’at dan shalat ‘Ashar di Dzu Hulaifah dua raka’at. Dan dari Ayyub dari seseorang dari Anas radliallahu ‘anhu; Kemudian Beliau bermalam sampai pagi lalu shalat Shubuh, lalu mengendarai tunggangannya hingga sampai di Al Baida’, Beliau berihram untuk ‘umrah sekaligus hajinya (menggabungkannya) “.

 

Penjagal Tidak Diberi Bagian Dari Hadyu

No. Hadist: 1601

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ قَالَ أَخْبَرَنِي ابْنُ أَبِي نَجِيحٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ بَعَثَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُمْتُ عَلَى الْبُدْنِ فَأَمَرَنِي فَقَسَمْتُ لُحُومَهَا ثُمَّ أَمَرَنِي فَقَسَمْتُ جِلَالَهَا وَجُلُودَهَا قَالَ سُفْيَانُ وَحَدَّثَنِي عَبْدُ الْكَرِيمِ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي لَيْلَى عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ أَمَرَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقُومَ عَلَى الْبُدْنِ وَلَا أُعْطِيَ عَلَيْهَا شَيْئًا فِي جِزَارَتِهَا

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Katsir telah mengabarkan kepada kami Sufyan berkata, telah mengabarkan kepada saya Ibnu Abu Najih dari Mujahid dari ‘Abdurrahman bin Abu Laila dari ‘Ali radliallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengutusku, lalu aku sampai pada hewan qurbanku, maka beliau memerintahkan aku, kemudian aku membagi-bagikan daging qurban tersebut. Kemudian Beliau memerintahkanku pula agar membagikan pelana unta qurban dan juga kulitnya“. Sufyan berkata; dan telah menceritakan kepada saya ‘Abdul Karim dari Mujahid dari ‘Abdurrahman bin Abu Laila dari ‘Ali radliallahu ‘anhu berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkanku agar aku berada (menyaksikan hewan qurbannya) dan membagi-bagikan qurban namun aku tidak boleh memberikan apapun dari hewan qurban itu kepada tukang jagalnya”.

 

Hukum Sedekah Dengan Kulit Hewan Qurban

No. Hadist: 1602

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي الْحَسَنُ بْنُ مُسْلِمٍ وَعَبْدُ الْكَرِيمِ الْجَزَرِيُّ أَنَّ مُجَاهِدًا أَخْبَرَهُمَا أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ أَبِي لَيْلَى أَخْبَرَهُ أَنَّ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَخْبَرَهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَهُ أَنْ يَقُومَ عَلَى بُدْنِهِ وَأَنْ يَقْسِمَ بُدْنَهُ كُلَّهَا لُحُومَهَا وَجُلُودَهَا وَجِلَالَهَا وَلَا يُعْطِيَ فِي جِزَارَتِهَا شَيْئًا

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Yahya dari Ibnu Juraij berkata, telah mengabarkan kepada saya Al Hasan bin Muslim dan ‘Abdul Karim Al Jazariy bahwa Mujahid telah mengabarkan kepada keduanya bahwa ‘Abdurrahman bin Abu Laila mengabarkan kepadanya bahwa ‘Ali radliallahu ‘anhu mengabarkan kepadanya bahwa; “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kepadanya agar dia berada (menyaksikan hewan qurbannya) dan membagi-bagikan qurban semuanya dari dagingnya, kulitnya dan pelananya dan agar tidak memberikan apapun dari hewan qurban itu kepada tukang jagalnya”.

 

READ :  Mengenal Ka'bah dan Sejarahnya

Sedekah Dengan Kain Pelana Hewan Qurban

No. Hadist: 1603

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سَيْفُ بْنُ أَبِي سُلَيْمَانَ قَالَ سَمِعْتُ مُجَاهِدًا يَقُولُ حَدَّثَنِي ابْنُ أَبِي لَيْلَى أَنَّ عَلِيًّا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ حَدَّثَهُ قَالَ أَهْدَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِائَةَ بَدَنَةٍ فَأَمَرَنِي بِلُحُومِهَا فَقَسَمْتُهَا ثُمَّ أَمَرَنِي بِجِلَالِهَا فَقَسَمْتُهَا ثُمَّ بِجُلُودِهَا فَقَسَمْتُهَا

Telah menceritakan kepada kami Abu Nu’aim telah menceritakan kepada kami Sayf bin Abu Sulaiman berkata; Aku mendengar Mujahid berkata; telah menceritakan kepada saya Ibnu Abu Laila bahwa ‘Ali radliallahu ‘anhu menceritakan kepadanya, katanya: Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berqurban dengan seratus unta lalu Beliau memerintahkanku tentang daging-dagingnya, maka aku membagi-bagikannya, kemudian memerintahkanku tentang pelana-pelananya maka aku membagi-bagikannya kemudian memerintahkan aku tentang kulit-kulitnya maka aku membagi-bagikannya”.

 

Firman Allah “Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan): “Janganlah kamu memperserikatkan sesuatupun..”

