Saat mendengar kata “masjid di Mekkah”, pikiran Anda langsung tertuju pada Al Masjid Al Haram, Masjid Agung atau Masjid Suci. Namun, Mekah dikemas dengan banyak masjid lain yang memiliki kepentingan agama dan sejarah yang besar. Berikut adalah panduan penting untuk beberapa masjid penting dan stasiun miqat di Mekkah.
Dalam perjalanan ke utara dari Madinah, Masjid Al Taneem adalah salah satu masjid terpenting di Mekkah. Disebut juga Masjid Aisha karena dibangun di tempat di mana Aisha (semoga Allah meridhoi dia), istri Muhammad (SAW), masuk ihram. Ini berfungsi sebagai stasiun miqat, dengan fasilitas bagi jemaah untuk berganti pakaian ihram sebelum memasuki pusat kota Mekkah.
Masjid Nimra di Dataran Arafah
Meskipun hanya dua sholat setahun yang dilakukan di masjid ini, masjid ini adalah salah satu yang paling terkenal dan penting di Mekkah. Di sinilah, di dataran Arafat, Muhammad (saw) menyampaikan khotbah perpisahannya pada tahun 632. Pada hari kesembilan bulan Islam Dhu al-Hijjah, jamaah haji menghabiskan hari di dataran Arafat di ritual dan doa. .
Sekitar 21 km tenggara Masjidil Haram, Masjid Nimra dapat diakses selama haji melalui jalur metro Al Mashaaer Al Mugaddassah. Berkat pekerjaan perluasan, masjid dapat menampung sekitar 350.000 jamaah.
Salah satu masjid tertua di Mekkah, Masjid Al Khayf terletak di kaki gunung di Mina, sekitar 10 km sebelah timur Masjidil Haram. Letaknya di dekat jamara yang lebih kecil, salah satu dari tiga dinding yang digunakan untuk melempar batu untuk ritual setan. Mengikuti teladan Nabi Muhammad (SAW), jemaah haji berdoa di sini selama mereka tinggal di Mina.
Diperluas dengan empat menara baru, AC, dan toilet, masjid ini dapat menampung 45.000 jamaah dan dapat diakses selama haji melalui jalur metro Al Mashaaer Al Mugaddassah.
Masjid Al Khayf, salah satu yang tertua di Mekkah, baru saja diperluas
Juga dikenal sebagai Masjid Bayah, masjid ini terletak di sebelah kanan Jembatan Jamaraat, dekat Jamarat Aqaba yang digunakan untuk melempari setan. Itu dibangun oleh Khalifah Abu Jaafar al-Mansur pada tahun 761 di tempat Nabi Muhammad (SAW) bertemu dengan para pemimpin suku Yathrib (sekarang Madinah). Setelah mengambil sumpah setia kepada Islam, mereka menjadi Ansar, atau “Pembantu”.
Salah satu masjid tertua di Mekkah, Masjid Jin dekat dengan Masjidil Haram. Itu menandai tempat sekelompok jin dikatakan berkumpul untuk mendengar Nabi (SAW) membaca Al-Qur’an. Akibatnya, mereka memeluk Islam. Ini adalah masjid yang populer untuk dikunjungi di Makkah, tetapi tidak memiliki bagian wanita.
Di timur laut Mekkah, Masjid Al Ji’ranah adalah tempat Nabi (SAW) memasuki ihram setelah Pertempuran Hunayn pada tahun 630 M. Mengikuti contoh ini, masjid tersebut sekarang menjadi stasiun miqat yang lengkap.
Mencari lebih banyak ide? Lihat beberapa tempat untuk dikunjungi di Makkah, termasuk museum dan tempat suci.
Siapakah Orang Dianggap Mampu Berkurban? Hari Raya Idul Adha adalah momen besar umat Islam yang…
Apakah Syarat Bagi Orang yang Berkurban? Berkurban merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam…
Apakah Hukum Berkurban?. Bulan Dzulhijjah menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Salah…
Apakah Dalil Disyariatkannya Ibadah Kurban dari Al-Qur’an dan Hadits?. Ibadah kurban merupakan salah satu ibadah yang…
Kapan Ibadah Qurban disyariatkan dalam Islam? Ibadah qurban adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan…
Makna Qurban dan Waktu Disyariatkannya dalam Islam. Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia menyambut…