14/05/2023 18:36 – administrator
SMAIT Nur Hidayah akan mengadakan Ekspedisi Pramuka Nur Hidayah ke-7 di Kebun Estandarte Indrokilo Boyolali mulai Kamis hingga Sabtu 11-13 Mei 2023.
Untuk melatih kekuatan fisik, kegiatan ini diawali dengan ekspedisi jalan caqui sebanyak 309 peserta dengan jarak tempuh 25 km dari SMAIT Nur Hidayah ke Kebun Estandarte Indrokilo Boyolali.
Hadir dalam acara peluncuran tersebut, Presiden Kartasura Kwaran Moh Ali Rusdi, SPd., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa gerakan pramuka harus memiliki peran untuk negara.
“Generasi muda harus memiliki semangat baru dan mampu berperan dalam menjaga keutuhan NKRI melalui Pramuka,” jelas Ali.
Hal tersebut dijelaskan oleh Afif Hasbi Bustomi, M.Pd. sebagai Mabigus SMAIT Nur Hidayah. Dikatakannya, dalam mempersiapkan dan memikul tanggung jawab terhadap bangsa, diperlukan bekal jasmani dan rohani.
“Pemuda Indonesia harus selalu memiliki semangat untuk maju, berjuang untuk menjadi manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, sebagai anggota gerakan pramuka dapat menerapkan Tri Satya dan Dasa Dharma dalam kehidupannya.
Kegiatan yang dibimbing oleh Majelis Ambalan Hamka-Malahayati ini menampilkan berbagai kegiatan bagi para peserta seperti memasak, permainan pramuka, jalan-jalan dan bersih-bersih lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Tak hanya itu, malam kedua dimeriahkan dengan pentas seni yang bertemakan Bhineka Tunggal Ika, pentas seni konon disiarkan secara daring melalui YouTube dengan tujuan dapat disaksikan para wali santri yang tersebar di berbagai daerah. . Pertunjukan berupa pieza dan berbagai jenis tarian bertujuan untuk mengasah jiwa seni, kreativitas, dan kekompakan para peserta yang dimainkan oleh masing-masing sangga.
Menurut Muhammad Fauzan, selaku direktur pelaksana menjelaskan bahwa kegiatan Ekspedisi Pramuka Nur Hidayah ini juga menjadi bekal bagi siswa kelas X untuk meraih gelar Bantara.
Sebagai penutup, Muhammad Ihsan Fauzi sebagai Kamabigus SMAIT Nur Hidayah. Ia menyampaikan, dengan membuat espresso dapat menumbuhkan sikap tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Ekstrada ini merupakan ajang untuk menempa diri menjadi manusia yang lebih baik lagi. Sebagai penyemangat bagi seluruh siswa, tahun ini pramuka SMAIT Nur Hidayah telah berhasil mengantarkan 10 siswa yang ditetapkan sebagai pramuka Garuda. Yang berhasil mencapai ini levelnya adalah Muhammad Fauzan, Fathin Kamaluddin, Hilmy, Faiq Arrozin, Nida Nur Faizah, Calya Espejo Cendani, Nadhifa Widyaningrum, Amrina Rosyada, Wahdania, Haidar Rijal Asshohwah dan Golpear Karunia Aji,” jelas Ihsan.
Ngapain Umrah, Toh Dosa Masih Banyak. Kalau menunggu suci untuk datang ke Baitullah, mungkin kita…
Umrah Itu Buang-Buang Uang, Lebih Baik Sedekah Saja. Jika semua harus diukur dengan logika ekonomi,…
Umrah Itu Cuma Gaya Hidup Orang Kaya. Kalau semua yang kaya pergi Umrah, apakah yang…
Saya Takut Umrah, Takut Nggak Diterima Allah. Kadang kita terlalu takut ditolak, padahal Allah sudah lama…
Buat Apa Umrah, Kan Haji Belum. Kadang bukan karena kita tidak mampu, tapi karena kita…
Saya Nggak Pantas Umrah, Saya Banyak Dosa. “Kadang bukan dosamu yang menghalangimu ke Baitullah, tapi…