Inilah 8 Hikmah Ibadah Haji

Inilah 8 Hikmah Ibadah Haji

Ibadah Haji merupakan konferensi besar bagi umat Islam untuk saling melakukan ta’aruf, mengasihi , dan membantu dalam menyelesaikan setiap kesulitan di antara mereka. Serta, agar mereka menyaksikan manfaat dalam urusan agama dan dunia mereka. Dan , yang tak kalah pentingnya, agar kita mampu menyelesaikan semua kesulitan dengan meminta pertolongan dan berdoa hanya kepada Allah Swt. Semata.

Ibadah haji memiliki keutamaan yang sangat besar dalam pandangan Allah Swt. Dan rasul-Nya. Di dalam al-Qur’an maupun hadits-hadits dikemukankan tentang sejumlah keutamaan ibadah haji yang patut kita ketahui.

Salah satu keutamaan ibadah haji adalah terkabulnya doa-doa yang kita panjatkan.

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah Saw.,”Orang-orang yang mengerjakan ibadah haji dan umrah adalah tamu-tamu Allah. Allah akan memberikan sesuatu yang mereka minta. Dan , dia mengabulkan setiap doa yang mereka panjatkan, kemudian dia akan mengganti semua harta yang mereka belanjakan untuknya: satu dirham menjadi beribu-ribu Dirham.”(HR.Baihaqi).

Hadits tersebut memberikan gambaran betapa besarnya keutamaan ibadah haji. Keutamaan ibada haji tidak sebatas itu. Ada beberapa keutamaan haji lainnya, yang penting untuk kita ketahui. Berikut adalah beberapa keutamaan / hikmah ibada haji tersebut:

  1. Haji Adalah Amal yang Paling Utama

Tentang hal ini, Rasulullah Saw. Pernah ditanya,”Amal apakah yang paling utama? “

Beliau menjawab,”Beriman kepada Allah dan rasul-Nya.”

Ditanyakan lagi, “Kemudian, apa lagi?”

Beliau menjawab, “Berjihad di jalan Allah.”

Ditanyakan lagi, “Setelah itu, apa?

Beliau menjawab, “Haji yang mabrur.”

(HR.Bukhari)

Hadits tersebut menandaskan bahwa ibadah haji yang paling utama dari sekian ibadah lainnya bukan sekedar formalitas, tetapi ibada haji yang mabrur(diterima di sisi Allah Swt.)

  1. Haji Merupakan Jihad yang Paling Utama

Diriwayatkan dari Aisyah bahwa ia bertanya kepada Rasulullah Saw.,”Ya Rasulullah, menurut engkau jihad itu adalah amal yang paling utama. Kalau begitu, tidakkan kami akan berjihad?”

Rasulullah Saw. Menjawab, “bagi kalian, jihad yang lebih utama adalah haji yang mabrur.”

(HR. Bukhari)

 

Sebagai agama yang mengajarkan kebaikan dan perdamaian,  Islam selalu memberi banyak pilihan dan jalan yang meringankan bagi umatnya. Berkaitan dengan hal ini, melaksanakan ibadah haji juga merupakan bagian dari jihad. Penjelasan ini sesuai dengan hadits bahwa terdapat seorang laki-laki datang kepada Nabi Muhammad Saw., dan berkata, “Aku ini penakut, dan aku ini lemah.”

Beliau berkata, “Mari berjihad yang tidak mengandung kesulitan, yaitu naik haji.”

(HR.Abdurrazaq dan Thabrani)

  1. Haji Dapat Menghapus Dosa

Setiap anak Adam dilahirkan ke dunia ini dalam keadaan bersih. Pertama kali ia dilahirkan diibaratkan kertas putih yang suci, kemudian lingkungan sosial,budaya,dan tempat ia tinggal turut berpengaruh dalam membentuk kepribadian sang anak. Terlepas dari pengaruh-pengaruh tersebut, setiap manusia pasti pernah bersinggungan dengan kesalahan-kesalahan dan perbuatan dosa. Perbuatan yang terkadang menimbulkan percikan dosa dalam hidup ini adalah sesuatu yang wajar karena sifat dasar manusia adalah lemah dan memiliki keterbatasan.

