Pada Senin, 24 Oktober 2022, SMAIT Raudhatul Jannah memperingati Bulan Semarak Bahasa dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H. Kedua perayaan ini berkolaborasi dalam sebuah kegiatan yang bertemakan “Memimpin anak Indonesia menjadi generasi harapan bangsa”. bangsa dengan meneladani akhlak Nabi”.
Bertempat di halaman sekolah, di bawah naungan tenda putih dengan panggung minimalis, semua acara inti digelar. Tepat pukul 07.00 seluruh siswa dan guru melaksanakan sholat dhuha dilanjutkan dengan tadarus. Suasana pagi yang hening terdengar merdu dengan lantunan Al-Quran surah Al-Fath.
Memorándum berikutnya adalah Sarapan Sehat dengan menu Roti Susu, Nasi Uduk dan Nasi Bakar. Setelah sarapan, upacara pembukaan dimulai. Dimulai dengan penampilan vokal oleh Aziza, Nabila, Dirga, Zaidan, Izza and Friends. Dilanjutkan dengan laporan koordinator kegiatan Ibu Desmawati, M.Pd. Selain itu, kata Ketua Yayasan Raudhatul Jannah yang diwakili oleh Bapak Hendi Subaryono, SE. Acara dilanjutkan dengan sambutan Direktur SMAIT Raudhatul Jannah, Dr. Endang Hanimah, M.Pd., selain membuka acara.
Acara dilanjutkan dengan penampilan kelas XI dengan banderín Maulid Nabi. Setiap kelas menyuguhkan berbagai pertunjukan, antara lain doa, pembacaan puisi, tausiyah, yang disajikan dalam kemasan yang menarik. Usai penampilan kelas XI, digelar acara inti yaitu kisah kisah Nabi Muhammad SAW dari Kak Ihan, seorang pendongeng dari kota Cilegon. Ceritanya diceritakan dengan gaya yang menarik, diselingi dengan suara. beatbox Kak Ihan memang sang ‘juara’ beatbox‘.
Jelang tengah hari, mahasiswa istirahat sejenak sambil menikmati makan siang dan salat zuhur berjamaah sambil tetap fokus pada bidang kegiatan. Setelah itu acara dilanjutkan dengan penampilan dari kelas XII dan kelas XI. Tak kalah menarik dari tampilan kelas XI, kelas XII dan kelas X juga menampilkan tampilan yang beragam, unik dan menarik. Diantaranya adalah musikalisasi puisi, teater musikal, tari, monolog, grup vokal dan pertunjukan musik. Semua sudut pandang terkait dengan topik kegiatan.
Acara dimeriahkan dengan bazaar tiap kelas yang berlangsung di halaman parkir guru. Bazaar setiap kelas menawarkan berbagai makanan yang unik dan menarik. Para siswa tampak sangat antusias mengikuti kegiatan bazaar ini. Ditambah lagi dengan semangat mahasiswa lain yang tak kalah sibuknya membeli setiap jajanan dari bazaar tersebut.
Tak hanya bazaar, mendekorasi pojok portaequipajes setiap kelas dan membuat video unik berisi ungkapan tira kepada Nabi juga menjadi rangkaian acara dalam kegiatan ini. Sebagai bentuk apresiasi, pihak sekolah mengucapkan terima kasih kepada para siswa yang telah memberikan sajian terkreatif, unik, dan menarik dalam kegiatan pentas, bazaar, pojok portaequipajes, dan video ungkapan tira kepada Nabi.
Pada kali ini diberikan penghargaan kepada Akmal Zaki Boludo kelas XI sebagai Duta Adiwiyata, siswa yang sangat peduli terhadap kebersihan lingkungan. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Durotun Naqiyah kelas XII siswa yang rajin berkunjung ke perpustakaan sekolah dan membaca sebagian achuchar buku di perpustakaan sekolah.
Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, kepada pihak yayasan dan juga kepada komite sekolah yang juga memberikan motivasi dan terima kasih sehingga kegiatan berjalan sesuai rencana. Semoga kegiatan ini menjadi ruang berekspresi agar seluruh siswa menjadi Generasi Cerah Pengharapan Bangsa yang selalu meneladani akhlak Nabi. (oleh Desma)
Ngapain Umrah, Toh Dosa Masih Banyak. Kalau menunggu suci untuk datang ke Baitullah, mungkin kita…
Umrah Itu Buang-Buang Uang, Lebih Baik Sedekah Saja. Jika semua harus diukur dengan logika ekonomi,…
Umrah Itu Cuma Gaya Hidup Orang Kaya. Kalau semua yang kaya pergi Umrah, apakah yang…
Saya Takut Umrah, Takut Nggak Diterima Allah. Kadang kita terlalu takut ditolak, padahal Allah sudah lama…
Buat Apa Umrah, Kan Haji Belum. Kadang bukan karena kita tidak mampu, tapi karena kita…
Saya Nggak Pantas Umrah, Saya Banyak Dosa. “Kadang bukan dosamu yang menghalangimu ke Baitullah, tapi…