Yuk, Telusuri Jejak Wali Songo dengan Berwisata Religi di Kudus

Yuk, Telusuri Jejak Wali Songo dengan Berwisata Religi di Kudus

Saat menyebut nama Kabupaten Kudus, Anda langsung teringat dengan soto kudu yang lezat dan rasa manis jenang yang menjadi ciri khasnya. Ditambah sungai rokok dari daerah ini. Namun, selain menikmati berbagai makanan lezat atau mengunjungi pusat produksi di Kreta, sebenarnya masih banyak aktivitas menarik lainnya yang bisa Anda lakukan di Kudos. Salah satunya adalah wisata religi. Kudus adalah lingkungan yang menaungi sejarah keagamaan masyarakat Indonesia. Anda bisa melihat pengaruh penyebaran Islam di wilayah ini pada masa pemerintahan Wali Sango. Berikut rekomendasi destinasi yang wajib kamu kunjungi. 1. Masjid Agung Demak Masjid Agung Demak sebenarnya terletak di Desa Cauman, Kabupaten Demak. Masjid yang didirikan oleh Raden Patah, raja pertama Kesultanan Demak pada tahun 1479 ini merupakan tempat berkumpulnya suku Senin, anggota Lembah Songgo.

Yuk, Telusuri Jejak Wali Songo dengan Berwisata Religi di Kudus Bangunan utama masjid ini berupa beranda yang luas dengan atap berbentuk limas tiga tingkat, menggambarkan keimanan, keislaman dan ihsan (kesempurnaan). Atapnya ditopang oleh empat tiang besar yang disebut Soko Guru. Uniknya, tiang-tiang tersebut tidak terbuat dari kayu solid, namun masih bisa berdiri kokoh hingga sekarang. Masjidil Haram di Demak juga menjadi bukti nyata adaptasi budaya dan penyebaran Islam yang toleran terhadap budaya lokal. Atap tiga tingkat ini didesain mengikuti atap bangunan candi yang merupakan tempat peribadatan umat Hindu. Agama yang pada saat itu tersebar luas oleh penduduk nusantara. 2. Masjid Menara Kudus Resmi bernama Masjid Al-Aqsha Manarat Kudus adalah sebuah masjid kuno yang didirikan oleh Sunan Kudus pada tahun 1549 Masehi. Batu pertama yang diputuskan untuk membangun masjid ini secara khusus dibawa oleh Sunan Kudus dari Baitul Maqdis di Palestina. Masjid ini memiliki arsitektur unik yang bikin kamu ngakak. Menara itu terlihat seperti kuil. Secara umum arsitektur masjid ini juga merupakan perpaduan arsitektur khas bangunan Hindu-Budha dengan budaya Islam. Jika Anda berkunjung ke Kudus sebelum Ramadhan, Anda juga bisa menghadiri Festival Dhandhangan yang dipusatkan di masjid ini.
3. Makam Sunan Quds Setiap orang dapat mengunjungi Masjid Menara Quds dan berziarah ke Makam Sunan Quds. Seorang anggota Wali Sango yang menyebarkan ajaran Islam melalui seni dan budaya. Diantara efeknya adalah lagu Asmardhan. Anda akan menemukan makam Sunan Kudus di belakang piramida Masjid Menara Kudus. Kompleks makam ini biasanya dipenuhi peziarah sesaat sebelum Ramadhan dan saat hari raya Idul Fitri. 4. Makam Sunan Muria Kompleks pemakaman yang terletak di desa Colo, di kaki Gunung Muria ini merupakan tempat tinggal Sunan Muria. Anggota Willie Sango yang dikenal dengan gaya berdakwahnya yang unik. Dia berkhotbah melalui seni. Ia meninggalkan dua warisan seni yang masih terpelihara hingga saat ini: lagu Sinom dan Kinanti Macapat yang ia tulis. Selain bisa berziarah ke makam Sunan Muria, Anda juga bisa mengunjungi masjid yang didirikan oleh Sunan Muria sendiri. Setelah wisata religi, pengunjung Kudus pada bulan Agustus dapat mengikuti acara lain yang menyenangkan dan bermanfaat: Ticket.com Kudus Relay Marathon, yang diadakan untuk kedua kalinya tahun ini.

source:https://biz.kompas.com/read/2019/05/04/184257528/yuk-telusuri-jejak-wali-songo-dengan-berwisata-religi-di-kudus