Arti Hasbunallah Wanikmal Wakil, Zikir yang Diucapkan Ketika Terhimpit Berbagai Masalah Kehidupan. Kalimat dzikir hasbunallah wanikmal wakil ini adalah menyatu dengan dalam dzikir lengkap hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir. Kalimat tersebut sering menjadi doa bahkan zikir yang selalu dibacakan terutama saat tertimpa musibah atau masalah yang besar. Kalimat ini termasuk dzikir sederhana, namun mengandung makna yang luar biasa. Dzikir ini menandakan bahwa seorang hamba hanya pasrah pada Allah dan menjadikan-Nya sebagai tempat bersandar.
Sebab saat memiliki masalah dan buntu saat berusaha membereskannya, berdoa kepada Allah SWT adalah hal yang dapat menguatkan batin.
الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Allah Ta’ala menceritakan mengenai Rasul dan sahabatnya dalam firman-Nya sebagai berikut:
الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
“(Yaitu) orang-orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan, “Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka”, maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”. ” (QS. Ali ‘Imron: 173)
Kata sahabat Ibnu ‘Abbas, ia berkata bahwa “hasbunallah wa ni’mal wakiil” adalah perkataan Nabi ‘Ibrahim ‘alaihis salaam ketika beliau ingin dilempar di api. Sedangkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan kalimat tersebut dalam ayat,
إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
“Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka,” maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung”. (HR. Bukhari no. 4563).
Ibnul Jauzi dalam Zaadul Masiir berkata bahwa maksud “hasbunallah” ialah Allah-lah yang mencukupi segala urusan mereka. Sedangkan “al wakiil“, kata Al Faro’ berarti orang yang mencukupi. Demikian pula kata Ibnul Qosim. Sedangkan Ibnu Qutaibah berkata bahwa makna “al wakiil” adalah yang bertanggung jawab (yang menjamin). Al Khottobi berkata bahwa “al wakiil” adalah yang bertanggung jawab memberi rizki dan berbagai maslahat bagi hamba.
Dalam tafsir Al Jalalain disebutkan makna dzikir di atas ialah Allah-lah yang mencukupi urusan mereka dan Allah-lah sebaik-baik tempat bersandar dalam segala urusan.
Syaikh As Sa’di dalam kitab tafsirnya memaparkan, “Maksud ‘hasbunallah‘ adalah Allah-lah yang mencukupi urusan mereka dan ‘ni’mal wakiil’ adalah Allah-lah sebaik-baik tempat bersandar segala urusan hamba dan yang mendatangkan maslahat.”
Syaikh Al Imam Al ‘Arif rahimahullah berkata bahwa dalam hadits di atas adalah isyarat dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada para sahabatnya agar mereka rujuk (kembali) pada Allah Ta’ala, bersandar pada-Nya, sadar bahwa tidak ada daya dan kekuatan melainkan dari-Nya. … Kalimat “hasbunallah” adalah tanda bahwa hamba benar-benar butuh pada Allah dan itu sudah amat pasti. Lalu tidak ada keselamatan kecuali dari dan dengan pertolongan Allah. Tidak ada tempat berlari kecuali pada Allah. Allah Ta’ala berfirman,
فَفِرُّوا إِلَى اللَّهِ إِنِّي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ مُبِينٌ
“Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu. ” (QS. Adz Dzariyat: 50) (Bahrul Fawaid karya Al Kalabadzi)
Allah Ta’ala berfirman,
وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ
“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath Tholaq: 3). Al Qurtubhi rahimahullah menjelaskan pula tentang surat Ath Tholaq ayat 3 dengan mengatakan, “Barangsiapa yang menyandarkan dirinya pada Allah, maka Allah akan beri kecukupan pada urusannya.”
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَعَلَّقَ شَيْئًا وُكِلَ إِلَيْهِ
“Barangsiapa menyandarkan diri pada sesuatu, maka hatinya akan dipasrahkan padanya” (HR. Tirmidzi no. 2072, hadits ini hasan kata Syaikh Al Albani). Artinya di sini, barangsiapa yang menjadikan makhluk sebagai sandaran hatinya, maka Allah akan membuat makhluk tersebut jadi sandarannya. Maksudnya, urusannya akan sulit dijalani. Hati seharusnya bergantung pada Allah, bukan pada makhluk. Jika Allah menjadi sandaran hati, tentu urusan akan semakin mudah.
Ya Allah … Engkau-lah yang mencukupi segala urusan kami, tahu manakah yang maslahat dan yang mengatur segala rizki kami. Hasbunallah wa ni’mal wakiil. Wallahu waliyyut taufiq was sadaad. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala aalihi wa shohbihi wa sallam.
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc. oleh Muhammad Abduh Tuasikal, MSc
Sumber: https://muslim.or.id/
Makna dan arti Hasbunallah wanikmal Wakil sebenarnya mengandung banyak penafsiran secara harfiah atau bahasa. Namun, secara substansi sebagian besar ulama dan teks Islam memberikan arti dan makna yang sama.
Selain kalimat Bahasa Arabnya, ada beberapa arti hasbunallah wanikmal wakil, yakni:
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
(Hasbunallah wanikmal wakil)
Artinya: “Cukuplah Allah sebagai penolong kami.”
2. Arti Hasbunallah Wanikmal Wakil dalam Bahasa Inggris
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
(Hasbunallah wanikmal wakil)
Signifying: “Adequate for us is Allah, and (He is) the best Disposer of undertakings.”
Jika dilihat dari arti Hasbunallah Wanikmal Wakil, lafaz ini mencoba untuk menegaskan bahwa manusia tidak akan pernah dapat menolong dirinya sendiri.
Apa pun yang menimpa manusia, hendaknya memohon perlindungan dan pertolongan hanya kepada Allah SWT.
Lafaz ini juga merupakan potongan dari ayat dalam Alquran.
الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
(Allażīna qāla lahumun-nāsu innan-nāsa qad jama’ụ lakum fakhsyauhum fa zādahum īmānaw wa qālụ ḥasbunallāhu wa ni’mal-wakīl)
Artinya: “(Yaitu) orang (yang mentaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang yang mengatakan: ‘Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka’.
Maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: ‘Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung’,” (QS Ali Imran: 173).
Lafadz ini juga pernah diucapkan oleh Nabi Ibrahim AS ketika hendak dilemparkan ke dalam programming interface. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW.
“Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka.
Maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab, ‘Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung’,” (HR Bukhari).
Bila dilihat dari sejarahnya, lafadz dzikir Hasbunallah Wanikmal Wakil ini telah diamalkan oleh para nabi dan orang saleh.
Mereka melafazkan zikir ini setiap waktu, baik saat ditimpa musibah ataupun ketika ditimpa oleh fitnah.
Menurut penelitian yang telah dilakukan oleh Psikoislamika: Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam, orang yang sering berzikir dan berdoa dapat memberikan efek relaksasi hingga dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk menurunkan kecemasan kehamilan bagi ibu yang baru pertama kali hamil.
Sebab, kalimat apapun yang mengingatkan terhadap kehadirat Allah SWT, maka itu akan memberikan manfaat yang luar biasa, tentunya selain memberi pahala dan keberkahan.
Selain itu, lafaz dan arti Hasbunallah Wanikmal Wakil ini sarat akan nilai ketauhidan.
Karena hanya Allah SWT tempat untuk memohon pertolongan dan manusia adalah makhluk lemah yang tidak memiliki daya upaya.
1. Bentuk Tawakal kepada Allah SWT
Karena kalimat ini mengandung makna tawakal dan ketaqwaan yang begitu dalam. Maka ketika seseorang yang bertaqwa telah bertawakal, maka apapun hasilnya yang akan diterima akan diserahkan sepenuhnya kepada Allah SWT. Dengan kalimat ini, seseorang telah menyerahkan segenap jiwa dan raga, segala urusan, beban, dan masalah kepada Allah SWT.
