Informasi Keberangkatan Jamaah Haji Indonesia

Jemaah Haji Indonesia.Sebanyak 14 kelompok terbang (kloter) jemaah haji Indonesia dijadwalkan akan diberangkatkan pada hari ini, Jum’t (12/08). Berdasarkan jadwal pemberangkatan 1437H/2016M, 14 kloter dengan total jamaah 5.554 jamaah dan 70 petugas kloter itu adalah:

  1. Kloter SUB 7 (445 jamaah Jawa Timur & 5 petugas kloter) terbang 00.10 WIB dengan SV5427
    2. Kloter SOC 7 (355 jamaah Jawa Tengah & 5 petugas kloter) terbang 01.55 WIB dengan GA6003
    3. Kloter SOC 8 (355 jamaah Jawa Tengah & 5 petugas kloter) terbang 06.55 WIB dengan GA6302
    4. Kloter PDG 3 (450 jamaah Bengkulu & 5 petugas kloter) terbang 07.10 WIB dengan GA3303
    5. Kloter PLM 3 (445 jamaah Sumsel & 5 petugas kloter) terbang 08.30 WIB dengan SV5503
    6. Kloter BTH 4 (445 jamaah Riau & 5 petugas kloter) terbang 09.30 WIB dengan SV5505
    7. Kloter SOC 9 (355 jamaah Jawa Tengah & 5 petugas kloter) terbang 11.55 WIB dengan GA6103
    8. Kloter JKG 6 (388 jamaah DKI Jakarta & 5 petugas kloter) terbang 13.00 WIB dengan GA7264
    9. Kloter BTJ 3 (388 jamaah Aceh & 5 petugas kloter) terbang 19.05 WIB dengan GA2103
    10. Kloter SOC 10 (355 jamaah Jawa Tengah & 5 petugas kloter) terbang 19.25 WIB dengan GA6203
    11. Kloter JKG 7 (388 jamaah DKI Jakarta & 5 petugas kloter) terbang 20.00 WIB dengan GA7164
    12. Kloter JKS 8 (445 jamaah Jawa Barat & 5 petugas kloter) terbang 20.30 WIB dengan SV5515
    13. Kloter JKS 9 (445 jamaah Jawa Barat & 5 petugas kloter) terbang 22.30 WIB dengan SV5521
    14. Kloter BDJ 4 (295 jamaah Kalsel & 5 petugas kloter) terbang 23.30 WIB dengan SV5907

Sebelumnya, berdasarkan Data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) sampai dengan hari Kamis (11/08) pukul 24.00 WIB, sudah ada 19.261 jamaah haji dan 240 petugas kloter yang terbagi dalam 48 kloter.

“Masyarakat dan keluarga jamaah dapat memantau informasi keberangkatan jamaah haji ke tanah suci melalui website: haji.kemenag.go.id/m (Klik Monitoring Keberangkatan Jamaah Haji Tahun 1437H/2016M),” kata Plh. Kasubag Informasi Haji, Dhias R. Ananta di Gedung Siskohat Kementerian Agama Jum’at pagi

 

Visa Jemaah Haji Gelombang Pertama Selesai

Kementerian Agama memastikan seluruh jemaah yang berhak dan memenuhi syarat, akan berangkatkan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama, Abdul Djamil menegaskan, visa jemaah haji gelombang pertama telah selesai 100 persen untuk pemberangkatan 9 s.d 21 Agustus 2016.

Menurut Djamil, jika ada open seat atau bangku kosong penerbangan, sebenarnya tidak semata-mata terkait masalah visa. Namun hal itu karena faktor non teknis lainnya, sehingga jemaah tertunda keberangkatannya. Untuk pengurusan visa, dilakukan bertahap sesuai urutan kloter.

“Ada juga karena sakit sehingga ditunda keberangkatannya, atau wafat. Ada juga jemaah yang belum vaksin atau alasan lainnya,” kata Djamil kepada Sinhat di Jakarta, Jumat (12/08/2016)
.
Lebih lanjut, Mantan Rektor IAIN Walisongo ini mengatakan, prosedur pengurusan visa tahun ini dilakukan dalam dua tahap. Tahapan pertama adalah bagi jemaah gelombang satu dan tahap kedua bagi jemaah gelombang kedua. Ini dimaksudkan untuk mencegah adanya persoalan seperti tahun sebelumya, ketika Visa diurus sekaligus gelombang satu dan dua sehingga ada Jemaah yang belum selesai visanya jelang keberangkatan.

“Pengurusan visa mengikuti tahapan itu, mereka yang telah selesai pelunasan tahapan pertama, tentu masuk pengurusan visa di gelombang pertama sesuai urutan kloternya. Berarti, jamaah kami harapkan akan berangkat sesuai dengan urutan kloter dan sesuai dengan selesainya visa,” terang Djamil.

