Rukun Yamani KAbah di Masjidil Haram
Rukun Yamani adalah sudut keempat Ka’bah bagi jamaah yang melakukan Tawaf, yang disebut juga rukun yamani kedua. Merupakan salah satu rukun dari dua Rukun Yamani, yang sangat dimuliakan oleh Allah SWT, dan mempunyai nilai ibadah tinggi karena sangat istimewa. Yaitu karena dibangun persis diatas pondasi Nabi Ibrahim AS, ketika beliau bersama putranya Ismail AS membangun Ka’bah.
Disamping itu rukun yang menghadap kearah Yamani ini merupakan satu tempat yang ditetapkan oleh Rasulullah sebagai salah satu tempat mustajab doa. Ketika sedang melaksanakan ibadah Tawaf, disunatkan mengusap dinding Rukun Yamani ini dengan tangan kanan atau cukup dengan isyarat yaitu melambaikan tangan kanan, kearah sudut itu sambil mengucapkan Bismillah Allahu Akbar.
Rukun Yamani inipun dinyatakan salah satu tempat yang sangat makbul untuk berdoa. Sewaktu melintasi dinding antara Rukun Yamani dan Rukun Hajar Aswad, jamaah umroh haji disunatkan membaca doa:
Rabbana aatina fiddunyaa hasanah wafil aakhirati hasanah, Waqina ad zaabann naar.
Artinya:
“Ya Allah, berilah aku kehidupan di dunia yang baik, juga kehidupan akhirat yang baik, dan jauhkanlah aku dari siksaan neraka”.
Dalam satu riwayat, Rasulullah bersabda:
“Setiap aku melewati Rukun Yamani tanpa ada malaikat yang mengucapkan kalimat Amin….amin, maka setiap engkau melewatinya bacalah doa:
Rabbana aatina fiddunyaa hasanah wafil aakhirati hasanah, Waqina ad zaabann naar.
Dalam kitab Al-Jami Al-Latif diriwayatkan oleh Amir bin Syaraahir Al-Sya’bi. Aku membuktikan suatu keajaiban, yaitu pada suatu hari aku bersama Abdullah bin Umar, Abdullah bin Zubair, Mus’ab bin Zubair, serta Abdul Malik bin Marwan sedang duduk bercakap-cakap di ruangan terbuka didekat Ka’bah. Kemudian disepakati sebelum bubar satu persatu harus berdoa di Rukun Yamani. Abdullah bin Zubair kami tunjuk sebagai orang yang pertama untuk melakukannya lalu Beliau berdiri dengan memegang Rukun Yamani dan berdoa:
“Ya Allah, aku mohon kepada-Mu agar dapat menguasai seluruh wilayah Hijaz sampai Khalifah sebelum aku meninggal dunia”.
“Ya Allah, aku mohon kepada-Mu agar aku dapat menguasai Iraq dan mengawini Sakinah binti Al-Husain”.
“Ya Allah, aku mohon kepada-Mu agar aku dapat menguasai dunia Timur dan dunia Barat dan tidak ada yang berani melawan kecuali Kau serahkan kepadaku batok kepalanya”.
Ya Allah, aku mohon kepada-Mu agar jangan kau matikan aku sebelum kau wajibkan aku masuk surga, Sungguh telah kubuktikan dengan mataku sendiri bahwa mereka benar-benar mendapatkan apa yang mereka minta”.
Selain Rukun Yamani sebagai salah satu tempat yang mustajab untuk berdoa, di sekitaran Baitullah ada juga talang emas di atas Hijir Ismail yang juga tempat mustajab untuk berdoa. Bahkan di Hijir Ismail jamaah umroh disunahkan untuk melakukan sholat sunah.
Siapakah Orang Dianggap Mampu Berkurban? Hari Raya Idul Adha adalah momen besar umat Islam yang…
Apakah Syarat Bagi Orang yang Berkurban? Berkurban merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam…
Apakah Hukum Berkurban?. Bulan Dzulhijjah menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Salah…
Apakah Dalil Disyariatkannya Ibadah Kurban dari Al-Qur’an dan Hadits?. Ibadah kurban merupakan salah satu ibadah yang…
Kapan Ibadah Qurban disyariatkan dalam Islam? Ibadah qurban adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan…
Makna Qurban dan Waktu Disyariatkannya dalam Islam. Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia menyambut…