Tips Berdamai Dengan Masalah: Membuka Sudut Pandang Baru Atas Masalah Agar Hati Menjadi Kokoh dan Bersemangat. Bapak Ibu sekalian yang dirahmati Allah pagi hari ini saya akan melanjutkan tentang sharing semalam kan gitu ya sharing semalam Karena ini pola trainer bukan pengajian motivator, ya inspirasi hidup kita eh Bapak Ibu sekalian semalam kita sudah membahas mengenai tentang masalah apa masalah apa yang ada di balik masalah itu sendiri
Auzubillahiminasyaitanirrajim Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh inalhamdulillah nahmaduhufir wubillah anusinaahdillahu falaah W asaduahaillallah wahdahuarikalahadu muhammadan abduhuasul Allah Muhammad Muhammad I Alhamdulillah Bapak Ibu sekalian pagi hari ini kita senantiasa dikaruniakan kesehatan yang berima sehingga bisa hadir bisa menghadiri bersemangat untuk hadir dan bersemangat untuk mengajak keluarnya hadir gitu ya mengajak keluarganya untuk hadir salat berjemah di salat berjamaah subuh di Masjid Alhamdulillah mudah-mudahan ini tetap dikaruniakan semangat bagi kita dalam melaksanakan meningkatkan ketaatan kita kepada Allah subhanahu wa taala tentunya puja dan puji syukur selalu kita terapkan di hati kita sehingga kita akan selalu bertambah dalam ketakwaan selawat dan salam kita haturkan kepada junjungan kita nabi byar Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam kepada para keluarganya para sahabat nya para tabiin dan tabiun serta kepada para umatnya Sampai Akhir Zaman Nanti mudah-mudahan para zuriat kita nanti juga mendapatkan syafaat dari beliau Amin
Kita memahami Bapak Ibu sekalian hari ini ada yang punya masalah banyak banyak yaah kalau banyak punya masalah kalau kita mengikutin yang semalam apa yang kita ucapkan alhamdulillah ya Allah engkau telah beri masalah Pak Haji ini ada masalah bilang Alhamdulillah iya kan karena ilmunya kita belum paham maka kita bilang pakji kan gitu tapi kita paham semalam kita bawa tahu bahwa di balik masalah ada ada rezeki kan gitu ya Ada kebaikan ada keberkahan Kalau saya bilang rezeki Katakanlah gitu ya jangan selalu berkonotasi dengan uanguang harta ya karena kita beberapa minggu yang lalu kita sudah paham Rezeki itu banyak sekali bentuknya nah Oleh karena itu Bapak Ibu sekalian kalau kita ingin mengharapkan rezeki ya Terimalah masalah itu dengan Rida dan ikhlas karena kita paham di balik masalah itu ada rezeki Rahmat ada Rahmat kata Ustaz kan kan begitu tetapi Bapak Ibu sekalian kita seringnya Nah kita seringnya ini kita kan manusiawi Pak Haji manusiawi kita seringnya itu mendramatisir masalah ya kan mendramatisir ujian cobaan Ya engak bahkan kita sering membuat masalah yang sebenarnya dalam tanda kutip kecil sepele bisa kita selesaikan dengan cepat justru membuat kita buat masalah itu menjadi lebih tegang kan gitu kan menjadi lebih gaduh bahkan menjadi rumit mempersulit diri kita sendiri dengan pikiran-pikiran liar kita kanembuat hal itu jadi sulit kan gitu sederhananya kan begini Bapak Ibu misalnya menjadi seorang pengusaha ah Katakanlah pedakanglah begitu ya pengusaha kegedean di sinegedean kemudian melakukan kemitraan melakukan kerja sama dengan sahabatnya Ya sudah lama enggak ketemu gitu kan kemudian ketemu di medsos kemudian ngobrolngobrol ngobrolngobrol jadilah kopdar kan gitu kan ya ketemuan ngomong soal bisnis kan gitu singkat cerita Bapak Ibu tertarik untuk invest bisnisnya dia misalnya okah saya sepakatlah kalau begitu Proposalnya saya invest R juta