Mengenal 12 bulan Islam dalam kalender Hijriyah, bulan Kamariah. Agama Islam mengikuti tarikh Hijriah yg dihitung semenjak Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah (622). Perhitungan hari dan bulan Hijriah didasarkan di sirkulasi bulan, Tarikh Hijriah mempunyai 12 bulan, berdasarkan Al Qur’an.
| Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya; dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa. (QS: At Taubah(9):36) | ” |
Kalender Hijriah atau Kalender Islam merupakan kalender yang sistemnya dimulai semenjak masa kekhalifahan Umar bin Khattab dan tahun pertamanya yaitu di waktu Nabi Muhammad Saw. hijrah dari Makkah ke Madinah, yakni pada tahun 622 Masehi.
Pada beberapa negara yang berpenduduk Islam, Kalender Hijriah dipergunakan menjadi sistem almanak sehari-hari. Kalender Islam menggunakan sirkulasi bulan menjadi acuannya, sedangkan kalender biasa (Kalender Masehi) memakai sirkulasi surya.
Penentuan dimulainya sebuah hari dan tanggal pada Kalender hijriah berbeda menggunakan Kalender Masehi. Pada sistem Kalender Masehi, sebuah hari serta selesai dimulai di pukul 00.00 dini hari waktu setempat. Tetapi di sistem Kalender Hijriah, sebuah hari serta tanggal dimulai saat terbenamnya matahari pada tempat tersebut atau waktu memasuki sholat Maghrib.
Kalender hijriah dibangun berdasarkan rata-rata siklus sinodik bulan kalender lunar (qomariyah), memiliki 12 bulan dalam setahun. Menggunakan daur sinodik bulan, bilangan hari pada satu tahunnya ialah (12 x 29,53059 hari = 354,36708 hari).Hal inilah yg menyebutkan 1 tahun Kalender Hijriah lebih pendek 10-12 hari dibanding menggunakan 1 tahun Kalender Masehi.
Faktanya, daur sinodik bulan bervariasi. Jumlah hari dalam satu bulan dalam Kalender Hijriah bergantung pada posisi bulan, bumi serta matahari. Usia bulan yang mencapai 30 hari bersesuaian dengan terjadinya bulan baru (new moon) pada titik apooge, yaitu jeda terjauh antara bulan serta bumi, dan di saat yg bersamaan, bumi berada di jarak terdekatnya terhadap Matahari (perihelion).
Ad interim itu, satu bulan yang berlangsung 29 hari bertepatan dengan ketika terjadinya bulan baru di perige (jarak terdekat bulan terhadap bumi) menggunakan bumi berada di titik terjauhnya terahdap matahari (aphelion). Dari sini terlihat bahwa usia bulan tak tetap melainkan berubah-ubah (29 – 30 hari) sesuai menggunakan kedudukan ketiga benda langit tadi (bulan, bumi dan matahari).
Penentuan awal bulan (new moon) ditandai menggunakan munculnya penampakan (visibilitas) Bulan Sabit pertama kali (hilal) setelah bulan baru (konjungsi atau ijtimak). Di fase ini, bulan terbenam sesaat sehabis terbenamnya surya, sehingga posisi hilal berada pada ufuk barat. Jika hilal tidak bisa terlihat pada hari ke-29, maka jumlah hari pada bulan tersebut dibulatkan menjadi 30 hari. tidak terdapat aturan spesifik bulan-bulan mana saja yg memiliki 29 hari, serta mana yg memiliki 30 hari. Semuanya tergantung di penampakan hilal.
Penetapan kalender hijriah dilakukan di zaman Khalifah Umar bin Khatab, yang menetapkan insiden hijrahnya Rasulullah Saw asal Mekah ke Madinah. Kalender hijriah pula terdiri berasal 12 bulan, menggunakan jumlah hari berkisar 29-30 hari. Penetapan 12 bulan ini sesuai dengan firman Allah Subhana Wata’ala:
Sebelumnya, orang Arab pra-kerasulan Rasulullah Muhammad Saw sudah memakai bulan-bulan pada kalender hijriah ini. Hanya saja mereka tak memutuskan ini tahun berapa, namun tahun apa. contohnya saja kita mengetahui bahwa kelahiran Rasulullah Saw bersamaan dengan tahun gajah.
Abu Musa Al-Asyári sebagai keliru satu gubernur pada zaman Khalifah Umar r.a. menulis surat kepada Amirul Mukminin yang isinya menanyakan surat-surat dari khalifah yg tidak ada tahunnya, hanya lepas serta bulan saja, sebagai akibatnya membingungkan. Khalifah Umar lalu mengumpulkan beberapa sahabat senior ketika itu.
Mereka merupakan Utsman bin Affan r.a., Ali bin Abi Thalib r.a., Abdurrahman bin Auf r.a., Sa’ad bin Abi Waqqas r.a., Zubair bin Awwam r.a., dan Thalhah bin Ubaidillah r.a. Mereka bermusyawarah mengenai kalender Islam. terdapat yang mengusulkan berdasarkan milad Rasulullah Saw. ada juga yg mengusulkan berdasarkan pengangkatan Muhammad Saw menjadi Rasul.