Tawakal dan ikhlas menyerahkan sepenuhnya urusan kepada Allah SWT malah jadi sebenar-benarnya bentuk seseorang sebagai manusia kepada tuhannya.
2. Solusi Atas Segala Problematika Hidup
Lafaz dari zikir ini menekankan adanya dependensi atau ketergantungan kepada Allah SWT. Dengan melafazkan zikir ini, maka seseorang menggantungkan segalanya baik hidup dan matinya hanya kepada Allah SWT, sang pemilik solusi.
Saat seseorang dihimpit berbagai permasalahan kehidupan dunia yang begitu menyesakkan, dirundung duka dan derita, serta masalah yang datang, termasuk adanya kesulitan hidup, maka orang yang beriman hendaknya mengucapkan kalimat doa dan zikir tersebut.
Jika merasa terancam dalam suatu hal, maka serahkan saja kepada Allah SWT karena hanya Allah-lah sebaik-baiknya penolong dan pelindung. Doa tersebut menjadi ungkapan permohonan untuk ditolong kepada Allah SWT, dan bentuk tawakal untuk mengembalikan segala urusan kepada-Nya.
3. Menerima dan Meyakini Keesaan Serta Keagungan Allah SWT
Karena lafaz ini menegaskan tentang Allah SWT sebagai satu-satunya tempat memohon pertolongan, orang yang memanjatkan dan mengetahui arti Hasbunallah Wanikmal Wakil tentunya akan menghayati dan mengamalkan sepenuh hati.
Selain itu, arti Hasbunallah Wanikmal Wakil secara tersirat saja menyatakan ke-esaan Allah sebagai satu-satunya dzat yang patut menjadi sandaran dan menyerahkan segala urusan, meminta pertolongan, dan memohon perlindungan.
Orang beriman sangat dilarang untuk menyerahkan masalah, meminta pertolongan dan memohon perlindungan kepada selain Allah SWT karena Dia-lah sebaik-baiknya dzat yang patut disembah dan dimintai pertolongan. Oleh karena itu, semoga dengan telah mengetahui arti Hasbunallah Wanikmal Wakil, seseorang dapat lebih dekat lagi dengan Allah SWT serta dapat membaca doa dan dzikir zikir ini setiap saat untuk mendapatkan perlindungan dan juga pertolongan.
source: https://www.orami.co.id/
Hasbunallah berarti “Allah adalah Penolong kita”, Wanikmal berarti “Allah adalah Pemelihara kita”, dan Wakil berarti “Allah adalah Wakil kita”. Jika kita menggabungkan makna ketiga kata tersebut, maka Hasbunallah Wanikmal Wakil dapat diartikan sebagai “Allah adalah Penolong, Pemelihara, dan Wakil kita”.
Kalimat ini biasanya diucapkan saat seseorang merasa tertekan, khawatir, atau merasa tidak mampu menghadapi masalah yang dihadapinya. Dengan mengucapkan kalimat ini, seseorang merasa bahwa Allah SWT selalu ada untuk menolong, memelihara, dan menjadi wakil bagi kita.
Arti Hasbunallah Wanikmal Wakil dalam kehidupan sehari-hari sangat penting. Hal ini karena dengan memahami makna kalimat tersebut, kita akan merasa lebih tenang dan yakin bahwa Allah SWT selalu ada untuk menopang kita dalam menghadapi segala macam masalah yang mungkin kita hadapi.
Selain itu, dengan memahami arti Hasbunallah Wanikmal Wakil, kita juga akan lebih mudah untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, saat kita merasa khawatir atau tidak yakin dengan sesuatu, kita dapat mengingat bahwa Allah SWT adalah Penolong dan Pemelihara kita, sehingga kita dapat merasa lebih tenang dan yakin.
Kita juga dapat menerapkan arti Hasbunallah Wanikmal Wakil dalam menghadapi masalah yang lebih besar. Misalnya, saat kita mengalami masalah finansial atau masalah dalam hubungan dengan orang lain, kita dapat mengingat bahwa Allah SWT adalah Wakil kita yang akan menjadi penengah dan menyelesaikan masalah tersebut dengan sebaik-baiknya.
