Kapan lebih afdal untuk takdim jamak? Apa lagi kalimat jamak afdal dengan jamak takdim atau jamak takhir?
Ada empat situasi:
Pertama:
Jika dalam keadaan naazil (turun) pertama kali, kemudian kedua dalam keadaan sa-ir, maka afdhalnya adalah takdim shalat berjamaah.
Kedua:
Jika berlawanan dengan syarat pertama, maka afdhalnya adalah klausa jamak akhir.
Itu dibuktikan dalam Dua Sahih atas otoritas Anas, semoga Tuhan meridhoi dia, yang berkata: Utusan Tuhan, semoga kedamaian dan doa Tuhan menyertainya, jika dia bepergian sebelum matahari lewat tengah hari , itu akan tertunda. siang hingga sore hari, lalu dia akan turun dan menggabungkannya.
Ada sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Anas radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan bahwa Rasulullahhallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau berangkat sebelum matahari terbenam ke barat (waktu dhuhur), melaksanakan sholat zuhur dan magrib. . dari asr. Ia turun pada waktu Ashar, lalu memperbanyak shalat Zhuhur dan Ashar. Jika dia keluar setelah matahari terbenam ke barat (memasuki Zhuhur), maka dia shalat Zhuhur terlebih dahulu baru kemudian pergi.
Ketiga:
Jika Anda berada dalam keadaan saa-ir (dalam perjalanan) pada kedua waktu tersebut.
Empat:
Jika dalam keadaan naazil (sudah turun) pada kedua waktu tersebut.
Apa yang dimaksud afdhal dalam dua situasi di atas, shalat takdim jamak atau takhir jamak?
Ibnu Hajar Al-Haitami memilih pendapat jamak takdim karena lebih bebas dari kewajiban.
Sedangkan Imam Ar-Ramli dan Al-Khathib lebih memilih afdal yaitu shalat takhir jamak karena dua alasan:
Artikel ini dirangkum dari penjelasan Syekh Sa’id Al-Jabiri di saluran telegramnya, @saeed_algabry.
Portaequipajes juga: Kaidah Sholat Jamak (Safinatun Naja)
—
@ Darush Sholihin memanggang Gunungkidul
Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Rumaysho.Com
Ngapain Umrah, Toh Dosa Masih Banyak. Kalau menunggu suci untuk datang ke Baitullah, mungkin kita…
Umrah Itu Buang-Buang Uang, Lebih Baik Sedekah Saja. Jika semua harus diukur dengan logika ekonomi,…
Umrah Itu Cuma Gaya Hidup Orang Kaya. Kalau semua yang kaya pergi Umrah, apakah yang…
Saya Takut Umrah, Takut Nggak Diterima Allah. Kadang kita terlalu takut ditolak, padahal Allah sudah lama…
Buat Apa Umrah, Kan Haji Belum. Kadang bukan karena kita tidak mampu, tapi karena kita…
Saya Nggak Pantas Umrah, Saya Banyak Dosa. “Kadang bukan dosamu yang menghalangimu ke Baitullah, tapi…