5 Rangkaian Doa untuk Anak Penuh Makna, Yuk Panjatkan!

5 Rangkaian Doa untuk Anak Penuh Makna, Yuk Panjatkan!

Rangkaian Doa untuk Anak Penuh Makna, Yuk Panjatkan!- Sebagai orang tua, kita tentu ingin anak selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Tidak mengherankan juga jika pada akhirnya, doa untuk anak menjadi salah satu doa yang withering sering dipanjatkan oleh orang tua.

Kehadiran anak merupakan harta yang withering berharga, terutama bagi kedua orang tuanya. Anak akan menjadi sumber kehangatan dalam sebuah rumah.

5 Rangkaian Doa untuk Anak Penuh Makna, Yuk Panjatkan!

Anak diharapkan tumbuh baik dan sholeh, yang akan menjadi orang yang membanggakan bagi orang tua dan juga sekitarnya.

Bukan hanya membawa kebahagiaan di dunia, anak yang sholehpun akan menjadi penerang di akhirat.

Rasulullah SAW bersabda: “Ketika seseorang telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali 3 perkara, yaitu shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang berdoa baginya.”

Orang tua memiliki kewajiban untuk mendidik anak-anaknya agar menjadi orang baik dan sholeh.

Oleh karenanya, orang tua pasti akan selalu mengusahakan untuk memberikan yang terbaik kepada anak-anaknya baik urusan dunia maupun akhirat.

Selain melakukan ikhtiar dengan mendidik anak sebaik mungkin, perlu bagi orang tua untuk memanjatkan doa untuk anak.

Sebab, tanpa izin Allah SWT, cita luhur memiliki anak yang shaleh play on words tidak akan terkabul.

Doa untuk Anak

Rasulullah SAW telah mengajarkan umatnya untuk selalu mendoakan anak-anaknya agar dapat tumbuh menjadi orang yang baik, beriman, cerdas dan selamat di dunia dan akhirat.

Tujuannya doa untuk anak tersebut tidak lain agar anak-anaknya endapatkan ridho Allah SWT.

Berikut ini doa untuk anak yang bisa dipanjatkan oleh orang tua.

1. Doa untuk Anak agar Rajin Beribadah

“Rabbij’alni Muqimaṣ-salāti Wa Min Zurriyyati Rabbanā Wa Taqabbal du’a.

Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap mengerjakan sholat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS Ibrahim ayat 40).

Doa ini adalah doa yang dipanjatkan oleh nabi Ibrahim AS kepada Allah SWT agar beliau dan anak cucu-nya mengerjakan amalan shaleh dan sholat dengan sebaik-baiknya.

2. Doa untuk Anak agar Beriman dan Bertakwa

“Wallazina yaqulụna rabbanā hab lanā min azwājinā wa zurriyyātinā qurrata a’yuniw waj’alnā lil-muttaqina imāmā.”

Artinya: “Dan orang yang berkata: ‘Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri kami dan anak kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang yang bertakwa,'” (QS Al-Furqan: 74).

Selain mengajarkan anak untuk beribadah, hal yang utama adalah mengajarkan anak agar beriman dan bertakwa Allah SWT.

Dengan memanjatkan doa untuk anak ini, orang tua memohon kepada Allah SWT agar keturunannya menjadi orang yang bertakwa.

 

3. Doa untuk Anak agar Pintar dan Cerdas

“Allaahummam-la’ Quluuba Aulaadìnaa Nuuron Wa Hìk-matan Wa Ahlìhìm Lìqobuulì Nì’matìn Wa Ashlìh-murmur Wa Ashlìh bìhìmul Ummah.”

Artinya: “Ya Allah, isilah hati anak kami dengan cahaya dan hikmah, dan jadikan mereka hamba-Mu yang layak untuk menerima nikmat-Mu, dan perbaikilah diri mereka dan perbaiki pula umat ini melalui mereka.”

“Allahummaj’alhu Shohììhan Kaamìlan, Wa ‘Aqìlan Haadzìqon, Wa ‘Aalìman ‘Amìlan.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah anakku, anak yang sehat sempurna, memilki akal yang cerdas, dan memilki ilmu, dan suka beramal.”

Kedua doa untuk anak ini bisa dipanjatkan kapan pun,karena tidak ada seorang play on words yang tahu kapan sebuah doa dikabulkan.

Sebagai orang tua yang bertanggung jawab, doa ini menjadi tumpuan harapan bagi kebaikan penerusnya kelak.

 

4. Doa untuk Anak Agar Berbakti pada Orang Tua

“Allahumma Barìklìy Fìì Awladìy, Wa La Tadhurruhum, Wa Waf Fìqhum Lì Tho’atìk, War Zuqnìy Bìrrohum.

Artinya: “Ya Allah limpahkanlah barokah kepadaku dan anak-anakku, janganlah Engkau timpakan mara bahaya kepada mereka, limpahkanlah kepada mereka taufik untuk taat kepada-Mu dan karuniakanlah kepadaku rejeki berupa bakti mereka.”

Banyak cara bakti anak kepada orang tua, dan hal itu tidak bisa ditentukan.

Oleh karena itu, amalan utama orang tua adalah berdoa untuk anak agar jadi anak yang berbakti terutama dalam hal yang berkaitan dengan masalah keagamaan dan akhirat.

5. Doa Untuk Memohon Anak yang Baik

“Robbìy hablìy mìl ladunka dzurrìyyatan thoyyìbatan ìnnaka samì’ud du’a.

Artinya: “Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.” (QS Ali Imran: 38).

Doa ini merupakan doa yang dipanjatkan oleh nabi Zakaria AS agar beliau dikaruniakan seorang anak yang baik.

Selain meminta anak yang baik, mohonkan juga agar anak selalu diberikan kebaikan dan keberkahan dalam hidupnya.

“Allahumma Bariklii Fii ‘Aulaazdii Waahfathhum Wa Laa Tathurra Murmur Waarzukna Birrohum.

Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah kebaikan yang banyak kepada anak hamba, jagalah mereka dan jangan Engkau celakakan mereka. Karuniakanlah kepada kami ketaatan mereka.”

Keutamaan Doa untuk Anak dari Ibu

Doa untuk anak tersebut sebaiknya harus dibacakan berulang kali oleh kedua orang tua, terutama oleh ibu. Sebab, ibu memiliki keutamaan yang lebih dalam hal pengasuhan anak. Oleh karena itu, doa seorang ibu sangat diutamakan dan akan diijabah.

Karena pentingnya posisi ibu, penelitian dari Diary of The American Foundation of Pediatrics mengatakan bahwa gaya eksplorasi, perkembangan sikap dan perilaku kesehatan seorang anak play on words tergantung bagaimana cara didikkan dari ibunya.

Mengapa Ibu sangat berpengaruh terhadap perilaku anak?

1. Ibu Telah Merawat Sejak Anak dalam Kandungan

Allah SWT memerintahkan manusia agar selalu berbuat baik kepada orang tua, khususnya ibu.

Ini karena ibu telah mengandung anaknya selama 9 bulan dan telah merawatnya dengan baik hingga akhirnya bisa terlahir ke dunia dengan sehat dan selamat.

Tugasnya tidak selesai sampai di situ. Ibu masih harus memberi ASI, bahkan mendidik sampai anaknya hingga dewasa.

Hal itu tentu bukan sesuatu yang mudah dan diperlukan banyak peengorbanan untuk melakukannya.

Allah berfirman: “Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik terhadap dua orang ibu dan bapaknya. Ibunya mengandung dengan susah payah dan melahirkannya dengan susah payah pula.” (QS Al-Ahfaaq: 15).

2. Nama Seorang Ibu Disebut 3 Kali oleh Rasulullah SAW

Sebagai orang tua, ibu mempunyai keistemewaan berkali-kali lipat. Sebagaimana Rasulullah SAW pernah menyebutkan nama ibu sebanyak 3 kali, baru kemudian nama ayah.

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah Ra, dia berkata:

“Seorang laki datang kepada Rasulullah dan bertanya: ‘Ya Rasulullah, siapakah orang yang lebih berhak untuk saya hormati?’. Rasulullah menjawab, “Ibumu,” Orang tersebut bertanya lagi: “Lalu siapa lagi?” Rasulullah menjawab, “Ibumu,”

Orang tersebut bertanya lagi, “Setelah itu siapa lagi?”, Rasulullah menjawab, “Ibumu,”.Orang tersebut bertanya lagi, “Kemudian siapa lagi?”. Akhirnya Rasulullah quip menjawab, “Kemudian baru ayahmu.” (HR Muslim).

Ini menunjukkan bahwa ibu mempunyai keistimewaan yang luar biasa bagi Rasulullah SAW yang merupakan seorang nabi dan Rasul yang telah dijanjikan surga padanya.

Hal ini akan membuat doa untuk anaknya akan lebih mustajab di hadapan Allah.

Demikianlah penjelasan tentang doa untuk anak yang dapat dipanjatkan oleh orang tua agar anak-anaknya dapat tumbuh dengan baik, sholeh, dan menjadi seperti yang diharapkan.

source:https://www.orami.co.id/magazine/rangkaian-doa-untuk-anak