terjadilah Deal invest 50 juta dengan proposal Katakanlah 3 tahun 5 tahun balik dengan bagi hasil yang lumayan setelah tahun 5 tahun tidak ada kabarnya kalau ada kabarnya yang disampaikan adalah masalah Wah bisnisnya begini bisnisnya begitu dan lain sebagainya ini kurang ini kurang itu kemarin rugi ini rugi itu n gimana perasaan Anda ketika diceritain Setelah 5 tahun masa kontrak tadi gimana bisnis kita Waduh maaf ya bisnisnya itu ternyata rugi sekian ini dalam tahun pertama a sudah begini begini begini kira-kira 5 tahun 5 tahun gimana balik modal enggak Wah jangan sampai bilang balik modal jangan bilang untung balik modal aja belum tentu dia adalah sahabat kita kita berani invest karena kita tahu dia seorang muslim kita tahu pergaulan kita dulu dia adalah baik kemudian apa yang kita lakukan kurang ajar ternyata dia menipu saya sudah saya anggap sahabat yang paling saya percaya dia nipu saya menipung tidak tega-teganya dan lain sebagainya begitu Bukan tulis di sosm tek tek tek tekek blas gitu kan kejahatan itu dipromosikan Iya enggak terus repotnya lagi ini kan kita bikin masalah sendiri kan kita sosmet kan kan gitu repotnya apa kita nungguin sosm itu kok enggak ada yang komen-komen ya udah capek-capek ngetik semalaman kita nungguin enggak ada yang komen tuh gitu Waduh enggak ada yang komen tuh gimana ini enggak ada yang kasihan apa sama saya didramatisir lagi kan begitu Iya enggak itu sering kita lakukan kan gitu Nah itulah Bapak Ibu sekalian k kita kita melakukan itu masalah itu selesai enggak ya Kagak selesai tapi di kita malah menjadi mangkel menjadi marah menjadi dendam dan lain sebagainya mempersulit diri kita sendiri menciptakan diri kita masuk ke dalam jurang gara-gara Wang R juta misalnya Iya Pak Haji Wang R juta kan gede sekali kan gitu kan ya yes gede Siapa bilang juta kecil kan gitu tapi Bapak Ibu sekalian misalnya Bapak Ibu kehilangan duit R juta hancurkah kehidupan Bapak Ibu sekalian Ma Tidak apabila kita jalani kembali dengan ilmu kemarin dengan Rida Wah Allah engkau berikan masalah R juta ya Allah gantilah yang terbaik katanya doanya begitu kan Iya kalau kita mendapat musibah apa innalillahi wa inna ilaihi rojiun kemudian berdoa untuk mendapatkan ganti yang Lebi baik lebih baik nikmat enggak hati kita wah nikmat banget plong ah mau dapat 100 juta nih kan gitu ditunggu tunggu 1 tahun 2 tahun Enggak ada tuh R juta tetapi Bapak Ibu enggak menyadari kan gitu kan 1 tahun 2 tahun kehidupan keluarga menjadi harmonis anak-anak menjadi Saleh yang ditabrak motor jedek gundur cuma lecet-lecet Iya kan itu enggak disadari itu suatu rezeki yang dahsyat coba ditablak motor jedek gitu kan kakinya patah berapa itu Jan R juta habis bisa jadi ditambah sakit lagi selama-lamanya kan gitu Kalau dipin itu kan sakit terus ini kalau Apalagi kita sudah tua sudah sujudnya enggak nikmat rukuknya enggak Nyaman nah itu kelanjutan dari hal seperti itu kita akan kembali lagi karena pikiran kita Rial pakaji enak aja ngomong Enggak ngalamin yes gitu kan ya Bapak Ibu sekalian saya ngomong itu selalu yang sudah saya alami kan gitu Kalau saya enggak ngalami saya enggak berani ngomong terus terang jadi ini saya sampaikan hilang R juta biasa kita tawakalkan Alhamdulillah itu setelah 10 tahun gitu balik tuh 30 jutanya terus kita bilang apa yah cuma 30 juta baliknya Ini lebihan lagi kan gitu sudah balik 30 juta masih I kan gitu masih i ya Meskipun KTI kan hilangnya enggak jadi R juta R juta