Dosa yang pernah kita lakukan, pada hakikatnya, dapat diampuni apabila kita mau menyadari dan bertaubat. Selain itu, dosa-dosa yang terlanjut dilakukan dapat terhapuskan jika kita melaksanakan ibadah haji. Ini merupakan salah satu keutamaan sekaligus fasilitas bagi orang-orang yang sungguh mendambakan ampunan dari Allah swt. Rasulullah Saw. Pernah bersabda:

“Barang siapa yang mengerjakan ibadah haji, sedangkan ia tidak bersetubuh dan tidak pula melakukan perbuatan dosa, maka ia akan kembali seperti keadaan ketika ia dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari,Muslim,Nasa’i,Ibnu Majah,dan Tirmidzi).

  1. Menjadi Duta Allah Ta’ala

Sungguh termasuk keistimewaan tersendiri bagi orang-orang yang dibukakan hati mereka untuk pergi ke Makkah dengan menyandang predikat sebagai duta Allah Ta’ala. Rosululloh SAW, bersabda:

“orang-orang yang mengerjakan haji dan umrah merupakan duta-duta Allah, jika mereka memohon kepada-NYA, pastilah dikabulkan-NYA, Dan, jikamereka meminta ampun, pastilah diampuninya.”  ( HR.Nasa’i  dan Ibnu Majah)

  1. Mendapat Balasan Surga

Allah SWT telah menetapkan siksa api neraka yang teramat pedih bagi hamba-NYA yang kufur dan melanggar perintah-NYA. Demikian juga sebaliknya, Dia telah menetapkan surga bagi hamba-NYA yang taat, beriman, dan bertaqwa kepada-NYA. Ibadah haji termasuk salah satu ibadah yang memudahkan seorang hamba untuk mendaparkan surga Allah SWT. Sabda Rosulullah SAW terhadaporang-orang yang terpilih masuk ke surga-NYA:

 

“Antara satu umrah dengan umrah lainnya dapat menghapuskan dosa yang ada diantara keduanya. Tiada balasan bagi haji yang mabrur, kecuali surga.” ( HR. Bukhari dan Muslim)

  1. Haji Dapat Menghapus Kefakiran

Bukan hanya dosa-dosa yang diampuni, tetapi orang yang menunaikan ubadah haji dijanjikan oleh Allah SWT. Akan dihilangkan kefakirannya.

  1. Dibanggakan oleh Allah SWT di hadapan Malaikat-NYA

Rosululloh SAW bersabda, “Apabila mereka wukuf di Arafah, Allah membanggakannya di hadapan para malaikat…’” (HR.Ibnu Hibban dari Abdillah bin Umar)

Jika kita sebagai manusia mampu menumbuhkan nilai-nilai ubudiyah yang sempurna, termasuk melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar, niscaya Allah SWT akan memberikan kebanggan tersendiri bagi kita. Karena itu, apalah arti segudang harta yang melimpah, bila hati kita tertutup oleh berbagai sifat kemanusiaan yang merusak dan melalaikan terhadap kewajiban-kewajiban agama? Termasuk dalam hal ini adalah meninggalkan ibadah haji.

  1. Diterimanya Do’a Untuk Orang Lain

Allah SWT selalu mendengar semua do’a yang dipanjatkan oleh hamba-hambaNYA, terlebih do’a orang-orang yang sedang melaksanakan ibadah haji.  Bagi yang hendak melaksanakan ibadah haji , jangan lupa untuk mendo’akan saudara, kerabat, tetangga, dan sahabatnya, agar diberikan juga kesempatan untuk melaksanakan ibadah agung tersebut. Kesimpulannya, keutamaan ibadah haji yang terakhir ini tak ubahnya senjata ampuh yang dapat menjebol dinding penghalang doa seorang untuk sampai kepada-NYA, sebab do’a orang yang naik haji lebih afdhal dan mudah dikabulkan oleh Allah SWT.

Similar Posts: