Pengertian Haji, Syarat, Rukun, Wajib dan Waktu Mengerjakan Haji

Pengertian Haji, Syarat, Rukun, Wajib Haji dan Waktu Mengerjakan Haji

Daftar isi:

  • Pengertian Haji
  • Hukum Haji
  • Waktu Mengerjakan Haji
  • Syarat Haji
  • Rukun Haji
  • Wajib Haji
  • Hikmah Haji
Program Ibadah Haji Plus Visa Furoda
Program Ibadah Haji Plus Visa Furoda

Pengertian Haji

Haji adalah berkunjung ke Baitullah (Ka’bah)  untuk  melakukan beberapa amalan antara lain: wukuf, mabit, thawaf, sa’i, dan amalan lainnya pada masa tertentu, demi memenuhi panggilan Allah Swt. dan mengharapkan ridha-Nya.

 

Hukum Haji

Ibadah haji diwajibkan bagi kaum muslimin yang telah mencukupi syarat-syaratnya. Ibadah haji diwajibkan hanya sekali seumur hidup.  Selanjutnya  baik yang kedua atau seterusnya Hukumnya sunat.  Akan tetapi bagi mereka yang bernazar haji menjadi wajib melaksanakannya.

 

Waktu Mengerjakan Haji

Ibadah haji dilaksanakan pada bulan haji (Dzulhijjah), dimulai pada saat jemaah haji wukuf di Padang Arafat. Waktu pelaksanaan ibadh haji adalah:

  • Hari Arafah (9 Dzulhijjah)
  • Hari Nahr (10 Dzulhijjah)
  • Hari-hari Tasyriq (11 – 13 Dzulhijjah).

 

Hikmah Miqat Zamani dan Miqat Makani

Miqat Zamani adalah ketentuan waktu untuk melaksanakan ibadah haji, sedangkan Miqat Makani adalah ketentuan tempat di mana seseorang harus memulai niat haji atau umrah. Kedua miqat  tersebut  mengisyaratkan  bahwa haji mengandung nilai ibadah yang besar, dan perlunya memperhatikan waktu dan tempat dalam melaksanakan ibadah haji. Seseorang yang akan berhasil memiliki nilai kemuliaan dalam ibadah hajinya manakala dia dapat memperhatikan ketentuan waktu dan tempat, kapan dan di mana amalan ibadah haji yang rukun dan wajib dapat dimulai dan diakhiri.

READ :  Prosedur Perjalanan Ibadah Haji dan Umroh

 

Syarat, Rukun dan Wajib Haji

A.Syarat Haji

Syarat Haji adalah:

  • 1).   Islam
  • 2).   Baligh (dewasa)
  • 3).   Aqil (berakal sehat)
  • 4).   Merdeka (bukan hamba sahaya)
  • 5).   Istitha’ah (mampu). Istitha’ah artinya mampu, yaitu mampu melaksanakan ibadah haji ditinjau dari segi:
  •         a).   Jasmani: Sehat dan kuat, agar tidak sulit melaksanakan ibadah haji.
  •         b).   Rohani:
  •                (1)  Mengetahui dan memahami manasik haji.
  •                (2)  Berakal sehat dan memiliki kesiapan mental untuk melaksanakan ibadah haji dengan
  •                       perjalanan yang jauh.
  •         c).   Ekonomi:
  •                (1) Mampu membayar Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang ditentukan oleh
  •                      pemerintah yang berasal dari usaha/harta yang halal.
  •                (2) BPIH bukan berasal dari satu-satunya sumber kehidupan yang apabila dijual me-
  •                      nyebabkan kemudaratan bagi diri dan keluarganya.
  •                (3) Memiliki biaya hidup bagi keluarga yang ditinggalkan.
  •        d).   Keamanan:
  •               (1) Aman dalam perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji.
  •               (2)  Aman bagi keluarga dan harta benda serta tugas dan tanggung jawab yang
  •                     ditinggalkan.
  •               (3)  Tidak terhalang seperti pencekalan/mendapat kesempatan atau izin perjalanan haji
  •                      termasuk mendapatkan kuota tahun berjalan.

 

B.Rukun Haji

Rukun haji ialah rangkaian amalan yang harus dilakukan dalam ibadah haji dan tidak dapat diganti dengan yang lain, walaupun dengan dam. Jika ditinggalkan maka tidak sah hajinya. Rukun haji adalah:

  • 1).   Ihram (niat)
  • 2).   Wukuf di Arafat
  • 3).   Thawaf ifadhah
  • 4).   Sa’i
  • 5).   Cukur
  • 6).   Tertib
READ :  Rukun Haji dan Syarat Wajib Haji

 

C.Wajib Haji

Wajib haji ialah rangkaian amalan yang harus dikerjakan dalam ibadah haji, bila tidak dikerjakan sah hajinya akan tetapi harus membayar  dam; berdosa jika sengaja meninggalkan dengan tidak ada uzur syar’i. Wajib haji adalah:

  • 1)    Ihram, yakni niat berhaji dari Miqat
  • 2)    Mabit di Muzdalifah
  • 3)    Mabit di Mina
  • 4)    Melontar Jamrah Ula, Wustha dan Aqabah.
  • 5)   Thawaf wada’ (bagi yang akan meninggalkan Makkah).
Jamaah Ibadah Haji di Masjid Namirah http-www-abc-net-au
Jamaah Ibadah Haji di Masjid Namirah http-www-abc-net-au

D.Hikmah Haji

Ibadah haji sebagai salah satu rukun Islam yang merupakan penutup dan penyempurna  dari  keislaman seseorang di hadapan tuhannya.  Hikmah ibadah haji ini sangat banyak sekali yang dapat diperoleh oleh orang-orang yang melaksanakan ibadah haji sesuai dengan tata urutan rukun dan wajib haji yang dilaksanakannya. Hikmah tersebut dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari- harinya, namun secara umum  hikmah haji dapat membebaskan seseorang dari dosa-dosa yang pernah di perbuatnya sehingga kembali ke fitrah kesuciannya sebagaimana ia waktu dilahirkan dari rahim ibunya, sesuai sabda Rasulullah Saw.:

“Barang siapa yang melaksanakan haji karena Allah dengan tidak berbuat rafats (kata-kata   kotor)   dan tidak berbuat fusuk (durhaka), maka ia kembali suci seperti bayi yang baru dilahirkan dari kandungan ibunya (tanpa dosa)”. (HR. Bukhari dan Muslim).

READ :  Ibadah Haji Badal Untuk Orang Tua

Kesucian kefitrahan sebagaimana disebutkan dalam hadits tersebut akan menghantarkan seseorang       kepada kenikmatan surga sesuai yang disabdakan Rasulullah Saw.

“Haji yang mabrur tiada imbalan yang setara kecuali surga”.   (HR.   Mutafaq ’Alaih).

=====================================================================

#Info Paket Ibadah Haji Plus visa Furoda biaya US$ 14.500

#H. Sudjono AF – 081388097656 WA

Similar Posts:

Rukun haji dan wajib haji. Urutan ibadah yang harus dilakukan secara lengkap yang tercakup didalam
Kewajiban Haji adalah bagi orang yang mampu. Apa yang dimaksud dengan "mampu" disini? Yang dimaksud
WhatsApp chat