Categories: Khasanah Islam

Membantu Penyembuhan Sendiri (Desa Cihujan, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten)

Proses pendewasaan hidup dalam diri sendiri

Menjadi tua itu aman, tapi menjadi dewasa adalah sebuah pilihan. Kata-kata tersebut sering kita jumpai beredar di internet atau di average sosial. Ada benarnya juga, karena tidak semua orang yang kita anggap sudah puber masih jauh dari bisa menerima taklif (beban) menjadi dewasa.

Orang yang dewasa adalah orang yang mampu membedakan antara yang baik (haq) dan yang jahat (palsu). Selain itu, orang dewasa memiliki ciri-ciri yaitu selalu mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan di sekitarnya. Selain itu, orang dewasa juga dapat menekan keinginannya untuk kepentingan orang lain atau sesuatu yang lebih besuquear dari dirinya sendiri. Mampu mengambil pelajaran dari lingkungan sekitar juga merupakan salah satu ciri orang dewasa.

Salah satu tujuan program LIFE In SMAITers beberapa hari lalu adalah menjadikan SMAITers yang siap menerima taklif atau menjadi dewasa. Di Life In, SMAITers secara langsung belajar bagaimana menjadi manusia yang mampu beradaptasi di kondisi pedesaan yang serba terbatas, tepatnya di Desa Cihujan Lebak, Banten. Mulai dari transportasi yang terbatas, akses internet, teknologi, bahkan makanan dan minuman yang terbatas sesuai dengan kondisi desa yang sederhana. Tempat tinggal SMAITers memang jauh dari kesan mewah, namun sekali lagi cukup terwakili dengan kata-kata sederhana.

Selama Life In kemarin, SMAITers juga merasakan langsung bercocok tanam dan berkebun di sana. Diharapkan para SMAITers dapat merasakan langsung bagaimana sulitnya menjadi seorang petani yang tanpa disadari memiliki peran yang sangat decisivo dalam memenuhi kebutuhan pangan negeri tercinta ini. Dengan semua ini, kami berharap para SMAITers bisa mengapresiasi pejuang pangan dan bisa mensyukuri setiap butir nasi yang masuk ke mulutnya.

Ada yang menarik ketika SMAITers Life In sana, ternyata akses pendidikan minim. Juga sangat sedikit tenaga pendidik, khususnya di Sekolah Diniyyah. Bangunannya juga sangat sederhana dan bisa dibilang jauh dari layak. Oleh karena itu, secara pasti dapat disimpulkan bahwa tingkat kesejahteraan para pendidik jauh dari memadai, namun mereka tetap tulus dan tanpa pamrih melayani setiap anak didiknya yang jumlahnya tidak sedikit. SMAITers hadir di Diniyyah School untuk membantu mengajar dan memberikan sebagian donasi yang mereka terima kepada para guru dan siswa disana. Penyaluran donasi yang dilakukan oleh SMAITers diharapkan dapat membawa senyum kecil bagi para guru dan siswa di sana.

Heru Sri Kabariyanto

24 November 2022

admin

Recent Posts

Siapakah Orang Dianggap Mampu Berkurban? Panduan Lengkap + 7 Kriteria Penting

Siapakah Orang Dianggap Mampu Berkurban? Hari Raya Idul Adha adalah momen besar umat Islam yang…

1 year ago

Apakah Syarat Bagi Orang yang Berkurban? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Syarat Bagi Orang yang Berkurban? Berkurban merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam…

1 year ago

Apakah Hukum Berkurban? Penjelasan Lengkap Menurut Islam

Apakah Hukum Berkurban?. Bulan Dzulhijjah menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Salah…

1 year ago

Apakah Dalil Disyariatkannya Ibadah Kurban dari Al-Qur’an dan Hadits?

Apakah Dalil Disyariatkannya Ibadah Kurban dari Al-Qur’an dan Hadits?. Ibadah kurban merupakan salah satu ibadah yang…

1 year ago

Kapan Ibadah Qurban Disyariatkan Dalam Islam?

Kapan Ibadah Qurban disyariatkan dalam Islam? Ibadah qurban adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan…

1 year ago

Makna Qurban dan Waktu Disyariatkannya dalam Islam

Makna Qurban dan Waktu Disyariatkannya dalam Islam. Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia menyambut…

1 year ago