Terkait kejadian di sejumlah daerah yang diinformasikan ada jemaah haji yang visanya belum selesai jelang keberangkatan, Djamil menjelaskan, mereka adalah jemaah yang seharusnya diberangkatkan pada gelombang kedua yang baru akan dimulai pada 23 Agustus mendatang. Namun, mereka meminta supaya diberangkatkan di gelombang satu, Padahal secara jadwal visa mereka masih dalam proses penerbitan. Jemaah tersebut minta pindah ke gelombag satu, Lanjut Djamil, Karena mereka ingin bisa bergabung antara jemaah dengan pembimbingnya.

“Ini saya minta, teman-teman di daerah supaya tetap disiplin untuk mempertahankan kloter, agar supaya tidak terjadi kekacauan di dalam susunan kloter,” terangnya.

Djamil mengapresiasi kerja keras PPIH dalam menyelesaikan visa jemaah haji ini. Djamil juga mengpresiasi pihak Kedutaan Besar Arab Saudi yang telah memperlihatkan komitmennya yang tinggi untuk mengurus visa jemaah haji kita.

“Jadi tidak perlu khawatir, khusus jemaah haji yang keberangkatannya tertunda tidak perlu risau, karena pemerintah tetap akan memberangkatkan mereka, kalau tidak pada kloter semula, maka akan diberangkatkan pada kloter-kloter berikutnya,”ujar Djamil.

Ditandaskan Djamil, Kementerian Agama terus menggenjot penyelesaian visa pemberangkatan jemaah gelombang dua yang akan berangkat mulai tanggal 22 Agustus s.d. 4 September 2016.

Gelang Berwarna Penanda Jemaah Haji Risti

Cuaca di Tanah Suci Sangat Panas Jamaah Haji Harus Banyak Minum

Cuaca di Tanah Suci Sangat Panas Jamaah Haji Harus Banyak Minum

Jemaah haji Indonesia yang mempunyai riwayat penyakit dan butuh perhatian khusus diberikan sebuah gelang sebagai penanda. Tanda berupa gelang berwarna terbagi tiga warna yaitu merah, kuning dan hijau.

“Ada tiga warna merah hijau dan kuning, yang merah adalah jemaah yang butuh perhatian khusus dimana ia harus melakukan pemeriksaan ke dokter kloter dua hari sekali, begitupun dengan gelang yang berwarna kuning itu juga harus berhati-hati sehingga harus diperiksakan 3 hari sekali ke dokter kloter, kemudian yang hijau juga musti diperiksakan paling tidak untuk jemaah tersebut harap diperiksa 5 hari,” kata Ketua Tim Promosi dan Preventif dokter Yan Bani Luza usai memberikan penyuluhan kepada calon Jemaah haji asal Provinsi Aceh dan Medan di salah satu Hotel di Madinah, Kamis siang (11/08/2016).

Menurutnya, jemaah haji yang menggunakan salah satu dari ketiga warna tersebut harus sering diperiksakan oleh dokter kloternya masing-masing, baik dalam keadaan sehat maupun dalam kondisi kurang sehat. Karena jemaah haji Indonesia lebih dari 60-70 perse adalah jemaah risiko tinggi (risti).

“Jemaah yang memakai salah satu dari ketiga warna tersebut harus sering diperiksa oleh dokter,”ucapnya.

Apabila terlambat mengantisipasi kata dia, maka makin banyak yang jatuh sakit dan berakibat banyak yang meninggal, oleh karena itu dengan partisipasi dari tenaga keseluruhan dari tim kesehatan dan semua berkolaborasi, maka kasus-kasus yang risti bisa ditangani sesegara mungkin dan angka pesakitan dapat dicegah.

“Dengan partisipasi dari tenaga keseluruhan dari tim kesehatan dan semua berkolaborasi, maka kasus-kasus yang risti bisa ditangani sesegara mungkin dan angka pesakitan dapat dicegah,” kata Yan.

Ditulis oleh Diaz dan Anggoro Husni, 12/08/2016 – 12:35- (ha/ar) (dz/dz)

===============================================================

Paket Umroh Bulan Desember 2016

Dibuka pendaftaran Paket Umroh Desember 2016, sebagai Paket Umroh Promo  Desember.

Biaya $1550 = Rp1 Juta untuk perlengkapan.

Pesawat: Mihin SriLanka via Colombo atau Air Asia via Kuala Lumpur.

Hotel Firdaus AlUmrah Makkah jarak sekitar 400-450m M. Haram dan Al Syurfah Madinah, jarak sekitar 200m dari M Nabawi.

Info: H Sudjono AF – 081388097656 WA. Risalah Madina – Umroh Haji Travel.

Jemaah haji

haji indonesia, jemaah haji indonesia, cuaca di tanah suci, haji 2016, paket umroh desember, jemaah haji risti, visa jemaah haji

Similar Posts:

By |2017-10-17T09:46:00+00:00August 16th, 2016|Uncategorized|