Categories: Khasanah Islam

10 hadits tentang membaca Al Quran: pahala dan manfaatnya

Tidak diragukan lagi bahwa setiap Muslim harus percaya akan keberadaan Al-Qur’an. Dari keimanannya, ada yang mewujudkannya dengan menghafal Al-Qur’an, membacanya, memahaminya, menelitinya dan tentunya mengamalkannya. Namun apa sebenarnya prioritas yang Anda dapatkan saat berinteraksi dengannya, terutama membacanya?

Nah, pada artikel kali ini, kami akan mengulas beberapa hadits tentang membaca Al-Qur’an, khususnya mengenai pahala dan keutamaannya. Semoga dengan membaca hadits-hadits ini, kalian semua semakin semangat membaca Al-Qur’an ya.

Hadits 1: Syafaat di Hari Kiamat

Atas otoritas Abu Umamah al-Bahli, semoga Tuhan meridhoi dia, yang berkata: Falda mendengar Rasulullah, semoga doa Tuhan dan saw, mengatakan: “Bacalah Al-Qur’an, karena di Hari Kebangkitan akan datang sebagai perantara bagi para sahabat eh.

Artinya: “Abu Umamah Al Bahilyra. berkata: “Falda telah mendengar Rasulullah, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, mengatakan: “Bacalah Al-Qur’an karena itu pasti akan datang pada hari kiamat sebagai syafaat bagi yang membacanya” (HR. Muslim).

Isi

Hadits ini menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah pemberi syafaat bagi para pembacanya di hari kiamat. Apa itu syafaat? Syafaat adalah bantuan. Syafaat adalah salah satu pertolongan yang bisa menyelamatkan seseorang dari jurang neraka nanti di hari kiamat. Oleh karena itu, salah satu upaya agar Anda selamat dunia akhirat adalah dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an.

Hadits 2: Pahala membaca surat dari Al-Qur’an

Atas otoritas Abdullah bin Masoud, semoga Tuhan meridhoi dia, dia berkata: Utusan Tuhan, semoga damai dan doa Tuhan besertanya, mengatakan: Siapa pun yang membaca surat dari Kitab Tuhan akan mendapat hadiah untuk itu, dan pahalanya adalah 10. Seperti, falda tidak mengatakan lam satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan miim satu huruf.

Artinya: “Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang membaca satu huruf Al-Qur’an, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dari bacaan itu. .” , satu kebaikan dikalikan 10 kebaikan yang serupa dan aku bukanlah satu huruf melainkan Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf”. (HR. Tirmidzi).

Isi

Hadits ini menggambarkan betapa besarnya pahala membaca Al-Qur’an. Bayangkan hanya dengan membaca 1 surat raja, maka akan bernilai 10 kebaikan. Atabal bayangkan betapa banyak kebaikan yang akan Anda dapatkan ketika hanya membaca Surat Al Fatihah. Banyak kan? Apalagi jika membaca keseluruhan isi Al-Qur’an, tentu akan mendapatkan kebaikan yang banyak.

Hadits 3: Perumpamaan tentang orang yang membaca Al-Qur’an

Atas otoritas Abu Numen al-Asy’ari, atas otoritas Nabi, semoga damai dan doa Allah besertanya, yang mengatakan: “Perumpamaan orang beriman yang membaca Al-Qur’an adalah seperti jeruk. Baunya harum dan rasanya enak, dan perumpamaan orang yang tidak membaca Al-Qur’an seperti kurma yang tidak berbau dan rasanya enak, dan perumpamaan manaf Orang yang membaca Al-Qur’an an seperti kemangi, wanginya harum dan rasanya pahit Orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an adalah seperti coloquinthid yang tidak berbau dan rasanya pahit.

Artinya : “Dari Abi Numen Al-Ash’ari ra Rasulullah SAW bersabda : Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur’an itu seperti utrujjah (beraroma jeruk), baunya harum dan rasanya juga enak. Siapa yang tidak membaca Al-Qur’an seperti kurma, tidak berbau, tapi rasanya manis. Orang munafik yang membaca Al-Qur’an itu seperti kemangi, baunya harum tapi rasanya pahit. Dan perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an. membaca Al Quran itu seperti bratawali (sejenis labu), tidak berbau dan rasanya pahit”. (HR. Bukhari Muslim).

Isi

Dalam hadits ini, Nabi membuat perumpamaan antara orang yang gemar membaca Al-Qur’an dan orang yang jarang membaca Al-Qur’an. Orang yang membaca Al-Qur’an, baik mukmin maupun munafik, seperti buah yang harum. Artinya mereka mendapatkan kemuliaan yang acariciar, meskipun tentu raja orang munafik tetap tidak mendapatkan apa yang didapatkan oleh orang beriman.

Hadits 4: Dengan malaikat

Atas otoritas Aisha, semoga Allah meridhoi dia, dia berkata: Utusan Allah, semoga damai dan doa Allah besertanya, berkata: “Dia yang ahli dalam Al-Qur’an bersama orang-orang benar dan peziarah yang saleh. , dan orang yang membaca Alquran dan menikmatinya.” Sulit baginya, dan dia memiliki dua hadiah.