Dengan demikian, Hasbunallah Wanikmal Wakil merupakan kalimat yang sangat penting bagi kehidupan seorang muslim. Kalimat ini dapat memberikan kekuatan dan keberanian dalam menghadapi segala macam masalah yang mungkin dihadapi, serta dapat membantu kita untuk merasa lebih tenang dan yakin bahwa Allah SWT selalu ada untuk menolong, memelihara, dan menjadi wakil bagi kita.
Selain itu, dengan memahami makna Hasbunallah Wanikmal Wakil, kita juga akan lebih mudah untuk menerapkan prinsip-prinsip tawakkal yang merupakan salah satu dasar dari ajaran Islam. Tawakkal merupakan prinsip yang mengajarkan kita untuk selalu percaya kepada Allah SWT dan berserah diri kepada-Nya dalam segala hal.
Dengan menerapkan prinsip tawakkal dalam kehidupan sehari-hari, kita akan merasa lebih tenang dan yakin bahwa segala sesuatu yang terjadi merupakan rencana dari Allah SWT yang terbaik bagi kita. Kita akan lebih mudah menerima apa yang terjadi dan tidak mudah terpengaruh oleh rasa cemas atau kekhawatiran.
Dengan demikian, arti Hasbunallah Wanikmal Wakil dalam kehidupan sehari-hari sangat penting bagi seorang muslim. Kalimat ini dapat memberikan kekuatan dan keberanian dalam menghadapi segala macam masalah yang mungkin dihadapi, serta dapat membantu kita untuk merasa lebih tenang dan yakin bahwa Allah SWT selalu ada untuk menolong, memelihara, dan menjadi wakil bagi kita.
Hasbunallah Wanikmal Wakil terdiri dari tiga kata Arab yang memiliki makna yang berbeda-beda. Hasbunallah berarti “Allah adalah Penolong kita”, Wanikmal berarti “Allah adalah Pemelihara kita”, dan Wakil berarti “Allah adalah Wakil kita”. Jika kita menggabungkan makna ketiga kata tersebut, maka Hasbunallah Wanikmal Wakil dapat diartikan sebagai “Allah adalah Penolong, Pemelihara, dan Wakil kita”.
Penerapan Hasbunallah Wanikmal Wakil dalam kehidupan sehari-hari dapat membantu kita untuk menjadi lebih sabar dan tawakkal. Sabar merupakan salah satu sifat yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam, karena sabar merupakan salah satu cara untuk menguatkan iman seseorang.
Dengan menerapkan Hasbunallah Wanikmal Wakil dalam kehidupan sehari-hari, kita akan merasa lebih yakin bahwa Allah SWT selalu ada untuk menolong dan memelihara kita. Hal ini akan membantu kita untuk lebih sabar dalam menghadapi segala macam masalah yang mungkin dihadapi.
Selain itu, penerapan Hasbunallah Wanikmal Wakil juga dapat membantu kita untuk lebih tawakkal. Tawakkal merupakan prinsip yang mengajarkan kita untuk selalu percaya kepada Allah SWT dan berserah diri kepada-Nya dalam segala hal.
Dengan menerapkan tawakkal dalam kehidupan sehari-hari, kita akan merasa lebih tenang dan yakin bahwa segala sesuatu yang terjadi merupakan rencana dari Allah SWT yang terbaik bagi kita. Kita akan lebih mudah menerima apa yang terjadi dan tidak mudah terpengaruh oleh rasa cemas atau kekhawatiran.
Penerapan Hasbunallah Wanikmal Wakil dalam kehidupan sehari-hari merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan kualitas kehidupan seseorang. Dengan menerapkan kalimat ini, kita akan merasa lebih sabar dan tawakkal dalam menghadapi segala macam masalah yang mungkin dihadapi. Selain itu, kita juga akan merasa lebih tenang dan yakin bahwa Allah SWT selalu ada untuk menolong, memelihara, dan menjadi wakil bagi kita.
