Categories: Khasanah Islam

SETIAP KAU MENYEBUT BERKAT, KAMU PASTI DIPERINTAHKAN UNTUK MENYEMBAH TUHAN

Setiap kali Allah menyebutkan nikmat-Nya, kita harus diperintahkan untuk menyembah-Nya. Karena ibadah adalah bentuk SYUKUR KITA KEPADA TUHAN.

Pikirkan tentang dua surah berikutnya.

SURAT PERTAMA

Sesungguhnya kami telah memberimu al-Kawthar (1) Berdoalah kepada Tuhanmu dan berkorban (2) Sungguh, penyebabmu adalah orang yang diamputasi (3)

“Sesungguhnya kami telah banyak memberimu nikmat. Maka dirikanlah shalat untuk Tuhanmu; dan berkorbanlah. Sesungguhnya orang-orang yang membencimu adalah orang-orang yang dibinasakan» (QS. Al Kautsar: 1-3).

Al-Kautsar dapat berarti: (1) banyak kebaikan, (2) sungai Al-Kautsar, (3) haudh Al-Kautsar (danau).

Lihatlah, setelah Allah memberikan banyak kebaikan dan ini harus menjadi berkat, maka dia diperintahkan untuk berdoa dan berkurban.

SURYA KEDUA

Untuk perlindungan kaum Quraisy (1) Perlindungan perjalanan musim dingin dan musim panas (2) Semoga mereka menyembah Tuhan Rumah ini (3) Yang memberi mereka makan dari kelaparan dan menakuti mereka (4)

“Karena kebiasaan orang Quraisy, (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas. Jadi biarkan mereka menyembah Tuhan rumah ini (Ka’bah). Yang telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan rasa lapar dan menjaga mereka dari rasa takut.” (QS. Quraisy: 1-4)

Dalam surah Quraisy ini, diperintahkan untuk menyembah Tuhan yang adalah Tuhan Ka’bah, bersyukur atas kemudahan bepergian ke Yaman di musim dingin dan ke Syam di musim panas. Ia juga mengenang rezeki pangan dan rasa aman yang harus diapresiasi dengan pemujaan.

Marilah kita selalu ingat bahwa setiap berkat yang kita terima berasal dari Tuhan. Maka dari itu, jangan lente untuk selalu bersyukur dan memujanya dengan kemampuan terbaikmu. Ingatlah bahwa ibadah yang dilakukan dengan ikhlas dan ikhlas akan menjadi bekal kita di dunia dan akhirat. Jangan sia-siakan waktu yang kamu miliki, pergunakanlah dengan sebaik mungkin untuk mendekatkan diri kepada Allah. Semoga kita selalu diberikan kemampuan untuk menjalankan ibadah yang bermakna dan menjadi hamba yang bersyukur. Amin.

Portaequipajes juga:

Referensi: Tafsir As-Sa’di, Kajian Saat Ramadhan Kultum Subuh dan Isyak di Pondok Pesantren Darush Sholihin

Silakan lihat daftar putar:
https://youtube.com/playlist?list=PLUYZIGi0rAXAG0h7kokfl97vERScqpcqr

Muhammad Abduh Tuasikal
Kamis, 6 April 2023, Ramadhan 15 1444 H

admin

Recent Posts

Ngapain Umrah, Toh Dosa Masih Banyak

Ngapain Umrah, Toh Dosa Masih Banyak. Kalau menunggu suci untuk datang ke Baitullah, mungkin kita…

1 week ago

Umrah Itu Buang-Buang Uang, Lebih Baik Sedekah Saja

Umrah Itu Buang-Buang Uang, Lebih Baik Sedekah Saja. Jika semua harus diukur dengan logika ekonomi,…

1 week ago

Umrah Itu Cuma Gaya Hidup Orang Kaya

Umrah Itu Cuma Gaya Hidup Orang Kaya. Kalau semua yang kaya pergi Umrah, apakah yang…

2 weeks ago

Saya Takut Umrah, Takut Nggak Diterima Allah

Saya Takut Umrah, Takut Nggak Diterima Allah. Kadang kita terlalu takut ditolak, padahal Allah sudah lama…

2 weeks ago

Buat Apa Umrah, Kan Haji Belum

Buat Apa Umrah, Kan Haji Belum. Kadang bukan karena kita tidak mampu, tapi karena kita…

2 weeks ago

Saya Nggak Pantas Umrah, Saya Banyak Dosa

Saya Nggak Pantas Umrah, Saya Banyak Dosa. “Kadang bukan dosamu yang menghalangimu ke Baitullah, tapi…

2 weeks ago