Artinya : Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Orang yang lancar membaca Al-Qur’an akan bersama para malaikat yang mulia dan akan selalu taat kepada Allah, sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an gagap dan terbata-bata. sulit baginya untuk membacanya, baginya dua pahala” (HR. Tirmidzi).

Isi

Hadits ini juga membahas tentang keutamaan membaca Al-Qur’an. Disebutkan bahwa siapa raja yang mahir membaca Al-Qur’an akan bersama para malaikat di akhirat. Siapa yang tidak ingin bersama para malaikat di hari kiamat? Tentunya semua orang mengetahui hal ini, karena mereka sudah mengetahui bahwa malaikat adalah makhluk yang tidak berdosa dan mereka selalu beribadah. Oleh karena itu, tentunya di akhirat kelak mereka akan masuk surga Allah. Jadi bagi yang belum lancar membaca jangan khawatir, karena kalian juga akan mendapatkan dua reward.

Hadits 5: Sebaik-baik manusia

Atas otoritas Utsman, semoga Tuhan meridhoi dia, dia berkata: Utusan Tuhan, semoga damai dan doa Tuhan menyertainya, berkata: Yang terbaik dari kamu adalah orang yang belajar dan mengajarkan Al-Qur’an.

Artinya: “Atas wewenang Utsman, Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”

Isi

Dalam kehidupan nyata, kebanyakan orang berpikir bahwa orang terbaik adalah pengusaha kaya, ilmuwan hebat, dan penguasa suatu negara. Tapi sudut pandang ini dalam Islam tidak berlaku. Hal ini karena Islam melalui mulut Rasulullah SAW memandang bahwa sebaik-baik manusia adalah siapa raja yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya kepada manusia lainnya.

Hadits 6: Tenang saat membaca Al-Qur’an

Atas otoritas Abu Hurairah, atas otoritas Nabi, semoga damai dan doa Allah besertanya, yang mengatakan: “Tidak ada orang berkumpul di salah satu rumah Tuhan Yang Maha Esa untuk membaca buku. Tuhan dan mendiskusikannya antara mereka, tetapi ketenangan turun atas mereka, dan rahmat meliputi mereka, dan malaikat mengelilingi mereka, dan Tuhan mengingat mereka, siapa yang memilikinya?

Artinya: “Tidaklah suatu kaum berkumpul di suatu rumah di rumah Allah Ta’ala (masjid) untuk membaca dan mengaji Al-Qur’an, kecuali jika mereka dikaruniai kedamaian, dilingkupi rahmat, dikelilingi para malaikat dan dibanggakan oleh Allah. hadapan para malaikat-Nya.” (HR Muslim).

Isi

Di sini Rasulullah SAW dengan jelas menyebutkan keutamaan membaca Al-Qur’an, apalagi jika dilakukan secara berjamaah. Dikatakan bahwa pembaca mendapatkan kedamaian. Jiwa mereka akan damai dan penuh kebaikan. Rahmat Tuhan akan selalu menyertai mereka. Juga, para malaikat akan selalu bersama mereka untuk mendoakan mereka. Bahkan yang terbesar, Allah, Tuhan Semesta Alam, akan membuat Anda bangga di depan para malaikat.

Hadits 7: Sibukkan diri dengan Al-Qur’an

Atas otoritas Abu Saeed, semoga Tuhan meridhoi dia, yang berkata: Utusan Tuhan, semoga kedamaian dan doa dari Tuhan menyertainya, berkata: Tuhan, Yang Terberkati dan Maha Tinggi, mengatakan: Dia yang terganggu dengan Al-Qur’an zikirku, dan permintaanku telah dikabulkan. Itu adalah yang terbaik dari apa yang diberikan kepada mereka yang meminta, dan keutamaan ucapan Allah atas segala ucapan lainnya adalah seperti keutamaan Allah atas ciptaan-Nya.

Artinya: “Dari Abu Sa’idra berkata, Rasulullah, saw. Berbicara, Allah berkata: “Barangsiapa sibuk dengan Al-Qur’an bukannya membuat dzikir dan berdoa falda, maka falda memberinya sesuatu yang lebih penting daripada yang Kuberikan kepada orang yang memohon kepada-Ku dan keutamaan abatimiento. Tuhan di atas segalanya. perkataan itu seperti keutamaan Allah atas makhluknya”. (HR. Tirmidzi, Darimi dan Baihaqi).

Isi

Hadits ini menjelaskan betapa tingginya derajat membaca Al-Qur’an dibandingkan dengan shalat dan dzikir kepada Allah. Shalat dan dzikir tentunya juga merupakan bagian dari ibadah dan hal-hal yang diperintahkan oleh Allah, namun derajatnya masih di bawah bacaan Al-Qur’an. Oleh karena itu, sudah sepantasnya Anda lebih disibukkan dan disibukkan dengan membaca Al-Qur’an ketimbang shalat dan dzikir.

Hadits 8 : Sebaik-baik Ibadah

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Sebaik-baik ibadah bagi umatku adalah membaca Al-Qur’an.