Salah satu cara untuk menerapkan Hasbunallah Wanikmal Wakil dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan mengingat kalimat ini secara rutin. Kita dapat mengingat kalimat ini saat bangun tidur, sebelum tidur, atau saat sedang menghadapi masalah. Dengan demikian, kita akan lebih mudah untuk memahami dan menerapkan makna kalimat tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, kita juga dapat mengingat kalimat Hasbunallah Wanikmal Wakil saat sedang mengalami masalah atau rasa cemas yang berlebihan. Kalimat ini dapat membantu kita untuk merasa lebih tenang dan yakin bahwa Allah SWT selalu ada untuk menolong kita.
Penerapan Hasbunallah Wanikmal Wakil dalam kehidupan sehari-hari juga dapat dilakukan dengan cara mengamalkan prinsip-prinsip tawakkal. Kita dapat memperbanyak ibadah, membaca Al-Quran, dan berdoa kepada Allah SWT untuk meminta pertolongan dan perlindungan. Dengan demikian, kita akan merasa lebih dekat dengan Allah SWT dan lebih tawakkal kepada-Nya. Hal tersebut juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas kehidupan seseorang. Dengan menerapkan kalimat ini, kita akan merasa lebih sabar dan tawakkal dalam menghadapi segala macam masalah yang mungkin dihadapi. Selain itu, kita juga akan merasa lebih tenang dan yakin bahwa Allah SWT selalu ada untuk menolong, memelihara, dan menjadi wakil bagi kita.
Selain itu, penerapan Hasbunallah Wanikmal Wakil dalam kehidupan sehari-hari juga dapat membantu kita untuk menjadi lebih bersyukur. Dengan merasa lebih tenang dan yakin bahwa Allah SWT selalu ada untuk menolong dan memelihara kita, kita akan lebih mudah untuk mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan kepada kita.
Bersyukur adalah salah satu sifat yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam, karena bersyukur merupakan salah satu cara untuk menghargai nikmat yang telah diberikan kepada kita. Dengan bersyukur, kita juga akan lebih mudah untuk menerima apa yang terjadi dan tidak mudah terpengaruh oleh rasa cemas atau kekhawatiran.
Penerapan Hasbunallah Wanikmal Wakil dalam kehidupan sehari-hari juga dapat membantu kita untuk menjadi lebih bijaksana dalam mengambil keputusan. Dengan merasa lebih tenang dan yakin bahwa Allah SWT selalu ada untuk menolong dan memelihara kita, kita akan lebih mudah untuk mempertimbangkan segala sesuatu yang akan kita lakukan dan tidak mudah terpengaruh oleh emosi atau rasa takut.
Dengan demikian, penerapan Hasbunallah Wanikmal Wakil dalam kehidupan sehari-hari merupakan salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kualitas kehidupan seseorang. Dengan menerapkan kalimat ini, kita akan merasa lebih sabar, tawakkal, bersyukur, dan bijaksana dalam menghadapi segala macam masalah yang mungkin dihadapi. Selain itu, kita juga akan merasa lebih tenang dan yakin bahwa Allah SWT selalu ada untuk menolong, memelihara, dan menjadi wakil bagi kita.
TAGS:
Siapakah Orang Dianggap Mampu Berkurban? Hari Raya Idul Adha adalah momen besar umat Islam yang…
Apakah Syarat Bagi Orang yang Berkurban? Berkurban merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam…
Apakah Hukum Berkurban?. Bulan Dzulhijjah menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Salah…
Apakah Dalil Disyariatkannya Ibadah Kurban dari Al-Qur’an dan Hadits?. Ibadah kurban merupakan salah satu ibadah yang…
Kapan Ibadah Qurban disyariatkan dalam Islam? Ibadah qurban adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan…
Makna Qurban dan Waktu Disyariatkannya dalam Islam. Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia menyambut…