No. Hadist: 1604

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ حَدَّثَنَا عَطَاءٌ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ كُنَّا لَا نَأْكُلُ مِنْ لُحُومِ بُدْنِنَا فَوْقَ ثَلَاثِ مِنًى فَرَخَّصَ لَنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ كُلُوا وَتَزَوَّدُوا فَأَكَلْنَا وَتَزَوَّدْنَا قُلْتُ لِعَطَاءٍ أَقَالَ حَتَّى جِئْنَا الْمَدِينَةَ قَالَ لَا

Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Yahya dari Ibnu Juraij telah menceritakan kepada kami ‘Atho’ dia mendengar Jabir bin ‘Abdullah radliallahu ‘anhu berkata: “Kami tidak memakan daging dari hewan qurban kami melebihi tiga hari Mina (Tasyriq) kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memberi keringanan kepada kami, sabda Beliau: “Makanlah dan sisakanlah sebagai bekal kalian?”. Aku bertanya kepada ‘Atho’: “Apakah Beliau berkata: “Hingga kita tiba di Madinah?”. Dia menjawab: “Tidak”.

No. Hadist: 1605

حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ قَالَ حَدَّثَنِي يَحْيَى قَالَ حَدَّثَتْنِي عَمْرَةُ قَالَتْ سَمِعْتُ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا تَقُولُ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِخَمْسٍ بَقِينَ مِنْ ذِي الْقَعْدَةِ وَلَا نُرَى إِلَّا الْحَجَّ حَتَّى إِذَا دَنَوْنَا مِنْ مَكَّةَ أَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ إِذَا طَافَ بِالْبَيْتِ ثُمَّ يَحِلُّ قَالَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا فَدُخِلَ عَلَيْنَا يَوْمَ النَّحْرِ بِلَحْمِ بَقَرٍ فَقُلْتُ مَا هَذَا فَقِيلَ ذَبَحَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَزْوَاجِهِ قَالَ يَحْيَى فَذَكَرْتُ هَذَا الْحَدِيثَ لِلْقَاسِمِ فَقَالَ أَتَتْكَ بِالْحَدِيثِ عَلَى وَجْهِهِ

Telah menceritakan kepada kami Khalid bin Mukhalad telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Bilal berkata, telah menceritakan kepada saya Yahya berkata, telah menceritakan kepada saya ‘Amrah berkata; Aku mendengar ‘Aisyah radliallahu ‘anha berkata: “Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada lima hari terakhir bulan Dzul Qa’dah yang tujuan kami tidak lain kecuali untuk menunaikan haji. Hingga ketika kami sudah dekat dengan kota Makkah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan: “Barangsiapa yang tidak membawa Hadyu (hewan qurban) apabila telah thawaf di Ka’bah Baitullah hendaklah dia bertahallul”. ‘Aisyah radliallahu ‘anha berkata: “Ketika hari Nahar kami dikirimi daging sapi lalu aku bertanya; “Apa ini?. Dijawab: “Ini kurban Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam atas nama isteri-isteri Beliau”. Yahya berkata; Lalu aku ceritakan hadits ini kepada Al Qasim, maka dia berkata: “Dia menyampaikan hadis kepadamu secara langsung?”.

 

Hukum Menyembelih Qurban Sebelum Mencukur Rambut atau Tahalul

No. Hadist: 1606

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَوْشَبٍ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا مَنْصُورُ بْنُ زَاذَانَ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَمَّنْ حَلَقَ قَبْلَ أَنْ يَذْبَحَ وَنَحْوِهِ فَقَالَ لَا حَرَجَ لَا حَرَجَ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin ‘Abdullah bin Hawsyab telah menceritakan kepada kami Husyaim telah mengabarkan kepada kami Manshur bin Zadzan dari ‘Atho’ dari Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya tentang mencukur rambut sebelum menyembelih hewan qurban dan pertanyaan yang sejenis itu”. Maka Beliau bersabda: Tidak apa, tidak dosa”.

No. Hadist: 1607

حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرٍ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ رُفَيْعٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ رَجُلٌ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زُرْتُ قَبْلَ أَنْ أَرْمِيَ قَالَ لَا حَرَجَ قَالَ حَلَقْتُ قَبْلَ أَنْ أَذْبَحَ قَالَ لَا حَرَجَ قَالَ ذَبَحْتُ قَبْلَ أَنْ أَرْمِيَ قَالَ لَا حَرَجَ وَقَالَ عَبْدُ الرَّحِيمِ الرَّازِيُّ عَنْ ابْنِ خُثَيْمٍ أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ الْقَاسِمُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنِي ابْنُ خُثَيْمٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ عَفَّانُ أُرَاهُ عَنْ وُهَيْبٍ حَدَّثَنَا ابْنُ خُثَيْمٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ حَمَّادٌ عَنْ قَيْسِ بْنِ سَعْدٍ وَعَبَّادِ بْنِ مَنْصُورٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