Artinya: Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik ibadah umatku adalah membaca Al-Qur’an.” (HR.al-Baihaqi).

Isi

Allah SWT tentu telah banyak memerintahkan ibadah kepada hamba-Nya. Dia telah memerintahkan shalat, zakat, puasa, sedekah, haji, menghormati tamu, dan berbagai ibadah lainnya. Namun, sebaik-baik ibadah adalah membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, perbanyaklah terus dengan membaca Al-Qur’an. Eits, tapi bukan kultus lain juga tidak diprioritaskan, tapi kultus lain itu juga harus dikerjakan. Karena jika tidak, akan berakibat opuesto bagi Anda.

Hadits 9: Meninggikan kedudukan suatu kaum

Utusan Tuhan, semoga damai dan doa Tuhan besertanya, berkata: Tuhan meninggikan orang dengan buku ini dan merendahkan orang lain.

Artinya: “Sesungguhnya Allah dengan Al-Qur’an ini meninggikan suatu kaum dan merendahkan yang lain.” (SDM Muslim)

Isi

Pernahkah Anda melihat orang yang pandai membaca atau mengaji, hidupnya sengsara dan menderita? Tidak ada, kan? Nah, inilah salah satu keutamaan Al-Qur’an bagi para ahlinya di dunia. Mereka akan menerima anugerah dari Tuhan berupa kemuliaan yang acariciar. Insya Allah hidup mereka akan terpenuhi dan Allah akan meninggikan harkat dan martabat mereka di dunia. Adapun orang atau orang yang belum paham dengan Al-Qur’an, bersiaplah. Bisa jadi Tuhan merendahkan kedudukanmu di hadapan orang lain. Naudzubillah min dzalika.

Hadits 10: Yang paling dicintai Allah

Atas otoritas Ibnu Abbas, dia berkata: Seorang pria berkata: Wahai Rasulullah, pekerjaan apa yang paling dicintai Allah? Dia berkata: Teman seperjalanan – Dia berkata: Apa itu teman seperjalanan? Orang yang berjalan dari awal hingga akhir Al-Qur’an mengatakan bahwa setiap kali dia datang, dia bepergian

Artinya : Tentang Ibnu Abbas ra, dia berkata bahwa ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah SAW: “Wahai Rasulullah, perbuatan manakah yang paling dicintai Allah?” Dia menjawab, “Al-hal wal murtahal.” Orang ini kembali bertanya: “Apakah al-hal wal murtahal itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Dialah yang membaca Al-Qur’an dari awal sampai akhir. Setiap selesai dia mengulanginya dari awal.” (HR Tirmidzi)

Isi

Apa yang akan dilakukan orang tua ketika mereka sangat mencintai anaknya? Tentu raja, anak itu akan diurus, semua permintaannya akan dikabulkan, dan dia akan mendapat kasih sayang yang acariciar dari orang tuanya. Jadi bayangkan raja, apa yang akan Tuhan lakukan jika dia mencintai hamba-Nya? Atabal bandingkan dengan perumpamaan anak laki-laki dan orang tua. Tentu sangat luar biasa bukan jika kita menjadi bagian dari hamba-hamba yang dicintai Allah?

Penutup

Seberapa jelas hadits tentang keutamaan membaca Al-Qur’an? Kami berharap dengan memahami hadis-hadis ini akan membuat Anda lebih bersemangat untuk membacanya… Dan kami berdoa kepada Allah untuk mendorong kami dan memberi kami perasaan senang ketika berinteraksi dengan Al-Qur’an. Oh iya, kalau kamu tahu hadits lain terkait bacaan Al Quran, bisa chat di kolom komentar ya.

Portaequipajes juga:

10 hadits orang munafik: ciri dan ancaman

admin

Recent Posts

Siapakah Orang Dianggap Mampu Berkurban? Panduan Lengkap + 7 Kriteria Penting

Siapakah Orang Dianggap Mampu Berkurban? Hari Raya Idul Adha adalah momen besar umat Islam yang…

1 year ago

Apakah Syarat Bagi Orang yang Berkurban? Ini Penjelasan Lengkapnya

Apakah Syarat Bagi Orang yang Berkurban? Berkurban merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam…

1 year ago

Apakah Hukum Berkurban? Penjelasan Lengkap Menurut Islam

Apakah Hukum Berkurban?. Bulan Dzulhijjah menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Salah…

1 year ago

Apakah Dalil Disyariatkannya Ibadah Kurban dari Al-Qur’an dan Hadits?

Apakah Dalil Disyariatkannya Ibadah Kurban dari Al-Qur’an dan Hadits?. Ibadah kurban merupakan salah satu ibadah yang…

1 year ago

Kapan Ibadah Qurban Disyariatkan Dalam Islam?

Kapan Ibadah Qurban disyariatkan dalam Islam? Ibadah qurban adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan…

1 year ago

Makna Qurban dan Waktu Disyariatkannya dalam Islam

Makna Qurban dan Waktu Disyariatkannya dalam Islam. Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia menyambut…

1 year ago