“Jemaah tersebut menderita anemia akut, HB nya terlalu rendah, dan menurut pengajuan jemaah, dua hari dia tidak makan, dan ketika di BPHI ibu tersebut sudah mulai makan, penanganannya sudah dilakukan infus dan transfusi sudah dilakukan di RS Arab Saudi,” terang Tjetjep.
Diterangkan Tjetjep, anemia adalah hb yang rendah, kadar hb dalam darah rendah sehingga perlu ditransfusi.
Selain jemaah yang mengalami anemia tersebut, menurutnya ada tiga jemaah yang harus cuci darah (hemodialise) dan direncanakan akan dicuci darah di RS Arab Saudi. Ketiga jemaah tersebut berasal dari embarkasi JKS 1 orang dan BTH yang berjumlah dua orang.
“Kita mengantar mereka ke RS Arab Saudi untuk dijadwalkan kapan pihak rumah sakit akan melakukan cuci darah, tergantung penjadwalan dari pihak rumah sakit,” imbuh Tjetjep. (mch/dm/ar).
sumber : haji.kemenag.go.id
Untuk informasi paket umroh urah 2018 bias dibuka tautan berikut.