INILAH TATA CARA SHALAT SUNNAH RAWATIB LENGKAP DENGAN NIAT, WAKTU, DO’A

INILAH TATA CARA SHALAT SUNNAH RAWATIB LENGKAP DENGAN NIAT, WAKTU, DO’A

Shalat sunnah Rawatib adalah shalat sunnah yang dikerjakan mengiringi shalat wajib. Adapun shalat sunnah yang dikerjakan sebelum shalat wajib disebut qabliyah, sedangkan shalat sunnah yang dilaksanakan setelah shalat wajib dinamakan shalat ba’diyah.

Dalam shalat Rawatib, terdapat waktu waktu yang telah ditentukan untuk melakukannya, sebagaimana berikut:

  • Dua rakaat sebelum shalat subuh.
  • Empat rakaat sebelum shalat zhuhur (dilakukan dua rakaat-dua rakaat atau 2x salam).
  • Dua rakaat setelah shalat zhuhur.
  • Dua rakaat setelah shalat maghrib.

Dua rakaat setelah shalat isya.

  • Niat Shalat Sunnah Rawatib

Berikut beberapa niat shalat sunnah Rawatib :

  1. Shalat 2 Rakaat sebelum Shalat Zhuhur

Ushallii Sunnatazh Zhuhri Rak’ataini qabliyatan lillaahi ta’aalaa.

“Aku niat shalat sunnah sebelum zhuhur 2 rakaat karena Allah Ta’ala.”

  1. Shalat 2 Rakaat setelah Shalat Zhuhur

Ushallii sunnatazh zhuhri rak’ataini ba’diyyatan lillaahi ta’aalaa.

“Aku niat shalat sunnah setelah Zhuhur 2 rakaat karena Allah Ta’ala.”

  1. Shalat 2 Rakaat sebelum Shalat Ashar

Ushallii sunnatal  ‘ashri rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’aalaa.

“Aku niat shalat sunnah sebelum ashar 2 rakaat karena Allah ta’ala.”

  1. Shalat 2 Rakaat sesudah Shalat Maghrib

Ushallii sunnatal maghribi rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’aalaa.

“Aku niat shalat sunnah sebelum magrib 2 rakaat karena Allah Ta’ala.”

  1. Shalat 2 Rakaat sebelum Shalat Isya

Ushallii sunnatal ‘isyaai rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’aalaa.

“Aku niat shalat sunnah sebelum Isya’ 2 rakaat karena Allah ta’ala.”

  1. Shalat 2 Rakaat sesudah Shalat Isya’

Ushallii sunnatal ‘isya-i rak’ataini ba’diyyatan lillaahi ta’aalaa.

“Aku niat shalat sunnah setelah isya’ 2 rakaat karena Allah Ta’ala.”

  1. Shalat 2 Rakaat sebelum Shalat Subuh

Ushallii sunnatash shubhi rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’aalaa.”

“Aku niat shalat sunnah sebelum Subuh 2 rakaat karena Allah ta’ala.”

  • Tata Cara Shalat Sunnah Rawatib

Berikut adalah tata cara melaksanakan shalat sunnah Rawatib:

  1. Berdiri tegak menghadap kiblat sambil berniat untuk melaksanakan shalat sunnah.
  2. Mengangkat kedua tangan sambil membaca takbiratul ihram.
  3. Kedua tangan disedekapkan, lalu membaca doa iftitah berikut:
Artikel Populer:  INILAH JENIS-JENIS PUASA SUNNAH SESUAI TUNTUTAN ROSULULLAH SAW

“Allaahu akbaru Kabiraa Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa’ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.”

Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya. Segala puji yang sebanyak-banyaknya bagi Allah. Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan dan kepasrahan diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah kepunyaan Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada satu pun sekutu bagi-Nya. Dengan semua itulah aku diperintahkan dan aku adalah termasuk orang-orang yang berserah diri (muslim).”

  1. Membaca surat al-Faatihah sebagai berikut:

bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn. ar-raḥmānir-raḥīm. māliki yaumid-dīn. iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn. ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm. ṣirāṭallażīna an’amta ‘alaihim gairil-magḍụbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

  1. Membaca ayat al-Qur’an. Berikut contoh surat yang sering dibaca:

qul huwallāhu aḥad. allāhuṣ-ṣamad. lam yalid wa lam yụlad. wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad

Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.

  1. Ruku’. Kemudian, membaca kalimat tasbih berikut:
Artikel Populer:  Kumpulan Doa Doa Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam

Subhaana Rabbiyal ‘azhiimi wa bihamdih (3 kali).

“Maha suci Tuhan Yang Maha Agung dan aku memuji Kepada-Nya.”

  1. I’tidal, yaitu bangkit dari ruku’ sambil mengangkat kedua tangan sehingga lurus dengan telinga sambil membaca:

Sami’allaahu liman hamidah.

“Allah mendengar orang-orang yang memuji-Nya.”

  1. Lalu, sujud dan memaca kalimat tasbih berikut:

Subhaana Rabbiyal a’laa wa bihamdih (3x).

“Maha Suci Tuhan Yang Maha Tinggi dan aku memuji Kepada-Nya.”

  1. Duduk di antara dua sujud, dan membaca:

Rabbigfirlii,  warhamnii,  wajburnii, warfa’nii, warzuqnii, wahdinii, wa’aafinii, wa’fu ‘annii.

“Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekuranganku dan angkatlah derajatku dan berikanlah rezeki kepadaku, dan berikanlah aku petunjuk, dan berikanlah aku kesehatan, dan berikanlah ampunan kepadaku.”

  1. Sujud kedua
  2. Duduk tasyahud atau tahiat awal, lalu membaca doa berikut:

Attahiyatul mubarakatus solawatut taiyibatu laillah. Assalamu’alaika aiyuhan nabiyu warahmatullayhi wabarakatuh. Assalamu’alaina wa’la ‘ibadillahis salihin. Asyahadu alla illaha illallah. Wa’asyhadu anna Muhammadar Rasulullah. Allahumma solli’ala Muhammad.

Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad.

  1. Tasyahud akhir. Bacaannya sama dengan tasyahud awal, tapi tidambah shalawat atas keluarga Nabi Muhammad SAW.. bacaannya adalah sebagai berikut:

Attahiyatul mubarakatus solawatut taiyibatu laillah. Assalamu’alaika aiyuhan nabiyu warahmatullayhi wabarakatuh. Assalamu’alaina wa’la ‘ibadillahis salihin. Asyahadu alla illaha illallah. Wa’asyhadu anna Muhammadar Rasulullah. Allahumma solli’ala Muhammad wa’ala aliMuhammad. Kama sollaita’ala Ibrahim wa’ala aliIbrahim. Wabarik ‘ala Muhammad wa’ala aliMuhammad. Kama barakta ‘ala Ibrahim wa’ala aliIbrahim. Fil ‘alamina innaka hamidummajid.

Artikel Populer:  Bolehkan Berobat dengan Air Hujan

Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad dan ke atas keluarganya. Sebagaimana Engkau selawatkan ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim. Berkatilah ke atas Muhammad dan atas keluarganya sebagaimana Engkau berkati ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim di dalam alam ini. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung.

  1. Mengucapkan salam, yaitu:

Assalamu’alaikum wa rahmatullaah.

“Keselamatan dan rahmat Allah Semoga tetap pada kamu sekalian.”

Catatan:

Apabila sudah sampai pada bacaan “asyhadu an laa ilaaha illallaah”, acungkan jari telunjuk tangan kanan sebagai bentuk kesaksian tentang diri kita sebagai seorang hamba kepada Allah SWT.

Similar Posts: