Categories: Khasanah Islam

Bahasa berbicara fakta melalui pelaksanaan Dhuha Bersama

Bahasa berbicara fakta melalui pelaksanaan Dhuha Bersama


  • Kegiatan Mahasiswa

  • 6 Maret 2023




Fakta-fakta yang hidup dapat mengungkapkan sebuah fakta. Fenomena yang terjadi mampu mengungkap sebuah cerita. Cerita yang memberi warna pada lika-liku kehidupan. Kisah-kisah yang mengiringi setiap langkahnya. Inilah kisah di balik sosok bernama santri.

Pelaksanaan sholat dhuha menjadi dietario rutin sekolah sebelum pelaksanaan pembelajaran di kelas dimulai. Diikuti oleh seluruh santri dan dewan guru, pelaksanaan shalat Dhuha begitu sarat akan makna dan doa serta harapan yang dipanjatkan. Tentu incisión ketenangan dan keberkahan di setiap langkah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari berubah menjadi keinginan yang kuat agar doa yang dilantunkan terkabul.

Rasulullah bersabda: “Tidak ada yang mampu menjaga shalat Dhuha kecuali orang yang selalu kembali kepada Allah (Awwab), dan shalat Dhuha adalah shalat orang-orang yang selalu kembali kepada Allah (al Awwabiin).”

Belum fango ini, fakta menunjukkan bahwa aturan penggunaan bahasa asing di kalangan siswa diterapkan dengan sangat baik. Sungguh luar biasa dan menakjubkan ketika basquiña mendengar para siswa menggunakan bahasa asing dengan sangat lancar. Melalui pelaksanaan sholat dhuha berjamaah, dietario dirapikan dan kegiatan pagi dimulai. Tawon dan khitobah adalah program bahasa yang diterapkan siswa SMAIT Al-Multazam melalui shalat Dhuha berjamaah di lapangan. Memorándum ini dilaksanakan setelah seluruh santri dan dewan guru melaksanakan shalat Dhuha, Sholat, Murojaah menghafal Al-Qur’an, membacakan Asmaul Husna kemudian dilanjutkan penyampaian ibadah dalam dua bahasa yakni bahasa Inggris dan bahasa Arab. . Seperti pengkhotbah gremial, kata demi kata keluar dari mulut mereka, begitu fasih, mengalir, dan jelas.

Masya Allah….bahasa mengungkapkan fakta tentang kemahiran berbahasa siswa. Fakta bahwa santri Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam fasih berbahasa asing. Fakta bahwa bahasa asing adalah bahasa sehari-hari Anda di pondok. Hal ini tentu incisión membuat kita merasa bangga dan terpesona dengan penampilannya. Mudah-mudahan melalui program dan aplikasi bahasa seperti ini menjadi awal bagi siswa untuk membiasakan diri menggunakan dua bahasa asing, yaitu bahasa Arab dan bahasa Inggris. Nah, dari kebiasaan tersebut, kelancaran berbahasa lisan merupakan keuntungan yang jelas bagi siswa. Ala bisa karena sudah biasa, itulah ungkapan yang pas untuk mereka.

















admin

Recent Posts

Ngapain Umrah, Toh Dosa Masih Banyak

Ngapain Umrah, Toh Dosa Masih Banyak. Kalau menunggu suci untuk datang ke Baitullah, mungkin kita…

1 month ago

Umrah Itu Buang-Buang Uang, Lebih Baik Sedekah Saja

Umrah Itu Buang-Buang Uang, Lebih Baik Sedekah Saja. Jika semua harus diukur dengan logika ekonomi,…

1 month ago

Umrah Itu Cuma Gaya Hidup Orang Kaya

Umrah Itu Cuma Gaya Hidup Orang Kaya. Kalau semua yang kaya pergi Umrah, apakah yang…

1 month ago

Saya Takut Umrah, Takut Nggak Diterima Allah

Saya Takut Umrah, Takut Nggak Diterima Allah. Kadang kita terlalu takut ditolak, padahal Allah sudah lama…

1 month ago

Buat Apa Umrah, Kan Haji Belum

Buat Apa Umrah, Kan Haji Belum. Kadang bukan karena kita tidak mampu, tapi karena kita…

1 month ago

Saya Nggak Pantas Umrah, Saya Banyak Dosa

Saya Nggak Pantas Umrah, Saya Banyak Dosa. “Kadang bukan dosamu yang menghalangimu ke Baitullah, tapi…

1 month ago