Dari beberapa usulan tersebut, yang diterima merupakan usul dari Ali bin Abi Thalib r.a. yaitu sesuai momentum hijrah Rasulullah Saw asal Makkah ke Yatstrib (Madinah). Maka semuanya putusan bulat menggunakan usulan Ali r.a. dan ditetapkan bahwa tahun pertama pada kalender Islam artinya di masa hijrahnya Rasulullah Saw. Sedangkan nama-nama bulan dalam kalender hijriah ini diambil dari nama-nama bulan yg telah ada dan berlaku di masa itu di daerah Arab.
Inilah urutan nama-nama bulan dalam kalender hijriyah atau kalender Islam yang ditetapkan oleh para sahabat Rasulullah SAW.
1. Muharam (Muharram)
2. Safar (Safar)
3. Rabiulawal (Rabi’al-Awwal)
4. Rabiulakhir (Rabi’al-Akhir)
5. Jumadilawal (Jumada al-Awwal)
6. Jumadilakhir (Jumada al-Akhir)
7. Rajab (Rajab)
8. Syakban (Sya’ban)
9. Ramadan (Ramadan)
10. Syawal (Syawwal)
11. Zulkaidah (Zu al-Qa’dah)
12. Zulhijah (Zu al-Hijjah)
Pada bulan ini embargo perang terhadap kaum Kafir Quraisy dicabut. Bagi kaum Syiah, Muharam merupakan bulan ratapan atas kematian Husein bin Ali (w. 10 Muharam 61)
Safar (safar) adalah bulan ke-2 pada bulam Kamariah yang berarti “kosong” atau “kuning”. Di masa kemudian, para laki-laki Arab pulang ke luar rumah mereka untuk berperang, berdagang dan bertualang setiap bulan Safar datang. rumah menjadi kosong
Rabiulawal (Rabi’al-Awwal) merupakan bulan ke-tiga dalam bulan Kamariah. Pada tanggal 12 Rabiulawal dirayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid). Peringatan ini dirayakan di semua global, meskipun caranya fc206ad04f4e2453ce9aad41266780bc dari budaya lokal
Bulan ke-4 dinamai Rabiulakhir (Ar.: Rabi’ al-Akhir), yang berarti “menetap terakhir”, sebab di masa kemudian laki-laki Arab menetap dirumah buat terakhir kalinya.
Jumadilawal (Jumada al-Awwal) ialah bulan ke-lima dalam bulan Kamariah yang berarti “kering pertama”
Jumadilakhir (jumada al-Akhir) artinya bulan ke-6 pada bulan Kamariah yang berarti “kering terakhir”
Rajab (Rajab) ialah bulan ke-7 pada bulan Kamariah yg berarti “mulia”. berdasarkan sejrahnya, bulan Rajab dimuliakan orang Arab menggunakan menyembelih anak unta pertama dari induknya. di bulan ini tidak boleh berperang serta pintu Ka’bah dibuka.
Syakban (Sya’ban) ialah bulan ke-8 pada bulan Kamariah yang berarti “berserak-serak”. dari sejarahnya, orang Arab bertebaran pergi ke lembah dan oase buat mencari air pada bulan ini.
Bulan ke-9 dalam tarikh Hijrah dinamai Ramadan, yang secara etimologis berarti “terik” atau “terbakar” sebab pada bulan ini cuaca sangat terik dan panas pada Semenanjung Arabia. di masa Islam, bulan Ramadan adalah bulan ibadah puasa
Pada masa Islam, bulan Syawal berarti “peningkatan kebajikan selesainya melewati masa latihan pengendalian diri selama sebulan penuh dengan puasa Ramadan”. di awal bulan Syawal, kaum muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri atau perayaan yg menandai kemenangan melawan hawa nafsu.
Zulkaidah (Zu al-Qa’dah), bulan ke-11 dalam bulan Kamariah, yang berarti “yang empunya duduk”. di bulan ini orang Arab umumnya duduk-duduk saja di rumah
Bulan ke-12 diklaim Zulhijah (Ar.: Zu al-Hijjah) yg berarti “yg empunya haji”. Dahulu di bulan ini norma buat melakukan ibadah haji ke Mekah (Ka’bah). pada kepercayaan Islam, ibadah haji masih permanen dilaksanakan pada bulan Zulhijah dari contoh Nabi Muhammad SAW, yakni di lepas 8, 9 dan 10 Zulhijah.
Referensi
Prof. Dr. Azyumardi Azra, MA, Prof. Dr. Abdul Aziz Dahlan, Prof. Dr. Nurcholish Madjid, etc. Ensiklopedi Islam, Penerbit PT. Ichtiar Baru Van Hoeve, Jakarta, 2005.
Prof. Dr. Nurcholish Madjid, Prof. Dr. Azyumardi Azra, MA, Dr. Ahmad Qodri Abdillah Azizy, MA, Dr. A. Chaeruddin, SH., etc. Ensiklopedi Tematis Dunia Islam, Penerbit PT. Ichtiar Baru Van Hoeve, Jakarta, 2008, Editor : Prof. Dr. Taufik Abdullah, Prof. Dr. M. Quraish Shihab, Prof. Dr. H. Ahmad Sukardja, MA.
Sami bin Abdullah bin Ahmad al-Maghluts, Atlas Sejarah Para Nabi dan Rasul, Mendalami Nilai-nilai Kehidupan yang Dijalani Para Utusan Allah, Obeikan Riyadh, Almahira Jakarta, 2008.
Dr. Syauqi Abu Khalil, Atlas Al-Quran, Membuktikan Kebenaran Fakta Sejarah yang Disampaikan Al-Qur’an secara Akurat disertai Peta dan Foto, Dar al-Fikr Damaskus, Almahira Jakarta, 2008.
Tim DISBINTALAD (Drs. A. Nazri Adlany, Drs. Hanafi Tamam, Drs. A. Faruq Nasution), Al-Quran Terjemah Indonesia, Penerbit PT. Sari Agung, Jakarta, 2004
Departemen Agama RI, Yayasan Penyelenggara Penerjemah/Penafsir Al-Quran, Syaamil Al-Quran Terjemah Per-Kata, Syaamil International, 2007.
alquran.bahagia.us, al-quran.bahagia.us, dunia-islam.com, Al-Quran web, PT. Gilland Ganesha, 2008.
Muhammad Fu’ad Abdul Baqi, Mutiara Hadist Shahih Bukhari Muslim, PT. Bina Ilmu, 1979.
Al-Hafizh Zaki Al-Din ‘Abd Al-‘Azhum Al Mundziri, Ringkasan Shahih Muslim, Al-Maktab Al-Islami, Beirut, dan PT. Mizan Pustaka, Bandung, 2008.
M. Nashiruddin Al-Albani, Ringkasan Shahih Bukhari, Maktabah al-Ma’arif, Riyadh, dan Gema Insani, Jakarta, 2008.
Al-Bayan, Shahih Bukhari Muslim, Jabal, Bandung, 2008.
Muhammad Nasib Ar-Rifa’i, Kemudahan dari Allah, Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir, Maktabah al-Ma’arif, Riyadh, dan Gema Insani, Jakarta, 1999.
https://p2k.utn.ac.id/q7a/3069-2966/Bulan-Islam-(Bulan%20Hijriah,-Bulan%20Kamariah)_82_2221131_p2k-utn.html
TAGS:
Bulan 12 bulan apa dalam Islam? – Mengenal 12 Bulan Islam Dalam Kalender Hijriyah
Apa saja nama-nama bulan dalam Islam? – Mengenal 12 Bulan Islam Dalam Kalender Hijriyah
Bulan Sya ban 2023 jatuh pada bulan apa? – Mengenal 12 Bulan Islam Dalam Kalender Hijriyah
12 bulan apa saja? – Mengenal 12 Bulan Islam Dalam Kalender Hijriyah
Berapa bulan dalam tahun hijriyah? – Mengenal 12 Bulan Islam Dalam Kalender Hijriyah
Berapa hari dalam kalender Hijriyah? – Mengenal 12 Bulan Islam Dalam Kalender Hijriyah
Bulan itu ada berapa? – Mengenal 12 Bulan Islam Dalam Kalender Hijriyah
12 bulan dalam islam – Mengenal 12 Bulan Islam Dalam Kalender Hijriyah
12 bulan hijriah – Mengenal 12 Bulan Islam Dalam Kalender Hijriyah
bulan-bulan hijriyah – Mengenal 12 Bulan Islam Dalam Kalender Hijriyah
bulan-bulan hijriah – Mengenal 12 Bulan Islam Dalam Kalender Hijriyah
bulan islam apa sekarang – Mengenal 12 Bulan Islam Dalam Kalender Hijriyah
bulan dalam hijriyah – Mengenal 12 Bulan Islam Dalam Kalender Hijriyah
bulan dalam kalender hijriyah – Mengenal 12 Bulan Islam Dalam Kalender Hijriyah
Siapakah Orang Dianggap Mampu Berkurban? Hari Raya Idul Adha adalah momen besar umat Islam yang…
Apakah Syarat Bagi Orang yang Berkurban? Berkurban merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan dalam…
Apakah Hukum Berkurban?. Bulan Dzulhijjah menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Salah…
Apakah Dalil Disyariatkannya Ibadah Kurban dari Al-Qur’an dan Hadits?. Ibadah kurban merupakan salah satu ibadah yang…
Kapan Ibadah Qurban disyariatkan dalam Islam? Ibadah qurban adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan…
Makna Qurban dan Waktu Disyariatkannya dalam Islam. Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia menyambut…