tetapi silaturahmi kita tetap baik Bapak Ibu sekalian nah Oleh karena itu Bapak Ibu sekalian ini adalah Jangan sampai kita itu hati kita sudah mendapat luka karena masalah tadi karena ditipu karena apa dan lain sebagainyay lah begitu ya kemudian kita kucuri dengan jeruk nipis kalau luka itu kita kucurin jerungis rasanya kan sakit banget perih ya pedih banget gitu kan Ya nah kalau luka itu tadi masalah itu kita kucuri jeruk nipis kita dramatisir bukan sembuh tambah pedih tambah perih tambah Nelongso kalau orang Jawa Itu itu yang lebih berbahaya lagi itu kan Ya kita bisa mengurung diri sederhana Begini saya pernah mengalami seorang jemaah sudah mau berangkat umroh sudah walimatus Safar mau jalan ya kan seminggu sebelumnya du hari sebelum berangkat Bapak mohon maaf Maaf sekali ternyata jadwal Bapak dicancel minggu depan masalah Enggak ini masalah bagi kita aku WS woro-woro e kok Ung berangkat Kemudian pada tanggal yang tepat berangkat ke masid loh kok belum jadi berangkat Malu enggak malu iya besoknya enggak jadi ke masjid ya gara-gara Malu mau ditegur tetangganya terjadi ini terjadi gitu Ini memperkeruh masa mempersulit diri sendiri gitu Padahal tinggal berangkatnya diccel minggu depan tapi hati kita sudah terlanjur kemerungsung kan gitu loh Itu travel enggak bunafid enggak profesional banyaklah begitu ya kan begitu Sering enggak begitu sering Nah kan gitu karena saya juga mengalami gitu kan sering kan gitu solusinya apa ya diparanin Bapak mau mundur pindah travel Ini duitnya saya siapkan atau bapak menunggu minggu depan Bingung lagi dia sekarang bingung lagi Sebentar saya telepon teman trel saya telepon sana telepon sini ya enggak ada kalau minggu depan berangkat tuh visa Enggak bisa itu kan begitu masalahnya panjang hanya dia belum paham kan setelah paham ya Ah Pak siap Minggu depan engak apa-a dah Oh begitu Bukan ya Alhamdulillah dah kalau minggu depan lain ceritanya kan gitu kan lain ceritanya Nah kenapa hal itu menjadi penting Bapak Ibu sekalian ini kembali lagi adalah mindset kita menata mindset ya menata mindset kita menata batin kalbu kita memahami suatu masalah kan gitu Nah Bapak Ibu sekalian kita juga paham karena kita seorang muslim bahwa kita selalu berpegangan bahwa la yukallifullahu nafsan wus aha oh jelas sekali itu jelas sekali tapi ya kembali lagi wajib kan saya juga manusiawi bukan Rasul nah bikin masalah lagi ini pola pikir kita ini pola pikir kita bikin masalah lagi Nah Bapak Ibu sekalian sesuatu yang kita pikirkan dengan fokus akan menjadi suatu kenyataan di dalam diri kita alam bawah sadar kita itu merespon bahwa diri kita seperti itu jadi misalnya kita teringat orang tua kita Iya kan orang tua kita sudah meninggal kemudian kita teringat kemudian teringat karena apa Karena pada saat tertentu Kita pernah menyakiti hati orang tua kita apa yang terjadi kita mikirkan Terus apa yang terjadi mata kita bisa menangis ya Allah dulu Ibu itu penginnya begini loh saya belum bisa sampai Ibu meninggal misalnya Iya enggak padahal itu hanya di pikiran kita tetapi mata kita merespon dengan hal seperti itu Nah sederhana lagi Bapak Ibu sekalian misalnya kita bayangin ini panas ngenteng-ngenteng lagi enggak puasa gitu ya nenteng-nenteng itu panas banget kalau siang hari kan panas banget ya kemudian kita pengin namanya es teh lemon lemon te gitu es G ya kemudian kita bayangin kita buka kulkas di situ ada es kotak kotak-kotak masukin ke gelas kemudian kita melihat di situ ada lemon te atau jeruk nipis yang Eh kuning kehijauan lah gitu kan Ya Jero nipis itu kemudian kita belah kemudian airnya kan itu berarti menetes ya menetes gitu kan kemudian terasa di dalam diri kita jeroipis itu kalau kita jirat gitu kan Ya itu ada di bayangan kita segar segar banget gitu rasanya itu baru bayangin di dalam Apa itu ee mulut kita itu sudah kemerecep gitu ya istilahnya seolah-olah liur kita itu mau keluar merasakan keasman dari jeruk nipis padahal jeruk nipisnya enggak ada yang ada hanya di pikiran kita kan begitu Yang ada hanya di pikiran kita tetapi tubuh kita ini merespon apa yang ada di pikiran kita dengan fokus kembali kepada masalah tadi apabila masalah itu kita pikirkan dengan fokus kita dramatisir maka tubuh kita akan merespon seperti itu begitu Oleh karena itu Bapak Ibu sekalian suatu ketika saya pernah eh Kita pernah kita juga pernah mendapatkan dari para Ustaz kita itu kan seorang sah sahabiah yang ditinggal suaminya kemudian meratapi dia di dekat kuburnya rasah datang eh sabarlah sederhana Rasulullah Bilangnya apa jawabnya dari wanita wanita tadi enak saja Ini kalau kita ngomongnya gitu ya Enak saja lu ngomong enggak pernah ngerasain sih kamu enggak pernah ngerasain sakitnya itu di sini dia gak tahu ternyata dia nabi Dia ggak tahu gitu kan dia gak tahu dia mendramatisir dirinya sendiri ditinggal suaminya seolah-olah kehidupannya sudah hancur kamu enggak tahu sih aku ditinggal suami saya kehidupan saya kan hancur anak anak siapa yang ngasih rezeki Iya enggak ketika akhirnya gitu kan dia tuh eh itu kan rasulullah yang ngasih tahu jegregah gitu kan kaget dia bahwa itu rasulullah terlambat gitu kan meskipun terlambat dengan kebaikan menyadari kesalahannya lebih baik juga kan begitu nah Bapak Ibu sekalian kita juga menyadari mohon maaf tambah-tambah dulu ya biar satu seri ini selesai Ee Kita ditonjokin oleh seseorang muka kita teng teng teng teng teng itu masalah enggak masalah tetapi bagi seorang petinju enggak masalah itu paham enggak kalau itu masalah yo enggak usah jadi petinju oh ditanjak tong tong tong dendam dia pada musuhnya Enggak karena dia sadar dia tahu kan gitu ya bahwa aturannya petinju memang harus begitu dikasih masalah pukul kiri pukul kanan tenang aja dia tidak tidak mendrama orang ajar tuh musuhku Masa nojok dari bawah sudah saya tangkis padahal enggak ada itu nah itu bedanya tadi kan bedanya dengan kita Nah Bapak Ibu sekalian kan sekarang sedikit banyak sudah mulai terbuka ya sedikit banyak sudah memulai mendapatkan sudut pandang yang berbeda terhadap masalah ya kan Kalau kemarin adalah Apa itu paradox of candy kita mendapatkan sudut pandang yang berbeda terhadap masalah sekarang ini adalah eh apa itu Jero nipis kita mendapatkan satu tambahan lagi sudut pandang terhadap suatu masalah masalah kan begitu nah berikutnya seorang ibu Sedih ketika melihat anaknya jualan es cendol di musim kemarau keliling dia sedih kemudian ketika musim hujan anak tadi jualan bajigur dia juga sedih kok anak saya hanya jualan es cendol ya hanya jualan bajigur ya kan begitu sedih dia nah ini menjadi masalah karena sudut pandangnya begitu coba kalau kita geser dikit sudut panjangnya Alhamdulillah ya Anak saya masih bisa jualan di musim kemarin jualan es cendol di musim kehujan kok yo pintarnya itu loh jualannya bajigur bukan es cendol nah beda kan menanggapi masalah anaknya itu beda hanya kita menyalahkan atau kita bersyukur beda banget gitu beda banget