Layanan Fast Track Jamaah Haji Indonesia 2022

Layanan Fast Track Jamaah Haji Indonesia 2022

Layanan Fast Track Jamaah Haji Indonesia 2022. Pemerintah Arab Saudi kembali memberikan layanan fast track kepada jemaah haji Indonesia. Layanan fast track tadi akan diberikan buat 29.126 orang (31%) yang diberangkatkan dengan pesawat Garuda Indonesia & Saudi Arabian Airlines menurut Embarkasi Haji Jakarta.

Apa Yang Dimaksud Dengan Layanan Fast Track Jamaah Haji Indonesia?

Layanan Fast Track Jamaah Haji Indonesia 2022
Layanan Fast Track Jamaah Haji Indonesia 2022 – Haji Plus Tahun Ini Berangkat-(huffingtonpost.co.uk)

Fast track adalah layanan keimigrasian Arab Saudi yang dilakukan kepada jamaah haji Indonesia. Layanan tadi meliputi inspeksi paspor, perekaman biometrik dan sidik jari. Setibanya di Madinah atau Jeddah, jemaah tidak perlu lagi antri di bandara berlama-lama untuk menjalani proses imigrasi namun bias langsung diantar menuju hotel.
Namun demikian, layanan ini hanya akan dinikmati jemaah yang telah vaksin booster. Untuk itu, Kemenag mendorong jajarannya buat membantu mengecek calon jemaah haji yang belum menerima vaksin. “Apabila kita bisa memaksimalkan aplikasi vaksin lengkap plus booster bagi jemaah haji, ini bisa meningkatkan kecepatan proses pelayanan jamaah haji sendiri. Sebab, fasttrack pada Arab Saudi hanya disediakan bagi calon jemaah haji yang sudah menerima vaksin lengkap plus booster,” ujar Menag pada Jakarta, Kamis (12/5/2022), sebagaimana dilangsir https://haji.kemenag.go.id/.
Selain itu, Menteri Agama juga meminta jajarannya buat mengecek kesiapan asrama haji, khususnya keberangkatan haji antara. Persiapan itu wajib disegerakan supaya bisa melayani jamaah haji dengan maksimal dan mengurangi keluhan mereka.
“Kerja sama yang baik dari semua pihak sangat diperlukan mengingat waktu yang semakin dekat dan masih harus menyesuaikan dengan kebiasaan baru terkait protokol kesehatan akibat pandemi yang belum usai,” pesan Menag.
Arab Saudi tahun ini mengizinkan satu juta jemaah haji seluruh dunia untuk melaksanakan ibadah haji. 2 kondisi yang wajib dipenuhi, yaitu: batas berusia 65 tahun dan sudah mendapat vaksinasi Covid-19 lengkap menggunakan vaksin yang disetujui Kementerian Kesehatan Saudi Arabia. Selain itu, jemaah juga harus menyerahkan output tes PCR negatif Covid-19 yang dilakukan pada kurun ketika 72 jam sebelum embarkasi ke Saudi Arabia.

Fast track di Embarkasi Jakarta Pondok Gede dan Jakarta Bekasi

“Fast track (jalur cepat) imigrasi bisa akan dilaksanakan di Embarkasi Jakarta-Pondok Gede dan Jakarta-Bekasi,” kata Hilman Latief, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief dalam sambutan Pengukuhan PPIH Embarkasi Jakarta Pondok Gede yang berlangsung di Gedung Serba Guna 1 UPT Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.
Layanan jalur cepat keimigrasian ini terakhir kali dinikmati para jemaah haji Indonesia dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1440H/2019M yang lalu.
Layanan fast track atau jalur cepat ini nantinya akan memudahkan jemaah haji pada proses pengecekan dokumen keimigrasian, misalnya visa dan paspor, lantaran prosesnya telah dilaksanakan pada bandara asal.
Pemerintah Arab Saudi kembali memberikan layanan fast track pada jemaah haji Indonesia dan untuk tahun ini yang akan menerima layanan fast track sebesar 29.126 orang (31%). Jamaah haji ini diberangkatkan dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia & Saudi Arabian Airlines berdasarkan Embarkasi Haji Jakarta.
Pada kesempatan ynag sama, Hilman Latief, mengukuhkan 23 Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Jakarta Pondok Gede Jakarta Tahun 1443H/2022M.
Untuk operasional tahun ini, jemaah haji akan diterbangkan berdasarkan 13 keberangkatan haji, lebih kurang sebesar 92.825 jemaah ynag tergabung pada 241 flight atau penerbangan. Pemerintah pun telah menetapkan PT Garuda Indonesia & Saudia Arabian Airlines untuk mengangkut jemaah haji Indonesia.
Sumber: https://haji.kemenag.go.id/