Bacaan Ijab Kabul Mempelai Pria, Asal Usul dan Tata Caranya

Bacaan Ijab Kabul Mempelai Pria, Asal Usul dan Tata Caranya

Tak jarang mempelai pria gugup saat mengucapkan bacaan ijab kabul. Hal ini sebenarnya wajar, mengingat akad nikah adalah prosesi yang sangat sakral. Namun, jangan sampai pernikahan Anda terganggu hanya gara-gara mempelai pria tidak lancar atau salah dalam mengucapkan kata-kata ijab kabul.

Bacaan Ijab Kabul Mempelai Pria, Asal Usul dan Tata Caranya

Inilah pentingnya pria berlatih dulu supaya pengucapannya lancar di hari-H akad nikah. Nah, untuk memahami tata cara mengucapkan ijab kabul, simak ulasan berikut, ya!
Asal usul ijab qabul

Tidak hanya prosesi pernikahan saja yang memerlukan akad, tapi juga jual beli barang di kehidupan sehari-hari. Bentuk perkataan penjual misalnya “saya jual barang ini padamu”, kemudian pembeli menjawabnya dengan “saya beli barang ini darimu atau saya terima.”

Jadi dalam pernikahan, prosesi ijab qabul merupakan hukum jual-beli dengan alih-kuasa atas makhluk ciptaan Allah. Prosesi ini melambangkan bahwa mempelai laki-laki dan perempuan ridho atau setuju untuk hidup bersama dalam ikatan rumah tangga.
Tata cara mengucapkan ijab kabul

Berbicara soal pernikahan dalam Islam, ijab kabul adalah salah satu rukun nikah yang harus dilaksanakan dengan benar. Jika tidak, maka pernikahan dianggap tidak sah. Istilah ijab qabul sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Arab, yaitu ijab yang berarti pengucapan dan qabul artinya ucapan persetujuan mempelai pria sebagai tanda penerimaan nikah.

Oleh karena itu ijab qabul sering disebut sebagai lambang penyerahan pernikahan dari wali perempuan yang diterima oleh mempelai laki-laki.

Kemudian karena tidak ada lafadz mutlak, jadi kata-kata ijab kabul bisa diucapkan dalam berbagai bahasa, mulai dari bahasa Arab, Indonesia, Jawa, dan lain sebagainya. Meski begitu, ada beberapa syarat dan tata cara pengucapan yang wajib dipenuhi supaya ijab qabul sah.

Dalam pengucapan ijab qabul oleh wali perempuan, harus ada kata “aku nikahkan” atau “kami nikahkan”. Boleh menggunakan berbagai bahasa, asalkan maknanya sama.
Wali harus menyebut nama calon mempelai pria dan wanita. Kemudian mempelai pria juga harus menyebut nama calon istri, boleh nama lengkap, panggilan, atau keduanya.
Harus disertai penyebutan mahar yang diberikan.

Setelah ijab diikrarkan oleh wali nikah, selanjutnya akan disusul qabul yang diucapkan oleh mempelai laki-laki, diawali dengan mengatakan “saya terima nikahnya”. Namun, sebaiknya mempelai laki-laki menunggu lafal ijab selesai dibacakan terlebih dahulu dan tidak memotongnya, sebab dikhawatirkan ijab menjadi tidak jelas.

Selain itu, pengucapan ijab qabul juga disunnahkan untuk diawali dengan bacaan basmallah dan istighfar. Hal tersebut bertujuan supaya prosesi pernikahan terhindar dari berbagai macam halangan dan gangguan. Barulah jika sudah selesai, para saksi akan menyatakan ‘sah’ lalu ditutup dengan ucapan hamdallah.

Contoh bacaan ijab kabul bahasa Indonesia

Seperti penjelasan sebelumnya, ucapan ijab kabul mempelai pria dapat dilakukan dengan menggunakan banyak bahasa. Tapi berikut Ruangmom berikan contoh bacaan ijab kabul bahasa Indonesia dan artinya.

Bacaan ijab yang dibaca wali atau ayah mempelai perempuan:

Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara/ananda (nama mempelai laki-laki) bin (nama ayah mempelai laki-laki) dengan anak saya yang bernama (nama mempelai perempuan) dengan mas kawin berupa (mahar/mas kawin), dibayar tunai.

Bacaan qabul yang diucapkan mempelai laki-laki:

Saya terima nikahnya dan kawinnya (nama mempelai perempuan) binti (nama ayah mempelai perempuan) dengan mas kawin tersebut, dibayar tunai.
Contoh bacaan ijab kabul bahasa Arab dan artinya

Tidak jarang beberapa orang ingin menggunakan bahasa Arab saat membaca ijab qabul agar lebih afdal. Maka, berikut contoh bacaan ijab kabul bahasa Arab dan artinya.

Bacaan ijab:

نْکَحْتُكَ وَ زَوَّجْتُكَ مَخْطُوْبَتَكَ بِنْتِيْ …عَلَی الْمَهْرِ…حالا

Ankahtuka wazawwajtuka makhtubataka binti (nama pengantin perempuan) ‘alal mahri (mahar/ mas kawin) hallan

Artinya: Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan pinanganmu, puteriku (nama pengantin perempuan) dengan mahar (mahar atau mas kawin) dibayar tunai.

Bacaan qabul:

قَبِلْتُ نِکَاحَهَا وَ تَزْوِيْجَهَا عَلَي الْمَهْرِ الْمَذْکُوْرِ وَ رَِضِْیتُ بِهِ وَ اللهُ وَلِيُّ التَّوْفِیْقِ

Qabiltu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkur wa radhiitu bihi, wallahu waliyu taufiq

Artinya: Saya terima nikah dan kawinnya dengan mahar yang telah disebutkan, dan aku rela dengan hal itu. Dan semoga Allah selalu memberikan anugerah.

Itulah tata cara mengucapkan ijab kabul beserta bacaan dan maknanya yang benar. Agar saat akad nikah tidak terbata-bata, calon mempelai pria dapat berlatih terlebih dahulu sebelumnya. Semoga acara ijab qabul Anda berjalan lancar!

source:https://www.ruangmom.com/ijab-kabul.html