Nah Bapak Ibu sekalian Oleh karena itu ee ada dua hal ini ada dua hal yang penting di dalam hal ini bahwa apabila kita mendapatkan satu masalah tadi ini prinsip pertama pilihan pertama Apakah kita akan melakukan dramatisir apakah kita akan melakukan ngecerin masalah tadi dengan jeruk nipisnya sehingga masalah itu menjadi ribet menjadi dan lain sebagainya atau yang kedua kita menerima masalah itu karena kita paham ilmunya kita sudah mulai membuka sudut pandang yang berbeda terhadap masalah itu sehingga bisa menerima keikhlasan hadirnya masalah itu selama itu tidak bisa kita pilih pilih satu atau pilih dua itu menjadi masalah juga bagi kita kan gitu Kalau saya terus terang memilih yang yang kedua gitu ya karena kita jelas di dalam masalah di balik masalah di balik kesulitan ada ada kebaikannya ada jalan terangnya pegangan kita sudah jelas sebagaimana ditegaskan di dalam al-qur’an surah al-insyirah ayat 5 dan 6 audzubillahiminasyaitanirrajim Fa Inna ma’al Usri Yusro Inna ma’al Usri Yusro maka sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan Allah subhanahu wa taala menegaskan sampai dua kali dalam hal ini bahwa di setiap masalah selalu beriring dengan kemudahan selalu beriring dengan jalan terang atau solusi dari masalah tersebut nah Oleh karena itu Bapak Ibu sekalian jangan sampai k ketika kita mendapatkan masalah itu kemudian kita menjadi katak di dalam tempurung atau menjadi katak di yang sedang digodok kan gitu katak rebus kat rebus itu begini Bapak Ibu ya Jadi kata rebus itu kata itu kalau direbus dengan Nas yang perlahan-lahan dia tenang aja ah Baru 10 derajat baru 70 Der baru 50 derajat masih anganget masih tahan tenang aja di situ Ah naik 60 derajat tenang aja di situ naik 70 derajat 80 derajat matilah dia di situ dia tidak pindah dari zona yang menyeksa dirinya karena merasa itu dia tidak pernah pindah dari zona masalah selalu merundung duka di situ dia nutupi dirinya di dalam tempurung Padahal kita jelas apabila datang suatu masalah Pergilah kepada seorang Alim Pergilah kepada seorang yang fqih Pergilah kepada seorang yang Saleh untuk mendapatkan nasihat Iya enggak apalagi sekarang kita memahami dua ilmu paradook of candy dan jeruk nipis menghadapi masalah mudah-mudahan ini Bapak Ibu sekalian bisa kita aplikasikan Insyaallah kita akan berseri acara ini gitu ya besok mudah-mudahan kita akan membahas mengenai The Law of attraction ilmu tarik menarik hukum tarik menarik apabila pikiran kita fokus terhadap a maka a akan tertarik kepada kita ya mudah-mudahan bisa k kami mohon maaf juga ada salah dan kekurangan adalah datangnya dari kefakiran saya kebenaran datang yang dari Allah subhanahu wa taala Billahi Taufik walhidayah wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Waalaikumsalam warahmat
Siapakah Orang Dianggap Mampu Berkurban? Hari Raya Idul Adha adalah momen besar umat Islam yang…
Apakah Syarat Bagi Orang yang Berkurban? Berkurban merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam…
Apakah Hukum Berkurban?. Bulan Dzulhijjah menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Salah…
Apakah Dalil Disyariatkannya Ibadah Kurban dari Al-Qur’an dan Hadits?. Ibadah kurban merupakan salah satu ibadah yang…
Kapan Ibadah Qurban disyariatkan dalam Islam? Ibadah qurban adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan…
Makna Qurban dan Waktu Disyariatkannya dalam Islam. Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia menyambut…