Mengenal Beberapa Jenis Ibadah Haji. Ditinjau dari pelaksanaannya, ibadah haji ada tiga macam yaitu:
Adapun cara pelaksanaannya adalah:
Umrah dikerjakan setelah menyelesaikan semua pekerjaan haji tetapi masih dalam bulan haji. (Lebih lanjut lihat IFRAD, Haji).
Adapun cara pelaksanaannya adalah sbb:
Umrah dan haji dikerjakan secara terpisah dengan 2 kali ihram. Dengan cara terpisah itu pelaksanaan ritual haji dan ritual ihram menjadi lebih mudah dan ringan. Itulah agaknya menjadi sebab mengapa para pelakunya dikenakan denda berupa dam yakni dengan menyembelih seekor kambing. Jika tidak mampu membayar Dam, maka dapat digantikan dengan puasa selama 10 hari, yaitu tiga hari ketika masih di tanah haram dan tujuh hari setelah kembali tanah air.
MANA YANG PALING AFDHAL?
Dari tiga jenis haji itu, manakah yang paling afdhal?
Ini pertanyaan yang sulit untuk dijawab. Sulit karena ketiga-tiganya mempunyai kelebihan dan kekurangan.
SYAFI’I
Ifrad lebih afdhal kemudian Tamattu, kemudian Qiran. Ini berdasarkan hadis Riwayat Aisyah.
HAMBALI
Tamattu lebih afdhal berdasarkan kepada Hadis Riwayat Jabir bin Abdullah.
MALIKI
Ifrad lebih afdhal kemudian Tamattu, kemudian Qiran. Ini berdasarkan hadis Riwayat Aisyah.
HANAFI
Qiran lebih afdhal berdasarkan hadis dari Umar.
Semua hadis tersebut shahih dan tidak diragukan kebenarannya. Maka Anda boleh pilih mana saja yang dirasa paling cocok dan sesuai berdasarkan situasi dan kebutuhan dengan mempertimbangkan kapan dan berapa lama Anda akan berada di tanah suci. Maka untuk menghindari keragu-raguan dianjurkan untuk mencocokkan waktu anda dengan segala kelebihan dan kekurangannya seperti kesimpulan di bawah ini.
IFRAD. Jamaah yang waktunya sedikit, tiba di Mekkah hampir 8 Zulhijjah, pilih Ifrad.
TAMATTU. Jamaah yang waktunya senggang, tinggal lama di Mekkah menunggu 8 Zulhijjah pilih Tamattu.
QIRAN. Jamaah yang waktunya sempit sekali, karenanya menggabung haji dan umrah, pilih Qiran. (Lebih lanjut lihat TAMATTU, Haji).
Inilah Rincian Pelaksanaan MACAM-MACAM HAJI
| JENIS HAJI | RINCIAN PELAKSANAAN |
| HAJI IFRAD Mengerjakan ibadah haji terlebih dahulu, baru kemudian ibadah umrah. | a. Ihram di lokasi Mikat untuk haji. b. Ihram lagi di Mikat untuk umrah. c. Tidak membayar dam. d. Disunatkan Tawaf Qudu. |
| HAJI QIRAN Ibadah haji dan ibadah umrah dilaksanakan sekaligus. | a. Ihram dari Mikat untuk haji + umrah. b. Melakukan semua pekerjaan haji. c. Membayar dam. |
| HAJI TAMATTU Mengerjakan ibadah umrah terlebih dahulu, baru kemudian mengerjakan ibadah haji. | a. Ihram dari Mikat untuk umrah. b. Ihram lagi dari Mikat untuk haji. c. Membayar dam. |
PERBEDAAN HAJI
| IFRAD | QIRAN | TAMATTU |
| Ihram di Mikat untuk haji saja. | Ihram di Mikat untuk haji dan umrah. | Ihram di Mikat untuk umrah saja. |
| Tawaf Qudum (Tawaf Selamat Datang) | Tawaf Qudum (Tawaf Selamat Datang) | Tawaf Umrah |
| Sa’i – Tidak Tahallul (Belum bebas ihram dan larangannya) | Sa’i – Tidak Tahallul (Belum bebas ihram dan larangannya) | Sa’i – Tidak Tahallul (Belum larangan ihram) |
| 8 Zulhijjah – Tidak ihram/masih – Mabit 1 di Mina | 8 Zulhijjah – Tidak ihram/masih – Mabit 1 di Mina | 8 Zulhijjah – Ihram di Mekkah – Mabit 1 di Mina |
| 9 Zulhijjah – Wukuf
| 9 Zulhijjah – Wukuf
| 9 Zulhijjah – Wukuf – Mabit |
| 10 Zulhijjah – Lontar Aqabah – Tahallul Awal – Tawaf Ifadhah (setelah Wukuf) – Sa’i – Tahallul Akhir (bagi yang mau) – Mabit di 2 Mina | 10 Zulhijjah – Lontar Aqabah – Tahallul Awal – Tawaf Ifadhah (setelah Wukuf) – Sa’i – Tahallul Akhir (bagi yang mau) – Mabit di 2 Mina | 10 Zulhijjah – Lontar Aqabah – Tahallul Awal – Tawaf Ifadhah (setelah Wukuf) – Sa’i – Tahallul Akhir (bagi yang mau) – Mabit di 2 Mina |
| 11 Zulhijjah – Lontar 3 Jumrah | 11 Zulhijjah – Lontar 3 Jumrah | 11 Zulhijjah – Lontar 3 Jumrah |
| 12 Zulhijjah (Nafar Awal) – Lontar 3 Jumrah – Tawaf Ifadhah – Sa’i – Tahallul Akhir | 12 Zulhijjah (Nafar Awal) – Lontar 3 Jumrah – Tawaf Ifadhah – Sa’i – Tahallul Akhir | 12 Zulhijjah (Nafar Awal) – Lontar 3 Jumrah – Tawaf Ifadhah – Sa’i – Tahallul Akhir |
| 13 Zulhijjah – Lontar 3 Jumrah – Ihram Umrah – Tawaf Wada – Sa’i – Tahallul Akhir (bagi yang belum) | 13 Zulhijjah – Lontar 3 Jumrah – Tawaf Wada – Sa’i – Tahallul Akhir (bagi yang belum) | 13 Zulhijjah – Lontar 3 Jumrah – Tawaf Wada – Sa’i – Tahallul Akhir (bagi yang belum) |
macam macam umroh, makalah macam-macam haji, macam macam wajib haji, macam macam tawaf, macam macam niat haji, sebutkan macam macam cara pelaksanaan ibadah haji brainly, macam haji mabrur, jenis jenis pelaksanaan ibadah haji, jenis jenis pelaksanaan ibadah haji, jenis haji orang indonesia, keutamaan haji, jenis pelaksanaan haji dan umroh, macam macam umroh, macam macam niat haji, pengertian haji, bentuk bentuk haji
Siapakah Orang Dianggap Mampu Berkurban? Hari Raya Idul Adha adalah momen besar umat Islam yang…
Apakah Syarat Bagi Orang yang Berkurban? Berkurban merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam…
Apakah Hukum Berkurban?. Bulan Dzulhijjah menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Salah…
Apakah Dalil Disyariatkannya Ibadah Kurban dari Al-Qur’an dan Hadits?. Ibadah kurban merupakan salah satu ibadah yang…
Kapan Ibadah Qurban disyariatkan dalam Islam? Ibadah qurban adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan…
Makna Qurban dan Waktu Disyariatkannya dalam Islam. Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia menyambut…