READ :  Bagaimana Hukum Miqat Di Jeddah

Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Yunus telah mengabarkan kepada kami Abu Bakar dari ‘Abdul ‘Aziz bin Rufai’ dari ‘Atho’ dari Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma; Ada seorang laki-laki berkata, kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam: “Aku berziarah (ke Ka’bah untuk thawaf) sebelum aku melempar jumrah?”. Beliau bersabda: “Tidak dosa”. Orang itu berkata, lagi: “Aku mencukur rambut sebelum aku menyembelih hewan qurban?”. Beliau bersabda: “Tidak dosa”. Orang itu berkata, lagi: “Aku menyembelih hewan qurban sebelum aku melempar jumrah?”. Beliau bersabda: “Tidak dosa”. Dan berkata, ‘Abdur Rahim Ar-Raziy dari Ibnu Khutsaim telah mengabarkan kepada saya ‘Atho’ dari Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Dan berkata, Al Qosim bin Yahya telah menceritakan kepadaku Ibnu Khutsaim dari ‘Atha dari Ibnu ‘Abbas dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, Dan berkata, ‘Affan, (Abu ‘Abdullah Al Bukhariy berkata,): “Aku mengira”, dia mendapatkan kabar dari Wuhaib telah menceritakan kepada kami Ibnu Khutsaim dari Sa’id bin Jubair dari Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Dan berkata, Hammad dari Qais bin Sa’ad dan ‘Abbad bin Manshur dari ‘Atho’ dari Jabir radliallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

No. Hadist: 1608

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَمَيْتُ بَعْدَ مَا أَمْسَيْتُ فَقَالَ لَا حَرَجَ قَالَ حَلَقْتُ قَبْلَ أَنْ أَنْحَرَ قَالَ لَا حَرَجَ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna telah menceritakan kepada kami ‘Abdul A’laa telah menceritakan kepada kami Khalid dari ‘Ikrimah dari Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya, kata orang itu: “Aku melempar jumrah setelah sore”. Beliau bersabda: “Tidak dosa”. Orang itu berkata, lagi: “Aku mencukur rambut sebelum menyembelih hewan qurban”. Beliau bersabda: “Tidak dosa”.

No. Hadist: 1609

حَدَّثَنَا عَبْدَانُ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبِي عَنْ شُعْبَةَ عَنْ قَيْسِ بْنِ مُسْلِمٍ عَنْ طَارِقِ بْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَدِمْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ بِالْبَطْحَاءِ فَقَالَ أَحَجَجْتَ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ بِمَا أَهْلَلْتَ قُلْتُ لَبَّيْكَ بِإِهْلَالٍ كَإِهْلَالِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَحْسَنْتَ انْطَلِقْ فَطُفْ بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ أَتَيْتُ امْرَأَةً مِنْ نِسَاءِ بَنِي قَيْسٍ فَفَلَتْ رَأْسِي ثُمَّ أَهْلَلْتُ بِالْحَجِّ فَكُنْتُ أُفْتِي بِهِ النَّاسَ حَتَّى خِلَافَةِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَذَكَرْتُهُ لَهُ فَقَالَ إِنْ نَأْخُذْ بِكِتَابِ اللَّهِ فَإِنَّهُ يَأْمُرُنَا بِالتَّمَامِ وَإِنْ نَأْخُذْ بِسُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَحِلَّ حَتَّى بَلَغَ الْهَدْيُ مَحِلَّهُ

Telah menceritakan kepada kami ‘Abdan berkata, telah mengabarkan kepada saya bapakku dari Syu’bah dari Qais bin Muslim dari Thoriq bin Syihab dari Abu Musa radliallahu ‘anhu berkata; “Aku menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika Beliau berada di Bathha’, lalu Beliau berkata: “Apakah kamu sudah berniat (berihram) untuk haji?”. Aku jawab: “Ya, sudah”. Beliau bertanya lagi: “Bagaimana cara kamu berihram?”. Aku jawab: “Aku berihram dengan bertalbiyah (berniat memulai haji) sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berihram”. Maka Beliau berkata: “Kamu sudah berbuat dengan baik, maka berangkatlah dan thawaflah di Ka’bah Baitullah dan sa’iy antara bukit Shafaa dan Marwah”. Kemudian aku menemui seorang wanita dari Banu Qais lalu dia mencari kutu kepalaku. Kemudian aku berihram untuk haji. Setelah itu aku selalu memberi fatwa kepada orang tentang manasik ini hingga masa khilafah ‘Umar radliallahu ‘anhu yang aku menceritakan kepadanya, maka dia berkata: “Jika kita mengambil pelajaran dari Kitab Allah maka Dia memerintahkan kita untuk menyempurnakannya dan apabila kita mengambil sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak bertahallul hingga Al Hadyu samapai pada tempat penyembelihannya”.

 


Kompilasi Chm oleh: Abu Ahmad as Sidokare

Similar Posts:

By |2019-02-25T13:44:44+00:00February 25th, 2019|Ibadah Haji, Manasik|