Mungkin tidak semua siswa merasakan budug, scabies atau istilah ilmiahnya kudis. Namun sulit dipungkiri bahwa banyak siswa yang mengalaminya, termasuk basquiña sendiri. Jadi mengapa ada begitu banyak siswa Budug?
Sebelum menjawab penyebab budug murid, mungkin kita perlu memahami dulu apa itu budug atau skabies. Singkatnya, penyakit ini ditandai dengan gejala-gejala berikut:
Penyebab budug ini adalah kutu dengan nama ilmiah sarcoptes scabiei. Kehadiran kutu inilah yang memicu segala rasa gatal yang bisa Anda alami.
Nah, bahayanya kutu ini sangat mudah menyebar dan menulari orang lain. Proses penularan biasanya terjadi melalui kontak langsung atau tidak langsung antara orang sakit dan orang yang terinfeksi.
Di kalangan pelajar, penularan biasanya lebih cepat dan bisa menimbulkan banyak penyakit. Proses transmisi dapat terjadi pada peristiwa berikut:
Sebagai mahasiswa yang tinggal di ruangan dalam jumlah banyak, akan sangat sulit jika tidak melakukan hal-hal yang memicu penularan tersebut di atas. Oleh karena itu, wajar jika ada siswa yang dipukuli padahal secara pribadi mereka telah berusaha melindungi diri mereka sendiri dengan menjalani hidup yang lebih higienis.
Melihat fenomena budug ini, ada beberapa ustadz yang menasihati bahwa budug justru membawa berkah.
“Kalau berjerawat atau gatal-gatal, maka itu tandanya siswa sudah nyaman dan ilmu selanjutnya akan lebih mudah untuk dimasukan.”
Percaya atau tidak, dakwah kiai di pesantren seringkali benar adanya. Kalau dipikir-pikir secara logika pun, kata-kata kiai itu masuk akal.
Inilah logikanya:
Sebenarnya bisa. Tapi menurut basquiña, ini butuh peran pengurus pesantren. Oleh karena itu, upaya tersebut tidak dapat dilakukan oleh siswa secara individu.
Soalnya walaupun ada siswa yang berusaha menghindari budug, tapi misalnya ada teman sekamar yang jorok, pasti ada resiko tertular.
Lain halnya jika pengurus pondok pesantren secara tegas mengatur aturan pengelolaan kamar dan mendisiplinkan santri dalam menjaga kebersihan. Pastinya siswa yang nakal akan semakin berkurang atau bahkan mungkin tidak ada.
Bagus?
Nah itulah penjelasan mengapa budug dan berbagai pembahasan terkait lainnya,
Ngapain Umrah, Toh Dosa Masih Banyak. Kalau menunggu suci untuk datang ke Baitullah, mungkin kita…
Umrah Itu Buang-Buang Uang, Lebih Baik Sedekah Saja. Jika semua harus diukur dengan logika ekonomi,…
Umrah Itu Cuma Gaya Hidup Orang Kaya. Kalau semua yang kaya pergi Umrah, apakah yang…
Saya Takut Umrah, Takut Nggak Diterima Allah. Kadang kita terlalu takut ditolak, padahal Allah sudah lama…
Buat Apa Umrah, Kan Haji Belum. Kadang bukan karena kita tidak mampu, tapi karena kita…
Saya Nggak Pantas Umrah, Saya Banyak Dosa. “Kadang bukan dosamu yang menghalangimu ke Baitullah, tapi…