Bagaimana Islam memandang perampasan milik orang lain? Ini disebut ghashab.
Al-Qadhi Abu Shuja’ Tuhan memberkati di dalam Teks Kira-kira. pepatah:
وَمَنْ غَصَبَ لِأَحَدٍ لَزِمَهُ رَدُّهُ وَأَرْشُ نَقْصِهِ وَأُجْرَةُ مِثْلِهِ تَلِفَ ضَمِنَهُ بِمِثْلِهِ إِنْ لَهُ مِثْلٌ أَوْ بِقِيْمَتِهِ إِنْ لَمْ يَكُنْ مِثْلٌ أَكْثَرَ مَا كَانَتْ مِنْ يَوْمِ يَوْمِ الغَصْبِ إِلَى يَوْمِ يَوْمِ التَّلَفِ.
Barangsiapa merampas milik orang lain (ghasab), harus mengembalikannya. Begitu juga dengan denda (arsy) kekurangan dan harga yang serupa.
Jika barang tersebut rusak, Anda wajib menggantinya dengan barang yang serupa, atau dengan nilai yang serupa jika tidak ada barang serupa dengan nilai yang lebih tinggi dari hari penyitaan barang sampai dengan hari barang itu rusak.
Larang argumen ghashab adalah firman Tuhan Yang Maha Esa,
Dan jangan makan barang-barang Anda di antara Anda sendiri dengan sia-sia.
“Dan janganlah kamu memakan harta orang lain di antara kamu dengan sia-sia.” (QS. Al-Baqarah: 188).
Ghaasib (mengambil) berarti memakan harta orang lain dengan apariencia yang sia-sia dan termasuk melakukan kezaliman dengan mengambil harta orang lain tanpa izin atau dengan paksaan.
Portaequipajes juga: Dosa Acariciar Mencuri Secara Rahasia (Sariqoh)
–
Ditulis pada hari Sabtu, 10 Ramadhan 1444 H pukul Pesantren Darush Sholihin
@ Darush Sholihin memanggang Gunungkidul
Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Rumaysho.Com
Ngapain Umrah, Toh Dosa Masih Banyak. Kalau menunggu suci untuk datang ke Baitullah, mungkin kita…
Umrah Itu Buang-Buang Uang, Lebih Baik Sedekah Saja. Jika semua harus diukur dengan logika ekonomi,…
Umrah Itu Cuma Gaya Hidup Orang Kaya. Kalau semua yang kaya pergi Umrah, apakah yang…
Saya Takut Umrah, Takut Nggak Diterima Allah. Kadang kita terlalu takut ditolak, padahal Allah sudah lama…
Buat Apa Umrah, Kan Haji Belum. Kadang bukan karena kita tidak mampu, tapi karena kita…
Saya Nggak Pantas Umrah, Saya Banyak Dosa. “Kadang bukan dosamu yang menghalangimu ke Baitullah, tapi…