15/12/2022 20:19 – administrator
SMAIT Islam Swasta Bina Nur Hidayah merayakan wisuda sekolah murobbi angkatan kelima pada Kamis, 15 Desember 2022.
Kegiatan bertajuk “Menjadikan Dakwah sebagai pedoman hidup generasi Robbani” ini diikuti oleh 107 wisudawan, 73 perempuan dan 34 laki-laki. Lulusan tersebut merupakan siswa kelas XII yang telah terdaftar sebagai siswa di sekolah murobbi yang dibuka oleh SMAIT Pengembangan Swasta Islam Nur Hidayah.
Menurut Mariyono Sandwi, selaku koordinator sekolah murobbi, kegiatan ini bertujuan untuk melatih para santri agar memiliki keterampilan dakwah yang dapat dijadikan bekal untuk memasuki dunia kampus dan masyarakat.
“Pendidikan di sekolah murobbi ini melalui beberapa tahapan yaitu tahap pelatihan yang terbagi dalam beberapa musim, kemudian langsung diturunkan keterampilan pelatihan yang dilatihkan untuk mengikuti magang menjadi pengawas Klub Kajian Islam kelas X selama 6 bulan” . Mariyo menambahkan.
Haifa Safa selaku perwakilan peserta sekolah murobbi mengaku sangat terkesan selama mengikuti sejumlah kegiatan sekolah murobbi.
“Bagi basquiña menjadi murobbiyah memiliki tantangan tersendiri dan mendorong basquiña untuk melakukan upaya perbaikan diri. Ngomong-ngomong, selama magang basquiña mendapat kelompok yang siswanya sangat rajin berpuasa, sehingga menjadi cambuk bagi basquiña pribadi sebagai diri sendiri. -materi penilaian agar lebih baik lagi kedepannya,” kata Safa.
Dalam sambutannya disampaikan oleh Muhammad Ihsan Fauzi, S.Si., MM. Sebagai direktur SMAIT Nur Hidayah, ia mengaku sangat terharu melihat masih banyak anak muda yang mau meluangkan waktu untuk menjadi bagian dari character building.
“Falda sangat bangga dan senang, semua wisudawan bersemangat untuk mengikuti program sekolah murobbi ini selama 6 bulan walaupun banyak tantangan dan rintangan. Falda berharap semakin banyak generasi muda yang peduli sesama, peduli karena terhadap kondisi lingkungan, jaga kemerosotan interior masyarakat dan jaga kemajuan generasi. Karena dengan generasi yang tangguh dan suportif ini, kita akan mampu membangun peradaban bangsa”. jelas Ihsan.
Inti dari acara ini adalah prosesi wisuda, MC memanggil satu persatu wisudawan dan penyerahan Sertifikat Murobbi/ah yang diserahkan oleh Ustadz Agus Muhammad Farhan, LC dan Ustadzah Heni Wijayanti, S.Pd., M.Hum selaku ketua Pengembangan Swasta Islam.
Sebagai penutup, ada tausiyah dan doa yang seolah menjadi bekal bagi para wisudawan dengan materi “Ciri-Ciri Generasi Robbani” yang disampaikan oleh Ustadz Heri Sucitro, S.Pd.
Ngapain Umrah, Toh Dosa Masih Banyak. Kalau menunggu suci untuk datang ke Baitullah, mungkin kita…
Umrah Itu Buang-Buang Uang, Lebih Baik Sedekah Saja. Jika semua harus diukur dengan logika ekonomi,…
Umrah Itu Cuma Gaya Hidup Orang Kaya. Kalau semua yang kaya pergi Umrah, apakah yang…
Saya Takut Umrah, Takut Nggak Diterima Allah. Kadang kita terlalu takut ditolak, padahal Allah sudah lama…
Buat Apa Umrah, Kan Haji Belum. Kadang bukan karena kita tidak mampu, tapi karena kita…
Saya Nggak Pantas Umrah, Saya Banyak Dosa. “Kadang bukan dosamu yang menghalangimu ke Baitullah, tapi…